Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

SOSIALISASI AYO MEMILIH (SUARA ANDA MENENTUKAN MASA DEPAN DAERAH Eceh Trisna Trisna Ayuh; Titi Darmi; Faizal Anwar; Rekho Adriadi
Jurnal Abdimas Serawai Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Undang-Undang  Dasar Negara  Republik  Indonesia  1945  sudah mengatur bentuk demokrasi sebaik mungkin pada Pasal 1 ayat (2) yang menjelaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat yang kemudian tentang pemilihan umum diatur dalam Pasal 22E. Hal ini juga diperjelas oleh JJ. Rousseau dalam bukunya Du Contract Social/Perjanjian Sosial yang menyatakan bahwa teori pembentukan negara berdasarkan adanya suatu kesepakatan rakyat (Setyo Nugroho, 2013: 248-230). Oleh dari itu rakyat bebas untuk memilih pemimpin dan wakilnya sendiri  tanpa ada tekanan dari kelompok tertentu. Pemilihan Umum di tengah-tengah Covid-19 menjadi persoalan tersendiri yang sedang membutuhkan ruang khusus oleh karena itu dibutuhkan ruang untuk sosialisasi sesuai dengan situasi dan kondisi masa pandemi. Adanya sosialisasi terkait pemilihan dimasa pandemi akan menyadarkan masyarakat akan panduan protokol kesehatan terutama saat pemilihan umum dilaksanakan, dengan begitu masyarakat dapat memberikan hak suaranya dan tetap terhindar dari Covid-19
Prinsip Good Governance dalam Tata Kelola Dana Desa Mutiara Elfionita; Titi Darmi; Faizal Anwar
JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Vol 3 No 2 (2022): JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joppas.v3i2.3948

Abstract

The purpose of the study was to find out how the Good Governance Principles in Village Fund Governance in Padang Capo Ulu Village, Lubuk Sandi District, Seluma Regency. The research method uses a qualitative description approach. Research data sourced from primary and secondary data. Data collection techniques through in-depth interviews, field observations, and photo documentation. The principles of Good Governance in this study are seen from the indicators of participation, transparency and accountability. The results of the study indicate that the 3 principles of good governance in the management of the Village Fund have been running in accordance with the mandate of the legislation. The conclusion of this research is that the transparency of village funds and management has been going well, with deliberation to discuss the management of village funds. Keywords: Governance, Remote Village, Village Development, Village Fund
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bengkulu Selatan Bella Dwi Hastuti; Faizal Anwar; Titi Darmi Titi
JIAPI: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Pemerintahan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jiapi.v2i2.70

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ImplementasiiKebijakan Pengelolaan Sampah dan mengetahui apa yang menjadi faktor penghambat dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif.Informan penelitian ditetapkan dengan teknik purposive sampling yakni sebanyak 7 informan. Dataadikumpulkan dengan caraaobservasi, wawancara, danndokumentasi. Sedangkan analisis data digunakan dalam model interaktif dari Miles and Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ImplementasikKebijakan Perda No. 01 Tahun 2017 Tentang PengelolaannSampah di Kabupaten Bengkulu Selatan sudah berjalan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan namun dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya terealisasi sesuai dengan isi kebijakan, serta masih ada ketidaksesuaian yang didapat dari hasil pelaksanaan kebijakan. Adapun beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah adalah : pertama, Komunikasi : kurangnya anggaran biaya untuk melakukan sosialisasi. Kedua Sumber daya : terbatasnya SDM yang ahli di bidang persampahan, kurangnya fasilitas baik, TPS, TPS 3R serta kurangnya armada pengangkut sampah dan terbatasnya anggaran biaya. Ketiga, Disposisi : masih ada aparat yang melaksanakan tupoksi di luar peraturan yang ada. keempat, Struktur birokrasi : masih petugas/pelksana yang menjalankan tupoksi tidak sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan
Akselerasi pengembangan pembelajaran jarak jauh untuk mahasiswa Titi Darmi; Faizal Anwar; Iqbal Miftakhul Mujtahid
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 1 (2022): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat (On Progress)
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i1.255

