Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-12 BULAN DENGAN TERAPI PIJAT Nughraheni, Rizki Indah; Ambarwati, Retno; Marni, Marni
Jurnal AKPER GSH Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH TERAPI BERMAIN MEWARNAI TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH Marni, Marni; Ambarwati, Retno
Jurnal AKPER GSH Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN KUNJUNGAN IBU KE POSYANDU DI KABUPATEN SRAGEN Ambarwati, Retno; Ratnasari, Nita Yunianti; Purwandari, Kristiana Puji
Jurnal AKPER GSH Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mother's education and knowledge about child development is one of the important factors in child development. Mother's education is good, so being able to receive all information from outside, especially on how to take good care of children and maintain good health of the child, a visit to the posyandu is also a very important factor for monitoring the growth and development of toddlers.The objective is to analyze the relationship between mother's education level and the level of mother's knowledge about the growth and development of children under five with the mother's visit to the posyandu at santa Anna Sragen kindergarten. This research is observational with cross sectional approach. Research subjects by 27 respondents. Sampling with a simple random sampling system. Data on mother's education, mother's knowledge, and mother's visit to the posyandu were obtained through questionnaires. Data analysis using Chi-Square test. The relationship between mother's education level with visits to the posyandu for mothers in Santa Anna Sragen Kindergarten with a 2count value of 6.217 (p= 0.013 <0.05) so that H0 was rejected and Ha was accepted. The relationship between the level of mother's knowledge about the growth and development of children under five with a visit to the posyandu in mothers in Santa Anna Sragen Kindergarten with a value of 2count was 10.919 (p= 0.004 <0.05) so that H0 was rejected and Ha was accepted. There is a positive and significant relationship between mother's education level with visits to posyandu for mothers in Santa Anna Sragen Kindergarten. There is a positive and significant relationship between mother's level of knowledge about the growth and development of children under five with visits to posyandu for mothers in Santa Anna Sragen Kindergarten.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) Ratnasari, Nita Yunianti; Ambarwati, Retno
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v3i2.4278

Abstract

Peran orang tua sangatlah krusial dalam membimbing anak di era digital saat ini. Salah satu perannya bisa berupa memilih tontonan atau tayangan sesuai dengan umurnya. Pola asuh anak dan remaja di era digital perlu diterapkan dengan baik oleh orang tua. Era digital memang sudah tidak bisa dihindari, sehingga orangtua perlu beradaptasi dan memilih pola asuh yang tepat guna menghadapi terpaan digital. Salah satu bentuk transfer of knowledge yang dinilai efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat adalah penyuluhan kesehatan. Diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya anggota tim penggerak PKK di Kabupaten Sragen tentang pentingnya pola asuh anak dan remaja di era digital.  Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu melalui pertemuan klasikal, tatap muka secara langsung untuk mengikuti penyampaian informasi kesehatan yang disampaikan oleh pemateri.  Hasil yang diperoleh yaitu pada kelompok sasaran  sudah memahami konsep pola asuh anak dan remaja  di era digital  meliputi pengertian,   peran orang tua, konsep tumbuh kembang anak serta berbagai upaya pencegahan  yang dapat dilakukan terhadap kejadian penyalahgunaan gadget
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PENCEGAHAN EKSPLOITASI SEKSUAL ANAK ( ESA) ONLINE DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI Ambarwati, Retno; Wijayanti, Maria Tri; Santoso, Bayu
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 12 No. 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56840/jkgsh.v12i1.87

