Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUKU AJAR ZAT ADITIF ADIKTIF-PSIKOTROPIKA BERMUATAN KETUHANAN DAN CINTA LINGKUNGAN Devi Nur Anisa; Nina Kadaritna; Ila Rosilawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.045 KB)

Abstract

This research aimed to develop textbook on addictives and addictive-psychotropic material that have religious content and enviromental awareness; to describe the characteristics; to describe the teacher and student responses,and to describe the problems in developing the textbook.  This research method was research and development from Sugiyono (2008).  Based on teacher responses of  the developed textbook in the content’s suitability aspect was very high (84,44%), and the attractiveness aspect was very high (85%).  Based on student responses of  the developed textbook in the readable aspect was very high (87,85%).  Based on result, it can be concluded that textbook has very high quality which were attractive, appropriate with material, and readable. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar zat aditif dan adiktif-psikotropika bermuatan nilai ketuhanan dan kecintaan terhadap lingkungan, mendeskripsikan karakteristik, mendeskripsikantanggapan guru dan siswa, serta mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi dalam mengembangkan buku ajar.  Metode penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dari Sugiyono (2008).  Berdasarkan tanggapan guru terhadap buku ajar yang dikembangkan memiliki aspek kesesuaian isi sangat tinggi yaitu 84,44%, dan aspek kemenarikan sangat tinggi yaitu 85%.  Berdasarkan tanggapan siswa terhadap buku ajar yang dikembangkan memiliki aspek keterbacaan sangat tinggi yaitu 87,85%.  Berdasarkan tanggapan tersebut dapat disimpulkan buku ajar yang dikembangkan memiliki kualitas sangat tinggi yaitu menarik, sesuai dengan materi, dan terbaca dengan jelas. Kata kunci: buku ajar, nilai ketuhanan dan cinta lingkungan, zat aditif dan adiktif-psikotropika.
Pembuatan Eco Enzyme Sebagai Hand Sanitizer Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Bagi Warga SMPN 2 Sekampung Devi Nur Anisa; Gamilla Nuri Utami; Dina Eka Nurvazly; Siti Laelatul Chasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v3i1.62

Abstract

Sejalan dengan peningkatan aktivitas manusia di rumah tangga menyebabkan semakin besarnya volume limbah yang dihasilkan. Salah satunya adalah limbah organik. Limbah organik ketika dibuang dan membusuk akan menghasilkan Karbondioksida dan Gas Metana. Hal ini adalah salah satu faktor yang memperburuk efek pemanasan global yang menjadi topik serius akhir-akhir ini. Limbah ini ternyata mempunyai banyak sekali manfaat jika diolah dengan benar, salah satunya dengan mengolahnya menjadi eco enzyme. Eco enzyme merupakan ekstrak cairan yang dihasilkan dari fermentasi sisa sayuran dan buah-buahan dengan substrat gula. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu mengedukasi masyarakat tentang pembuatan eco enzyme yang memiliki banyak manfaat salah satunya yaitu dapat berfungsi sebagai hand sanitizer sebagai salah satu produk anti Covid-19. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu pelatihan dan praktek pembuatan eco enzyme menjadi hand sanitizer.
Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme dari Limbah Organik sebagai Hand Sanitizer di SMK Muhammadiyah Seputih Raman Yohana Tri Utami; Devi Nur Anisa; Dina Eka Nurvazly; Siti Laelatul Chasanah; Humairoh Ratu Ayu; Dewi Asiah Shofiana
Indonesian Journal of Community Service and Innovation (IJCOSIN) Vol 3 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v3i2.1094

