Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Mirroring Display KWH Meter untuk Memantau Penggunaan Daya Listrik Menggunakan Mikrokontroler ESP32-CAM Ilham Dwi Christanto; Reza Diharja; Mardiono Mardiono; Parama Diptya Widayaka; Alfarid Hendro Yuwono
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Ilmu Komputer Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/bite.v3i2.1613

Abstract

Alat “Mirroring Display KWH Meter untuk Memantau Penggunaan Daya Listrik Menggunakan Mikrokontroler ESP32-CAM” telah berhasil dibuat. Alasan utama penciptaannya karena petugas PLN pencatat kWh meter tidak dapat masuk ke rumah. Mengakibatkan pemakaian listrik pada bulan itu disama-ratakan dengan pemakaian listrik pada bulan sebelumnya dan pelanggan merasa dirugikan. Alat yang dibuat menempatkan sebuah layar yang nantinya bisa ditempatkan di luar rumah dan memperlihatkan nilai pemakaian daya setiap bulannya dan dapat dikomparasi dengan biaya tagihan listrik bulanannya. Alat dilengkapi dengan IoT sehingga pemakaian daya dapat dipantau dari jarak jauh.Dari hasil pengujian dan pengukuran, didapatkan bahwa semakin besar nilai beban yang diterapkan pada aliran listrik makan akan berefek pada nilai data luarannya seperti arus dan tegangan. Data yang didapatkan dari modul sensor PZEM-004T masih harus dilakukan penyesuaian sehingga benar-benar mendekati nilai sebenarnya. Didapatkan nilai rasio VA hasil pengukuran melalui modul sensor PZEM-004T dan alat ukur multimeter untuk satu beban sebesar 99,12% dan 96,97% untuk dua beban. Hasil tersebut dapat digunakan untuk pemantauan daya tiap bulannya. Kedepannya, untuk proses mirroring display dapat diterapkan pada aplikasi sehingga akan lebih memudahkan pengguna.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL & MONITORING BERBASIS IOT PADA IRIGASI PERTANIAN BAWANG MERAH MENGGUNAKAN PEMBANGKIT LISTRIK HYBRID Rizqi Cahyo Muflih Putra -; Irmalia Suryani Faradisa; Alfarid Hendro Yuwono
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik hybrid merupakan pembangkit listrik gabungan dari kedua pembangkit listrik energi baru terbarukan, seperti halnya PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) yang digabungkan. Kedua pembangkit listrik ini mampu menggantikan peran dari pembangkit listrik fosil yang saat ini masih sering digunakan. Penggunaan dari kedua pembangkit ini sangat cocok digunakan di area pertanian, dengan adanya pembangkit listrik ini maka para petani dapat memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) yang ada saat ini dengan jumlah potensinya sebesar 3.686 gigawatt(GW). Untuk menambah efisiensi dari penggunaan pembangkit hybrid ini maka dapat ditambahkan sistem untuk memonitoring dan mengontrol pembangkit hybrid yang ada dan juga area pertanian nantinya. Sistem monitoring dan controllingnya adalah berbasis Internet of Thing (IoT). Parameter yang nantinya di monitoring adalah tegangan, arus, daya yang dihasilkan pembangkit lalu untuk monitoring area pertanian adalah suhu dan kelembapan. Beban yang dikontrol adalah pompa air irigasi pertanian. Komponen pendukung sistem ini sangat banyak diantaranya, panel surya 50Wp, kincir angin, sensor tegangan, sensor arus INA219, sensor DS18B20, sensor YL-69, dan sensor irradiasi BH1750. Kata Kunci – Pembangkit Hybrid, Internet of Thing (IoT), Irigasi
WIRELESS CHARGING PORTABEL DENGAN PANEL SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGISIAN BATERAI HANPHONE YANG MUDAH DAN PRAKTIS mohzulfikarzauzi; Michael Ardita; Alfarid Hendro Yuwono
