Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENURUNAN KANDUNGAN COD, BOD, FENOL, DAN WARNA PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK DENGAN PROSES ELEKTROKOAGULASI Pertiwi, Alfira Bhekti; Prihandoko, Diananto; Susetyaningsih, Retno
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v14i1.70

Abstract

-
PEMANFAATAN LIMBAH MASKER SEKALI PAKAI SEBAGAI CAMPURAN PEMBUATAN PAVING BLOCK Yonatan Suryo Wibowo; Retno Susetyaningsih; MRS Darmanijati; Irene Arum AS
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak cukup besar bagi lingkungan, diantaranya adalah meningkatnya jumlah limbah masker sekali pakai. Limbah masker sekali pakai memiliki kandungan serat plastik yang membutuhkan waktu cukup lama untuk terurai di lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi campuran limbah masker terhadap berat dan kuat tekan paving block, dan kesesuaian paving block dengan standar SNI 03-06910-1996. Pembuatan paving block diawali dengan pencucian dan penjemuran masker di bawah sinar matahari, lalu masker dicacah menjadi berukuran kecil. Selanjutnya masker dicampur dengan semen dan pasir dengan variasi komposisi A (1M:1S:5P), B (2M:1S:4P), C (3M:1S:3P), dan dicetak dengan ukuran 20cmx10cmx6cm. Setelah dilakukan perawatan selama 28 hari, diuji ke laboratorium. Data hasil pengujian dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan Manova. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata berat dan kuat tekan variasi A, B dan C secara berturut-turut adalah 2.77 kg dan 9.10 MPa; 2.64 kg dan 9.10 MPa; 2.29 kg dan 6.68 MPa. Dari hasil penelitian disimpulkan campuran limbah masker pada paving block berpengaruh signifikan terhadap berat dan kuat tekan. Variasi A dan B termasuk dalam mutu D berdasarkan SNI 03-0691-1996 yang digunakan untuk halaman rumah dan taman.
PENGGUNAAN AERMOD UNTUK KAJIAN SIMULASI DAMPAK PENCEMARAN KARBON MONOKSIDA DI KOTA YOGYAKARTA AKIBAT EMISI KENDARAAN BERMOTOR (Using Aermod to Simulation Study of Carbon Monoxide Pollution Effect in Yogyakarta City Caused by The Emission of Motor Vehicles) Taufik Abdillah Natsir; Yudith Windrianto Pambarep; Retno Susetyaningsih; Kris Setyanto; Rita Dewi
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 24, No 1 (2017): Januari
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.23631

