Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERAN PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM PROGRAM PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN TELUR ASIN DI DESA MEKAR BARU KECAMATAN PETIR KABUPATEN SERANG Mohamad Imam Kamaludin
Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7 No 2 (2021): July - December 2021
Publisher : Department of Islamic Community Development, Faculty of Da'wah, State Islamic University (UIN) of Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/lbrmasy.v7i2.5207

Abstract

Religious instructors have an important role in the community. Islamic religious instructors are usually tasked with providing counseling about religion for the community, but in this case the Islamic Religious Counselors in Serang Regency have their own initiatives by providing counseling on the importance of the economy in religion for the community. Therefore, Islamic religious instructors in Petir District, Serang District, tried to help the government to empower the community, Mekar Baru Village, Petir District with a program to improve the community's economy through making salted eggs. Based on the description above, the formulation of the problem in this study are: 1) Why does the Islamic religious instructor hold a program to improve the community's economy through salted eggs? 2) How is the implementation of the community economic improvement program through the manufacture of salted eggs? 3) What are the supporting and inhibiting factors in the community economic improvement program through the manufacture of salted eggs? This study aims to explain 1) The program to improve the community's economy through salted eggs carried out by Islamic religious instructors in Serang Regency. 2) Knowing the implementation of the community economic improvement program through the manufacture of salted eggs carried out by Islamic religious instructors in Serang Regency. 3) Knowing the supporting and inhibiting factors of the community's economic improvement program through the manufacture of salted eggs. The difference between the research conducted by Nasrullah, Ramadhan, and Wardatul Asriyah with this thesis is about the salted egg, that is, the religious instructor in addition to providing religious counseling guidance also provides an understanding of the importance of maintaining economic stability in religion. This study uses a qualitative descriptive method. For data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Based on the research conducted, it can be concluded that the Islamic religious counslors made a salted egg making program to help the economy of the community in Mekar Baru Village. Implementation of the program is divided into 4, namely, daily, weekly, monthly, and yearly. The supporting factors of the program are: the involvement of the management and the community as well as assistance from donors. The inhibiting factors are: lack of transportation between villages, facilities and infrastructure.
Peran Guru dalam Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sosiologi di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertingal (3T) Amilia Lestari; Fery Wijayanto; Etic Susilawati; Jessica Vanelia Amanda; Mohamad Imam Kamaludin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis realitas pembelajaran sosiologi, peran guru dan faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan karakater di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Metode penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMAN 1 Bangkunat Belimbing, Pesisir Barat, Lampung. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi wawancara mendalam dan studi dokumen. Sedangkan, teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan peran guru dalam implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran sosiologi di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sangat penting, tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai pembimbing dan contoh teladan bagi peserta didik. Pengembangan model pengajaran yang melibatkan pembuatan mading tentang masalah sosial aktual telah membantu mengintegrasikan pembelajaran sosiologi dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik, diharapkan peserta didik dapat lebih memahami dampak negatif dari perilaku-perilaku sosial yang merugikan. Dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam mengintegrasikan pembelajaran dengan konteks sosial aktual telah membuktikan dampak positifnya dalam membentuk karakter dan tanggung jawab peserta didik di lingkungan pendidikan tersebut.
Pedagogik Inovatif: Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Literasi Anak di Pulau Mapur Bintan Wijayanto, Fery; Hidayatunnajah, Ai; Lestari, Amilia; Susilawati, Etic; Kamaludin, Mohamad Imam
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.758

