Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Kombinasi Perawatan Payudara dan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Post Partum dengan Masalah Menyusui Tidak Efektif di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo Harismayanti, Harismayanti; Retni, Ani; Sione, Riska R.
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13833

Abstract

ABSTRAK  Pasca hamil adalah masa setelah mengandung keturunan yang berlangsung sekitar 6 dua bulan, pada masa tersebut terjadi perubahan pada tubuh. Perubahan yang terjadi terutama pada payudara, pada hari ketiga setelah mengandung, pengaruh prolaktin pada payudara mulai terasa, sel asinus penghasil ASI. Kombinasi perawatan payudara dan pijat punggung oksitosin dapat diberikan untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Hal ini karena upaya penyampaian ASI pada ibu pasca hamil yang sedang menyusui dipengaruhi oleh dua hal, yaitu pembuatan ASI dan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan desain two group post test. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengumpulan informasi pembuatan ASI menggunakan lembar persepsi dengan sudut pandang evaluasi. Perawatan payudara dan pijat oksitosin dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada awal siang dan malam pada setiap responden. Hasil penelitian menunjukkan kelompok intervensi rata-rata produksi ASI sebelum 0,47 dan sesudah meningkat menjadi 4,87 dan kelompok kontrol ratarata produksi ASI sebelum 0,33 dan sesudah meningkat menjadi 3,87. Hasil uji statistik non parametrik mann-whitney u diperoleh p-value yaitu 0,022 < α 0,05 artinya ada perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi yang diberikan kombinasi perawatan payudara dan pijat oksitosin dengan kelompok kontrol yang diberikan pijat oksitosin sehingga kombinasi perawatan payudara dan pijat oksitosin lebih efektif, dibandingkan hanya diberikan pijat oksitosin. Kata Kunci: Perawatan Payudara, Pijat Oksitoksin, Produksi ASI  ABSTRACT Post-pregnancy is the period after conceiving offspring which lasts around 6 or two months, during which time changes occur in the body. Changes that occur especially in the breasts, on the third day after pregnancy, the influence of prolactin on the breasts begins to be felt, the acinar cells produce breast milk. A combination of breast care and oxytocin back massage can be given to increase breast milk production in breastfeeding mothers. This is because efforts to deliver breast milk to post-pregnant mothers who are breastfeeding are influenced by two things, namely breast milk production and breast milk production. This research uses a quasi-experimental research design with a two group post test design. Respondents were divided into two groups, namely the intervention group and the control group. Collecting information on breast milk production using perception sheets from an evaluation perspective. Breast care and oxytocin massage were carried out twice, namely at the beginning of the day and at night for each respondent. The results of the study showed that the intervention group's average breast milk production before and after increasing was 4.87 and the control group's average breast milk production before and after increasing was 3.87. The results of the Mann-Whitney U non-parametric statistical test obtained a p-value of 0.022 < α 0.05, meaning there was a significant difference between the intervention group given a combination of breast care and oxytocin massage and the control group given oxytocin massage so that the combination of breast care and oxytocin massage more effective, compared to just giving an oxytocin massage. Keywords: Breast Care, Oxytocin Massage, Breast Milk Production
Pengaruh Senam Ibu Hamil terhadap Pengurangan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Paguyaman Retni, Ani; A. Lihu, Fahmi; Harismayanti, Harismayanti; Mantu, Reivan Angreiani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13981

Abstract

ABSTRAK Perubahan yang besar akan terjadi pada wanita hamil yaitu termasuk pada punggung. Dimulai dari trimester kedua sebagian ibu hamil akan mengalami nyeri punggung karena bayi yang berada dirahim yang semakin membesar. Sekitar 50-80% wanita pernah mengalami nyeri punggung dan pinggul selama kehamilan. Tujuan penelitian ini mahasiswa mampu mengetahui Pengaruh Senam Ibu Hamil Terhadap Pengurangan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Paguyaman. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menggunakan pre experimental design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15 responden ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Hasil analisa uji T-Test didapatkan sign.(2-tailed) pre= -000≤0.05 dan T-Test didapatkan sign.(2-tailed) post= -000≤0.05 hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dilakukan senam Ibu hamil terhadap pengurangan nyeri punggung pada ibu hamil terimester III. Kesimpulan pada penelitian ini kiranya dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya senam hamil untuk mengurangi nyeri pada bagian punggung. Kata Kunci: Ibu Hamil, Nyeri Punggung, Senam, Trimester III ABSTRACT Big changes will occur in pregnant women, including in the back. Starting from the second trimester, some pregnant women will experience back pain because the baby in the womb is getting bigger. About 50-80% of women experience back and hip pain during pregnancy.The purpose of this researchcapable studentsdetermine the effect of exercise for pregnant women on reducing back pain in pregnant women in the third trimester at the Paguyaman Community Health Center. The research method used is quantitative using pre-experimental design. The sample used in this research was 15 respondents from third trimester pregnant women who experienced back pain. The results of the T-Test analysis showed sign (2-tailed) pre= -000≤0.05 and the T-Test obtained sign.(2-tailed) post= -000≤0.05,this shows that there is an effect of doing exercise for pregnant women on the reduction of back pain in third trimester pregnant women.The conclusion of this research is that it can increase pregnant women's knowledge about the importance of pregnancy exercise to reduce back pain. Keywords: Pregnant Women, Back Pain, Exercise, Third Trimester
Penerapan Akupresur dan Terapi Aroma Lavender pada Ibu Hamil Trimester Pertama untuk Mengurangi Morning Sickness Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Abunio, Indriyani; Retni, Ani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2024: EDISI KHUSUS II
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Nausea and vomiting in pregnant women are physiological, but if not treated immediately, the mother will experience hyperemesis gravidarum, so it requires non-pharmacological techniques to overcome the discomfort experienced by pregnant women. Objective: to apply acupressure and lavender aromatherapy to pregnant women in the 1st trimester to reduce morning sickness in the Limboto Community Health Center Working Area. Method: This research uses the experimental design method (two group pre-test post-test design), this type of research is carried out with how to divide two sample groups. The sample used in this research consisted of 14 respondents from first trimester pregnant women who experienced morning sickness who were divided into 2 groups. Result: Onadministering acupressureThe value obtained is sign.(2-tailed) pre = .000 ≤ 0.05 and the value obtained is sign. (2-tailed) post=.000 ≤ 0.05, while giving lavender aromatherapyThe value obtained is sign.(2-tailed) pre = .000 ≤ 0.05 and the value obtained is sign.(2-tailed) post = .000 ≤ 0.05. Conclusion: There is an effect before and after giving acupressure and giving lavender aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester in the working area of the Limboto Community Health Center.Suggestion:Can be used as information and knowledge in improving and maintaining health status as well as applying research on administering acupressure and lavender aromatherapy to reduce nausea and vomiting
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA Lihu, Fahmi A.; Harismayanti, Harismayanti; Retni, Ani; Biahimo, Nur Uyuun I.; Hardianti, Hardianti
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v10i1.1718