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian terkait simulasi dampak pencemaran udara di Kota Yogyakarta akibat dari emisi kendaraan bermotor dengan menggunakan perangkat lunak AERMOD dan visualisasi hasil dengan menggunakan perangkat lunak SURFER 9. AERMOD merupakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh US-EPA dan merupakan perangkat lunak yang direkomendasikan oleh US-EPA untuk memprakirakan dampak polutan udara. Penelitian dilakukan di 4 ruas jalan kota Yogyakarta, yaitu jalan Cik Di Tiro, jalan Prof. Herman Yohanes, jalan Colombo, dan jalan Jendral Sudirman dan dilaksanakan pada bulan Januari 2015. Data iklim diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Parameter yang diukur adalah karbon monoksida (CO) dan jumlah kendaraan yang lewat di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tertinggi CO pada bulan Januari 2015 berada pada rentang antara 5.500 – 8.000 mg/m3 (4,46–6,49 ppm) berada di jalan Cik Di Tiro. Hasil simulasi selama 10 tahun menunjukkan bahwa pada tahun 2025, konsentrasi CO tertinggi hingga mencapai ± 16.000 mg/m3 (16 ppm) dan berada di jalan Cik Di Tiro.ABSTRACTA research of the simulation of air pollution effect in Yogyakarta city caused by the emission of motor vehicles had been conducted by using the AERMOD software, and the result was visualized by using SURFER 9. AERMOD was a software which was developed and is recommended by US-EPA to predict air pollution. The research was conducted on January 2015 in 4 locations in Yogyakarta city, which were Cik Di Tiro Road, Prof. Herman Yohanes Road, Colomobo Road, and Sudirman Road. Climatology data was obtained from the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG) of the Special Province of Yogyakarta. Parameters which were measured in this research were carbon monoxide (CO) and traffic counting. The result showed that the highest concentration of CO on January 2015 was 5,500–8,000 mg/m3 (4.46–6.49 ppm) located in Cik Di Tiro Road. The result of air pollution simulation for ten years showed that in 2025, the highest concentration of CO would be approximately ± 16,000 mg/m3 (16 ppm), located in Cik Di Tiro Road.
PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK SECARA FITOREMEDIASI SISTEM CONSTRUCTED WETLANDS DENGAN TANAMAN HIAS IRIS (Iris pseuadacorus) DAN MELATI AIR (Echinodorus palifolius) Ayuningtyas, Endah; Muyasaroh, Nurul; Hermawan, Heru Bagus; Irene Arum AS; Retno Susetyaningsih; Jumiati; K.R, Muhammad Nurwahid
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah menjadi salah satu permasalahan yang berkepanjangan dan cukup sulit untuk diatasi karena akan terus ada mengikuti perkembangan kehidupan manusia. Sekolah sebagai tempat berkumpulnya banyak orang merupakan salah satu penghasil limbah domestik terbesar yang berasal dari toilet, pencucian piring dari kantin dan air wudhu. Salah satu metode pengolahan biologis yang dinilai terjangkau dan efektif untuk menurunkan zat pencemar di dalam air limbah yaitu fitoremediasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan tanaman hias Iris (Iris pseuadacorus) dan Melati Air (Echinodorus palifolius) dalam menurunkan kadar COD, BOD, dan TSS pada limbah air domestik (greywater) di SMP N 3 Prambanan. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan constructed wetlands (CWs). Variabel penelitian ini yaitu variasi komposisi 2 tanaman Iris (A); Melati Air (B) dan gabungan 2 jenis tanaman (C) serta waktu tinggal 2 dan 4 minggu. Parameter yang dianalisis adalah COD, BOD, dan TSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi tanaman hias Iris (Iris pseudoacorus) dan Melati Air (Echinodorus palaefolius) serta waktu tinggal yang lama dalam sistem constructed wetlands mempunyai pengaruh terhadap efisiensi penurunan kadar BOD, COD dan TSS pada limbah domestic sebesar 94%; 95% dan 85%. Sistem constructed wetlands terintegrasi, yang terdiri dari gabungan 2 jenis tanaman berurutan dan waktu tinggal 4 minggu, dapat memberikan efisiensi penyisihan COD, BOD dan TSS terbesar.
PENGARUH JENIS DAN JUMLAH TANAMAN TERHADAP PENURUNAN KONSENTRASI COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR KATERING MENGGUNAKAN METODE CONSTRUCTED WETLAND Nabila Salsabil Ikhsani; Retno Susetyaningsih; Nurul Muyasaroh; Irene AA Suwandhi; Evy Kusumaningrum
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 25 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v25i1.389

Abstract

Limbah cair dari industri katering mengandung kadar pencemar COD dan TSS yang tinggi sehingga memerlukan pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan jumlah tanaman terhadap penurunan konsentrasi COD dan TSS pada limbah cair katering menggunakan sistem Constructed Wetland Sub-surface Flow. Dua jenis tanaman yang digunakan adalah keladi (Caladium bicolor) dan singonium (Syngonium podophyllum). Jumlah tanaman tiap reaktor sebanyak 4 dan 6 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanaman berpengaruh signifikan terhadap penurunan COD, namun tidak terhadap TSS. Tanaman singonium memberikan efisiensi penurunan COD sebesar 67% - 85% dan TSS sebesar 52% - 73%, lebih tinggi dibandingkan keladi. Jumlah tanaman tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kedua parameter.
KAJIAN KERUSAKAN TANAH BERDASARKAN ANALISIS SPASIAL DI PUNDONG KABUPATEN BANTUL Sumarsono, Sumarsono; Kusumaningrum, Evy; Jumiati, Jumiati; Susetyaningsih, Retno
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 20 No 1 (2022): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v20n1.p31-40