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi handphone tidak lepas dari pemakaian charger. Charger yang sering digunakan membutuhkan energi listrik bersumber dari PLN dan generator. Panel surya merupakan solusi alternatif sebagai sumber energi listrik terbaru. Penelitian ini menggunakan Wireless charging yang memanfaatkan elektromagnetik di dalam sistemnya sehingga tidak memerlukan kabel dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang system wireless charging dengan memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi. Alat ini menggunakan dua lilitan kumparan yaitu lilitan primer yang terhubung dengan powerbank, lilitan sekunder untuk menerima dan akan menyalurkan tegangan kepada beban (Handphone). Dari penelitian ini didapatkan hasil pembangkit panel surya bekerja sesuai intensitas sinar matahari. Apabila terkena cahaya matahari yang tidak maksimal atau berawan, tegangan Output yang dihasilkan menurun drastis. Baterai powerbank mampu menerima daya yang diberikan oleh panel surya dengan baik, baterai powerbank dapat terisi 460 menit dengn tegangan yang dihasilkan yaitu 4 volt. Baterai handphone dapat menerima daya yang diberikan oleh powerbank dengan rata-rata kenaikan setiap 1% baterai memerlukan waktu selama 8,5 menit. System pengisian wireless pada penelitian ini menggunakan panel surya 3 WP dengan system pembangkit sinyal gelombang sinus frekuensi 90 kHz dan dua buah kumparan sebagai system transmisi energi berbasis wireless charger. Kata Kunci: Panel surya, wireless, charger
PERANCANGAN SMART FARMING DENGAN PEMBANGKIT HYBRID (PANEL SURYA & PICOHIDRO) BERBASIS IOT DI AREA PERTANIAN farhan_esa_maulaya; Sulistiawati, Irrine Budi; Yuwono, Alfarid Hendro
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 2 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi produktivitas hasil panen pada pertanian yang masih tergantung pada iklim, curah hujan dan sistem irigasi yang terkontrol. sistem smart farming bekerja dengan cara melakukan irigasi otomatis pada area pertanian dengan sumber energi listrik panel surya dan picohidro. Dengan menggunakan mikrokontroller ESP32 yang mengolah data sensor dan mengkontrol beban menggunakan modul Wi-FI dan thingspeak memonitor hasil pembacaan sensor pada lahan pertanian. Ppembacaan sensor soil moisture perharinya menunjukkan tingkat kelembaban tanah mengalami kenaikan dan penurunan sekitar 1-10% akibat perubahan cuaca. Perhitungan kebutuhan daya pompa air DC membutuhkan daya 200 watt untuk melakukan irigasi sebanyak 15120 liter selama 4 jam pada lahan berukuran 60 m2.
CATU DAYA NIRKABEL DENGAN TRACKING PANEL SURYA UNTUK PENGISIAN BATERAI HANDPHONE DIAREA PARKIR Diran kurniawan; Lomi, Abraham; Yuwono, Alfarid Hendro
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 2 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penggunaan teknologi telepon seluler tidak lepas dari penggunaan charger. Charger yang sering digunakan membutuhkan energi listrik dari PLN dan genset. Panel surya menjadi solusi alternatif sebagai sumber energi listrik modern. Penelitian ini menggunakan pengisian daya nirkabel yang menggunakan gaya elektromagnetik di dalam sistem, sehingga menghilangkan kebutuhan akan kabel.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengisian nirkabel yang menggunakan panel surya sebagai sumber listriknya. Alat ini menggunakan dua buah lilitan kumparan, yaitu lilitan primer yang dihubungkan dengan power bank dan lilitan sekunder yang menerima tegangan dan menyalurkannya ke beban (ponsel). Penelitian ini menemukan bahwa generator panel surya beroperasi tergantung pada intensitas sinar matahari. Pada perencanaan alat terdapat input pada wireless charging yaitu 15 watt dan output pada load (handphone) 10-15 watt. Baterai powerbank mampu menerima daya yang diberikan oleh panel surya dengan baik, baterai powerbank dapat terisi 290 menit dengn tegangan yang dihasilkan yaitu 5,2 volt. Baterai handphone dapat menerima daya yang diberikan oleh powerbank dengan rata-rata kenaikan setiap 1% baterai memerlukan waktu selama 5 menit. System pengisian wireless pada penelitian ini menggunakan panel surya dengan system pembangkit sinyal gelombang sinus frekuensi 90 kHz dan dua buah kumparan sebagai system transmisi energi berbasis wireless charger.
