Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DAERAH PERKEBUNAN JEMBER Wisnu Githa; Ridwan Iskandar; Tanti Kustiasari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan pada perusahaan daerah pekebunan (PDP) Jember; 2) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kepuasan kerja karyawan   PDP Jember; 3) menganalisis pengaruh karaktristik individu terhadap kepuasan kerja karyawan PDP Jember; 4) menganalisis karakteristik individu terhadap kinerja karyawan PDP Jember; 5) menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PDP Jember. Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PDP Jember. Karyawan yang dimaksud dalam populasi ini berjumlah 624 orang. Penelitian ini menggunakan ukuran sampel 160 orang. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan pelatihan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja karyawan PDP Jember. Pelatihan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan PDP Jember. Karakteristik individu berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja karyawan PDP Jember. Karakteristik individu tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan PDP Jember, kepuasan kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan PDP Jember.
ANALISIS KINERJA SUPPLY CHAIN MENGGUNAKAN MODEL SCOR (Studi Kasus pada Roti "SIP" Politeknik Negeri Jember) M. Rizal Umami; Ridwan Iskandar; Ujang Suryadi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.18

Abstract

ABSTRAK Unit Pelaksana Teknis Aneka Pangan Roti "SIP" selanjutnya disingkat SIP adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pangan, dalam proses pemasaran Roti "SIP" mengalami perkembangan dan penurunan omset penjualan roti.Unit Usaha Aneka Pangan Roti "SIP"ini memiliki aktivitas supply chain yang digunakan dalam mengatur aliran barang mulai dari toko bahan-bahan roti sebagai supplier sampai kepada konsumen akhirnya. Dengan adanya penerapan konsep supply chain management diharapkan aktivitas supply chain perusahaan dapat berjalan dengan baik mulai dari produksi hingga sampai pada penjualan. Namun, pada kenyataannya ada saja permasalahan yang terjadi dalam aktivitas supply chain. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode SCOR, Model Supply Chain Operations Reference (SCOR) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur performansi supply chain. Model SCOR membagi prosesnya menjadi 5 proses inti yaitu Plan (perencanaan), Source (pengadaan), Make (pembuatan), Deliver (penyampaian), dan Return (pengembalian). Kelima proses inti ini saling terintegrasi mulai dari supplier sampai ke konsumen akhir. Dengan menggunakan SCOR, maka akan diketahui kinerja keseluruhan fase dalam supply chain perusahaan secara terintegrasi. Hasiil penelitian ini  diperoleh nilai total indeks performansi supply chain perusahaan sebesar 5.08. dalamtraffic light system nilai tersebut termasuk dalam kategori kuning yang menunjukkan bahwa perusahaan belum mencapai performa yang diharapkan.
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA SUPPLY CHAIN BUAH NAGA DI KECAMATAN BANGOREJO KABUPATEN BANYUWANGI BERDASARKAN PROSES INTI SCOR Kanthi Pangestuning Prapti; Ridwan Iskandar; - Kasutjianingati
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.19

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah di Propinsi Jawa Timur yang menjadi sentra produksi buah naga dan Kecamatan Bangorejo menyumbang 39% dari total produksi buah naga di Banyuwangi atau setara 11.000 ton per ha dengan luas lahan mencapai 449 ha. Jumlah produksi buah naga di Kabupaten Banyuwangi pada setiap musim menunjukkan nilai yang tidak sama. Kontinuitas komoditi buah naga dapat menghambat supply chain di dalam agribisnis buah naga baik di dalam negeri dan maupun tujuan ekspor.Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan strategi peningkatan kinerja supply chain buah naga berdasarkan proses inti Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan pengolahan data menggunakan Objective Matrix (OMAX). Hasil penelitian diperoleh nilai indeks performansi supply chain sebesar 5,987. Berdasarkan Traffic Light System nilai tersebut termasuk dalam kategori kuning yang menunjukkan bahwa masih perlu adanya perbaikan terhadap kinerja supply chain buah naga yang ada di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi.
ANALISIS PENGAWASAN DAN KOMPETENSI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN MELALUI KINERJA PADA PT. EAST WEST SEED INDONESIA Fitria Agustina Sihombing; Merry Muspita; Ridwan Iskandar
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.20

