Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Self-Efficacy of Lecturers and Students in Academic Writing: Are There any Differences? Safriyani, Rizka; Asmiyah, Siti
IJET (Indonesian Journal of English Teaching) Vol. 12 No. 1 (2023): July
Publisher : Department of English Language Education, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/ijet2.2023.12.1.12-26

Abstract

Self-efficacy is a critical component of academic article writing. Numerous studies have demonstrated that self-efficacy affects reading comprehension, but few have examined the level of self-efficacy between students and lecturers regarding academic writing. Consequently, this study sought to ascertain students' and lecturers' levels of self-efficacy in academic writing. By administering questionnaires and conducting interviews with students and teachers, this study takes an explanatory mixed-methods approach to the topic. The online survey assesses self-efficacy in academic writing, and students and lecturers complete unstructured interviews. The study enrolled eighty students and eighteen lecturers from the English Department of UIN Sunan Ampel Surabaya. The results indicate that students enrolled in the English Language Education and English Literature Study Programs have a moderate level of self-efficacy. The self-efficacy of lecturers in the English Language Education and English Literature Study Programs demonstrates similar results. Additionally, they are moderate, with a slightly higher average index. This study also discusses the implications of research in the field of education
Madrasah Teachers' Readiness in Developing Collaborative English Teaching Module Safriyani, Rizka; Asmiyah, Siti
Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Vol 12 No 2 (2024): September
Publisher : English Department FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/tell.v12i2.23681

Abstract

This qualitative case study examines the readiness of five Madrasas to develop collaborative English teaching modules within an independent curriculum framework. These Madrasas were selected for their exemplary practices and potential to serve as models. Through appreciative interviews and asset discovery, we assessed readiness in critical areas: working conditions, teacher-student relationships, teacher qualifications, ICT readiness, and in-service training. The findings reveal a positive work culture characterized by post-training knowledge dissemination and collaborative learning plan sharing. Teacher-student solid relationships further support academic success, as demonstrated by student achievements in various competitions. Teacher qualifications are robust, with many possessing advanced degrees and engaging in continuous professional development. The readiness of these Madrasas is underscored by their ability to leverage past experiences, such as those from the USAID PRIORITAS initiative. The study highlights the significant readiness of these Madrasas to develop and implement independent curriculum teaching modules.
Penguatan Keterampilan Penulisan Modul Ajar Kurikulum Merdeka bagi Guru Madrasah Mitra Prodi Pendidikan Bahasa Inggris melalui Pendekatan Pemberdayaan Komunitas Berbasis Aset Safriyani, Rizka; Asmiyah, Siti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16624

Abstract

Dalam penerapan kurikulum merdeka mata pelajaran Bahasa Inggris di Madrasah, modul ajar merupakan salah satu kunci sukses pelaksanaan pembelajaran yang perlu disiapkan guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengeksplorasi kesiapan guru dalam mengembangkan modul ajar guna melaksanakan kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris, memetakan aset yang sudah dimiliki oleh sekolah tersebut untuk mendukung pengembangan modul ajar untuk implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris, dan memetakan model skema diseminasi informasi yang diinisiasi madrasah pelaksana kurikulum merdeka untuk program pengembangan kurikulum merdeka di wilayahnya. Peserta utama kegiatan ini adalah peserta pelatihan guru yang mengajar di Madrasah Negeri dan Madrasah Swasta Mitra Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UINSA di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto yang bergabung secara sukarela. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menelaah modul ajar guru, wawancara, FGD, survey dan observasi. Pendekatan ABCD digunakan untuk pelaksanaan pengembangan modul ajar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian pengabdian menunjukkan bahwa kesiapan guru di madrasah untuk mendesain modul ajar kurikulum merdeka cukup tinggi jika ditinjau dari beberapa aspek seperti kondisi kerja, kualifikasi guru, kesiapan TIK dan in service training. Temuan lain menunjukkan, asset yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan modul ajar untuk implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris yaitu asset fisik, asset sumber daya manusia, kisah sukses dan asset asosiasi dan institusi. Hasil penelitian juga menunjukkan skema diseminasi yang digunakan untuk program pengembangan kurikulum merdeka di wilayahnya adalah dengan mode luring dan mode daring menggunakan google site. Rekomendasi dan implikasi disajikan dalam pengabdian ini.