Abstract

Potensi kerusakan tanah semakin meningkat mendorong kajian evaluasi kerusakan tanah di Kapanewon Pundong dengan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 150 Tahun 2000. Sampel penelitian dilakukan pada 8 daerah pengamatan terpilih. Pemilihan sampel menggunakan metode survai pada jenis tanah lahan sawah basah dan kering. Langkah evaluasi kerusakan tanah  sebagai berikut : (1) Identifikasi kondisi awal tanah (2) Penetapan kondisi awal tanah (3) Analisa sifat dasar tanah (4) Evaluasi status kerusakan tanah dengan Kriteria baku kerusakan tanah (5) Menentukan status kerusakan tanah. Berdasarkan analisis menunjukkan kerusakan tanah di Kalurahan: Seloharjo: Tinggi 19,8 ha (1,81%), dan Sedang 500,6 ha (45,82%), Panjangrejo: Sedang 11,58 ha (2,03%), Srihardono: Sedang 20,4 ha (2,88%), Parameter penyumbang kerusakan tanah Tinggi adalah Lereng dan Curah Hujan. Parameter penyumbang kerusakan tanah Sedang adalah jenis tanah alluvial Ordo Tanah Inceptisol, Lereng dan Curah Hujan. Secara keseluruhan kondisi tanah di wilayah Kapanewon Pundong pada semua sampel masuk dalam status rusak ringan.
Optimization of Biofiltration Techniques for Reducing Heavy Metal Contamination in Urban Wastewater Retno Susetyaningsih; Nurul Muyasaroh; Endah Ayuningtyas; Jumiati Jumiati; Muhammad Rizqi Fahreza
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol. 16 No. 2 (2025): November
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21771/jrtppi.2025.v16.no2.p90-97

Abstract

This study focuses on optimizing biofiltration techniques to mitigate heavy metal contamination in urban wastewater. The increasing presence of heavy metals in wastewater, particularly in urban environments, poses a significant threat to both human health and ecosystem stability. Biofiltration, a natural remediation process utilizing living organisms, has gained attention as an effective method for removing heavy metals from contaminated water. The research combines experimental analysis with a comprehensive literature review to evaluate and enhance the performance of various biofiltration systems. By examining the influence of different variables, such as plant species, soil composition, flow rate, and pollutant concentration, on the efficiency of heavy metal removal, this study provides a broad perspective on the potential applications of biofiltration. Experimental analysis of biofilter setups demonstrated that specific plant-microbe interactions and substrate types significantly enhance the absorption and accumulation of toxic metals. The literature review further supports these findings by summarizing past studies and providing insights into existing biofiltration techniques, their effectiveness, and limitations. The study's findings indicate that optimized biofiltration can serve as a sustainable and cost-effective solution for urban wastewater management. By providing a detailed understanding of how biofilters can be adapted and scaled for urban applications, the research contributes to the development of environmentally friendly wastewater treatment technologies. The results underscore the importance of integrating biofiltration systems into urban water management strategies for improving water quality and reducing environmental pollution.
Design of Sludge Drying Bed for Sludge Management at Padasan Water Treatment Plant, PDAM Tirtamarta Yogyakarta: A Case Study at PDAM Tirtamarta Luthfi Osama; Jumiati; Irene Arum Anggarawati Suwandhi; Retno Susetyaningsih
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v26i1.441

Abstract

Sludge generated from water treatment plant operations requires proper management to prevent environmental pollution. This study aims to design a Sludge Drying Bed (SDB) system for sludge management at the Padasan Water Treatment Plant, PDAM Tirtamarta, Yogyakarta. The research method involves analysis of sludge quantity, design criteria determination, and calculation of SDB dimensions based on sludge production data. The proposed design consists of parallel SDB units to ensure continuous operation and effective dewatering. The results show that the designed SDB is capable of reducing sludge moisture content and producing dry cake that can be handled and disposed of safely. The implementation of this system is expected to improve sludge management efficiency and support sustainable water treatment plant operations.