Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Pengaruh Penggunaan AI ChatGPT Terhadap Minat Baca Mahasiswa Sistem Informasi ITS Regina Dwi Aulia; Shine Quinn Firdaus; Zaizafun Naura; Nur Aini Rakhmawati
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i3.3196

Abstract

Abstract. One technology that is widely used today is ChatGPT, a chatbot that utilizes AI in its operation. One of the impacts that needs to be considered is the decline in student interest in reading. Students reading interest may decrease due to the convenience offered by ChatGPT through services that use natural human language. The purpose of this study is to determine and analyze the effect of using ChatGPT on students' reading interest as well as identify other factors that may affect reading interest. This study investigates the effect of using AI ChatGPT on reading interest by involving respondents through filling out a Google Form questionnaire, that is Information Systems students at ITS. The results showed that there was no significant effect of using ChatGPT on the reading interest of ITS Information Systems students. The proposed recommendations include increasing student awareness of the importance of reading accredited literature, books, and scientific articles in the era of digital development. In conclusion, this study provides an in-depth insight into the influence of AI Chat GPT respondents regarding the reading interest of ITS Information Systems students. Keywords: Artificial Intelligences (AI), Chat GPT, Reading Interest. Abstrak. Salah satu teknologi yang marak digunakan saat ini adalah ChatGPT, sebuah chatbot yang memanfaatkan AI dalam operasinya. Salah satu dampak yang perlu diperhatikan adalah penurunan minat baca mahasiswa. Minat baca mahasiswa dapat menurun karena kemudahan yang ditawarkan oleh ChatGPT melalui servis yang menggunakan bahasa alami manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap minat baca mahasiswa serta mengidentifikasi faktor lain yang dapat mempengaruhi minat baca. Studi ini menyelidiki pengaruh penggunaan AI ChatGPT terhadap minat baca dengan melibatkan responden melalui pengisian kuesioner Google Form yaitu mahasiswa Sistem Informasi di ITS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan ChatGPT terhadap minat baca mahasiswa Sistem Informasi ITS. Rekomendasi yang diajukan mencakup peningkatan kesadaran mahasiswa akan pentingnya membaca literatur terakreditasi, buku, serta artikel ilmiah di era perkembangan digital. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai pengaruh AI Chat GPT responden terkait minat baca mahasiswa Sistem Informasi ITS. Kata kunci: Artificial Intelligences (AI), Chat GPT, Minat Baca.
Analisis Bibliometrik Perkembangan Software Piracy Di Kalangan Masyarakat Melalui Kajian Publikasi Riset Dari Indonesia Merry Dwi Handayani; Qoyyimil Jamilah; Aulia Hanifah; Nur Aini Rakhmawati
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Router: Jurnal Teknik Informatika dan Terapan
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v2i2.69

Abstract

The rapid and modern development of technology has created an increasing need for adequate software, but sometimes the cost of software is often a problem for some individuals and companies who want to use it. Software piracy has become a common problem in society, which is detrimental to copyright holders and threatens the security of user data. This research analyzes publications on software piracy and its impact on Indonesian law from 2019 to 2024. The method used in this research is bibliometric analysis by collecting data through Google Scholar. The results show five main clusters covering legal aspects and internet technology.  Through this analysis, it was found that the close relationship between software piracy and Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions, Constitution No. 28 of 2014 on Copyright, Law No. 1 of 2023 on the criminal code, and Law No. 1 of 2024 on the second amendment to Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions are very relevant in dealing with this problem. However, further analysis is needed to understand their practical implementation and effectiveness in addressing software piracy. This research shows the potential for further research in software piracy based on keywords that are rarely used in previous studies.
Analisis Faktor-Faktor Pemilihan Lokapasar Favorit Di Kalangan Mahasiswa ITS Jason Ho; Alfa Renaldo Aluska; Aulisa Rizki Amanda; Nur Aini Rakhmawati
Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini Vol. 1 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini (JUMBIDTER)
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jumbidter.v1i3.201

