Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Konseling Keluarga Dalam Pendidikan Islam Pratiwi, Sekar Harum; Kenedi, Gusril; Afnibar, Afnibar; Ulfatmi, Ulfatmi; Sari, Lisa Candra
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.5241

Abstract

AbstrakIslam menjelaskan bahwa pernikahan adalah sunnah Nabi. Melalui pernikahanlah keluarga terbentuk. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang sekaligus merupakan kelompok kecil dalam masyarakat. Peran keluarga sangat strategis dalam menentukan masa depan masyarakat, bangsa, negara dan agama. Namun seringkali keluarga kehilangan peran dan fungsinya. Oleh karena itu, perlu adanya bimbingan dan konseling pernikahan. Tentu saja keinginan tersebut tidak akan terwujud, karena pada dasarnya konselor pernikahan bukanlah wasit yang mampu menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar. Sejujurnya pasangan hanya perlu memahami lebih dalam bahwa proses konseling saja tidak cukup, karena sebenarnya pasangan juga membutuhkan terapi psikologis untuk bisa belajar mengubah perilakunya sendiri menjadi individu yang lebih baik, demi menjaga pernikahan dan mencapai kesuksesan. kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR), yaitu metode penelitian yang merangkum hasil penelitian primer untuk menyajikan fakta yang lebih komprehensif dan berimbang. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa konseling keluarga merupakan suatu proses bantuan yang diberikan kepada individu anggota keluarga untuk mengaktualisasikan potensi individu atau mengantisipasi permasalahan yang dialami dalam kehidupan berkeluarga, konselor keluarga diharapkan mempunyai kemampuan profesional untuk mengantisipasi perilaku seluruh anggota keluarga yang terdiri dari berbagai macam. kualitas emosional dan kepribadian, serta konseling keluarga dapat mengarahkan dengan pembiasaan perilaku sehari-hari berdasarkan ajaran agama agar menjadi keluarga yang bertaqwa, produktif dan mandiri melalui hubungan individu dan sistem kekeluargaan berdasarkan ajaran Islam serta dapat mewujudkan fungsi-fungsi yang ada dalam keluarga.Kata Kunci: Konseling, Keluarga, Pendidikan Islam  
Konsep Kepemimpinan Minangkabau Pratiwi, Sekar Harum; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Anjona, Lici; Ningsi, Mulya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12830

Abstract

Lembaga pendidikan ini di samping berperan sebagai tempat pembelajaran dan mendidik kader ulama dan pemimpin Kepemimpinan adat minangkabau berasal dari filosofi alam yang disebut “alam takambang jadi guru” (alam terkembang jadi guru). adat minangkabau dibentuk berdasarkan falsafah ini, yang menjadi dasar pemikiran adat minangkabau. Di Minangkabau ada tiga jenis pemimpin yang dikenal dengan Tigo Sajarangan yaitu niniak mamak, alim ulama, dan cadiak pandai. Dan ada juga jenis-jenis pemimpin yang membantu masyarakat secara sosial, yaitu penghulu dan bundo kanduang. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Systematic Literature Review (SLR) dilakukan dalam tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan tinjauan literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberi pengetahuan terkait konsep kepemimpinan minangkabau.
PEMBINAAN ILMU TAJWID DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAN DI MDA AL-HUDA Fakhrin, Nurul; Waldi, Rifana; Alrasi, Fitri; Pratiwi, Sekar Harum; Naldi, Jepri
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7482

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di MDA Al-Huda dengan tujuan meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an melalui pembelajaran ilmu tajwid. Masalah utama yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya pemahaman dan penerapan kaidah tajwid dalam bacaan santri, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pengajaran yang efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada santri dan guru agar dapat membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid. Metode yang digunakan mencakup pelatihan teori tajwid, workshop praktik bacaan, dan pendampingan kepada guru menggunakan modul serta media audio-visual. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam ketepatan pelafalan huruf, penerapan hukum bacaan, serta rasa percaya diri peserta saat membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini juga menghasilkan modul pembelajaran tajwid yang sederhana dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang Qurani dan berkelanjutan di MDA Al-Huda