Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA MELALUI KEGIATAN IN HOUSE TRAINING (IHT) DI SD N 004 TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Syafrida
Riau Education Journal Vol. 1 No. 3 (2021): RIAU EDUCATION JOURNAL, Vol. 1, No. 3, DESEMBER 2021
Publisher : PGRI Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.229 KB)

Abstract

This study aims to find out to improve teacher competence in using learning media through In House Training (IHT) activities at SD Negeri 004 Tebing Tinggi, Kuantan Singingi District. The subjects in this study were all 8 teachers at SDN 004 Tebing Tinggi. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data were analyzed by using descriptive analysis techniques. The results showed that: (1) the implementation of In House Training, obtained the average value of all indicators in cycle I and cycle II with good criteria with an increase of 6.21 points. (2) Teacher performance improvement results in (a) pedagogic aspects, seen from the average score, the results obtained in cycle I with good criteria, while in cycle II with very good criteria, with an increase in value of 5.56. (b) Personality aspect, seen from the average value, the results obtained in the first cycle with good criteria, while in the second cycle with very good criteria, there was an increase of 5.56. (c) The social aspect of the average value in the first cycle with good criteria, while in the second cycle with very good criteria, with an increase of 8.51. (d) the professional aspect obtained the average score in the first cycle with good criteria, while in the second cycle with very good criteria, with an increase of 6.25. Therefore, it can be concluded that teacher competence in using learning media can be increased through IHT activities at SDN 004 Tebing Tinggi, Kuantan Singingi Regency.
Solution for Recording Interfaith Marriages Following Supreme Court Circular (SEMA) Number 2 of 2023 in Indonesia Syafrida; Tarigan, Arihta Esther; Suryani, Reni; Warsito
Sinergi International Journal of Law Vol. 2 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/law.v2i2.158

Abstract

This research aims to explore the solutions for recording marriages following the issuance of Supreme Court Circular (SEMA) Number 2 of 2023. According to the law, a marriage is valid if it meets the cumulative elements of Article 2, paragraphs (1) and (2), which require that it be in accordance with religious and belief systems and recorded according to regulations. Conversely, a marriage is invalid if it does not comply with religious and belief laws, resulting in the inability to register it. Before the issuance of the SEMA, interfaith marriages could be registered at the Civil Registry Office by submitting a registration application to the local District Court. However, after the issuance of this circular, such registration is no longer possible. The research method adopts a normative juridical approach, delving into literature data, particularly legislation. Despite the new regulations, interfaith marriage registrations can still occur, as judges may base their decisions on the Population Administration Law rather than the Marriage Law. Article 56, paragraph (1) of the Marriage Law essentially requires Indonesian citizens to comply with the marriage law, leaving no room for interfaith marriages. Therefore, to prevent registrations by judges at all court levels, it is necessary to reconstruct the Population Administration Law and require that one of the parties adheres to the religion and/or beliefs of their partner.
HUBUNGAN ANTARA GLOBALISASI EKONOMI DENGAN PEMBANGUNAN HUKUM EKONOMI DI INDONESIA Riza Suseno Nugraha Putra; Syafrida; Erna Amalia
MAJALAH KEADILAN Vol 23 No 2 (2023): MAJALAH KEADILAN
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/b6qv6325

Abstract

Globalisasi ekonomi dalam konteks hukum ekonomi memiliki hubungan erat dengan aspirasi mencapai konsep negara kesejahteraan (welfare state) yang diinginkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian ini yaitu globalisasi ekonomi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di berbagai negara. Di sisi lain, globalisasi ekonomi berpotensi menyebabkan penurunan daya saing produk-produk lokal, yang mungkin tidak dapat bersaing dengan barang-barang impor. Hal ini mengakibatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghasilkan barang-barang tersebut menghadapi tantangan yang berat dari penetrasi produk asing. Hubungan globalisasi ekonomi pada ranah hukum juga signifikan. Globalisasi ini tidak hanya melibatkan perjanjian antar negara, tetapi juga menggabungkan pemahaman mengenai tradisi hukum dan budaya yang berbeda antara Barat dan Timur. Oleh karena itu, diperlukan upaya pembangunan hukum yang bersifat inovatif. Pembangunan hukum yang inovatif dalam konteks ini merujuk pada perubahan dalam sistem hukum ekonomi yang selama ini sangat dipengaruhi oleh prinsip-prinsip liberal dan telah menjadi kendali negara-negara maju.
PEMBINAAN NARAPIDANA PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB ANAK AIR KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Syafrida; Afnibar; Wakidul Kohar
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v1i2.103

