Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Naskah Jejak Kasih Ibu: Studi Intertekstualitas atas Legenda Si Mardan dari Kota Tanjung Balai Ita Khairani; Russel Akbar Fauzi; Fitri Rahma; Monita Precillia
PANGGUNG Vol 36 No 1 (2026): Echoes of Archipelago Mythos: Interweaving Tradition, Symbolism, and Narrative i
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v36i1.3936

Abstract

This study examines the script Jejak Kasih Ibu as an intertextual work derived from the legend of Si Mardan originating from Tanjung Balai, integrated with the phenomenon of overparenting. The focus of this research is to trace the relationships between texts and to analyze how the cultural values embedded in the legend are reinterpreted in accordance with contemporary societal needs. The aim of the study is to understand the interconnection between the script Jejak Kasih Ibu and the legend of Si Mardan as a hypotext, thereby revealing the cultural values and moral messages that have been transformed into a modern theatrical script. The research employs a qualitative descriptive method with Julia Kristeva’s theory of intertextuality as its main analytical framework, emphasizing the dialogic relationships among texts and the shifts in meaning that occur within them. The findings indicate that Jejak Kasih Ibu is not merely a reinterpretation of a traditional legend into a theatrical form, but also serves as a medium for reinforcing the cultural values of the Tanjung Balai community through narratives that are both contextual and relevant to contemporary issues. This study underscores the significant role of literature as a medium of cultural interaction and exchange, as well as a means of preserving local wisdom through an intertextual approach.
FUNGSI PAKAIAN ADAT DEPATI DAN NINIK MAMAK KECAMATAN KUMUN DEBAI KOTA SUNGAI PENUH Precillia, Monita
Jurnal Cerano Seni : Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Vol 1 No 01 (2022): Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.909 KB) | DOI: 10.22437/cs.v1i01.18690

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan keberadaan, bentuk, dan fungsi dari pakaian Depati dan Ninik Mamak di Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi serta analisis data menggunakan teori Dharshono dan Fieldman yang membahas tentang fungsi dan bentuk karya seni. Berdasarkan hasil analisis bahwa pakaian Depati dan Ninik Mamak merupakan pakaian kebesaran yang memiliki nilai kepemimpinan, peranan Depati dan Ninik Mamak pada suatu kaum serta mencerminkan wibawa seseorang pemimpin. Pakaian Depati dan Ninik Mamak terdiri dari penutup kepala, penutup badan, alas kaki dan aksesoris. Pakaian Depati dan Ninik Mamak dominan menghadirkan warna hitam, longgar yang dihiasi dengan renda benang emas dan payet piring. Pakaian tersebut dipakai oleh Depati dan Ninik Mamak saat upacara adat seperti kenduri sko, pengangkatan gelar pemangku adat, hajatan pernikahan, musyawarah melibatkan beberapa kaum dan kegiatan lain yang berkaiatan dengan Adat.