Abstract

In the midst of internet advancement, the presence of marketplaces brings many positive impacts. Local marketplace users are predominantly coming from Generation Z, and the majority of ITS students, as observed during this research, is part of the group. The purpose of this study is to identify the most favorite marketplace and the factors influencing the preference of these favorite marketplaces among ITS students. The preference factors are based on 13 factors that affect shopping behavior. The method employed is a survey-descriptive using 55 respondents in answering the questionnaire. The research results indicate that advertising and communication, certification and security, and warranty are the three factors with the highest urgency in choosing a favorite local market. Additionally, discount, website, and review and complain are the three factors with the lowest urgency. This study reveals that consumers or users prioritize the value offered by marketplaces over factors such as price and discounts.
Pengaruh Marketing Digital Shopee Affiliate pada Minat Beli Mahasiswa Sistem Informasi ITS Princessa Sissy; Maharani Aisadira; Dyta Khairani; Fadhila Syahda; Nur Aini Rakhmawati
Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARI: Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/manuhara.v2i1.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dari strategi marketing digital melalui program Shopee Affiliate terhadap minat beli pelajar pada jurusan Sistem Informasi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Marketing digital telah menjadi aspek integral dalam era e-commerce yang berkembang pesat, dan program afiliasi Shopee merupakan salah satu metode yang menonjol dalam mencapai audiens target. Minat beli mahasiswa, sebagai variabel kunci, menjadi fokus utama dalam pemahaman perilaku konsumen. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear untuk mengukur sejauh mana dampak dari pemasaran digital Shopee Affiliate terhadap minat beli mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa marketing Shopee Affiliate memiliki pengaruh positif dan signifikan sebesar 31,7% terhadap minat beli mahasiswa Sistem Informasi ITS. Penambahan nilai dalam marketing Shopee Affiliate akan meningkatkan minat beli secara statistik signifikan, yakni 0,257 satuan.
ANALISIS KORELASI DAN PENGARUH STRES AKADEMIK TERHADAP PERILAKU KECURANGAN MAHASISWA DI SURABAYA Aprisna Diki Wisnu Wandana; Maulana Ahmadi; Muhamad Akbar Maulana; Nur Aini Rakhmawati
Jurnal Sosial dan Teknologi Terapan AMATA Vol. 3 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/sostek.v3i2.205

Abstract

Perguruan tinggi merupakan tempat di mana para mahasiswa dapat berkontribusi dalam upaya memajukan pembangunan ekonomi, sosial, budaya, dan teknologi. Perguruan tinggi bukan hanya mencetak lulusan yang memiliki pengetahuan, tetapi juga menciptakan individu yang kompetitif dan berdaya saing di masyarakat. Persaingan tersebut berdampak pada tekanan akademik yang menyebabkan terjadinya praktik atau perilaku kecurangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara stres akademik dan perilaku kecurangan. Data dikumpulkan melalui survei kepada 70 mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya, menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang dianalisis menggunakan Overall Mean Score (OMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres akademik tinggi yang secara signifikan berkontribusi terhadap perilaku kecurangan. Faktor utama yang mendorong kecurangan meliputi ketakutan akan kegagalan, kesulitan dalam mata kuliah, tekanan untuk mempertahankan IPK tinggi, serta banyaknya tugas dan ujian dengan tenggat waktu yang ketat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa stres akademik memiliki korelasi positif dengan perilaku kecurangan mahasiswa. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dengan melakukan studi kualitatif secara mendalam dengan menggunakan metode penelitian kualitatif seperti wawancara mendalam atau focus group discussion untuk mengeksplorasi secara lebih mendalam faktor-faktor yang mendorong perilaku curang dan bagaimana mahasiswa memandang tindakan mereka.
Implikasi Etika dalam Profil dan Strategi Penipuan Online dalam Transaksi e-Commerce di Ranah Cybercrime Dylan Kaisar Hasya; Destania Safitri; Dewangkoro Ramadhan Putra; Farhan Bilawa Gita Maulana; Nur Aini Rakhmawati
Jurnal Manajemen Riset Inovasi Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Manajemen Riset Inovasi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/mri.v2i1.2219

Abstract

. In today's rapidly evolving digital era, e-commerce has emerged as a cornerstone of global trade. However, the proliferation of online fraud incidents has given rise to significant ethical concerns. This study delves into the ethical ramifications of online fraud profiles and tactics within the cybercrime domain, particularly their impact on the e-commerce ecosystem. Ethical considerations play a pivotal role in shaping behavior within e-commerce, safeguarding consumers, and guiding the formulation of effective policies by both e-commerce entities and governments. This research scrutinizes the phenomenon of online fraud in e-commerce transactions through a survey involving two respondent groups: Information Systems students at ITS and students from other departments. The survey results reveal that online fraud inflicts substantial emotional distress on victims, including feelings of panic, anger, and sadness. Financial losses and the potential exposure of sensitive data are prevalent repercussions of online fraud, eroding consumer trust and prompting questions about the ethical conduct of fraudsters. To address these issues, recommendations encompass heightened awareness of online fraud risks, increased transparency among e-commerce sellers, streamlining fraud reporting procedures, and a commitment to upholding higher standards of business ethics. The overarching objective is to foster a more ethical, secure, and sustainable e-commerce environment. In summary, this research offers comprehensive insights into how respondents perceive and experience online fraud in Indonesian e-commerce transactions, providing valuable guidance for more effective mitigation.
ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP UU PERLINDUNGAN DATA PRIBADI PADA MEDIA SOSIAL TWITTER MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE Rayhan Abdul Jabbar Fahmi; Wahib Muhibi Nur; Dee Canawine; Muhammad Naufal Kusumajaya; Ahmad Faris Fadhlillah; Nur Aini Rakhmawati
METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/mtk.v10i1.2335