Abstract

This article aims to review community service activities on Mapur Island, Bintan Pesisir, and Riau Islands. This service activity is based on the premise that social problems exist, such as low levels of children's learning motivation, development of potential interests and talents, and children's literacy skills. The purpose of this article is to analyze each stage or cycle of service and its benefits to improve the quality of education on Mapur Island. The Participatory Action Research (PAR) method is used in service activities carried out through the stages or cycles of the action research method, namely, social reflection, social mapping, participatory planning, and action implementation. The results showed that the innovative pedagogy program on Mapur Island, through inspirational classes can foster children's learning motivation, peer counseling can identify children's potential talent interests, and reading corners can improve children's literacy skills. The benefits include improved academic skills, learning motivation, and understanding of the importance of education. In addition, the program creates an environment that supports the development of children's academic potential and community awareness of the importance of education for children's future. It can be concluded that community service activities on Mapur Island, Bintan Pesisir, and Riau Islands have successfully contributed to improving children's reading, writing, and counting literacy skills, as well as children's learning motivation through inspirational classes and recommending the potential of children's talent interests through peer counseling programs. Keywords: Pedagogic, Innovative, Motivation, Literacy, Service Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Mapur, Bintan Pesisir, Kepulauan Riau. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan atas dasar permasalahan sosial seperti: motivasi belajar anak, pengembangan potensi minat bakat dan kemampuan literasi anak masih terbilang rendah. Tujuan pengabdian ini untuk menganalisis setiap tahapan atau siklus pengabdian dan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pulau Mapur. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam kegiatan pengabdian yang dilaksanakan melalui tahapan atau siklus metode riset aksi yakni, refleksi sosial, pemetaan sosial, perencanaan partisipatif dan pelaksanaan aksi. Hasil penelitian menunjukan program pedagogi inovatif di Pulau Mapur, melalui kelas inspiratif dapat menumbuhkan motivasi belajar anak, peer counseling dapat mengidentifikasi potensi minat bakat anak, dan pojok bacaan dapat meningkatkan kemampuan literasi anak. Manfaatnya meliputi peningkatan kemampuan akademis, motivasi belajar, dan pemahaman akan pentingnya pendidikan. Selain itu, program ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan potensi akademik anak dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Mapur, Bintan Pesisir, Kepulauan Riau berhasil memberikan berkontribusi terhadap peningkatkan kemampuan literasi membaca, menulis dan menghitung anak, sekaligus motivasi belajar anak melalui kelas inspiratif dan merekomendasikan potensi minat bakat anak melalui program peer counseling. Kata kunci: Pedagogik, Inovatif, Motivasi, Literasi, Pengabdian
THE SOCIAL STATUS OF HAJJ IN RURAL LAMPUNG Lestari, Amilia; Kamaludin, Mohamad Imam; Wijayanto, Fery
Multazam : Jurnal Manajemen Haji dan Umrah Vol. 4 No. 2 (2024): Multazam: Jurnal Manajemen Haji dan Umrah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/multazam.v4i2.9436

Abstract

This study examines the impact of performing the Hajj pilgrimage on an individual's social status in rural Lampung communities. The aim of this research is to analyze how the titles 'Haji' or 'Hajjah' influence social standing, religious leadership roles, and their relation to economic capacity. The research methods used are observation and interviews. The findings show that individuals who have completed the Hajj experience a significant rise in social status. The title "Haji" or "Hajjah" attached to their names adds prestige and respect within the community. Moreover, they are often entrusted with leading religious and social events and assume important roles in local religious leadership. The social status of Hajj is also reflected in changes in clothing style and other physical symbols, indicating a stronger religious commitment. The ability to perform Hajj is often associated with good economic standing, further reinforcing the positive perception of their financial status. Overall, the Hajj not only elevates social status but also fosters an increase in religious education within rural Lampung communities.
Peran Guru dalam Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sosiologi di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertingal (3T) Lestari, Amilia; Wijayanto, Fery; Susilawati, Etic; Amanda, Jessica Vanelia; Kamaludin, Mohamad Imam
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis realitas pembelajaran sosiologi, peran guru dan faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan karakater di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Metode penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMAN 1 Bangkunat Belimbing, Pesisir Barat, Lampung. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi wawancara mendalam dan studi dokumen. Sedangkan, teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan peran guru dalam implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran sosiologi di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sangat penting, tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai pembimbing dan contoh teladan bagi peserta didik. Pengembangan model pengajaran yang melibatkan pembuatan mading tentang masalah sosial aktual telah membantu mengintegrasikan pembelajaran sosiologi dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik, diharapkan peserta didik dapat lebih memahami dampak negatif dari perilaku-perilaku sosial yang merugikan. Dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam mengintegrasikan pembelajaran dengan konteks sosial aktual telah membuktikan dampak positifnya dalam membentuk karakter dan tanggung jawab peserta didik di lingkungan pendidikan tersebut.
Penguatan Kesadaran Masyarakat terhadap Peran BPJS Kesehatan dalam Pemenuhan Hak atas Kesehatan di Desa Sindangheula Fakhriy Mujiono; Julianti Julianti; Muhamad Indra Ramadhan; Ahmad Fadli Ramadani; Diah Dahlia; Mohamad Imam Kamaludin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.430

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus bagian dari hak asasi manusia yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Meskipun Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS Kesehatan telah diterapkan, tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai peran serta manfaat BPJS Kesehatan masih beragam, khususnya di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BPJS Kesehatan dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap hak atas pelayanan kesehatan di Desa Sindangheula, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan kegiatan community engagement melalui wawancara, observasi, diskusi partisipatif, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat Desa Sindangheula. Kegiatan tersebut meliputi identifikasi permasalahan, penyampaian materi mengenai BPJS Kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman masyarakat terhadap hak atas pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan berperan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, namun tingkat pemahaman masyarakat mengenai kepesertaan, pemanfaatan layanan, dan hak atas pelayanan kesehatan masih belum merata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti proses diskusi partisipatif dan edukasi, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai manfaat BPJS Kesehatan, mekanisme pelayanan berjenjang, serta hak atas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari hak warga negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi kesehatan dan keterlibatan masyarakat merupakan faktor penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan BPJS Kesehatan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih adil dan merata.
Strategi Pemerintah Desa Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Pengurangan Pengangguran: Penelitian Djuliandini; Nurmah; Akimudin; Malika Auliya Nurrin; Putri Yulianisa; Mohamad Imam Kamaludin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6965