Abstract

Perusahaan PT. East West Seed Indonesia adalah perusahaan terbesar dalam bidang produksi benih sayuran lokal di Indonesia. Perusahaan ini memiliki tenaga ahli dalam perkembangan produksi benih dan menciptakan benih – benih sayuran unggul, memiliki mitra dan karyawan yang siap dan mampu dalam meningkatkan kinerja perusahaan, maka dari itu penting bagi perusahaan agar dapat terus memperhatikan dan peduli akan sumber daya manusia, khususnya karyawan yang memiliki kontribusi akan keberhasilan perusahaan dengan cara meningkatkan kepuasan kerja karyawan akan pekerjaannya.  Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed dengan kinerja sebagai variabel antara. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan dengan menggunakan analisis SEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh secara langsung dan signfikan terhadap kepuasan kerja, kompetensi berpengaruh secara langsung dan signfikan terhadap kinerja, kemudian kinerja berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, pengawasan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja namun kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja, jika kinerja sebagai variabel antara sedangkan kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan baik melalui variabel kinerja maupun tidak melalui variabel kinerja. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang analisis pengawasan dan kompetensi  melalu kinerja terhadap kepuasan kerja  karyawan PT. East West Seed Indonesia, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pengawasan tidak  berpengaruh  signfikan terhadap kinerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 0,870 dan P value= 0.384. Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 7,456 dan P value= 0.000. Pengawasan berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 3,300 dan P value= 0.000. Kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR=-0,114 dan P value= 0,909.  Kinerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 3,085 dan P value= 0.002.
MODEL KERJASAMA VERTIKAL PELAKU RANTAI PASOK KOMODITAS PANGAN Ridwan Iskandar
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 3 (2014): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i3.23

Abstract

Peningkatan daya saing komoditas pangan lokal memerlukan pendekatan sistem agribisnis mulai dari hulu sampai hilir yang melibatkan para pelaku rantai pasok. Hal ini didasari harga komoditas pangan impor yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan harga komoditas pangan di pasar domestik, dengan kualitas produk yang lebih terjamin. Para pelaku rantai pasok dalam hal ini perlu proaktif membina kerjasama untuk mewujudkan pemasaran komoditas pangan yang efisien mulai dari petani sampai ke industri pengolahan.  Wujud kerjasama yang saling menguntungkan adalah suatu sistem koordinasi diantara pelaku rantai pasok. Sistem koordinasi dalam rantai pasok komoditas pangan belum diketahui tingkatannya, oleh karena itu perlu diteliti tingkat koordinasi dalam rantai pasok komoditas komoditas pangan baik lokal maupun impor. Penelitian ini mengangkat permasalahan utama tentang tingkat koordinasi, yaitu bagaimanakah tingkat koordinasi dalam rantai pasok komoditas pangan lokal dan impor. Koordinasi dalam rantai pasok komoditas pangan lokal umumnya termasuk kategori tidak terkoordinasi dan dalam rantai pasok komoditas pangan impor pada umumnya terkoordinasi. Untuk menjawab permasalahan ditempuh tiga tahap analisis, yaitu analisis faktor, analisis cluster dan analisis diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat koordinasi dalam rantai pasok komoditas pangan yang terkoordinasi dengan rantai pasok komoditas pangan yang tidak terkoordinasi, dimana rata-rata skor diskriminan rantai pasok komoditas pangan terkoordinasi lebih besar dari rantai pasok komoditas pangan tidak terkoordinasi. Disarankan kepada pemerintah untuk melakukan pembinaan sistem koordinasi, sehingga rantai pasok menjadi suatu kesatuan yang para pelakunya saling tergantung dan saling menguntungkan satu sama lain. Pada akhirnya setiap pelaku rantai pasok diharapkan akan memiliki rasa tanggung jawab terhadap peningkatan kinerja perorangan dan kelompok.
Strategi Inovasi Branding dan Marketing dalam Pengembangan Produk Potensi Desa dalam Upaya Peningkatan Kognitif Masyarakat Desa Neglasari Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut Okta Viano, M. Romi; Moch. Agus Syadad; Ridwan Iskandar; Odang Rusmana; Ignatius Purwanggono
Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/mp.v4i1.1360