Abstract

Abstract. Correctional institutions should be able to carry out their functions optimally, namely making prisoners become better human beings after serving a period of detention, but in reality this hope has not been realized optimally. The aim of the research is to determine the forms of development of female convicts. This type of research is descriptive field research. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. The research results show that there are 2 forms of coaching, namely first, independence coaching, second, spiritual or religious coaching. The material for religious formation is learning Tahsin al-Qur'an, Tahfiz, the areas of aqidah, worship and morals. Direct interaction coaching methods, persuasive coaching, planned coaching, individual and group approaches. Padang Class IIB Women's Penitentiary has held a Joint Commitment Signing and signing of cooperation with stakeholders related to the implementation of the main tasks and functions of Corrections, namely with the Regional Office of the Ministry of Religion of West Sumatra Province, the Office of the Ministry of Religion of Padang City, the Padang Education and Training Center and Bung Hatta University in Padang .
KONSEP ADAB DALAM PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI ERA KONTEMPORER Sabariah, Hayatun; Anggriani, Dewi; Zuhra, Dwi Melani; Syafrida; Azhar
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep adab dalam pemikiran Imam Al-Ghazali dan implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa di era kontemporer. Kajian dilakukan melalui metode studi pustaka terhadap karya-karya klasik seperti Ihya’ Ulumuddin, Bidayatul Hidayah, dan Minhajul ‘Abidin, serta referensi kontemporer terkait pendidikan Islam dan karakter. Hasil analisis menunjukkan bahwa adab menurut Al-Ghazali mencakup enam aspek utama: niat yang ikhlas, rendah hati terhadap guru, sabar dalam belajar, menjaga hati dari penyakit spiritual, menghormati sesama, dan ketekunan. Nilai-nilai ini terbukti relevan dalam menjawab krisis karakter siswa masa kini. Integrasi konsep adab ke dalam sistem pendidikan modern dapat memperkuat karakter spiritual, etis, dan sosial siswa. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis Islam yang kontekstual dan transformatif. This study aims to explore the concept of adab in Imam Al-Ghazali’s thought and its implications for student character development in the contemporary era. Using a literature review method, the study examines classical works such as Ihya’ Ulumuddin, Bidayatul Hidayah, and Minhajul ‘Abidin, alongside modern references on Islamic and character education. The analysis reveals six core aspects of adab in Al-Ghazali’s view: sincere intention, humility towards teachers, patience in learning, guarding the heart, respect for peers, and perseverance. These values remain highly relevant in addressing today’s student character crisis. Integrating Al-Ghazali’s adab into modern education can foster students’ spiritual, ethical, and social character. This research contributes both conceptually and practically to the contextual and transformative development of Islamic character education.
Perlindungan Hukum Nasabah pada Pembukaan Rekening Online di Bank Central Asia Daud, Zeth; Syafrida; Wulandari, Riana
Jurnal Surya Kencana Dua : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum & Keadilan
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/SKD.v11i1.y2024.41908

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi memberikan kemudahan, kecepatan layanan nasabahnya bank. Layanan nasabah perbankan saat ini seiring perkembangan teknologi dilakukan secara digital, salah satunya Bank Central Asia (BCA). Permasalahan, apa kendala dan pembukaan rekening online pada Bank Central Asia? Tujuan penelitian untuk mengetahun kendala pembukaan rekening online pada Bank Central Asia (BCA). Metode penelitian yuridis normatif mengunakan data dari hasil penelitian kepustakaan dan penelitian empiris dengan melakukan wawancara dan observasi pada Bank Central Asia ditempat penulis bekerja. Hasil penelitian, perlindungan hukum nasabah pembukaan rekening online di Bank Central Asia adalah Bank Central Asia wajib menerapkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/ 2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan oleh Bank Umum, mengoptimalkan pemanfaatan data nasabah dengan cepat mandiri sesuai kebutuhan nasabah, menerapkan manajemen resiko, prinsip keati- hatian dan wajib memanfaatkan saluran distribusi (delivery channel). menerapkan UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) tahun 2005.
Pelanggaran Pengunaan Kontrak Baku Dalam Transaksi Bisnis Syafrida; Esther Br Tarigan, Arihta; Warsito
Jurnal Surya Kencana Dua : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum & Keadilan
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/SKD.v11i2.y2024.46262

