Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KORELASI BERAT BADAN DAN KEKUATAN KAKI TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN DOLLYO CHAGI PADA ATLET TAEKWONDO HULU SUNGAI TENGAH Husna, Jumnatul; Anggara, Norma; Perdinanto, Perdinanto
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.57773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari korelasi berat badan dan kekuatan kaki kaki terhadap kemampuan tendangan dollyo chagi pada atlet Taekwondo Hulu Sungai Tengan. Jenis peneitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelational yang mencari hubungan antara variabel bebas dan terikat. Jumlah sampel adalah 12 Taekwondo di Hulu Sungai Tengah yang di ambil dengan Teknik purposive sampling, di mana kriteria sampel atlet yang berpengalaman bertanding dan bisa melakukan tendangan dollyo chagi. Dalam penelitian ini, prosedur yang dilakukan tes dan pengukuran sebagai pengumpulan data. Hasil penelitian diperoleh melalui uji korelasi multivariat adanya hubungan berat badan dengan kemampuan tendangan dollyo chagi, dan adanya hubungan kekuatan kaki dengan kemampuan tendangan dollyo chagi didapat (1) Berat badan (X1) memiliki hubungan sangat kuat dengan kemampuan tendangan dollyo chagi (Y), nilai Rhitung = 0,975 > Rtabel = 0,576, (2) Kekuatan kaki (X2) memiliki hubungan sangat kuat dengan kemampuan tendangan dollyo chagi (Y), nilai Rhitung = 0,977> Rtabel = 0,576. (3) Berat badan (X1) dan kekuatan kaki (X2) dengan kemampuan tendangan dollyo chagi (Y), nilai Rhitung = 0,978 > Rtabel = 0,576. Sehingga dapat ditarik kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa ditemukan korelasi sangat kuat antara berat badan dan kekuatan kaki dengan kemampuan tendangan dollyo chagi atlet Taekwondo Hulu Sungai Tengah
ANALISIS TEKNIK DASAR ATLET LARI SPRINT NPC BANJARBARU Syarifuddin, Syarifuddin; Amiruddin, Akhmad; Perdinanto, Perdinanto
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.57990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan lari sprint pada atlet yang merupakan anggota National Paralympic Committee (NPC) Banjarbaru. Hasil observasi menunjukkan bahwa masih banyak atlet pelari yang memiliki kelemahan pada teknik dasarnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk mengevaluasi kemampuan pelari atletik lari sprint NPC Banjarbaru. Data diperoleh melalui analisis tes dan pengukuran. Populasi terdiri dari 9 atlet, dengan 7 di antaranya dijadikan sampel berdasarkan kriteria purposive samping. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan lari sprint atlet NPC Banjarbaru, klasifikasi œSangat baik berjumlah 1 orang dengan persentase (14%) atlet dengan œklasifikasi baik berjumlah 4 orang dengan persentase (57%) dan pada klasifikasi œcukup berjumlah 2 orang dengan persentase (29%), sedangkan atlet pada klasifikasi œkurang dan œsangat kurang tidak ada atau (0%). Berdasarkan persentase tersebut peneliti mengambil kesimpulan bahwa 57% atlet NPC Banjarbaru  memahami teknik dasar lari yang baik.
The The Relationship Between Physical Activity and Cardiovascular Levels of Students on the Banjarmasin Riverbanks Fauzan, Lazuardy Akbar; Dirgantoro, Edwin Wahyu; Perdinanto, Perdinanto; Nahuay, Yakup; Huda, Abdi Nul
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5642

Abstract

Environmental conditions influence physical activity. The environment in which students live significantly influences their physical abilities. Other factors that influence physical fitness include the level of physical activity, nutrition, economic conditions, environmental conditions, community mindsets, and available facilities and infrastructure, including sports facilities. The purpose of this study was to determine the characteristics of physical activity and the level of physical fitness of junior high school students in the Banjarmasin Riverbank area. The method used in this study was descriptive quantitative. The sample in this study was junior high school students in the Banjarmasin Riverbank area. This research instrument used a physical activity questionnaire and a physical fitness test, which included a 1000-meter run for boys and an 800-meter run for girls. The data analysis used in this study was conducted with the SPSS 22.0 application. The study concludes that there is a positive and significant relationship between physical activity and the cardiovascular endurance levels of students in the Banjarmasin Riverbank area. This positive relationship indicates that if students are more active in physical activities, their cardiovascular endurance will also improve.
EVALUASI PEMBINAAN OLAHRAGA DAYUNG DI KALIMANTAN SELATAN Fauzan, Lazuardy Akbar; Dirgantoro, Edwin Wahyu; Rahmadi, Rahmadi; Rakhman, Arie; Perdinanto, Perdinanto; Arifin, Ramadhan; Indah, Eka Purnama
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 5 No 1 (2024): Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v5i1.2630

Abstract

Olahraga dayung merupakan cabang olahraga perairan yang berkembang di wilayah Kalimantan Selatan. Berkembangnya olahraga dayung di Kalimantan Selatan didukung oleh kondisi wilayah Kalimantan Selatan yang memiliki sebagian besar wilayah perairan, baik berupa sungai, rawa, pantai, dan danau. Dukungan pencapai prestasi olahraga menjadi faktor berkembang dan berprestasinya suatu cabang olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembinaan prestasi olahraga dayung di Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pendekatan evaluasi yang digunakan dengan model CIPP yang meliputi pembahasan tentang Context, Input, Process, dan Product dari proses pembinaan olahraga dayung yang telah berjalan. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) evaluasi context sudah sesuai dengan program pembinaan, 2) evaluasi input sudah sesuai dengan program pembinaan. 3) evaluasi proses belum sesuai dengan kriteria yang ditetapkan 4) evaluasi product masih belum sesuai masih perlu ditingkatkan prestasinya di kejuaraan yang lebih bergengsi
Exploring undergraduate experiences in physical education and health: A photovoice study of Indonesian students Basuki, Sunarno; Perdinanto, Perdinanto; Amirudin, Akhmad
Indonesian Journal of Research in Physical Education, Sport, and Health Vol. 3 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Research in Physical Education, Sport, and Health (IJRPES
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um086v3i22025p82-98

Abstract

Background: Research on undergraduate students in Physical Education (PE) and Health particularly in Indonesia and the Global South has predominantly relied on quantitative indicators, often neglecting students’ lived, embodied, and emotional experiences within demanding academic and physical environments. Objective: This study aimed to explore the lived experiences of Indonesian undergraduate students enrolled in PE and Health programs and to examine how these experiences can inform more responsive and inclusive educational practices. Methods: A qualitative participatory design was employed using photovoice. Eight undergraduate students documented their academic and personal experiences through photography over a two-week period, followed by reflective writing and focus group discussions. Data were analyzed thematically through collaborative coding, guided by experiential learning principles. Result: Three central themes emerged. First, Balancing Academic and Physical Demands revealed a dual burden of physical exhaustion and academic discipline. Second, Identity, Belonging, and Community highlighted the vital role of peer, family, and social support in sustaining motivation and resilience. Third, Navigating Uncertainty and Emotional Pressure reflected students’ anxieties related to career prospects, professional readiness, and structural constraints within the field of physical education. Conclusion: The findings demonstrate that photovoice effectively captures nuanced student experiences often overlooked by conventional approaches, while simultaneously fostering reflection and empowerment. Engaging students as co-constructors of knowledge offers valuable insights for developing more student-centered, supportive, and inclusive learning environments in Physical Education and Health programs.