Abstract

This study aims to examine the strategy of Sindangheula Village Government, Pabuaran District, Pandeglang Regency, Banten, in improving community economy through unemployment reduction programs. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques of observation, semi-structured interviews, and documentation. Research informants consisted of three groups: village officials (welfare division), business actors, and community members (youth/high school graduates). Data analysis used Miles and Huberman’s interactive model through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the dominant livelihood in the village is the broom (sapu lidi) industry involving all layers of society, but it is still operated on a home-based scale with limited capital and marketing access. Village training programs such as Vocational Training Centers (BLK) and Package C education have existed but are not yet evenly distributed and had not been implemented in the current year. Unemployment is dominated by high school graduates who lack basic work skills. Synergy between village government, business actors, and the community is needed to optimize local potential to sustainably reduce unemployment rates. This is an open access article under the CC–BY-SA license.
Strategi Digital Marketing dalam Peningkatan Produk Usaha Kecil di Desa Sindangheula Rifku Hamdi; Devi Kurnia Sari; Anggun Dwi Ningsih; Muhammad Abdillah Tetuko Jati; Muhammad Afkar Nabil; Mohamad Imam Kamaludin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.437

Abstract

Usaha kecil memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pemasaran usaha sapu lidi serta menganalisis potensi penerapan strategi pemasaran digital dalam meningkatkan daya saing produk sapu lidi di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha sapu lidi sebagai produk unggulan masyarakat setempat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan pemasaran konvensional melalui perantara, sehingga menyebabkan jangkauan pasar yang terbatas dan keuntungan yang relatif rendah. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran masih belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan digital. Oleh karena itu, strategi pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital berpotensi menjadi alternatif untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai produk, dan memperkuat kemandirian ekonomi para pelaku usaha tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas digital bagi pelaku usaha merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan usaha kecil berbasis masyarakat.
MENGUNGKAP MAKNA TRADISI RUWAT RUMAH DAN RUWAT BUMI DI KAMPUNG KASEPUHAN JAGARAKSA: Revealing The Meaning of the Ruwat Rumah and Ruwat Bumi Traditions In Kasepuhan Jagaraksa Village Mohamad Imam Kamaludin; AMILIA LESTARI
Hasanuddin Journal of Sociology (HJS) VOLUME 7, ISSUE 1, 2025
Publisher : Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This tradition represents a form of local wisdom that reflects a harmonious relationship between humans, nature, and spirituality. This study aims to uncover the meaning behind the Ruwat Rumah and Ruwat Bumi traditions, which are still preserved by the community of Kasepuhan Village, Jagaraksa Village, Muncang District, Lebak Regency, Banten Province. Through a qualitative approach, the study collected data from in-depth interviews with traditional leaders and local residents, as well as direct observations of the ritual practices. The findings reveal that Ruwat Rumah and Ruwat Bumi not only serve as religious rituals but also function as mediums to maintain ecological balance and uphold social values in daily life.
PERUBAHAN POLA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN GOTONG ROYONG KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA SINDANGHEULA KABUPATEN SERANG BANTEN Mohamad Imam Kamaludin; Muhamad Elang Jaya Saputra; Gaida Azra Aini; Muhammad Fergiawan Liswanto; Nurikah Nurikah; Nanda Hafizh Pratama
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 8 (2026): 2026 Agustus
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i8.1153

Abstract

Gotong royong merupakan salah satu bentuk modal sosial yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai gotong royong tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menyelesaikan pekerjaan bersama, tetapi juga berperan dalam memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial antarwarga. Namun, perkembangan sosial, ekonomi, serta perubahan pola hidup masyarakat turut memengaruhi tingkat partisipasi warga dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk kegiatan kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pola partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan di RT 10 RW 03 Desa Sindangheula, Kabupaten Serang, Banten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap tiga informan, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada 8 Juni 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong mengalami penurunan yang ditandai dengan rendahnya keterlibatan warga dalam kegiatan kebersihan lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian masyarakat memiliki kecenderungan mengaitkan kegiatan sosial dengan adanya anggaran atau insentif tertentu. Selain itu, kesibukan pekerjaan dan perubahan orientasi sosial masyarakat turut memengaruhi rendahnya partisipasi warga. Pola pikir tersebut berdampak pada menurunnya kesadaran kolektif masyarakat dalam melaksanakan kegiatan gotong royong secara sukarela. Meskipun demikian, gotong royong masih memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada penguatan kesadaran sosial, revitalisasi nilai gotong royong, serta peningkatan peran tokoh masyarakat dalam membangun partisipasi warga.