Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Compliance of Geriatric Patients with a History of Cardiovascular Disorders with Pre-Anesthesia Preparation Dewi, Ni Nyoman Ari Kundari; Parwati, Atika; Suyasa, Agus Baratha; Devi, Ni Luh Putu Lusiana; Maharyawan, I Wayan Agus
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.7477

Abstract

Geriatric patients undergoing surgical procedures are required to strictly comply with regulations related to pre-anesthetic preparation. Intraoperative and postoperative complications occur relatively frequently, particularly among elderly patients. To date, there has been limited research examining compliance with pre-anesthetic preparation among geriatric patients with a history of cardiovascular disorders. This study aimed to determine the level of compliance with pre-anesthetic preparation among geriatric patients with a history of cardiovascular disorders at Sanjiwani Regional General Hospital, Gianyar. This study employed a descriptive design with a cross-sectional approach. The sample was obtained using a consecutive sampling technique, with a sample size of 102 geriatric patients. The questionnaire used was a standard questionnaire with a Cronbach's Alpha value of 0.80. Data were collected using a questionnaire and analyzed using descriptive statistics. Result: The results showed that the majority of respondents had a moderate level of compliance with pre-anesthetic preparation, accounting for 64 respondents (62.7%), while 10 respondents (9.8%) demonstrated a low level of compliance. Collaboration among various parties is expected, not only involving healthcare professionals but also emphasizing the importance of family involvement, to improve patient compliance and ensure that surgical and anesthetic procedures during the intraoperative period can be carried out smoothly.
Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Indonesia : Literature Review Yusniawati, Yustina Ni Putu; Lewar, Emanuel Ileatan; Putra, I Gde Agus Shuarsedana; Parwati, Putu Atika; Devi, Ni Luh Putu Lusiana; Maharyawan, I Wayan Agus; Dewi, Ni Nyoman Ari Kundari; Tripayana, I Nyoman; Suyasa, Agus Baratha; Sukmawati, Ni Wayan Eni; Putri, I Gusti Ayu Nandita Arta; Karisma, Putu Ayu; Juniawan, Putu Denny
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.364-373

Abstract

Kesiapsiagaan merupakan suatu proses menyiapkan masyarakat untuk siap baik secara pengetahuan, sikap, dan sarana prasarana terutama pada daerah daerah yang memiliki resiko jiwa terhadap bencana gempa bumi. Saat ini pemahaman masyarakat terkait kesiapsiagaan tergolong masih kurang dan sarana prasaranan dalam melakukan tatalaksana gempa bumi juga masih belum maksimal. Perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut dalam melihat bagaimana kesiapsiagaan masyarakat Indonesia terhadap kejadian gempa bumi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana literatur tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghdapi bencana gempa bumi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur (literature review) yaitu google scolar. Artikel yang diperoleh dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2020–2025. Berdasarkan hasil tinjauan sistematis terhadap 9 artikel penelitian, diketahui bahwa kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi secara umum berada pada tingkat cukup hingga tinggi, khususnya pada daerah-daerah yang sudah mendapatkan sosialisasi, edukasi, dan simulasi bencana. Pelatihan, penyuluhan, dan pendekatan berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat. Namun, masih terdapat wilayah tertentu yang memiliki tingkat kesiapsiagaan rendah akibat kurangnya pemahaman terhadap risiko dan ketergantungan terhadap mitos lokal yang tidak ilmiah. Faktor lain seperti resiliensi komunitas juga berpengaruh signifikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat Indonesia dalam menghadapi bencana gempa bumi bervariasi, dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sosialisasi, sarana prasarana, kearifan lokal, dan resiliensi komunitas. Upaya edukasi dan simulasi secara berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat secara merata di seluruh wilayah.Kata Kunci: bencana, gempa bumi, kesiapsiagaan, masyarakat, mitigasi