Abstract

Kontrak baku/ kontrak standar adalah kontrak yang isinya sepihak ditentukan sepihak yang memiliki posisi yang lebih kuat. Polisi pelaku usaha lebih kuat dibandingkan konsumen. KLasul baku ditentukan dalam Pasal 18 UUPK, Dalam praktek ditemukan pelanggaran pengunaan kontak baku, . yang melatar belakangi penulis menulis artikel “Pelanggaran pengunaan kontrak baku dalam transaksi bisnis”. Rumusan masalah, apa bentuk pelanggaran kontrak baku dalam kegiatan bisnis dan bagaimana bentuk pertanggung jawaban pelaku usaha. Metode penelitian mengunakan penelitian kepustakaan mengunakan data sekunder terdiri dari hukum primer, bahan hukum sekunder. Data sekunder hasil penelitian kepustakaan dianalisis secara kualitatif. Kesimpulan, bentuk pelanggaran dalam kontak baku pelaku usaha menolak resiko, menolak pengembalian barang dan uang yang dibayar, tulisan kecil kecil sulit dibaca dan dipahami. Pelaku usaha bertanggung jawab atas kerugian yang dialami konsumen berdasarkan tanggung jawab produk, tanggung jawab konstruktual berdasarlan wanprestasi, perbuatan melanggar hukum. Penyelesaiannya dapat dilakukan diluar pengadilan atau di pengadilan. Saran, konsumen sebelum menanda tangani kontrak baku untuk membaca dengan teliti, cermat, hati hati dan aktif bertanya kepada pelaku usaha.
Pengingkaran Pembayaran dalam Perjanjian Sewa Kapal Tb. Elisabeth 2t dan Barge (Tongkang) SS 2303 (Studi Kasus: Putusan Perkara NO : 977/PDT.G/2019 PN.TNG) Louis Halomoan S, Martin; Nursyamsuddin; Syafrida
Jurnal Surya Kencana Dua : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum & Keadilan
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/SKD.v12i1.y2025.52086

Abstract

Perjanjian sewa kapal antara PT. Haluan Samudera Makmur dan PT. Ecotrans Samudera terjadi pengikaran pembayaran uang sewa. Permasalahan, apa akibat hukum keterlamatadan pembayaran uang sewa dan bagaimana penyelesaian sengketanya. Metode penelitian bersifat normatif bersumber Penelitian kepustakaan berupa data sekunder terdiri bahan hukum primer, bahan hukum sekunder. Pendekatan penelitian mengunakan pendekatan perundang-undang dan pendepakatan konseptual. Analisa data dilakukan kualitatif. Hasil penelitian, akibat hukum pengingkaran perjanjian Charter Kapal antara PT. Haluan Samudera Makmur dan PT. Ecotrans Samudera perkara tidak dilanjutkan ke tahap pemeriksaan, karena penggugat mencabut gugatannya sebelum tanggapan Tergugat. Pengadilan mengabulkan pencabutan dan menutup perkara. Hakim menilai PT. Haluan Samudera Makmur tidak berdasar hukum dan memperkuat posisi hukum PT. Ecotrans Samudera yang dirugikan akibat wanprestasi pembayaran. Penyelesaian sengketa berdasarkan kepatuhan pada asas pacta sunt servanda.
Penerapan Asas Itikad Baik Dalam Kontrak Digital Daniel, Gleen; Syafrida
Jurnal Surya Kencana Dua : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum & Keadilan
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/SKD.v12i2.y2025.55447

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi membawa perubahan perkembangan hukum perjanjian yaitu munculnya perjanjian digital/kontrak digital banyak digunakan dalam kegiatan bisnis. Kelebihan perjanjian digital dibanding perjanjian konvensional lebih cepat, efisien, dan melintas batas suatu negara. Digitalisasi kontrak meliputi berbagai jenis transaksi bisnis, seperti perjanjian e-commerce, penggunaan perangkat lunak dan kesepakatan layanan berbasis aplikasi. Permasalahan dalam praktek, ditemukan pelaku usaha beritikad tidak baik pengunaan kontrak digital sehingga merugikan kepada konsumen. Permasalah, bagaimana penerapan asas itikad baik dalam perjanjian digital dan apa hambatan pembuktian asas itikad tidak baik dalam kontrak digital. Penelitian mengunakan penelitian kepustakaan berupa buku buku, peraturan perundangan-undangan dan jurnal. Penerlitian bersifat yurids normatif. Hasil penelitian, penerapan prinsip itikad baik dalam kontrak harus memenuhi syarat sah perjanjian 1320 KUHPerdata, pelaku usaha harus jujur menginformasikan produk. Pembuktian prinsip itikad tidak baik pada perjanjian digital di Indonesia menghadapi hambatan. karena masih membutuhkan autentikasi dan validasi hukum sesuai dengan UU ITE, minim interaksi fisik, kompleksitas teknologi dan hukum, belum memadainya regulasi teknis di Indonesia, serta persoalan lintas yurisdiksi dan ketidak seimbangan posisi tawar dalam perjanjian digital.