Abstract

Penyakit yang disebabkan oleh agen biologi seperti bakteri, virus atau parasite tergolong ke dalam penyakit infeksi atau penyakit menular. Lingkungan sekolah adalah lingkungan yang rentan terhadap penularan penyakit tersebut. Oleh karena itu diperlukan kebiasaan hidup sehat yaitu dengan kebiasaan cuci tangan menggunakan sabun dan penggunaan antiseptik Salah satu yang umum digunakan adalah hand sanitizer. Hand sanitizer merupakan antiseptik yang dapat digunakan secara instant tanpa menggunakan air dimana saja dan kapan saja. Tujuan dari kegiatan ini ialah mensosialisasikan perilaku hidup sehat dengan memilah sampah dan menghasilkan eco enzyme dari fermentasi limbah organik yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk Kesehatan berupa hand sanitizer. Metode pembuatan yang mudah, dan menggunakan limbah organik sehingga sangat terjangkau menambah nilai keunggulan dari produk kesehatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukaan dengan forum group discussion dan pelatihan pembuatan ecoenzyme serta pembuatan hand sanitizer dari eco enzyme untuk para guru dan staf tata usaha SMK Muhammadiyah Seputih Raman. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan perilaku hidup sehat dan ketrampilan peserta dalam pembuatan eco enzyme dan hand sanitizer.
PENEMUAN DAN PENALARAN HUKUM DALAM PENYETARAAN PENDIDIKAN LUAR NEGERI DENGAN PENDIDIKAN SLTA/SMA ATAU SEDERAJAT UNTUK PENCALONAN LEMBAGA EKSEKUTIF MENURUT UU PEMILU Ismaidar, Ismaidar; Fitrianto, Bambang; Gea, Alex Sokhian; Anisa, Devi Nur; Fahdi, Achmad
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.22692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penemuan dan penalaran hukum dalam proses penyetaraan ijazah pendidikan luar negeri dengan pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)/SMA atau sederajat sebagai salah satu syarat pencalonan dalam lembaga eksekutif menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Persoalan muncul ketika calon peserta pemilu memiliki ijazah luar negeri yang belum atau tidak disetarakan oleh instansi berwenang di Indonesia, sehingga menimbulkan perbedaan penafsiran dalam penerapan syarat administratif pencalonan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai syarat pendidikan bagi calon lembaga eksekutif serta menelaah bentuk penemuan dan penalaran hukum yang digunakan oleh hakim dalam menyelesaikan sengketa terkait kesetaraan ijazah luar negeri terhadap ketentuan Undang-Undang Pemilu. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan syarat pendidikan dalam Undang-Undang Pemilu masih bersifat umum dan memerlukan penafsiran terhadap ijazah luar negeri. Hakim dalam praktiknya menggunakan penemuan hukum melalui interpretasi sistematis dan argumentasi hukum berbasis asas keadilan serta kepastian hukum untuk menentukan kesetaraan ijazah luar negeri dengan pendidikan SLTA/SMA atau sederajat. Temuan ini menunjukkan pentingnya harmonisasi antara peraturan penyetaraan pendidikan dengan ketentuan hukum pemilu agar tidak terjadi ketidakpastian dalam proses pencalonan lembaga eksekutif. Kata kunci: Penemuan Hukum, Penalaran Hukum, Penyetaraan Ijazah.
PENEMUAN DAN PENALARAN HUKUM DALAM PENYETARAAN PENDIDIKAN LUAR NEGERI DENGAN PENDIDIKAN SLTA/SMA ATAU SEDERAJAT UNTUK PENCALONAN LEMBAGA EKSEKUTIF MENURUT UU PEMILU Ismaidar, Ismaidar; Fitrianto, Bambang; Gea, Alex Sokhian; Anisa, Devi Nur; Fahdi, Achmad
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.22692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penemuan dan penalaran hukum dalam proses penyetaraan ijazah pendidikan luar negeri dengan pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)/SMA atau sederajat sebagai salah satu syarat pencalonan dalam lembaga eksekutif menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Persoalan muncul ketika calon peserta pemilu memiliki ijazah luar negeri yang belum atau tidak disetarakan oleh instansi berwenang di Indonesia, sehingga menimbulkan perbedaan penafsiran dalam penerapan syarat administratif pencalonan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai syarat pendidikan bagi calon lembaga eksekutif serta menelaah bentuk penemuan dan penalaran hukum yang digunakan oleh hakim dalam menyelesaikan sengketa terkait kesetaraan ijazah luar negeri terhadap ketentuan Undang-Undang Pemilu. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan syarat pendidikan dalam Undang-Undang Pemilu masih bersifat umum dan memerlukan penafsiran terhadap ijazah luar negeri. Hakim dalam praktiknya menggunakan penemuan hukum melalui interpretasi sistematis dan argumentasi hukum berbasis asas keadilan serta kepastian hukum untuk menentukan kesetaraan ijazah luar negeri dengan pendidikan SLTA/SMA atau sederajat. Temuan ini menunjukkan pentingnya harmonisasi antara peraturan penyetaraan pendidikan dengan ketentuan hukum pemilu agar tidak terjadi ketidakpastian dalam proses pencalonan lembaga eksekutif. Kata kunci: Penemuan Hukum, Penalaran Hukum, Penyetaraan Ijazah.
SINTESIS SENYAWA ANALOG KURKUMIN BERBAHAN DASAR VERATRALDEHIDA DENGAN METODE ULTRASOUND Devi Nur Anisa; Chairil Anwar; Hapin Afriyani
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p74-81