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi desa yang belum termanfaatkan maksimal oleh para masyarakatnya. Untuk dapat memaksimalkan hal tersebut, masyarakat perlu meningkatkan kemampuan kognitif terkait dengan strategi pengembangan produk potensi desa.  Kabupaten Garut memiliki potensi sumber daya alam yang beragam baik dari segi petanian, perkebunan, laut dan pantai sampai pada potensi sumber daya alam mineral. Salah satunya adalah Desa Neglasari Kecamatan Cisompet yang memiliki potensi produk olahan makanan yang dapat dikembangkan dalam upaya peningkatakan kesejahteraan masyarakat diantaranya keripik pisang dan rengginang. Penelitian ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi mengenai strategi inovasi branding dan marketing pada produk potensi desa  yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan sosialisasi dalam  upaya peningkatan kognitif masyarakat terutama para pelaku usaha rumahan di Desa Neglasari. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan teknik wawancara untuk memperoleh data. Setelah wawancara awal dilakukan kepada masyarakat dan para pelaku usaha didapat informasi bahwa dalam memproduksi produk usaha mereka masih menggunakan metode konvensional dan kurang inovasi dalam aspek variasi rasa, kemasan dan pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait strategi branding dan marketing yang diperoleh dari hasil wawancara pasca kegiatan sosialisasi.
DETERMINING THE AMOUNT OF FEED USING INTERNET OF THINGS (IOT) BASED ON TEMPERATURE, pH, AND AMMONIA MONITORING , M Lutfi Hauzan Tama; Muhamad Dedra Purnama; Rafly Adi Fahrezy; Muhammad Rizki Rifa’i; Ridho Juliansyah; M Isya Rais Ansori; M Ikhsan Hisyam; Risma Rosyada Julian; Almi Dwi Utam; Herlina Indryani; Deby Shinta; Khamila Aulia Salsabi; Wiyoto Wiyoto; Ridwan Iskandar; Ester Angeline; Fiqri Nurfadillah; Muhammad Danang Mukti Darmawan; Nanda Octavia
Jurnal Sains Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Vol 5 No 1 (2024): Volume 5, Nomor 1, 2024 (Maret)
Publisher : PUSAT SAINS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The availability of sufficient feed is very important for the success of fish farming. However, fish feeding by farmers is currently still conventional, often irregular and excessive due to human error. To increase production efficiency and yield, automatic feeding technology is needed. One solution is an Automatic Fish Feeder based on the Internet of Things (IoT) which integrates hardware, sensors and software as control. This research aims to provide the optimal amount of feed based on temperature using fuzzy logic. In this study, Fuzzy Logic was designed with the help of Matlab software, which will then be used as a basis for determining the output value of the automatic fish feeding system after implementing Fuzzy Logic. There is a Fuzzy Logic design in Matlab with the Mamdani method which has 1 input variable and 1 output variable. The input variable is the temperature parameter and the output variable is the quantity of fish feed. By applying Fuzzy Logic in determining the quantity of fish feed on automatic feeders, it is hoped that it can help fish farmers who use automatic fish feeders in determining the right amount of feed.
Pengaruh Tingkat Partisipasi Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat dalam Pengembangan Objek Wisata Curug Jagapati Kabupaten Garut Moch. Agus Syadad Saefullah; Ridwan Iskandar; Odang Rusmana; M. Romi Okta Viano; Gilang Ramadhan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 7: Juni 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on data, the development process in the tourism sector is carried out as an effort to provide large income for regional income and increase community welfare, besides that it is closely related to the cultural and natural attractiveness of an area. Tourism development can’t be separated from the participation of the people who live around the tourist attraction area. This research aims to find out how the level of participation of the Neglasari village community is, find out how the level of welfare of the Neglasari village community is and find out how much influence the level of participation has on the level of community welfare. A quantitative approach is used in this study. The population used in this study was 6,181 people, simple random sampling was used so that 98 respondents were obtained. The results of this study indicate that the level of community participation and the level of welfare are in the medium category. This study also shows that there is a significant influence between the level of participation on the level of community welfare is 58.3%