Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN HOT FLASHES PADA WANITA MENOPAUSE Fitria, Rahmi; Putri, Nadola; Andria; Aldriana, Nana; Syari, Mila
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i2.2743

Abstract

Menopause merupakan terhentinya menstruasi secara tetap akibat tidak bekerjanya folikel ovarium serta tidak mendapat menstruasi selama 12 bulan. Menopause umumnya terjadi di usia antara 45 – 55 tahun. Adapun penyebab terjadinya menopause yaitu karena hormon estrogen dan progesteron mengalami penurunan, sehingga dapat mengakibatkan organ reproduksi melemah dan timbullah perubahan pada fisik seperti terjadinya hot flashes. Terapi farmakologi yaitu dengan terapi sulih hormon sedangkan dengan terapi non farmakologi dapat diatasi dengan rajin berolahraga senam lansia. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ada manfaat senam lansia dalam menurunkan tanda-tanda hot flashes pada wanita menopause di Desa Rambah Tengah Hilir Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Berdasarkan survey awal diperoleh bahwa ibu menopause mengalami hot flashes. Dalam penelitian ini, digunakan metode kuantitatif Pra-Eksperimen melalui pendekatan one group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 30 responden. Dengan pengambilan teknik sampling jenuh. Uji statistik T-Dependen merupakan analisis data yang digunakan. Hasil penelitian menjelaskan terdapat pengaruh signifikan antara Senam Lansia dalam menurunkan Hot Flashes pada wanita menopause di Desa Rambah Tengah Hilir Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu seperti yang diperlihatkan oleh nilai p-value (0,000) < 0,05 dari uji statistik T-Dependen. Saran kepada wanita menopause yang mengalami hot flashes  untuk bisa menerapkan gerakan senam  lansia ini sebagai salah satu teknik dalam  mengurangi dan meringankan gejala yang dirasakan penderita.
PENGARUH PIJAT PUNGGUNG (BACK MASSAGE) TERHADAP INSOMNIA PADA IBU MENOPAUSE DI DESA RAMBAHTENGAH HILIR Aldriana, Nana; Nana Aldriana; Rahmawati; Sri Wulandari; Andria
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i2.2764

Abstract

Wanita menopause akan merasakan beberapa masalah yang satu darinya ialah merasakan gangguan susah tidur (insomnia). Proses penuaan kerap kali membawa berbagai perubahan pada kesehatan fisik dan psikologis, yang bisa menyebabkan peningkatan latensi tidur, berkurangnya efisiensi tidur, dan bangun lebih awal. Bagi ibu menopause yang bergulat dengan insomnia, satu pendekatan yang menjanjikan untuk meringankan gangguan tidur mereka adalah melalui terapi pijat punggung.Penelitian saat ini berupaya untuk mengeksplorasi dampak terapi pijat punggung dalam mengurangi gejala insomnia pada ibu menopause. Dengan memanfaatkan desain penelitian kuantitatif, investigasi ini memakai kerangka kerja pra-eksperimental tanpa kelompok kontrol, yang menggabungkan pengukuran pra-tes dan pasca-tes dalam satu kelompok. Riset ini akan difokuskan pada populasi 30 ibu menopause yang merasakan insomnia di Desa Rambah Tengah Hilir. Teknik sampling pada riset ini dilaksanakan dengan cara pengambilan sampel yakni memakai teknik non probability sampling yakni dengan memakai sampel jenuh. Hasil riset ini menunjukkan bahwa skor rata-rata untuk pretest adalah 18,80, disertai dengan standar deviasi 1,606. Sebaliknya, skor rata-rata untuk posttest secara significant lebih rendah pada 5,67, dengan standar deviasi 14,93. Ini menunjukkan bahwa skor posttest rata-rata lebih rendah dari skor pretest rata-rata. Lebih lanjut, hasil uji-T dependen menghasilkan nilai-P senilai 0,000, yang <  ambang batas significant 0,05. Ini menunjukkan dampak yang significant secara statistik dari terapi pijat punggung (back massage) pada kualitas tidur ibu menopause. Dengan demikian, bukti mendukung kesimpulan bahwasanya pijat punggung berdampak positif terhadap kualitas tidur ibu menopause yang tinggal di wilayah Desa Rambah Tengah Hilir, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. 
MENGURANGI INSOMNIA PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN MELAKUKAN PIJAT PUNGGUNG (BACK MASSAGE) DI DESA RAMBAH TENGAH HILIR KECAMATAN RAMBAH Aldriana, Nana; Nina Surya Fitri Yanti; Rahmawati
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.143