Abstract

ABSTRACTIntroduction: Since the COVID-19 pandemic, there has been a change in the behavior of Indonesian children, especially in terms of increasing exposure to the internet and digital technology, which has a negative impact on children's development. This change in behavior has had an impact on the spread of cyber crime, especially in the form of new sexual exploitation that is currently developing by utilizing internet facilities (online child sexual exploitation) or what is called online CSE. One way of prevention is through parental assistance (mother) when children use digital technology (mobile phones, internet). Purpose: This study aims to analyze the effect of health education on the level of knowledge and attitudes of mothers about preventing online child sexual exploitation (CSE) in Jendi village, Selogiri sub-district, Wonogiri district. Methods: The design of this study was experimental with a one group pre-post test design. The population in this study were 42 Jendi village health cadres, with a sample of 30 people. The sampling technique was purposive sampling with inclusion criteria for cadres who had children aged 7-16 years. The dependent variable is health education while the independent variable is knowledgeand attitude. Data collection using a questionnaire (pre and post test). Data analysis using the Wilcoxon Sign test. rank. Results: The results showed that there was an effect of health education on the level of mother's knowledge about prevention of online child sexual exploitation (CSE) with p = 0.000, there was an effect of health education on mothers' attitudes about prevention online of child sexual exploitation (CSE) with p = 0.022. Conclusion: the conclusion of this study illustrates that health education can increase mothers' knowledge and attitudes about preventing online child sexual exploitation (CSE). ABSTRAKPendahuluan: Sejak pandemi COVID-19, terjadi perubahan perilaku anak-anak indonesia khususnya dalam meningkatnya paparan terhadap internet dan teknologi digital, sehingga berakibat buruk bagi perkembangan anak. Perubahan perilaku ini berdampak pada merebaknya kejahatan dunia maya, khususnya dalam bentuk eksploitasi seksual baru yang berkembang saat ini dengan memanfaatkan sarana internet (online child sexual exploitation) atau yang disebut dengan Eksploitasi Seksual Anak ( ESA) online .Salah satu cara pencegahan adalah melalui pendampingan orangtua ( ibu ) ketika anak menggunaan teknologi digital (handphone, internet ) Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang pencegahan eksploitasi seksual anak (ESA) online di desa Jendi, kecamatan Selogiri kabupaten Wonogiri. Metode: Desain penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan one group pre - post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 orang ibu kader kesehatan desa Jendi, dengan sampel 30 orang . Teknik sampling adalah Purposive sampling dengan kriteria inklusi kader yang memiliki anak usia 7-16 tahun. Variabel dependen adalah pendidikan kesehatan sedangkan independen adalah pengetahuan dan Sikap . Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner (pre dan post test). Analisisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign. Rank.. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang pencegahan eksploitasi seksual anak (ESA) online dengan p = 0.000, ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap ibu tentang pencegahan eksploitasi seksual anak (ESA) online dengan p = 0,022. Kesimpulan : kesimpulan penelitian ini menggambarkan bahwa pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang pencegahan eksploitasi seksual anak ( ESA) online.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN POLA MAKAN PADA REMAJA PUTRI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI YANG MEMILIKI RIWAYAT GASTRITIS DIDESA BALEPANJANG Habsari, Septika Dwi; Ambarwati, Retno
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 12 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56840/jkgsh.v12i2.99

Abstract

ABSTRACT Gastritis or what is usually more commonly referred to as ulcer disease is an inflammation of the gastric mucosa that is acute, chronic, diffuse, or local. Gastritis occurs in people who have irregular eating patterns and eat foods that trigger stomach acid production. The purpose of this study was to increase knowledge of dietary patterns in young women in preventing gastritis.This study used a quantitative descriptive design with a case study approach. The number of respondents in this study were 3 respondents. The sampling technique used in this research is purposive sampling technique. The results showed that the number of lack of knowledge about eating patterns in the hamlet of Ngepohlor, Balepanjang Village reached 1st respondent (50%), 2nd respondent (40%) and 3rd respondent (30%). And young women who experienced an increase in the level of knowledge of respondent 1 (90%), respondent 2 (80%) and respondent 3 (70%), while young women who positively suffered from gastritis were 3 respondents (87%).The conclusion of this study is that there is an influence of health education on diet on the level of knowledge of young women on the occurrence of gastritis in Ngpoh Lor Hamlet, Balepanjang Village. Based on the research above, it is hoped that eating patterns in adolescents can be improved so that they can reduce the incidence of gastritis ABSTRAK Gastritis atau yang biasanya lebih sering disebut dengan penyakit maag merupakan suatu peradangan mukosa lambung yang bersifat akut,kronik difus, atau lokal. Penyakit gastritis terjadi pada orang–orang yang memiliki pola makan yang tidak teratur dan memakan makanan yang merangsang produksi asam lambung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan pola makan pada remaja putri dalam mencegah terjadinya gastritis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan Case Study (study kasus). Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 3 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan angka kurangnya pengetahuan pola makan di dusun Ngepohlor,desa Balepanjang mencapai responden 1 sebesar (50%), responden 2 sebesar (40%) dan responden 3 sebesar (30%). Dan remaja putri yang mengalami peningkatan pengetahuan sebesar responden 1 sebesar (90%), responden 2 sebesar (80%) dan responden 3 sebesar (70%) sedangkan remaja putri yang positif memiliki gastritis ada 3 responden (87%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pendidikan kesehatan pola makan pada tingkat pengetahuan remaja putri terhadap terjadinya gastritis didusun ngepoh lor, desa balepanjang. Berdasarkan penelitian diatas diharapakan pola makan pada remaja dapat diperbaiki sehingga dapat menekan angka kejadian gastritis
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG STUNTING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DIDESA BLIMBING NGADIROJO Ambarwati, Retno; Kristiningtyas, Wahyunti
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 13 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56840/jkgsh.v13i1.123