Abstract

Kurkumin merupakan salah satu senyawa metabolit sekunder golongan fenolik yang dikenal memiliki aktivitas biologis yang penting, seperti antibakteri, antikanker, antioksidan, antidiabetes dan antiinflamasi. Dalam penelitian ini, sintesis senyawa analog kurkumin berbahan dasar veratraldehida telah dilakukan.Tahap sintesis melibatkan kondensasi Claisen-Schimdt dari veratraldehida dan siklopentanon menggunakan katalis basa (KOH) dalam pelarut etanol serta dilakukan dengan metode ultrasound selama 15 menit, menghasilkan senyawa analog kurkumin ((2E,5E)-2,5-bis(3,4-dimetoksibenzilidin) siklopentanon). Hasil senyawa tersebut dianalisis dengan mengunakan DI-MS, dan spektra FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15,4 mmol veratraldehida yang disintesis dengan 7 mmol siklopentanon menggunakan katalis basa (KOH) 5% dalam pelarut etanol menghasilkan rendemen sebesar 85,71% dan mempunyai berat molekul 380 g/mol. Hasil sintesis senyawa analog kurkumin dari metode ultrasound berupa serbuk kuning dengan titik leleh 194 °C.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p74-81
Synthesis of Poly Acrylic Acid (PAA) Modified Silver Nanoparticles, Using Trisodium Citrate for Heavy Metal Detection Pratiwi, Yussi; Widyaresti, Adelia; Hadinugrahaningsih, Tritiyatma; Nanda, Elsa Vera; Anisa, Devi Nur
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 9, No 3 (2024): JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkpk.v9i3.91340

Abstract

Therefore, this project was to prepare and characterize silver nanoparticles (AgNPs) and study their application for colorimetric detection of heavy metal ions. AgNPs are synthesized by a bottom-up method in which AgNO3 serves as the precursor, which is then reduced using trisodium citrate and stabilized by 1 vol.% polyacrylic acid (PAA). Trisodium citrate facilitates the reduction of Ag+ ions due to its negatively charged carboxylic groups, whereas PAA enhances stability and selectivity. Under the best reaction parameters condition, AgNPs produced brown-yellow colloids with a Surface Plasmon Resonance (SPR) peak of 403 nm. A particle size analysis showed an average particle diameter of 29.9 nm, with a standard deviation σ of 0.482. Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) analysis confirmed that hydroxyl groups -OH and carbonyl groups C=O play a role in reducing Ag+ ions. Because they are highly active, AgNPs can respond to Hg2+ in tests, marking the color change from brown-yellow to transparent white within about one minute. Methods testing for validation of linearity revealed an R2 = 0.9985, and a LOD and LOQ are ca. 0.074 ppm and 0.224 ppm, respectively. At 700 ppm Hg2+, the selectivity was good. These results demonstrate that AgNPs are sensitive and efficient sensors of Hg2+ ions and indicate how to find promising new ways to detect heavy metals in environmental monitoring.