Abstract

Menopause merupakan suatu fase yang akan dialami oleh setiap wanita yang biasanya terjadi diatas umur 40 tahun. Menopause terjadi bila siklus menstruasi berhenti selama 1 tahun. Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada tubuh wanita yang mengalami menopause, 60% wanita pada fase pascamenopause sering mengalami insomnia yang berpengaruh terhadap kualitas tidur sehingga menyebabkan ketidakseimbangan fisiologis dan psikologis seperti gangguan penurunan aktivitas sehari-hari, rasa mudah capek, lemah, daya tahan tubuh menurun, depresi cemas dan sulit untuk berkonsentrasi. Salah satu cara untuk menanggulangi masalah tidur pada ibu menopause adalah dengan pijat punggung (back massage). Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendidikan kesehatan dan keterampilan melakukan back massage untuk mengurangi keluhan insomnia pada wanita menopause. Hasil pengabdian derajat insomnia wanita menopause yang mengalami insomnia berkurang dan keluarga mengerti cara melakukan back massage.
PENGARUH BUDAYA DALAM PEMILIHAN TEMPAT BERSALIN PADA IBU HAMIL DI FASILITAS KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ROKAN I KOTO I Sri Wulandari; Handayani, Eka Yuli; Fitria, Rahmi; Aldriana, Nana; Andria
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.3142

Abstract

Preparation for childbirth is important in planning a safe place and birth attendant. The best delivery is carried out in a health facility and assisted by health workers. Socio-cultural factors include people's choice and trust in birth attendants which is still quite high. This research method is quantitative analytical with the research design used being a survey method with a cross sectional design. Data collection uses primary data using a filled-in questionnaire, while data analysis uses the chi-square test. The population of this study was all mothers giving birth in 2022 in the Rokan IV Koto I Community Health Center Working Area. The sample in this study was 80 mothers giving birth in 2022. The results of this research showed a relationship between social culture (p=0.000) on the decision to choose a place to give birth. The conclusion of this research is that there is a socio-cultural relationship to the choice of place of birth. It is hoped that the community health center can provide information so that all pregnant women give birth in health facilities.
Utilisation of Agricultural Activities as a New Strategy to Overcome Frailty Symptoms in Menopausal Women in Rural Areas Fitria, Rahmi; Handayani, Eka Yuli; Wulandari, Sri; Aldriana, Nana
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 13 No. SI2 (2025): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V13.ISI2.2025.14-19

Abstract

Background: Menopause, typically occurring between the ages of 45 and 55, often brings physical and mental health challenges, with frailty being a significant concern. Frailty leads to decreased muscle strength, poor balance, and increased susceptibility to chronic diseases. Limited research focuses on nature-based interventions, such as agricultural activities, to reduce frailty symptoms in menopausal women, particularly in rural areas. Objective: This study aims to explore the effectiveness of agricultural activities in reducing frailty symptoms among menopausal women in the Rambah District and to assess their impact on physical health and mental well-being. Methods: An experimental design with a pre-test and post-test approach was used. Sixty menopausal women from Rambah District were divided randomly into an experimental group (agricultural program) and a control group. Frailty symptoms were assessed using the Fried Frailty Criteria, and mental health was measured with the Beck Depression Scale and Hamilton Anxiety Scale. Data analysis included normality tests, homogeneity tests, and independent samples t-tests. Results: The experimental group showed a significant improvement in frailty symptoms, with the average score increasing from 15.22 to 76.11.In contrast, the control group exhibited modest improvements. Statistical analysis confirmed the normality of the data and equal variances between groups. Conclusion: This study shows that agricultural activities are an effective and accessible intervention for reducing frailty symptoms in menopausal women, particularly in rural areas. It suggests that community-based programs using local resources, such as farming, can significantly improve both the physical and mental health of menopausal women, offering a sustainable solution for health promotion in rural communities.
EFEKTIFITAS PENYULUHAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA PADA MASA NIFAS DI PUSKESMAS RAMBAH Martha, Oci Yuliana; Nurkhasanah, Siti; Aldriana, Nana
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 1 No 2 (2023): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v1i2.20

