Putri, Primasti Nuryandari
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP KADAR HB/ANEMIA PADA IBU HAMIL Prihantinah, Wenty; Sartika, Ratu Ayu Dewi; Putri, Primasti Nuryandari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.42505

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak luas terhadap kesejahteraan ibu dan perkembangan janin, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia mencapai 48,9%. Kondisi anemia selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, seperti kelahiran prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, hingga meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi. Salah satu upaya preventif yang direkomendasikan adalah konsumsi tablet tambah darah (TTD) yang mengandung zat besi dan asam folat. Namun, tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD masih menjadi kendala yang berkontribusi terhadap rendahnya kadar hemoglobin dan meningkatnya kejadian anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 225 ibu hamil sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Uji T-independent dan Uji Chi Square untuk mengidentifikasi hubungan antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin serta kejadian anemia. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ibu hamil yang patuh mengonsumsi TTD memiliki kadar hemoglobin yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang tidak patuh, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,005). Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan dalam mengonsumsi TTD berperan penting dalam pencegahan anemia selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil, seperti edukasi kesehatan yang lebih optimal, pemantauan berkala oleh tenaga medis, serta dukungan keluarga agar konsumsi TTD dapat dilakukan secara konsisten guna menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil.
Dietary Patterns, Physical Activity And Obesity Status On Blood Pressure In Hypertensive Patients Suryani, Tatiek; Syafiq, Ahmad; Sartika, Ratu Ayu Dewi; Putri, Primasti Nuryandari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i4.19450

Abstract

In Indonesia, the prevalence of hypertension has increased significantly, from 25.8% in 2013 to 30.8% in 2023. The proportion of controlled hypertension reached only 19.8% in the productive age group and 17.7% in the elderly. This large number of uncontrolled hypertension cases contributes significantly to the increased risk of cardiovascular disease. The objective of this study was to ascertain the correlation between consumption patterns, physical activity, and obesity status with blood pressure in hypertensive patients in the work area of the Kemirimuka Village Health Center, located in Depok City. This is a quantitative study using a cross-sectional design. The sampling method used was non-probability total sampling, with a sample size of 178 respondents who met the inclusion criteria. The data collected were analyzed univariate and bivariate using the Chi-Square statistical test. The results showed that most of the hypertensive patients, 66.3%, had uncontrolled blood pressure. Statistical test results showed a significant inverse relationship between age and blood pressure (p=0.002 and OR=0.356). In addition, there was a significant relationship between the frequency of junk food consumption and blood pressure (p= 0.017 and OR= 2.269). While the variables gender (p=1.000), frequency of coffee consumption (p=0.154), physical activity (p=0.583), BMI (p=0.594) and BF% (p=0.517) were not associated with blood pressure in hypertensive patients. In conclusion, the elderly group had a 2.81 times lower risk of uncontrolled blood pressure than the productive age group, and frequent consumption of junk food was associated with a 2.269 times increased risk of uncontrolled blood pressure. Education about hypertension, with an emphasis on weight management and healthy eating, should be provided to all age groups. Keywords: Hypertension, Blood pressure, dietary patterns, physical activity, obesity ABSTRACT Di Indonesia prevalensi hipertensi meningkat signifikan, dari 25,8% di tahun 2013 meningkat menjadi 30,8% ditahun 2023. Proporsi hipertensi yang terkendali hanya mencapai 19,8% pada kelompok usia produktif dan 17,7% pada kelompok usia lanjut. Banyaknya jumlah kasus hipertensi yang tidak terkendali ini berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola konsumsi, aktivitas fisik dan status obesitas dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilalayah kerja Puskesmas Kelurahan Kemirimuka Kota Depok. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan menggunakan desain cross-sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 178 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi-square.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hipertensi 66,3% memiliki tekanan darah tidak terkendali. Hasil analisis menunjukkan hubungan terbalik yang signifikan antara usia dan tekanan darah (p=0.002 and OR=0.356). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi junk food dengan tekanan darah (p= 0.017 and OR= 2.269). Sedangkan variabel jenis kelamin (p=1,000), frekuensi konsumsi kopi (p=0,154), aktivitas fisik (p=0,583), indeks massa tubuh (IMT) (p=0,594) dan persen lemak tubuh (PLT) (p=0,517) tidak berhubungan dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kesimpulannya, kelompok usia lanjut memiliki risiko 2,81 kali lebih rendah untuk memiliki tekanan darah yang tidak terkontrol dibandingkan kelompok usia produktif, dan seringnya konsumsi junk food ditemukan berhubungan dengan peningkatan risiko 2,269 kali lebih tinggi untuk memiliki tekanan darah yang tidak terkontrol.  Edukasi tentang hipertensi, dengan penekanan pada manajemen berat badan dan pola makan sehat, harus diberikan kepada semua kelompok usia. Kata Kunci: Hipertensi, Tekanan darah, pola makan, aktivitas fisik, obesitas
Dietary Diversity as a Dominant Factor of Energy Intake Among Breastfeeding Mothers in Depok City, Indonesia Santoso, Cornelia Lugita; Sartika, Ratu Ayu Dewi; Fikawati, Sandra; Wirawan, Fadila; Putri, Primasti Nuryandari; Shukri, Nurul Husna Mohd
Kesmas Vol. 19, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal nutritional needs increase during lactation. However, the energy intake of breastfeeding mothers usually still falls short of the recommended adequacy levels. This study aimed to identify the dominant factor of energy intake in breastfeeding mothers in Sawangan District, Depok City, Indonesia. This quantitative study used a cross-sectional design from July 2022 to February 2023. Energy intake, dietary diversity, and eating frequency were collected using 24-hour food recall. Other variables were collected through interviews with structured questionnaires. Data were analyzed using the Chi-square test and binary logistic regression. A total of 217 breastfeeding mothers participated in this study. This study found that 78.3% of breastfeeding mothers had inadequate energy intake. Dietary diversity (p-value = 0.032) was the dominant factor associated with the energy intake of breastfeeding mothers. Breastfeeding mothers with non-diverse food consumption were at a 2.507 times higher risk of inadequate energy intake. Energy intake in breastfeeding mothers is related to the sustainability of breastfeeding. However, most breastfeeding mothers in Sawangan District still have insufficient energy intake. Therefore, it is suggested that food supplementation for breastfeeding mothers should be included in promoting exclusive breastfeeding.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ASUPAN ASAM LEMAK TAK JENUH GANDA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH BOGOR TAHUN 2025 Tuzahra, Hanita Rizki; Putri, Primasti Nuryandari; Dewi Sartika, Ratu Ayu
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3062

Abstract

Kecukupan asam lemak tak jenuh ganda saat kehamilan dikaitkan dengan pengurangan risiko komplikasi kehamilan dan pertumbuhan janin yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan asupan asam lemak tak jenuh ganda pada ibu hamil trimester III di Kabupaten dan Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Semplak, Pakansari, Sukamaju, dan Sindangbarang dengan jumlah responden sebanyak 124 ibu hamil dengan usia kandungan 26-32 minggu. Hasil uji chi square menunjukkan indeks massa tubuh (IMT) sebelum hamil sebagai factor yang berhubungan dengan asupan PUFA ibu hamil. berdasarkan hasil analisis regresi logistic ganda, terdapat 4 faktor yang merupakan confounding dari asupan PUFA ibu hamil yaitu pendapatan, IMT pra hamil, Riwayat hamil, dan keragaman pangan. Diperlukan adanya pemantauan status gizi ibu sebelum hamil serta menekankan pentingnya konsumsi sumber makanan tinggi omega 3 selama kehamilan.