Nisaa, Rofi'ud Darojatin
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Nisaa, Rofi'ud Darojatin
Daiwi Widya Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v11i1.2014

Abstract

AbstrakTeknologi terus berkembang secara pesat dan sangat memberikan pengaruh terhadap kehidupan manusia. Perkembangan teknologi ini tidak hanya dirasakan dan dimanfaatkan oleh orang dewasa saja melainkan juga pada anak usia dini. Tidak jarang anak usia dini sudah mampu menggunakan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Anak usia dini yang sudah terbiasa menggunakan gadget cenderung kecanduan dan tidak bisa lepas dari gadgetnya. Gadget dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dan praktis untuk meningkatkan kreativitas pada anak. Akan tetapi, mudahnya mengkases segala informasi dari berbagai penjuru dunia tidak hanya memiliki dampak positif melainkan juga dampak negatif bagi anak usia dini. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran pada orang tua. Oleh karena itu diperlukan pemahaman yang baik terhadap penggunaan gadget untuk mengantisipasi dampak negatif penggunaan gadget terhadap perkembangan anak usia dini.Kata Kunci : Dampak Gadget, Perkembangan Anak Usia Dini.
PENGARUH POLA ASUH PERMISIF TERHADAP SIKAP AGRESIF SISWA SMP LAB UNDIKSHA Ursula, Putu Abda; Nisaa, Rofi'ud Darojatin
Daiwi Widya Vol 10, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v10i3.1778

Abstract

Pola asuh merupakan pola interaksi antara anak dan orang tua secara berkelanjutan dari baru lahir hingga dewasa yang berkaitan dengan kondisi fisik, kondisi psikologi, maupun norma-norma yang berlaku di masyarakat. Implementasi pola asuh yang kurang tepat akan berdampak langsung kepada individu tersebut, dalam hal ini peneliti ingin mengetahui secara mendalam terkait dampak yang ditimbulkan oleh pola asuh terhadap perilaku agresif pada siswa. Peneliti berinisiatif melakukan penelitian ini di sekolah SMP LAB Undiksha, karena jika dilihat dari letak sekolahnya yang berada di pusat kota maka kecenderungan siswa-siswa yang bersekolah disana memiliki gaya hidup yang lumayan tinggi, pola asuh yang biasanya dilakukan oleh kelompok gaya hidup yang tinggi adalah pola permisif, peneliti berharap pola asuh yang ada tidak berdampak negatif kepada siswa disana. Hal yang dilakukan yaitu peneliti pertama kali mencari tahu apakah ada siswa yang mendapatkan pola asuh permisif dari orang tuanya melalui penyebaran kuisioner ke seluruh siswa di SMP LAB Undiksha yang berjumlah 141 orang, setelah itu diperoleh data yaitu sebanyak 58 siswa yang mendapatkan pola asuh permisif. Setelah itu siswa yang mendapatkan pola asuh permisif diberikan kuisioner lanjutan yaitu kuisioner sikap agresif. Hasil yang diperoleh terdapat 37 siswa yang menunjukkan memiliki sikap agresif dan sisanya sejumlah 21 siswa tidak menunjukkan sikap agresif. Setelah itu peneliti melakukan Uji Korelasi maka di dapatkan hasil sejumlah 0,631 yang berarti hasilnya kuat. Maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa pola asuh permisif berpengaruh terhadap sikap agresif siswa.Kata Kunci : Pola Asuh Permisif, Agresif
MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA DENGAN PENERAPAN KONSELING RASIONAL EMOTIF TEKNIK KOGNITIF Nisaa, Rofi'ud Darojatin
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 2 No 02 (2021): COUNSENESIA 2021
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v2i02.1650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan percaya diri siswa melalui konseling rasional emotif teknik kognitif. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan bimbingan konseling, subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIA MTsT Mardlatillah dengan jumlah siswa yang menjadi sasaran penelitian sebanyak 36 siswa, 2 diantaranya menjadi subyek penelitian dikarenakan mengalami masalah percaya diri yang sangat rendah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang didapatkan pada siklus tindakan pertama secara individual terjadi peningkatan percaya diri yaitu 26,9 % dan 29,6%. Secara berkelompok mengalami peningkatan sebesar 28,25%. Pada tindakan siklus kedua secara individu mengalami peningkatan sebesar 30,3% dan 25,7%. Sedangkan secara berkelompok mengalami peningkatan sebesar 28%. Berdasarkan atas data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling rasional emotif teknik kognitif dapat meningkatkan percaya diri pada siswa kelas VIIA MTsT Mardlatillah.
PERAN BK PRIBADI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL SISWA Nisaa, Rofi'ud Darojatin; Silawati, Ni Kadek
Daiwi Widya Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v11i2.2319

Abstract

Peran Bimbingan dan Konseling (BK) pribadi sosial memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesehatan mental siswa. Bimbingan pribadi sosial di sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mendalami masalah emosional, sosial, dan psikologis yang dihadapi oleh siswa. Dalam konteks ini, BK berfungsi sebagai pendamping yang membantu siswa mengatasi tantangan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu masalah pribadi, hubungan sosial, maupun tekanan yang terkait dengan akademik. Pendekatan berbasis dukungan psikologis yang diberikan oleh konselor dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi pada siswa, serta membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial yang sehat. Selain itu, BK pribadi sosial juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan mendukung, yang dapat meningkatkan rasa percaya diri, kesejahteraan, dan keterlibatan siswa di sekolah. Oleh karena itu, program bimbingan yang holistik dan terintegrasi sangat penting dalam meningkatkan kesehatan mental siswa, baik melalui sesi konseling individu, kelompok, maupun program pencegahan yang berbasis pada peningkatan keterampilan emosional dan sosial siswa. Dengan demikian, peran BK pribadi sosial di sekolah berkontribusi besar dalam menciptakan generasi muda yang lebih sehat secara mental dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
PENERAPAN MINDFULNESS TRAINING BERBASIS RASIONAL EMOTIFPADA GENERASI Z (SISWA SMK NEGERI 1 SUKASADA) Nisaa, Rofi'ud Darojatin; Ursula, Putu Abda; Setiawan, Gede Danu
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i6.616-624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah mindfulness training berbasis rasional emotif  efektif untuk mengatasi overthinking pada generasi Z.  Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian pre-experimental designs jenis one group pretest posttest design. Penelitian dilaksananakan sebanyak 6 kali pertemuan. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukasada. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yakni memilih siswa yang mengalami overthinking. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang akan diberikan saat pretest dan posttest. Analisis instrumen meliputi analisis validitas, reliabilitas normalitas dan linearitas, sedangkan untuk analisis data meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistic inferensial. Berdasarkan pemerolehan hasil penelitian dan data yang telah ada maka peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa penerapan mindfulness training berbasis rasional emotif efektif untuk mengatasi overthinking pada generasi Z (siswa kelas X dan XI SMK Negeri 1 Sukasada). Hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang telah dilakukan diperoleh thitung 1,921 dan ttable yaitu 0,711 jadi thitung ttable = 1,921 0,711. Maka H0 ditolak dan Ha diterima.