Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peningkatan Digitalisasi Pembelajaran SD melalui Komunitas Belajar Yadi; Shola Arsyad
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Alihsanpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi dalam pembelajaran membawa dampak yang sangat baik bagi para peserta didik hal ini menjadi salah satu motivasi agar peserta didik memiliki minat untuk belajar menjadi semakin baik, pengetahuan pendidik harus terus di tingkatkan terlebih pada penguasaan teknologi. Berbagai macam media interaktif dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, akan tetapi kondisi saat ini masih banyak pendidik yang belum seutuhnya memanfaatkan media interaktif sebagai strategi pendekatan dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan digitalisasi pembelajaran di tingkat SD melalui pendekatan kolaboratif melalui komunitas belajar, dalam kegiatan ini pendekatan kolaboratif sangat bermanfaat bagi guru dalam meningkatkan digitalisasi proses pembelajaran di kelas. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup workshop, pelatihan dan pembentukan kelompok diskusi serta evaluasi yang dilakukan untuk mengukur peningkatan penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan partisipasi aktif dalam komunitas belajar. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD melalui penerapan teknologi dan kolaborasi antar berbagai pihak terkait melalui komunitas belajar.
PERAN MACHINE LEARNING DALAM PENINGKATAN PENDIDIKAN INKLUSIF: TINJAUAN LITERATUR Yadi
Jurnal Informatika Vol. 1 No. 02 (2024): Jurnal Informatika (Juri)
Publisher : Al Ihsan Smart Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inclusive education aims to provide an equitable and supportive learning environment for all students, including those with special needs. In recent years, machine learning (ML) has become one of the technologies offering innovative solutions to enhance the quality of inclusive education. This study aims to review the role of machine learning in inclusive education through a systematic analysis of literature published in the last five years. The Systematic Literature Review (SLR) methodology is applied to identify, evaluate, and synthesize findings from various related studies. The results of the review show that ML algorithms such as decision trees, support vector machines, and neural networks are widely used to detect student needs, personalize learning, and improve accessibility and learning outcomes. However, challenges such as algorithmic bias, lack of quality data, and implementation barriers still require further attention. This review provides insights into the opportunities and challenges of using machine learning to support inclusive education and offers recommendations for future research and development.
Optimization of Interactive Multimedia to Enhance Students’ Cognitive Development through Islamic Religious Education Liana, Disti; Novianty, Melisa; Efan, Efan; Yadi, Yadi
FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Finger : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/finger.v4i3.535

Abstract

Background: Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in shaping students’ character at the elementary level. However, traditional learning methods often limit student engagement and independent learning.Aims: This study aims to develop and validate interactive multimedia for IRE aligned with the Merdeka Curriculum, focusing on cognitive enhancement and Islamic character formation.Method: The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Participants included 30 upper-grade elementary students and 5 IRE teachers. Instruments consisted of expert validation rubrics (content, usability, benefit, and technical aspects) and practicality questionnaires. Content validity was analyzed using Aiken’s V, while reliability was measured with Cronbach’s alpha. Ethical clearance and consent from participants were obtained.Results: The multimedia was validated by experts with an average Aiken’s V of 0.87 (valid) and practicality rated by teachers and students with a Cronbach’s α of 0.89 (good reliability). The average practicality percentage reached 85.75%, categorized as very practical. Annotated screenshots show labeled UI features such as transliteration toggles, audio controls, and navigation bars, supporting accessibility and engagement.Conclusion: The developed multimedia has been validated and proven practical for classroom use. While findings confirm feasibility and usability, its effectiveness in improving learning outcomes requires further experimental testing.
Sosialisasi Pengenalan Media Interaktif Berbasis Web Sebagai Media Ajar Siswa Sekolah Dasar Yadi, Yadi; Distiliana, Distiliana; Hardiyanti, Hardiyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Alihsanpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya melalui pemanfaatan media interaktif berbasis web. Namun, pada tingkat sekolah dasar, pemanfaatan teknologi sebagai media ajar masih terbatas karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam menggunakan media interaktif berbasis web sebagai pendukung proses pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 122 Kota Palembang melalui tahapan observasi, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan guru. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 50,1 meningkat menjadi 81,1 pada posttest, sehingga terdapat peningkatan kompetensi sebesar 31 poin. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat efektif dalam memperkuat kemampuan guru dalam memanfaatkan media interaktif berbasis web. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan sesuai dengan tuntutan era digital.