Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peran Pola Asuh Orangtua Terhadap Karakter Sopan Santun Siswa Kelas IV SD Inpres Beru Yohanes Ehe Lawotan; Maria Arnoldiana Dadjan Uran
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.856 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5831136

Abstract

This study aims to describe SD Inpres Beru students learning difficulties in writing skills in grade II students. This study uses qualitative research methods with data collection techniques used are interviews, observations and documentation. The respondents of this study were second grade teachers and second grade students found 7 people. The data analysis technique used in this research is research from the theory of Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that the role of parents and teachers in shaping the character of children's manners already knows how to respect, appreciate, help others properly and children will act or behave in accordance with what has been taught by parents and teachers at school.
Investigating the Naming Pattern of Places from the Perspectives of Sikkanese: An Anthropolinguistics Study Wendelinus Janggo; MARIA ARNOLDIANA DADJAN URAN URAN
Humaniora Vol. 14 No. 1 (2023): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v14i1.8451

Abstract

The research investigated the naming pattern of places from the perspective of Sikkanese. Specifically, it was an attempt to describe (a) the place naming pattern in Sikka regency, (b) the meaning behind naming from the perspective of Sikanese, and (c) the relationship between the naming pattern and its meaning and its cultural values. The research used anthropolinguistic theory, toponymy, meaning, and cultural values. It used in-depth interview techniques as its main source and some previous literature studies as its secondary source. The analysis method used was the descriptive qualitative method. The results show that the lingual unit of naming pattern in Sikka regency covers a word, a combination of more than two words, and a noun phrase (Descriptive Adjective+Noun and Noun adjunct+ Noun). Meanwhile, in terms of the toponymy aspect, the place naming pattern in Sikka regency consists of three fundamental aspects, such as (1) manifestation aspect, (2) social aspect, and (3) cultural aspect. Besides that, the researchers also notice an interesting phenomenon where there is a combination between manifestation aspect (flora) and cultural aspect (myths) in the naming pattern of several places. Meanwhile, in terms of meaning, it is found that each place in Sikka regency has its own peculiar characteristics that closely relate to their history, beliefs, folklore, legend, natural  surroundings, and their understanding of something in perceiving the world. In addition, the historical meaning also plays a vital role when it is used as a reminder for the present generation about their cultural heritage from their past generations.
PROSPEK PENGEMBANGAN TERNAK KUDA KABUPATEN NGADA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Nicolaus Noywuli; Maria Arnoldiana Dadjan Uran
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.059 KB)

Abstract

Ternak Kuda Bagi Masyarakat Kabupaten Ngada Memiliki Banyak Manfaat, Baik Ekonomi Maupun Social Budaya Terutama Sebagai Ternak Penghasil Daging, Tenaga Kerja, Sarana Adat Istiadat, Sarana Transportasi, Olahraga Dan Untuk Rekreasi. Penelitian Bertujuan Untuk Mengetahui Kondisi Eksisting Dan Prospek Pengembangan Kuda Kabupaten Ngada. Penelitian Menggunakan Metode Survey Dan Telaah Pustaka. Pengumpulan Data Dilakukan Melalui Survey Dan Wawancara Juga Menggunakan Data Publikasi Instansi Teknis Serta Dianalisis Dan Disajikan Secara Deskriptif Yang Dilakukan Pada Bulan Oktober - Desember 2022. Hasilnya Menunjukkan Bahwa Kuda Yang Dikembangkan Di Kabupaten Ngada Saat Ini Terutama Jenis Kuda Lokal Flores, Timor Dan Sumba. Populasi Kuda Kabupaten Ngada Tahun 2021 Sebanyak 12.847 Ekor Dan Luas Padang Penggembalaan 13.524 Ha, Serta Peternak Sebanyak 6.223 Orang. Pola Pemeliharaan Ternak Di Kabupaten Ngada Belum Intesif Dan Masih Didominasi Oleh Usaha Peternakan Berskala Kecil. Disamping Itu Kondisi Eksisting Aktivitas Pengembangan Kuda Kabupaten Ngada Dipengaruhi Oleh Terbatasnya Modal, Tata Laksana Pemeliharaan Yang Bersifat Tradisional, Rendahnya Perhatian Terhadap Pemanfaatan Produk (Daging Dan Susu),Dan Kurangnya Penerapan Teknologi Reproduksi, Pakan, Maupun Limbah. Direkomondasikan Untuk Dikembangkan Dalam Skala Besar Karena Memiliki Prospek Pengembangan Yang Baik Untuk Memenuhi Manfaat Ekonomi Dan Social Budaya.
MENELISIK PROSPEK PENGEMBANGAN TANAMAN BAMBU PADA MASYARAKAT KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Maria Arnoldiana Dadjan Uran; Agustina Ferderika Bupu; Wilhelmina Odje; Martha Isabela Ngadha Reo; Mario Geraldo Alexandro Doy Siu; Maria Asuntha Karolina Watu; Maria Selviana Suri
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman bambu merupakan tanaman jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas pada batangnya. Tanaman bambu memiliki potensi tinggi dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manusia. Kabupaten Ngada terkhusus di Kecamatan Bajawa merupakan tempat yang tepat dan berpotensi tumbuh dan berkembangnya tanaman bambu. Hal ini dipengaruhi oleh iklim dan unsur tanah yang mendukung. Namun, saat ini populasi tanaman bambu dengan jenis-jenis bambu yang ada mengalami penurunan. Ini dikarenakan minimnya pemahaman masyarakat terkait teknik penanaman, pemeliharaan, dan prospek tanaman bambu. Populasi tanaman bambu akan mengalami Jika ditanam, dirawat, dan dikelola secara baik, usaha pengerajinan tanaman bambu ini dapat mengahasilkan pendapatan yang tinggi. Berkaitan dengan hal di atas, penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengumpulkan data dan informasi terkait populasi dan prospek pengembangan tanaman bambu pada masyarakat kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan data yang diambil yakni data primer. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan observasi, wawancara, dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yakni terdapat dua jenis bambu di Kecamatan Bajawa yakni bambu betung dan bambu pering yang masih ada pada tahun 2023. Bambu betung berjumlah 2135 rumpun dan bambu pering berjumlah 549 rumpun, dengan jumlah keseluruhan dua jenis bambu ini adalah 2684 rumpun. Berdasarkan perolehan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa potensi tanaman bambu di kecamatan bajawa mengalami penurunan, dikarenakan kurangnya pembudidayaan dan minimnya pemahaman masyarakat terkait prospek pengembangan tanaman bambu.
Training And Assistance In Maintenance, Intensification, Rehabilitation Of Coffee Plant In Colol Village, Lamba Leda District, East Manggarai District Umbu A Hamakonda; Igniosa Taus; Victoria Ayu Puspita; Silverius Betu; Victoria Coo Lea; Anastasia H P Enga; Maria Arnoldiana D Uran
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v4i3.1540