Abstract

Machine Learning berperan penting dalam menangani masalah klasifikasi dan pemrosesan untuk memprediksi perkembangan informasi terkait Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Data pribadi merupakan informasi individu yang harus dijaga integritasnya, dengan perlindungan yang dijamin oleh negara. Namun sayangnya, Indonesia menduduki peringkat sangat rendah dalam hal keamanan siber dibandingkan negara-negara lain. Penelitian ini bertujuan untuk menggali tantangan ini dan mencari solusi potensial untuk memastikan keamanan dan perlindungan data pribadi. Dalam penelitian ini, metode Support Vector Machine (SVM) digunakan untuk menganalisis dan mengkategorikan sentimen masyarakat terkait Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi pada platform aplikasi X bersifat positif, netral, atau negatif. Data sampel yang digunakan sebanyak 275 data tweets yang kemudian dilakukan scraping. Pengolahannya menggunakan pemrograman Python dan tools Google Colab. Sebelum dilakukan analisis, terlebih dahulu dilakukan preprocessing untuk menghilangkan kata-kata maupun informasi yang tidak diperlukan sehingga tingkat akurasi yang dihasilkan dapat mendekati gambaran pada kenyataannya. Setelah dilakukan analisis, diperoleh hasil sentimen positif sebanyak 83 data tweets, sentimen negatif sebanyak 43 dan sentimen bersifat netral sebanyak 143. Hasil pengujian klasifikasi pada data tweets memiliki akurasi sebesar 73%. Dengan menggunakan SVM, diharapkan dapat mengidentifikasi persepsi dan respon masyarakat terhadap perlindungan data pribadi serta mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk menjaga keamanan data pribadi di Indonesia. Upaya ini penting mengingat tantangan meningkatnya ancaman siber dan perlunya perlindungan data yang kuat dalam era digital saat ini.
Analisis Sentimen Twitter terhadap Tren Penyebaran Informasi Pelaku Kejahatan Menggunakan Algoritma Naives Bayes Awwaliyah Aliyah; Nailah Azzahra; Aliffia Isma Putri; Nur Aini Rakhmawati
Bridge : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Telekomunikasi Vol. 2 No. 2 (2024): Bridge: Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Telekomunikasi
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/bridge.v2i2.63

Abstract

In the rapidly developing digital era, social media such as Twitter has become part of everyday life and facilitates the rapid dissemination of information, including information about criminals. This research aims to analyze public sentiment towards information about criminals spread on Twitter using the Naive Bayes algorithm. This algorithm was chosen because of its simplicity and effectiveness in text classification. Data was collected through a crawling process from Twitter, followed by a preprocessing stage to remove noise. The research results show that public sentiment towards information about criminals on Twitter is divided into three categories: positive, neutral and negative. After classification, it was found that neutral sentiment increased significantly to 63.4%, while positive and negative sentiment decreased to 10.5% and 26.1%. These findings indicate that people tend to be more careful in reacting to sensitive information. This research provides important insights for related parties in managing information about criminals on social media and can be a reference for developing further policies and strategies.
Analisis Bibliometrik Perkembangan Software Piracy Di Kalangan Masyarakat Melalui Kajian Publikasi Riset Dari Indonesia Merry Dwi Handayani; Qoyyimil Jamilah; Aulia Hanifah; Nur Aini Rakhmawati
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Router: Jurnal Teknik Informatika dan Terapan
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v2i2.69