Abstract

Nutritional anemia is a health problem that plays a role in causing high maternal mortality rates, infant mortality rates and low work productivity, sports achievements and learning abilities. Therefore, tackling nutritional anemia is a potential program to improve the quality of human resources. The purpose of this study was to determine the effectiveness of counseling in increasing pregnant women's knowledge about anemia during the puerperium. This research method is quantitative analytic with the research design used is pre-experimental with one group pre-test and post-test design. Data collection used a questionnaire, while data analysis used the T-Dependent test. The sample in this study was 56 pregnant women. The results of the research from data analysis mean that prior knowledge is 15.54, knowledge after is 96.79. The mean difference before and after being given counseling was 81.25. The results of the statistical test obtained a value of p = 0.00, which means that there is an effect of counseling to increase pregnant women's knowledge about anemia during the puerperium. It is hoped that the puskesmas will provide information through counseling on anemia material in adolescence to the postpartum period
Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan Pada Peserta Didik PAUD di Wilayah Lokus Stunting Kabupaten Rokan Hulu Rahmi Fitria; Handayani, Eka Yuli; Wulandari, Sri; Andria; Aldriana, Nana; Anggraini, Bela Adinda; Mardiah
Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 3 No. 2 (2024): Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani
Publisher : LPPM Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmm.v3i2.2964

Abstract

Masalah berat badan kurang pada balita disebabkan karena konsumsi gizi yang tidak mencukupi kebutuhannya dalam waktu tertentu. Kekurangan berat badan yang berlangsung pada anak yang sedang tumbuh merupakan masalah serius. Kondisi ini mencerminkan kebiasaan makan yang buruk. Pemberian makanan tambahan kepada kelompok rawan gizi pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi yang pada akhirnya dapat meningkatkan status gizi sasaran. Peran serta semua pihak sangat diharapkan dalam mendukung keberhasilan kegiatan pemberian makanan tambahan kepada sasaran. Keamanan pangan diselenggarakan agar makanan tidak menjadi pemicu kesakitan dan kematian. Makanan yang aman dapat diartikan bahwa makanan yang akan atau telah dikonsumsi ,merupakan makanan yang layak dalam segi asupan gizi maupun kualitas kebersihan makanan (makanan tanpa cemaran). Tujuan penjaminan keamanan pangan yaitu mencegah kemungkinan cemaran biologis, kimia yang mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia. Keamanan pangan dilaksanakan untuk mencegah adanya tiga bahaya umum yaitu bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya biologis.. Pengetahuan,sikap, serta kepercayaan adalah faktor pendorong yang mendasari manusia dalam berprilaku
Endorphin Massage Reduces Back Pain Intensity in Third-Trimester Pregnant Women at Rismana Pakpahan’s Practice Rijsubo, Primawaty Dwi; Pakpahan, Elfrida; Oktaviani, Emma; Aldriana, Nana; Wulandari, Sri; Wahyuny, Romy; Ginting, Johannes Bastira
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i2.5380