ANALISA PERBANDINGAN TRACKING & NON TRACKING SOLAR PANEL UNTUK PROSES PENYEMPROTAN INSECTISIDA PADA TANAMAN TOMAT BERBASIS IoT Yosep Trindo Anugrahita Sasgitra Ardi; Yuwono, Alfarid Hendro; Ardita, Michael
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 2 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia memiliki banyak lahan pertanian yang tersebar di seluruh provinsi. Dengan kemajuan teknologi di bidang pertanian, sektor ini harus mengikuti perkembangan tersebut. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melimpah namun masih jarang digunakan. Petani di Indonesia saat ini sangat memerlukan sumber energi untuk lahan pertanian mereka guna mempermudah pekerjaan dan meningkatkan efisiensi. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan EBT dengan menggunakan panel surya sebagai sumber energi. Energi ini akan digunakan untuk sistem penyemprotan insektisida otomatis berbasis IoT pada tanaman tomat. Dengan demikian, petani dapat mengontrol tanaman mereka secara real-time.Penggunaan panel surya sebagai sumber energi ramah lingkungan akan mengurangi biaya operasional setelah instalasi awal. Selain itu, sistem IoT akan membantu penyemprotan insektisida yang efisien dan tepat waktu, mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan, dan meningkatkan hasil panen. Dengan sistem ini, sensor akan mengukur kondisi lingkungan dan mengendalikan penyemprotan. Petani dapat memantau dan mengontrol penyemprotan melalui smartphone atau komputer. Implementasi teknologi ini diharapkan memberikan solusi berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi sektor pertanian di Indonesia, serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi petani dalam mengelola tanaman mereka, sehingga berdampak positif pada kesejahteraan petani dan kualitas hasil pertanian.
DESAIN SISTEM PENYEMPROTAN TANAMAN BERBASIS IOT DENGAN SUMBER CATU DAYA PLTS SISTEM TRACKING Wingki Albet; Lomi, Abraham; Yuwono, Alfarid Hendro
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 2 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pertumbuhan industri pertanian membutuhkan inovasi teknologi agar produktivitas dapat ditingkatkan. Salah satunya ialah sistem penyemprotan tanaman otomatis yang memanfaatkan energi matahari serta terintegrasi dengan platform Iot. Namun, penggunaan panel surya statis kurang optimal dalam menangkap sinar matahari. untuk mengatasi hal itu, penelitian ini merancang sistem solar tracker berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini dilengkapi sensor untuk mendeteksi intensitas dan arah datangnya sinar matahari. dari data tersebut, panel surya akan digerakkan secara otomatis agar selalu menghadap ke arah matahari, sehingga penyerapan energi matahari menjadi maksimal. Data dari sensor dikirimkan ke platform IoT melalui koneksi WiFi, memungkinkan pemantauan dan pengontrolan sistem secara real-time via antarmuka web Thingspeak. Sistem ini dapat menyemprot tanaman secara otomatis dan lebih efisien dibandingkan penyemprotan manual. Kemampuannya itu membuat Para petani dapat mengontrol jadwal penyemprotan pupuk atau pestisida dari jarak jauh melalui antarmuka web yang user-friendly, memungkinkan aplikasi tepat waktu dan akurat untuk meningkatkan hasil panen. Potensi implementasi skala besar sistem penyemprotan pintar berbasis IoT ini diharapkan dapat mendukung kemandirian energi sekaligus produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Wireless Charger Portabel Sebagai Pengembangan Kurikulum dan Peningkatan Kualitas Siswa SMK PGRI 2 Kertosono Putu; Alfarid Hendro Yuwono; I Made Wartana; Eko Nurcahyo; Bima Romadhon Parada Dian Palevi
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jasten.v5i2.12295

Abstract