Abstract

The rapid and modern development of technology has created an increasing need for adequate software, but sometimes the cost of software is often a problem for some individuals and companies who want to use it. Software piracy has become a common problem in society, which is detrimental to copyright holders and threatens the security of user data. This research analyzes publications on software piracy and its impact on Indonesian law from 2019 to 2024. The method used in this research is bibliometric analysis by collecting data through Google Scholar. The results show five main clusters covering legal aspects and internet technology.  Through this analysis, it was found that the close relationship between software piracy and Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions, Constitution No. 28 of 2014 on Copyright, Law No. 1 of 2023 on the criminal code, and Law No. 1 of 2024 on the second amendment to Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions are very relevant in dealing with this problem. However, further analysis is needed to understand their practical implementation and effectiveness in addressing software piracy. This research shows the potential for further research in software piracy based on keywords that are rarely used in previous studies.
SOFTWARE OPEN SOURCE, SOFTWARE GRATIS? Nur Aini Rakhmawati
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 1 Januari 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.582 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i1.a201

Abstract

Berlakunya Undang – undang Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), memunculkan suatu alternatif baru untuk menggunakan software open source. Penggunaan software open source menyebar seiring dengan isu global pada Information Communication Technology (ICT) saat ini. Beberapa organisasi dan perusahaan mulai menjadikan software open source sebagai pertimbangan. Banyak konsep mengenai software open source ini. Mulai dari software yang gratis sampai software tidak berlisensi. Tidak sepenuhnya isu software open source benar, untuk itu perlu dikenalkan konsep software open source mulai dari sejarah, lisensi dan bagaimana cara memilih lisensi, serta pertimbangan dalam memilih software open source yang ada. Kata kunci :Lisensi, Open Source, HAKI
Co-Authors Adam Akbar Ahmad Faris Fadhlillah Ahmad Nabil Alfa Renaldo Aluska Aliffia Isma Putri Alifia Shafa Camila Aliyya Zahra Nurulhusna Alvin Edgar Permana Alya Resti Saraswati Anak Agung Istri Istadewanti Ananda Surya Dahana Dewantara Andira Yulianengtias Aprisna Diki Wisnu Wandana Ariftra Rahmawati Arvin Azmi Sava Arvin Daffa Naufal Arvy Muhammad Reyhan Aulia Hanifah Aulisa Rizki Amanda Awliya Hanun Izdihar Awwaliyah Aliyah Ayat Tulloh Rahulloh Khomeini Bachtiar Rizky Alamsyah Bianda Reyhan Kesuma Bryan Michael Kurniawan Cahya Wulaningtyas Cecilia Melva Natania Daffa Maheswara Iswidono Dee Canawine Destania Safitri Dewangkoro Ramadhan Putra Dylan Kaisar Hasya Dyta Khairani Eko Setiyo Budi Purnomo Enggal Aryadwika Fadhila Syahda Farhan Bilawa Gita Maulana Fawwaz Zaini Ahmad Febina Mushen Anjelita Febriliyan Samopa Gita Elizza Larasati Gita Krismurti Romadhani Hidayattul Rafli Jason Ho Kentaro Mas'ud Mizoguchi Keysha Amelia Maharani Aisadira Maharani Putri Efendi Maulana Ahmadi Merry Dwi Handayani Misael Bistok Ricardo Mochammad Afandi Wirawan Mohammad Refi Nur Ghozi Muhamad Akbar Maulana Muhammad Fauzi Satria Arifandy Muhammad Khutama Wijaya Muhammad Naufal Kusumajaya Muhammad Rafi Widya Danendra Muhammad Rasyad Caesarardhi Nabila Kumala Gantari Nadhif Ikbar Wibowo Nadhira Apta Maheswari Nadhyra Haninda Putri Nadya Benanda Nailah Azzahra Noval Rizqi Santoso Noverita Rizki Pramesta Nur Nindya Risnina Princessa Sissy Qoyyimil Jamilah Rafmitha Najmanisaa Raisa Zahra Fadila Rania Prastyka Rarasmaya Indraswari Rayhan Abdul Jabbar Fahmi Rayhan Lauzzadani Regina Dwi Aulia Rifdah Daffa Salsabiila Rifqi Naufal Luthfyardy Rivanda Putra Pratama Ronaria Elisabeth Buaton Royyana Muslim Ijtihadie Rudi Aldo Hardika Safia Ailsa Egasmara Septica Tiara Indah Permatasari Shabrina Luthfiani Khanza Shine Quinn Firdaus Sitepu, Jhoni Ananta Tilman Eldon Vaskya Nabila Putri Vasya Ayu Karmina Wahib Muhibi Nur Yasmin Nurul Maulidia Zahrina Candrakanti Zaizafun Naura Zulfan Zidni Ilhama