Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BENTUK INTERAKSI SOSIAL TEMAN SEBAYA PADA SISWA SMP NEGERI 4 RAMBAH HILIR Indrayani, Susi; Rahmawati, Ilham; Betria, Ike
Bakoba : Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 02 (2024): BAKOBA : Jurnal social scient education
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/bakoba.v4i02.3131

Abstract

Penelitian berdasarkan pada latar belakang masalah bagaimana bentuk interaksi sosial teman sebaya pada siswa SMP Negeri 4 Rambah Hilir, dimana kenyataan disekolah seperti adanya siswa yang hanya berteman dengan teman satu kelasnya saja, terlihat ada siswa yang tidak mempunyai kelompok bermain di luar jam pelajaran. Tapi adakalanya dalam interaksi siswa di sekolah siswa bekerja sama dalam kegiatan pramuka ataupun ekstrakurikuler,bekerja sama dalam mengerjakan PR atau Pekerjaan Rumah, siswa membantu teman yang menghadapi masalah dan siswa menyelesaikan masalah dengan bantuan siswa lain. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk interaksi sosial teman sebaya pada siswa SMP Negeri 4 Rambah Hilir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan model penelitian studi kasus. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 81 orang yang terdiri dari Kepala sekolah, Guru dan Siswa SMP Negeri 4 Rambah Hilir. Sampel dalam penelitian ini adalah Siswa SMP Negeri 4 Rambah Hilir. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik Snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa bentuk interaksi sosial teman sebaya pada siswa SMP N Rambah Hilir yaitu 1. Kerjasama dapat dilihat dari siswa siswi yang melalukan belajar kelompok dan berusaha mendapat nilai kelompok terbaik. 2. Akomodasi dapat dilihat dari siswa yang meleraaikan perkelahian yang terjadi kepada temannya yang mana tujuan supaya tidak konflik yang terjadi berakhir. 3. Asimilasi dapat dilihat dari perbedaan suku dan agama siswa SMP Negeri 4 Rambah Hilir tidak menyebabkan konflik malah menyebabkan mereka mengenal satu sama lain perbedaan kebudayaan dan perbedaan agama tersebut. 4. Persaingan dapat dilihat dari siswa yang berusaha menjadi sang juara disetiap kegiatan sekolah dan berlomba-lomba untuk latihan setiap sore supaya menjadi yang terbaik selain itu juga siswa selalu belajar dengan baik itu disekolah ataupun dirumah supaya mendapatkan nilai yang baik dan prestasi yng baik. 5. Kontravensi dapat dilihat dari siswa yang menyembunyikan perasaan benci dan perasaan tidak suka kepada teman yang menganggu ataupun yang mengejek salah satu alasan menyembunyikan perasaan benci atau perasaan tidak suka agar tidak terjadi konflik. 6. Konfik dapat dilihat dari siswa yang saling memukul atau mengesek kepala temannya serta mengejek teman-temannya.
Gallery walk sebagai strategi untuk meningkatkan kerjasama dan kreativitas siswa Yazidah, Nok Izatul; Indrayani, Susi; Rochsun
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i1.18618

Abstract

Purpose: This study aims to describe the implementation of the Gallery Walk strategy to address deficiencies in geometric conceptual understanding, student cooperation, and creativity in mathematical problem-solving. Design/methodology/approach: A qualitative descriptive Classroom Action Research (CAR) design was conducted over two cycles. The subjects comprised 16 seventh-grade students at a Junior High School in Malang City, focusing on flat-sided 3D shapes. Data were gathered using observation sheets measuring cooperation (discussion participation) and creativity (work quality/originality). Findings: The results indicate that Gallery Walk effectively enhances collaborative dynamics and student ideation. Significant improvements were observed in active participation and analytical skills from Cycle I to Cycle II, validating the effectiveness of this visual exhibition-based method. Practical implications: This research offers a practical alternative for mathematics educators to transition from passive to active learning while simultaneously fostering social and cognitive skills. Originality/value: This study provides empirical evidence on the effectiveness of Gallery Walk specifically within spatial geometry to cultivate 21st-century skills at the junior high school level.   Purpose: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi Gallery Walk untuk mengatasi rendahnya pemahaman konsep geometri serta rendahnya kerja sama dan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika. Design/methodology/approach: Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) deskriptif kualitatif dalam dua siklus. Subjek penelitian melibatkan 16 siswa kelas VII SMP di Kota Malang pada materi bangun ruang sisi datar. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang mengukur indikator kerja sama (partisipasi diskusi) dan kreativitas (kualitas karya/ide). Findings: Hasil menunjukkan bahwa Gallery Walk secara efektif meningkatkan dinamika kolaborasi dan orisinalitas ide siswa. Peningkatan signifikan terlihat pada partisipasi aktif dan kemampuan analisis dari Siklus I ke Siklus II, membuktikan efektivitas metode berbasis pameran visual ini.Practical implications: Memberikan strategi alternatif bagi guru matematika untuk mengubah pembelajaran pasif menjadi aktif, sekaligus mengasah keterampilan sosial dan kognitif siswa dalam lingkungan yang dinamis. Originality/value: Studi ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas Gallery Walk khusus pada materi geometri ruang untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 di tingkat sekolah menengah pertama.