Abstract

Coffee is one of the dominant plantation crops in Colol Village, Lamba Leda District. Colol Village, Lamba Leda District, is one of the coffee development centers in East Manggarai Regency. The aim of this community service activity is to develop and develop farmers through the coffee commodity business in order to produce quality and reliable human resources. Reliable human resources will be able to manage all existing natural resource potential to produce quality coffee, both in terms of production and productivity, so as to create added value and competitiveness according to market needs. Apart from that, in the long term it is hoped that this activity will be able to increase the income of coffee farmers and create jobs as well as being able to increase the competitiveness of the coffee value chain by providing more business opportunities in the coffee plantation subsector. East Manggarai Regency, especially Colol Village, Lamba Leda District. The focus of implementing this service is increasing the knowledge and skills capacity of farmers in managing coffee plants through maintenance, intensification and rehabilitation to improve the quality of the harvest. Through training and mentoring activities, coffee farmers are able to carry out coffee maintenance, intensification and rehabilitation.
Menggali Makna Variasi Bahasa Daerah sebagai Penentu Relasi Sosial pada Masyarakat Tutur Flores Uran, Maria Arnoldiana Dadjan; Jenahut, Konradus Silvester
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2023): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v1i2.179

Abstract

Hubungan relasi sosial yang terjadi dan berjalan dengan baik, jika bahasa yang digunakan sama-sama dipahami oleh pembicara dan lawan bicaranya. Setiap daerah memiliki bahasa daerahnya masing-masing dengan disertai kekhasan dialek/logatnya. Hal ini pun, terjadi pada masyarakat tutur Flores, yang terdiri atas masyarakat yang heterogen pada masing-masing wilayahnya. Dalam kehidupan sehari-hari yang terjadi pada wilayah Fores dengan masyarakat tuturnya heterogen, bahasa daerah terkadang disalahartikan dan disalahpahami oleh pembicara atau lawan bicara, sehingga akan terciptanya konflik sosial. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menggali makna variasi bahasa sebagai penentu relasi sosial khususnya pada masyarakat tutur flores. Penelitian ini merupakan jenis penelitian desktipsi kualittatif dalam bidang sosiolinguistik dengan menggunakan teori Hartman dan Stork. Data penelitian merupakan fenomena kehidupan bermasyarakat Flores. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan catat. Analisis data menggunakan metode deskriptif, dengan teknik yang digunakan berupayah menguraikan dan menggambarkan data yang telah dikumpulkan, dan selanjutnya dianalaisis. Hasil penelitian ditemukan bahwa kosa kata dan bahasa dalam bahasa daerah flores yang digunakan dalan berkomunikasi menjadi salah satu penentu relasi sosial pada masyarakat tutur flores. Ini disebabkan oleh kesamaan kosa kata atau kalimat bahasa daerah yang sama tetapi memiliki arti yang berbeda. Jika kedua pembicara tersebut sama-sama memahami bahasa daerah atau kosakata bahasa daerah yang diucapkan, maka relasi sosial positif yang dibangun. Namun, relasi sosial negatif akan terjadi, jika salah satu dari dua pembicara tersebut tidak mengerti atau memahami bahasa daerah atau kosa kata bahasa daerah yang diucapkan. Lebih fatal lagi konflik sosial dapat terjadi jika kosa kata bahasa daerah tersebut bermakna negatif.
PENGARUH SUBTITUSI KONSENTRAT DALAM PAKAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN PERFORMANCE TERNAK BABI PERANAKAN DUROC FASE GROWER Yulianus Mario Siba; Nicolaus Noywuli; Maria Arnoldiana Dadjan Uran
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki produktivitas ternak melalui penyediaan pakan berkualitas tinggi serta sesuai dengan kebutuhan ternak adalah dengan menggunakan pakan konsentrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrat terhadap pertambahan bobot babi duroc fase grower. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap ( RAL). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Anova dan Duncan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengaruh subtitusi level pakan konsentrat yang ditambahkan dalam bahan pakan lokal tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan dan konversi pakan namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan berat badan ternak ternak babi peranakan durok fase grower. Subtitusi level pakan konsentrat yang ditambahkan dalam bahan pakan lokal terbaik terdapat pada perlakuan P2 (10%) level bahan pakan konsentrat.
PENGARUH PENAMBAHAN LEVEL PUPUK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT ODOT (Pennisetum Purpureum CV.Mott) Fortunata Loma; Deze, Liliana Regina; Maria Arnoldiana Dadjan Uran