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja sejak bayi dilahirkan sampai dengan 6 bulan tanpa menambahkan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cros Sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 7-12 bulan diwilayah kerja Puskesmas Telaga sebanyak 120 orang dengan sampel 92 responden menggunakan teknik Purposive-sampling dan penelitian ini menggunakan Kuisioner dan analisa data uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif nilai p-value 0,001 (p<α 0,005), tidak ada hubungan pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif nilai p-value 0,082 (p>α 0,005),  ada hubungan umur dengan pemberian ASI eksklusif nilai p-value 0,008 (p<α 0,005), dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif p-value 0,001 (p<α 0,005). Diharapkan kepada para ibu dan petugas kesehatan hendaknya selalu mencari dan memberikan informasi serta memotivasi ibu yang menyusui untuk memberikan ASI eksklusif
Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada Ibu Bersalin Dengan Sectio Caesarea Di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo Retni, Ani; Harismayanti, Harismayanti; Sumaga, Safitra Pratiwi
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v12i1.3090

Abstract

Inisiasi menyusui dini (IMD) merupakan intervensi sederhana yang mampu meningkatkan neonatal outcame secara signifikan yaitu mengurangi resiko kematian neonatal, sangat membantu dalam keberlangsungan pemberian ASI ekslusif dan periode lamanya menyusui. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan jumlah 30sampel.jenis yang digunakan adalah purposive sampling merupakan tekhnik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan atau kriteria – kriteria tertentu. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin dengan sectio caesarea, penelitian berlangsung pada bulan Agustus sampai September 2023 di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Dari Hasil penelitian di peroleh sebanyak 73,3% yang melakukan IMD dengan benar. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo sebagian besar telah melakukan IMD dengan benar.
Gambaran Efek Samping Penggunaan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Pasangan Usia Subur di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo Retni, Ani; Muhammad, Zuriati; Dotu, Ayu Luciana
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v12i1.3099

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) memiliki tingkat kegagalan yang rendah serta memiliki efek samping yang rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek samping pemakaian kontrasepsi jangka panjang pada pasangan usia subur di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan desain deskpriptif kuantitatif yaitu untuk mengetahui atau menggambarkan suatu variabel dan objek penelitian secara langsung yakni efek samping pemasangan kontrasepsi jangka Panjang pada pasangan usia subur. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Jumlah populasi 99 ibu di Puskemas Telaga dengan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian didapatkan gambaran efek samping pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada pasangan usia subur dengan hasil yaitu yang mengalami nyeri sebanyak 21 responden (70%), yang mengalami perdarahan sebanyak 9 responden (30%), yang mengalami keputihan sebanyak 15 responden (50%), yang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 10 responden (33,3%), yang mengalami tanda infeksi sebanyak 1 responden, serta yang mengalami peradangan ditempat pemasangan tidak ada dan yang tidak mengalami sebanyak 30 responden (100%). Kesimpulannya gambaran efek samping pemakaian kontrasepsi jangka panjang pada pasangan usia subur tidak memiliki efek samping yang berarti. Untuk itu disarankan pada pasangan usia subur yang ingin menunda kehamilan.
Analysis of Community-Based Nurses’ Preparedness in Flood Disaster Emergency Response Yunus, Pipin; Retni, Ani
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 6 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i6.2791

Abstract

Flood disasters are one of the major threats in Gorontalo Province, with significant impacts on communities and the health service system. Nurses, as frontline health workers, play a strategic role in community-based emergency response, particularly in providing first aid, triage, and health education. This study aims to analyze the preparedness level of community-based nurses in responding to flood disasters in Limboto Barat District, Gorontalo Regency. A descriptive quantitative design with a cross-sectional approach was applied. The sample consisted of all 30 nurses working at Limboto Barat Public Health Center, selected through a total sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed univariately. The results showed that most respondents were aged 31-40 years (36.7%), female (73.3%), had a bachelor’s degree in nursing (56.7%), and had more than five years of work experience (60%). Nurses’ preparedness was still low in terms of knowledge, with 73.3% categorized as poor. Regarding attitudes, 60% of respondents showed poor preparedness, while skills were mainly in the fair (46.7%) and poor (46.7%) categories. These findings indicate that community-based nurse preparedness is still not optimal, especially in the dimensions of knowledge, attitude, and skills. In conclusion, structured interventions through continuous training, disaster simulations, and cross-sectoral collaboration are required to strengthen nurses’ preparedness capacity in responding to flood disasters.