Teknologi ponsel memerlukan charger, yang biasanya membutuhkan energi PLN. Panel surya, sebagai alternatif baru, dapat membantu menyediakan sumber energi listrik.Fungsi alat ini adalah penggunaan pengisian elektromagnetik dalam sistem yang dapat digunakan tanpa kabel. Sebagai alternatif baru, panel surya dapat membantu menyediakan sumber energi listrik. Ini karena teknologi ponsel biasanya membutuhkan charger, yang membutuhkan energi PLN. Penggunaan pengisian elektromagnetik dalam sistem yang dapat digunakan tanpa kabel adalah subjek penelitian ini. Baterai powerbank dapat menerima daya panel surya dengan baik, sehingga dapat terisi selama 460 menit dengan tegangan output 4 volt dan memerlukan waktu 8,5 menit untuk naik setiap 1%. Panel surya 3 WP digunakan dalam sistem pengisian nirkabel ini, yang menggunakan sistem pembangkit sinyal gelombang sinus frekuensi 90 kHz dan dua kumparan untuk transmisi energi berbasis pengisian nirkabel
Stimulator Listrik Portabel untuk Rehabilitasi Pasca Stroke yang Terintegrasi dengan Pemantauan EMG Sistem Berbasis IoT Pranata, Sandio Dwi; Faradisa, Irmalia Suryani; Yuwono, Alfarid Hendro
INTEGER: Journal of Information Technology Vol 10, No 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.integer.2024.v10i1.7419

Abstract

Penelitian ini mengembangkan stimulator listrik portabel berbasis IoT untuk rehabilitasi pasca stroke dengan pemantauan elektromiografi (EMG). Data EMG dan parameter stimulasi dikirim ke platform ThingSpeak untuk pemantauan jarak jauh. Pengujian menunjukkan bahwa perangkat mampu menghasilkan stimulasi listrik dengan frekuensi 9–42 Hz, sesuai standar IEC 60601-1 (50 Hz), serta memantau aktivitas otot secara akurat. Hasil pemantauan EMG menunjukkan bahwa saat otot relaksasi, nilai EMG berada pada 0–20 mV, meningkat menjadi 0–90 mV saat diberikan stimulasi, dan 0–60 mV saat otot digerakkan. Pada platform ThingSpeak, nilai magnitude berkisar 12–24 saat relaksasi, meningkat menjadi 140 saat distimulasi, dan mencapai 250 saat otot digerakkan. Perangkat ini berpotensi mendukung rehabilitasi pasien pasca stroke dengan pemantauan jarak jauh yang efektif.Kata Kunci: Stimulator listrik, IoT, EMG, Rehabilitasi Pasca Stroke, ThingSpeak
perancangan dan pembuatan sangkar burung cerdas murai batu ahmad_sam_ani; Ashari, M. Ibrahim; Yuwono, Alfarid Hendro
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 9 No 1 (2025): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— Perancangan Dan Pembuatan Sangkar Burung Cerdas Burung Murai Batu adalah sebuah sangkar burung yang digunakan untuk mempermudah dalam melakukan perawatan sebuah burung. Yang mana dapat mempermudah pemilik burung agar dapat melakukan suatu pemeliharaan atau suatu perawatan ketika pemiliki tidak memiliki cukup waktu luang atau sedang diluar kota untuk melakukan pemeliharaan atau perawatan sehari-hari, seperti halnya yang biasanya dilakukan pemilik dalam melakukan pemeliharaan atau perawatan seperti melakukan pemberian air minum, pemberian pakan, memandikan burung serta mejemur burung agar tidak mudah sakit, dan juga tidak lupa untuk melatih suara burung agar burung yang dipelihara atau yang dirawat mempunyai suara yang merdu. Disini untuk kondisi pemberian air minum kita menggunakan Water Level sebagai indicator dan Water Pump digunakan untuk mengaliri air minum dan Relay digunakan untuk saklar otomatis, untuk kondisi pemberian pakan disini menggunakan sebuah Loadcell sebagai indicator dan Motor Servo digunakan untuk mengisi tempat pakan, untuk kondisikan memandikan menggunakan sebuah Water Pump untuk mengaliri air untuk memandikan burung dan sebuah Relay digunakan untuk saklar otomatis, untuk kondisi melakukan penjemuran disini menggunakan Dht11 sebagai pembaca kelembapan sangkar burung dan Motor Setpper digunakan untuk membuka sebuah atap, dan untuk kondisi melatih suara burung disini menggunakan Mp3 Dfplayer untuk memutar suara burung yang dihubungkan kesebuah Speaker mini sebagai pengeras suara, semua kompone-komponen diatas akan dihubungkan kesebuah mikontroler Arduino Uno untuk menjalankan semua kompone-komponen. Kata Kunci—Arduino uno, DHT11, Hx711