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumput Odot merupakan Hijauan Makanan Ternak tahunan yang responsif terhadap pemupukan.Pemupukan yang diberikan untuk mempercepat pertumbuhan rumput odot (Pennistum PurpurreumCv.Mott). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan level pupuk bokashiterhadap pertumbuhan rumput odot (Pennistum Purpurreum Cv.Mott). Penelitian ini dilakukan diDesa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada pada bulan Februari-Maret 2024.Dalam Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalahRancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan, dimana setiapperlakuan terdapat 20 stek sehingga total semuan stek 80 rumput odot (Pennistum PurpurreumCv.Mott). Teknik pengumpulan data menggunakan metode Non Random Sampling dengan parameteryang diamati yaitu jumlah tunas, jumlah daun, dan lebar daun rumput odot (Pennistum PurpurreumCv.Mott). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis Anova dan Uji Duncan berdasarkanhasil Analisis Anova menujukkan bahwa penambahan level pupuk bokashi berpengaruh sangat nyata(P<0,01) terhadap jumlah tunas rumput odot, berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap lebar daunrumput odot, dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah daun rumput odot dan(Pennistum Purpurreum Cv.Mott)
W WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN IDENTIFIKASI PRODUK UNGGULAN JURUSAN ATPH SMKN 1 BORONG KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Noywuli, Nicolaus; Kaleka, Marten Umbu; Uran, Maria. A. D.; Igniosa Taus; Victoria Ayu Puspita; Karina Dhena Goda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3173

Abstract

Borong 1 Public Vocational High School is one of the schools supported by Michael D. Ruslim from the Astra Education Foundation in East Manggarai Regency, East Nusa Tenggara. This school was prepared to become a leading school in East Manggarai with assistance from the Flores Bajawa Agricultural College. The aim of the workshop and product identification assistance in the agribusiness department of food crops and horticulture is to prepare teachers to educate students with factory-based learning. The results of this identification will be internalized and then used to develop a harmonized curriculum that will be used as learning material at SMKN 1 Borong with the name BMW Curriculum (work, continuing studies, and entrepreneurship). The method used in this community service includes workshops and mentoring for target teachers. From the results of this community service, it can be concluded that this coaching was quite successful, as the workshop participants were very enthusiastic about the training activities. This can be seen from the percentage of target teacher attendance, which reached 100%, along with the presence of supervisory coordinators who supported this program. Apart from that, the results of the assistance show that the superior products that are characterized by the characteristics produced are tomatoes, cassava tubers, quality pineapples, superior coffee beans, and quality cocoa beans. Keywords:  community service, featured product, Workshop
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INTERIOR TELUR AYAM RAS PETELUR DI DESA ROWA, KECAMATAN BOAWAE Theresia Ilo, Emilia; Bhae, Christianus Y.N.; Uran, Maria A.D.
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No 1 ( 2025): Jurnal Pertanian Unggul, April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan dan lama simpan telur terhadap kualitas interior telur ayam ras petelur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan di Desa Rowa, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo pada bulan April 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang menggunakan 14 sampel telur ayam ras petelur, dengan perlakuan lama simpan 7 hari dan 14 hari. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang menggunakan periode produksi telur ayam pada fase II. Variabel yang diamati yakni: penurunan berat telur, albumen atau indeks putih telur, dan indeks kuning telur. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis Uji T-est. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan lama simpan 7 dan 14 hari telur ayam ras petelur tidak berpengaruh nyata terhadap bobot telur, nilai indeks putih diameter albumen, diameter albumen pendek, indeks kuning telur, tinggi kuning telur, diameter kuning telur ayam ras. Namun, berpengaruh nyata terhadap diameter panjang albumen putih telur ayam rasa petelur. Hal ini diduga dipengaruhi oleh faktor lingkungan, suhu, kelembapan, dan ransum, serta ternak dan obat-obatan. Kata Kunci: Kualitas Interior, Telur Ayam Ras Petelur, Desa Rowa Kecamatan Boawae