Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Start up Paper Soap Business Based on Katuk Leaf (Sauropus androgyrus (l) merr) by Students in Mandala Waluya University Tasnim Tasnim; Selpirahmawati Saranani; Herianto M; Nyoman Rudi Kusuma; Novriyanti Novriyanti; Mardani Zainal; Sigit Julistiawan S; Febby Oliviari Deratjathun; Hartawan Liharso
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.337 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v2i2.34

Abstract

Kegiatan Pendirian start up bisnis mahasiswa ini dilakukan mengingat belum adanya start up bisnis yang dikelola oleh Mahasiswa di Universitas Mandala Waluya. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat (PKM) dosen Universitas Mandala Waluya. Dimana melibatkan 6 orang mahasiswa Prodi S1 Farmasi. Star up bisnis mahasiswa dimulai dengan bisnis perdana sabun kertas berbasis daun katuk (Sauropus androgyrus (L) Merr). Dengan melibatkan mahasiswa dalam star up bisinis ini, diharapkan mahasiswa sebelum lulus dari UMW mempunyai tambahan keterampilan kearah enterprenuership. Kegiatan PKM ini dilaksanakan sejak bulan Juni 2021 dimulai dari sosialisasi program dan pembentukan organisasi Start Up Bisnis Mahasiswa. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan sediaan sabun kertas berbahan daun katuk. Selanjutnya produksi sediaan sabun kertas berbahan ekstrak daun katuk, pengemasan dan promosi.
Uji Stabilitas Fisik dan Antibakteri Formulasi Herbal Candy Sugar Scrub Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus Rudi Kusuma, Nyoman; Fristiohady, Adryan; Saranani, Selpirahmawati
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v1i6.53

Abstract

Kebersihan kulit telah menjadi kebutuhan setiap orang untuk terhindar dari bakteri, virus serta sel kulit mati. Salah satu bahan pembersih kulit adalah scrub. Pada umumnya scrub di gunakan hanya untuk mengangkat sel kulit mati, maka dibutuhkan inovasi scrub yang dapat melindungi kulit dari bakteri. Salah satu bahan yang dipercaya sebagai anti bakteri alami adalah Virgin Coconut Oil (VCO). VCO mengandung asam-asam lemak jenuh diantaranya Medium Chain fatty Acid (MCFA) dan Medium Chain Trygliserida (MCT). MCFA yang berupa asam laurat mempunyai sifat antivirus, antibakteri, antiprotozoa dan kini sedang dikembangkan sebagai antivirus Human Immunideficiency Virus (HIV). Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan scrub antibakteri dengan bentuk yang menarik, yang disebut dengan herbal candy sugar scrub antibakteria dengan VCO sebagai zat aktif. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental laboratorium dengan konsentrasi vco 10%, 15%, dan 20% di buat dalam sediaan herbal candy sugar scrub antibakteria. Dilakukan uji stabilitas sediaan meliputi uji organoleptik, uji pH, uji stabilitas busa, dan uji kesuakaan, serta uji aktivitas antibakteri. Pada konsentrasi VCO 10% zona hambat rata-rata yang dihasilkan sebesar 20mm. Pada konsentrasi VCO 15% zona hambat rata-rata yang dihasilkan sebesar 20mm. Pada konsentrasi VCO 20% zona hambat rata-rata yang dihasilkan sebesar 21mm. berdasarkan hasil pengukuran rata-rata zona hambat VCO terhadap bakteri S. aureus Menunjukan bahwa sediaan herbal candy sugar scrub antibakteri memiliki aktivitas antibakteri yang kuat serta serta sediaan dengan zona hambat paling kuat yaitu pada konsentrasi VCO 20% dengan rata-rata diameter zona hambat 21mm.
ANALYSIS OF ANTIOXIDANT AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY ETANOL EXTRACT OF BUTTERFLY PEA FLOWER (Clitoria ternatea) IN YOGYAKARTA Kusuma, Nyoman Rudi; Sulistyani, Nanik; Sugihartini, Nining
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i3.1118

Abstract

Butterfly Pea Flower is one of the plants that has antioxidant activity. However, based on previous studies, the antioxidant content is highly dependent on the location and place of the BPF itself. Therefore, this study aims to measure the concentration of total flavonoids, phenolics, antioxidant and antibacterial activity in BPF so that this research can be further developed into certain products. Extraction using maceration method with 96% ethanol solvent (1:10). DPPH method for measuring antioxidant activity and the disc paper diffusion method for testing antibacterial activity. BPF contain flavonoids and total phenolics of 19.44 ± 0.060 mg Quercetin Equivalent (QE)/g and 36.37 ± 0.47 mg Gallic Acid Equivalent (GAE)/g, respectively. BPF also contains antioxidants with an IC50 index of 49.47 µg/mL and BPF extract has no antibacterial activity using the paper disc diffusion method. This antioxidant-rich BPF extract has a lot of promise for development into a cosmetic preparation with more research.  Keywords: Butterfly Pea Flower, Antioxidant, Antibacterial, Flavonoid, Phenolic.
PERBANDINGAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN INFUSA DAN DEKOKTA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DENGAN METODE DPPH Ni Luh Gde Mona Monika; I Made Wahyu Yogatama; Nyoman Rudi Kusuma; Ni Putu Ria Artini
Journal Pharmactive Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pharmactive Oktober
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Free radicals are highly reactive molecules that can cause cellular damage and contribute to the development of various degenerative diseases. Butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) is a traditional medicinal plant rich in antioxidant compounds such as flavonoids, anthocyanins, and phenolics. This study aimed to evaluate the antioxidant activity of infusion and decoction preparations of butterfly pea flowers using the DPPH method. The research was conducted through laboratory experiments by measuring the IC?? value using UV-Vis spectrophotometry. The results showed that the infusion extract exhibited very strong antioxidant activity with an IC?? value of 31.25 ppm, while the decoction extract demonstrated moderate antioxidant activity with an IC?? value of 128.66 ppm. The positive control, Vitamin C, showed very strong antioxidant activity with an IC?? value of 14.04 ppm. Based on these findings, the infusion method is more effective at extracting antioxidant compounds than the decoction method. The infusion of butterfly pea flower has potential to be developed as a natural antioxidant source.