Abstract

Background: Stunting is a condition of growth failure in children with chronic malnutrition problems caused by a lack of nutritional intake for a long time, resulting in growth disorders in children, namely the child's height is lower or short (dwarf) than the age standard. Stunting that occurs in toddlerhood can increase mortality rates, low cognitive abilities and motor development and unbalanced body functions for adulthood. Therefore, it is necessary to improve nutrition that affects the incidence of stunting. Efforts to improve knowledge and attitudes are carried out through health education which is carried out as an effort to increase mothers' knowledge and attitudes about preventing stunting. Methods: This research method uses a qualitative method with a case study approach, the population in this study is mothers with toddlers in Blimbing Ngadirojo Kidul Village, as many as 30 people. Research Results: The results (pre-test) of the average level of knowledge of respondents were 69% and the results (post-test) of the average level of knowledge of respondents was 95%. Meanwhile, the results (pre-test) of the average attitude level of respondents were 73% and the results (post-test) of the average level of knowledge of respondents was 95%. Conclusion: Respondents experienced an increase in their level of knowledge and attitudes after being given health education about stunting. Thus, providing health education about stunting affects the level of knowledge and attitudes of mothers in the village of Blimbing, Ngadirojo Kidul. Latar Belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak dengan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Stunting yang terjadi pada masa balita dapat meningkatkan angka kematian, kemampuan kognitif dan perkembangan motorik yang rendah serta fungsi tubuh yang tidak seimbang untuk masa dewasanya. Oleh karena itu diperlukan upaya perbaikan gizi yang mempengaruhi kejadian stunting usaha perbaikan pengetahuan dan sikap ini dilakukan melalui pendidikan Kesehatan yang dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang pencegahan stunting. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, populasi dalam penelitian ini ibu dengan anak batita diDesa Blimbing Ngadirojo Kidul, sebanyak 30 orang. Hasil Penelitian: Hasil (pre-test) tingkat pengetahuan rata-rata responden 69% dan hasil (post-test) rata-rata tingkat pengetahuan responden adalah 95%. Sedangkan hasil(pre-test) tingkat sikap rata-rata responden 73% dan hasil (post-test) rata-rata tingkat pengetahuan responden adalah 95%. Kesimpulan: Responden mengalami peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang stunting. Sehingga, pemberian pendidikan kesehatan tentang stunting berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu didesa blimbing, ngadirojo kidul.
LITERATUR REVIEW: TERAPI MUSIK KLASIK DALAM MENGURANGI NYERI PADA PERSALINAN Kristiningtyas, Y. Wahyunti; Ambarwati, Retno
Jurnal Keperawatan GSH Vol. 13 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56840/jkgsh.v13i2.129

Abstract

Proses persalinan diawali dengan kontraksi rahim yang menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada ibu yang akan bersalin. Sebagian besar perempuan akan mengalami nyeri selama persalinan. Rasa nyeri pada persalinan adalah manifestasi dari adanya kontraksi (pemendekan) otot rahim. Kontraksi inilah yang menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjalar ke arah paha. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri pada persalinan, baik secara farmakologi maupun nonfarmakologi. Salah satu metode non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurasi rasa nyeri saat persalinan yaitu terapi musik.Terapi musik adalah suatu proses yang menggabungkan antara aspek penyembuhan musik itu sendiri dengan kondisi dan situasi baik fisik, emosi, mental, kognitif, spiritual, dan kebutuhan sosial. Terapi musik merupakan salah satu solusi yang efektif untuk ibu yang mengalami rasa sakit saat proses persalinan karena musik akan mempengaruhi rasa nyeri dengan mendistraksi, relaksasi dan menciptakan rasa nyaman. Tujuan penelitian untuk melakukan review pada beberapa literature mengenai terapi musik klasik dalam menurunkan nyeri pada persalinan. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan meta analisis menggunakan tinjauan literatur (literatur review), untuk menghimpun data atau sebuah sintesa sumber-sumber yang berhubungan dengan terapi musik klasik dalam mengurangi nyeri pada persalinan. Hasil : berdasarkan kelima artikel yang direview menunjukkan bahwa ada penurunan intensitas nyeri antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi pemberian terapi musik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi musik maupun musik klasik memberikan pengaruh secara signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri pada proses persalinan khususnya persalinan kala I. ABSTRACT The labor process begins with uterine contractions which cause pain and discomfort to the mother who is about to give birth. Most women will experience pain during labor. Pain during labor is a manifestation of contractions (shortening) of the uterine muscles. These contractions cause pain in the waist, stomach area and radiate to the thighs. Various efforts have been made to reduce pain during labor, both pharmacologically and non-pharmacologically. One non-pharmacological method that can be used to reduce pain during childbirth is music therapy. Music therapy is a process that combines the healing aspects of music itself with physical, emotional, mental, cognitive, spiritual and social needs and conditions. Music therapy is an effective solution for mothers who experience pain during the birth process because music will influence the pain by distracting, relaxing and creating a feeling of comfort. The aim of the research is to review several literature regarding classical music therapy in reducing pain during childbirth. This research method is a quantitative method with meta analysis using a literature review, to collect data or a synthesis of sources related to classical music therapy in reducing pain in childbirth. Results: Based on the five articles reviewed, it showed that there was a decrease in pain intensity between before and after the music therapy intervention was given. Thus, it can be concluded that providing music therapy and classical music has a significant influence on reducing pain intensity during the labor process, especially in the first stage of labor.
Analisis Perhitungan Harga Pokok Penjualan Dan Penentuan Harga Jual Produk Menggunkan Metode Cost Plus Pricing (Studi Kasus Pada Usah Home Industri Bahan Bangunan Pilar Jaya Di Sukadana Lampung Timur) Ambarwati, Retno; Nusantoro, Jawoto; Septiani, Ana
Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/exclusive.v2i1.3701

