Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Prioritas Wisatawan di Bali dalam Memilih Transportasi Ojek Online (OJOL) dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Anhar, Alfian; Lestari, Windy; Husnayaen, Husnayaen; Bela, Riyani; Azis, Azizah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.861

Abstract

Pulau Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang paling diminati wisatawan domestik maupun internasional, sehingga kebutuhan transportasi menjadi meningkat. Banyak wisatawan yang datang mengakibatkan kemacetan yang memprihatinkan, hampir disetiap ruas jalan daerah wisata mengalami kemacetan yang parah. Bagi wisatawan domenstik maupun internasional yang telah sadar akan kemacetan, mereka lebih memilih menggunakan transportasi umum. Pesatnya kemajuan teknologi berimbas pada sarana transportasi seperti munculnya Taksi Online atau Ojek Online (Ojol). Transportasi ojek online telah berkembang pesat di pulau Bali dan memberikan alternatif yang praktis dan efisien dalam mobilitas mayarakat. Wisatawan dimudahkan dengan adanya aplikasi ojek online yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Selain itu, integrasi teknologi GPS memungkinkan pengemudi untuk melacak lokasi penumpang dengan tepat, memastikan penjemputan yang efisien dan akurat. Banyaknya Pengembang Aplikasi (Application Developer) ojek online membuat pengguna seringkali bingung dalam memilih jasa ojek online yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Wisatawan harus mempertimbangkan aspek-aspek/kritera layanan ojek online yang akan digunakan. Untuk mengambil keputusan pemilihan layanan transportasi ojek online diperlukan sistem pendukung keputusan, sehingga penulis memberikan panduan objektif dalam pemilihan layanan transportasi ojek online menggunakan metode Analytical Hirarchy Process (AHP). Tujuan utama dari penelitian ini adalah membantu wisatawan dalam memilih transportasi ojek online di pulau Bali yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan, diantaranya aspek Harga, Kecepatan, Keakuratan, Keramahan, Kenyamanan, dan Keselamatan. Selain itu juga diharapkan dengan adanya penelitian ini, pemilik jasa transportasi ojek online dapat meningkatkan kualitas pelayanan dari semua aspek yang ada.
Pengenalan Dan Pelatihan Software Minitab Kepada Guru-Guru MA Khalifa Nusantara Denpasar Bali: Brata, Adika Setia; Anhar, Alfian; Lestari, Windy
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i1.85

Abstract

Latar belakang: Seorang pendidik mempunyai tugas untuk selalu mengembangkan diri secara teknik pembelajaran atau penelitian. perkembangan teknologi ternyata belum mampu memberikan hasil yang diharapkan. Sering sekali kita temukan beberapa pendidik atau peneliti diantaranya: 1) masih menggunakan hardcopy sebagai bahan penelitian dan perhitungan, 2) kebanyakan bahan ajar yang digunakan untuk proses media pembelajaran tersaji dalam bentuk text. 3) kurangnya keterampilan seorang pendidik dalam menyampaikan materi berbasis aplikasi software. Tujuan: Program ini dilaksanakan agar para guru dalam membuat media pembelajaran, pengelolaan data, atau penelitian dapat menggunakan aplikasi statistika terutama aplikasi software minitab yang dapat menghasilkan perhitungan otomatis dengan tingkat keakuratan serta penarikan kesimpulan yang lebih akurat. Metode: Salah satu tahap kegiatan program pengenalan dan pelatihan aplikasi software minitab yaitu dilaksanakan dengan beberapa tahap: 1) observasi dan wawancara terkait keterampilan guru-guru dalam pembelajaran dan penelitian menggunakan aplikasi software matematika; 2) pengenalan dan pendampingan penggunaan aplikasi software minitab; 3) praktik dan uji coba pengolahan data menggunakan aplikasi software minitab; 4) membuat media pembelajaran melalui aplikasi software minitab; serta 5) memberikan kuesioner untuk melihat perkembangan setelah pelatihan aplikasi software minitab. Hasil: Melalui program pengenalan dan pelatihan aplikasi software minitab, menunjukkan peserta para guru sudah dapat mengenal dan menggunakannya. Berdasarkan dari hasil pemberian nilai kuesioner, dapat disimpulkan kegiatan pengabdian pengenalan aplikasi software minitab meningkatkan kretivitas para guru dalam menggunakan aplikasi software minitab sebesar 96% dibandingkan dengan sebelum program pengenalan dan pelatihan. Kesimpulan: program pengenalan dan pelatihan aplikasi software minitab yang tepat akan memberikan dampak perkembangan para guru dalam media pembelajaran dan penelitian menggunakan aplikasi. Kata Kunci: media pembelajaran, pengelolahan data, program minitab _____________________________________________________________________________________ Abstract Background: An educator has a duty to always develop himself in learning techniques or research. Technological developments have not been able to provide the expected results. Very often we find educators or researchers including: 1) still using hardcopy as material for research and calculations, 2) most of the teaching materials used for the process of learning media are presented in text form. 3) the lack of skills of an educator in delivering material based on software applications. Objective: This program is implemented so that teachers in creating instructional media, data management, or research can use statistical applications, especially the Minitab software application which can produce automatic calculations with a more accurate level of accuracy and draw conclusions. Method: One of the stages of the introduction and training program for Minitab software applications is carried out in several stages: 1) observation and interviews related to the skills of teachers in learning and research using mathematical software applications; 2) introduction and assistance in the use of Minitab software applications; 3) data processing practices and trials using the Minitab software application; 4) create learning media through minitab software applications; and 5) giving a questionnaire to see developments after the Minitab software application training. Result: Through the Minitab software application introduction and training program, it shows that the participants are teachers who are able to recognize and use it. Based on the results of scoring the questionnaire, it can be concluded that the minitab introduction service activity increased the creativity of teachers in using the Minitab software application by 96% compared to before the introduction and training program. Conclusion: the introduction and training program for the proper Minitab software application will have an impact on the development of teachers in learning media and research using applications.   Keywords: learning tools, data management, minitab program
AKSI BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN PANTAI KUTA, PROVINSI BALI Husnayaen; Arini, Dwi Puspa; Anhar, Alfian; Bela, Riyani; Widnyana, I Made Alit; Pamungkas, Angger Bayu
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1496

Abstract

The waste accumulation problem is no longer a new problem at Kuta Beach. Various efforts have been made by society and local government to reduce existing pollution. However, these efforts are still unable to reduce the huge rubbish problem at Kuta Beach. The phenomenon of the west wind that sends rubbish from outside Bali and the society’s lack awareness in protecting the environment worsen the beauty of Kuta Beach. This waste problem threatens Kuta Beach in terms of beauty, public health and the biota around it. One effort that can be made to overcome this problem is by carrying out beach clean-up activities around Kuta Beach. This beach clean-up action aims to provide understanding to the local community and tourists about the importance of maintaining cleanliness so that the beauty of Kuta Beach can be enjoyed comfortably. The implementation of this beach clean-up action received the attention of many parties and was attended by 1798 participants consisting of various groups of people from children to adults. The beach clean-up activity was well organized and ran smoothly in accordance with the activity plan that had been prepared.