Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Islamic Education

Efektivitas Metode Demonstrasi Berbasis Video pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Pasawahan 06 Luthfia Daffa Dhiya; Nan Rahminawati; Fitroh
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15630

Abstract

Abstract. One of the issues in education is the improper selection of teaching methods, which can decrease students' interest and motivation in learning. This study aims to examine the effectiveness of video-based demonstration methods in the Islamic Education subject, specifically on the topic of purification. This study employed a quasi-experimental design with a control group pretest-posttest approach. The research sample consisted of 26 sixth-grade students, randomly divided into two groups: an experimental class taught using the video-based demonstration method and a control class taught using conventional teaching methods, with 13 students in each group. Data were collected through observation, interviews, documentation studies, and tests, and were then analyzed using the t-test. The results of the study indicate that the implementation of the video-based demonstration method significantly improved student learning outcomes in the experimental class compared to the control class. This is evidenced by the higher average posttest score in the experimental class (90) compared to the control class (67.31). The t-test analysis also supports this finding, with the calculated t-value being greater than the critical t-value (5.995 > 1.771), leading to the conclusion that the video-based demonstration method is effective in improving student learning outcomes in Islamic Education. Abstrak. Salah satu permasalahan dalam dunia pendidikan adalah kurang tepatnya pemilihan metode pembelajaran, yang dapat menurunkan minat dan semangat siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan metode demonstrasi berbasis video pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi bersuci. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan control group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 26 siswa kelas VI yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok: kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan metode demonstrasi berbasis video dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional, masing-masing terdiri dari 13 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi berbasis video secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi di kelas eksperimen (90) dibandingkan dengan kelas kontrol (67,31). Analisis uji-t juga mendukung temuan ini dengan nilai t hitung > t tabel (5,995 > 1,771), sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran demonstrasi berbasis video efektif meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Nilai-Nilai Pendidikan yang Terkandung dalam Hadits Riwayat Ahmad No. 21693 tentang Akhlak Peserta Didik terhadap Pendidikan Rifia Arfianti; Mujahid Rasyid; Fitroh
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15640

Abstract

Abstract. Educators and learners are very important components in education. One important aspect that is closely related to educators and students is manners and morals. As the purpose of education is to make students become a noble character. In addition, globalization has brought a wide impact, including in education. Azyumadi mentioned that the global age has many positives and negatives. One of the negative impacts is making students lose their original identity. Therefore, the author raises research on the Educational Values Contained in Hadith No. 21693 Ahmad's About the Morals of Learners Towards Educators. This reaseach aims to (1) find out the opinion of hadith commentators about Ahmad’s Hadith No. 21693 (2) describe the essence of Ahmad’s Hadith No. 21693 (3) know the opinion of education experts about the morals of students (4) analyze the values of moral education of students contained in Ahmad’s Hadith No. 21693. The method used in this research is literature (Library Reasech). Through an analytical descriptive approach. The hadith method approach uses the tausiq, tashih, tathbiq, takhrij and tahlili methods, namely by collecting the opinions of the muhadittsin, then analyzing with literature, namely by collecting data that is related to the discussion of researchers. The results of the research suggest that the values of education in the Ahmad History Hadith No. 21693 are (1) respect and obedience to educators (2) glorification of science and knowledgeable people (3) ethics and virtue in learning (4) compassion and empathy in social interaction. Abstrak. Pendidik dan peserta didik merupakan komponen yang sangat penting dalam pendidikan. Salah satu aspek penting yang sangat terkait dengan pendidik dan peserta didik adalah adab dan akhlak. Sebagaimana tujuan pendidikan adalah menjadikan peserta didik menjadi seorang yang berakhlak mulia. Disamping itu globalisasi telah membawa dapak yang luas termasuk dalam pendidikan. Azyumadi menyebutkan bahwa zaman global memiliki banyak positif dan negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah membuat pelajar kehilangan identitas aslinya. Oleh sebab itu, penulis mengangkat penelitian tentang Nilai-nilai Pendidikan Yang Terkandung Dalam Hadist Riwayat Ahmad No. 21693 Tentang Akhlak Peserta Didik Terhadap Pendidik.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendapat para pensyarah hadits tentang Hadits Riwayat Ahmad No. 21693 (2) mendeskripsikan esensi Hadits Riwayat Ahmad No.21693 (3) mengetahua pendapat ahli pendidikan tentang akhlak peserta didik (4) menganalisis nilai-nilai pendidikan akhlak peserta didik yang terkandung pada Hadits Riwayat Ahmad No. 21693.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (Library Reasech). Melalui pendekatan deskriptif analitik. Adapun pendekatan metode hadits menggunakan metode tausiq, tashih, tathbiq, takhrij dan tahlili, yaitu dengan mengumpulkan pendapat para muhadittsin, lalu menganalisis dengan kepustakaan yaitu dengan cara mengumpulkan data yang ada keterkaitan dengan pembahasan peneliti. Hasil penelitian mengemukakan bahwa nilai-nilai pendidikan dalam Hadits Riwayat Ahmad No. 21693 adalah (1) hormat dan patuh kepada pendidik (2) memuliakan ilmu dan orang yang berilmu (3) etika dan adab dalam belajar (4) kasih sayang dan empati dalam interaksi sosial.