Abstract

This study aims to analyze the calculation of cost of goods sold and determination of product selling prices using the cost plus pricing method in the Pilar Jaya building materials home industry business in Sukadana, East Lampung. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The results showed that there were differences in the results of the analysis of the calculation of cost of goods sold using the activity-based costing method and the determination of selling prices using the cost plus pricing method with the calculation of cost of goods sold and determining selling prices according to the company. Based on the results of the analysis and calculations that have been carried out, it can be concluded that the calculation of cost of goods sold using the activity-based costing method in the Pilar Jaya home industry obtained a result of Rp 57,283,362.97. This result is lower than the calculation of cost of goods sold according to the company. While the calculation of determining the selling price using the cost plus pricing method in the Pilar Jaya home industry obtained a pilar price of IDR 296,305, a lisplang price of IDR 144,956, a roster price of IDR 11,057, and a buis beton price of IDR 145,087. The selling price using the cost plus pricing method is lower than the selling price according to the company.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MEMBANGUN KOMUNIKASI INTERAKTIF DALAM KELUARGA DI ERA DIGITAL Ambarwati, Retno; Ratnasari, Nita Yunianti
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i2.14305

Abstract

Teknologi digital terutama teknologi informasi dan komunikasi terus mengalami perkembangan yang semakin pesat dan modern. Perubahan ini membuat pengguna memiliki kemampuan dan kemudahan dalam mengakses berbagai hal tanpa batas. Kemajuan teknologi komunikasi memberikan dampak luar biasa terhadap kehidupan keluarga. Selain dampak positif ternyata juga dapat menyebabkan dampak negatif terhadap keharmonisan keluarga. Salah satu dampak negatinya adalah komunikasi interaktif di dalam keluarga semakin berkurang. Ini terjadi karena semua anggota keluarga memiliki fasilitas komunikasi masing-masing sehingga merasa asyik dengan kecanggihan digital berupa gadget, dan akhirnya lupa dengan kebutuhan berinteraksi dalam keluarga. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan contoh yang positif serta memberikan bimbingan kepada anak - anaknya dalam menghadapi era digital saat ini. Orang tua khususnya ibu memiliki tanggung jawab atas pembentukan sikap dan perilaku anak, serta sebagai orang tua harus memiliki kontrol dalam mengawasi informasi yang diterima anak dalam penggunaan smartphone. Salah satu bentuk transfer of knowledge yang dinilai efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat adalah penyuluhan kesehatan. Diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya anggota Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Sragen tentang pentingnya membangun komunikasi interaktif dalam keluarga di era digital. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara pertemuan klasikal, tatap muka secara langsung untuk mengikuti penyampaian informasi kesehatan yang disampaikan oleh pemateri. Hasil yang diperoleh yaitu pada kelompok sasaran sudah memahami konsep komunikasi interaktif dalam keluarga di era digital meliputi pengertian komunikasi interaktif, langkah dalam menjaga komunikasi dalam keluarga, Bagaimana menerapkan komunikasi interaktif dalam keluarga, peran orang tua.