Abstract

The management of back pain in pregnant women using endorphin massage is an urgent need. This method not only helps reduce physical pain but also provides significant emotional and psychological benefits. Endorphin massage therapy can be an effective solution to improve the quality of life of pregnant women during pregnancy. This study aims to determine endorphin massage's effect on reducing back pain intensity in third-trimester pregnant women. This research is pre-experimental with a one-group pre-test and post-test approach, conducted at Puskesmas Rismana Pakpahan Ujungbatu in 2024. The population in this study consisted of 100 pregnant women, and the sample was taken using a purposive sampling technique with the criteria of third-trimester pregnant women experiencing back pain, willing to be respondents, and not having pregnancy complications. Based on these criteria, 30 pregnant women were obtained as samples. The statistical test was bivariate with a t-dependent test at 95% significance level. The results showed a significant difference in the average back pain intensity scale before (pre-test) and after (post-test) endorphin massage, with an average decrease of 4.667. The statistical test results showed a p-value of 0.0001, more diminutive than 0.05, indicating a significant relationship between the variables studied. This study concludes that there is a substantial change in the intensity of back pain in pregnant women after being given endorphin massage treatment. These results indicate that endorphin massage therapy is effective in reducing back pain and can be used as a safe and beneficial treatment method for pregnant women.
Pengaruh Akupresur Heart 7 Shenmen Terhadap Insomnia Pada Ibu Menopause Di Posyandu Merpati Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan Janiarli, Masdi; Rahim, Richa; Junita, Elvira; Aldriana, Nana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause adalah keadaan berkurangnya fungsi fisiologis pada perempuan akibat penurunan aktivitas ovarium yang mengakibatkan hilangnya hormon estrogen, dan semua wanita akan mengalaminya sepanjang hidup mereka. Wanita yang mengalami menopause sering kali menghadapi masalah tidur yang disebabkan oleh rasa khawatir, ketakutan, pikiran yang berulang, kewaspadaan berlebihan, kecemasan, dan depresi. Banyak cara yang dapat digunakan untuk menanggulangi masalah tidur pada ibu Menopause salah satunya adalah dengan menggunakan Insomnia. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui adanya Pengaruh Akupresur  heart 7 Shenmen Terhadap Insomnia Pada Ibu Menopause Di Posyandu Merpati Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode penelitian eksperimen dengan jenis pre-eksperimental dengan desain One Group Pre Test—Posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang dan sampel berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji t- dependent. Hasil analisis didapatkan rata-rata Insomnia pada ibu Menopause sebelum dan setelah dilakukan Akupresur heart 7 Shenmen adalah 13.600 dengan standar deviasi adalah 1.874 dan standar error adalah 0.413 dengan hasil uji T Dependent diperoleh p value = 0.000 < 0.05. Hasil ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha gagal ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Akupresur  heart 7 Shenmen Terhadap Insomnia Pada Ibu Menopause Di Posyandu Merpati Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan  . Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna menambah pemahaman mengenai gejala yang dialami saat menopause dan menerapkan Akupresur heart 7 Shenmen untuk menggurangi Insomnia.
Gambaran Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) Di Rumah Sakit Surya Insani Tahun 2024 Ermiza, Ermiza; Fitria, Rahmi; Aldriana, Nana; Liberty, Ketrin Cahya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban pecah dini adalah suatu kondisi ketika kantung ketuban pecah sebelum proses persalinan atau ketika usia kandungan belum mencapai 37 minggu. Kondisi ini dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin. Ada beberapa faktor prediposisi terjadinya ketuban pecah dini adalah selaput ketuban yang abnormal, servik inkompetensia, kelainan letak janin, usia wanita kurang dari 20 tahun dan di atas 35 tahun, faktor golongan darah, faktor multigraviditas/paritas, merokok, keadaan sosoial ekonomi, perdarahan antepartum, riwayat abortus dan persalinan preterm sebelumnya, riwayat kpd seberlumnya, defiensi gizi, serta trauma yang di dapat misalnya hubungan seksual, pemeriksaan dalam.  Tujuan dilakukan penelitian adalah mengetahui gambaran faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Ketuban Pecah Dini (KPD) di Rumah Sakit Surya Insani Pasir Pengaraian. Penelitian ini menggunakan observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu bersalin di rumah sakit Surya Insani, Sampel berjumlah 566 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan data rekam medis elektronik Rumah Sakit Surya Insani. Data dianalisis dengan analisis univariat. Hasil menunjukkan mayoritas ibu bersalin dengan kelompok usia beresiko sebanyak 57 orang (10.1%), kelompok usia kehamilan aterm sebanyak 512 orang (90.5%), untuk kelompok paritas beresiko sebanyak  526borang ( 92.9%), sedangkan kelompok anemia yang beresiko sebanyak 113 orang (20.0%). Penelitian ini dapat dijadikan ibu hamil yang memiliki faktor risiko KPD untuk melakukan pemeriksaan antenatal care yang teratur dan bermutu serta menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya KPD.