Abstract

Bencana covid 19 ini memaksa Perguruan Tinggi (PT) untuk menyelenggarakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena belum terbiasa menggunakan teknologi digital pada sistem pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah agar program studi sebagai pengelola dapat memanfaatkan teknologi dan mampu berdaptasi dengan lingkungan untuk menyelenggarakan proses pembelajaran secara daring. Metode kegiatan dilakukan dengan sosialisasi, pelatihan dan simulasi serta praktik. Hasil kegiatan 85% dosen di lingkungan program studi Administrasi Publik dapat menyelenggarakan PJJ melalui E-learning yang disediakan kampus dan Google Classroom. Solusi yang ditawarkan agar PJJ dapat terlaksana dengan optimal maka Universitas hendaknya memiliki Learning Management System (LMS) yang mengadopsi model MOOC dan dosen diberi pelatihan untuk dapat membuat konten-konten materi ajar yang menarik.
Analisis Pengembangan Kapasitas Aparatur Sipil Negara di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bengkulu Titi Darmi; Faizal Anwar
Sosio e-Kons Vol 14, No 2 (2022): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v14i2.12693

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan sumber daya manusia yang sampai saat ini belum bisa tergantikan oleh apapun. Untuk memaksimalkan ASN tersebut penting adanya program  Pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendaknya dilakukan secara terprogram dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pengembangan kapasitas ASN di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, informan wawancara diambil sebanyak 10 orang dengan metode purposive sampling. Data penelitian bersumber dari data sekunder yang berasal dari laporan-laporan, berita maupun penelitian terdahulu. Sementara data primer berasal dari observasi dan wawancara serta diskusi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilakukan dengan cara penugasan pegawai dalam pendidikan formal, pendidikan dan pelatihan yaitu Pelatihan Struktural, Administrasi PIM dan Pelatihan Teknis Fungsional. Selain itu keikutsertaan dalam seminar, lokakarya, workshop serta kursus, penataran, pelatihan.   Penelitian ini  berkontribusi pada  pemahaman tentang bahwa ASN penting mengembangkan kapasitas dirinya melalui pendidikan baik pendidikan formal maupun informal
Sosialisasi Ayo Memilih (Suara Anda Menentukan Masa Depan Daerah) Eceh Trisna Ayuh; Titi Darmi; Faizal Anwar; Rekho Adriadi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v1i2.4554

Abstract

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 sudah mengatur bentukdemokrasi sebaik mungkin pada Pasal 1 ayat (2) yang menjelaskan bahwa kedaulatan berada ditangan rakyat yang kemudian tentang pemilihan umum diatur dalam Pasal 22E. Hal ini jugadiperjelas oleh JJ. Rousseau dalam bukunya Du Contract Social/Perjanjian Sosial yang menyatakan bahwa teori pembentukan negara berdasarkan adanya suatu kesepakatan rakyat . Oleh dari itu rakyat bebas untuk memilih pemimpin dan wakilnya sendiri tanpa ada tekanan dari kelompok tertentu. Pemilihan Umum di tengah-tengah Covid-19 menjadi persoalan tersendiri yang sedang membutuhkan ruang khusus oleh karena itu dibutuhkan ruang untuk sosialisasi sesuai dengan situasi dan kondisi masa pandemi. Adanya sosialisasi terkait pemilihan dimasa pandemi akan menyadarkan masyarakat akan panduan protokol kesehatan terutama saat pemilihan umum dilaksanakan, dengan begitu masyarakat dapat memberikan hak suaranya dan tetap terhindar dari Covid-19
A Sosialisasi Aman Bermedia Sosial: - Eceh Trisna Trisna Ayuh; Titi Darmi; Faizal Anwar; Linda Safitra; Hafri Yuliani; Rekho Adriadi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.861 KB)

Abstract

Social media has such a big impact on social life. Web-based media that can turn communication into interactive dialogue and support social interaction. Social media is generally used to share and participate. Some of the most popular social media sites today include Youtube, Facebook, Instagram, What'sapp and others. Apart from being popular among young people, social media is also popular among millennial mothers. The popularity and ease of access to social media has had various impacts, for example when many social media users are always updating information about various kinds of confidential information that does not deserve to be shared with the public but this appears every day. The information distributed also varies, there are users who spread information related to hoax news, important information and hate speech. It can be exploited by certain persons for personal gain. There will be certain individuals who spread issues of conflict, hostility and disappointment towards the government because they are seen as not paying attention to their people. There are also those who distribute videos depicting how bad the government is so that the message is swallowed whole. Meanwhile, the general public will immediately absorb the information presented on social media without finding out the truth. Therefore, the role of social media in managing issues and being safe in social media is really needed as a guide and measure for us to be smart in social media (smartphone people). So that the information contained on social media can make people think positively and take recommended actions to maintain their health. This service research aims to increase the selectivity of the community in receiving information in the era of the rapid flow of information. In the Community Service Research that has been carried out, in essence not all information on social media is in accordance with the facts, so users need to filter it before sharing. As a smart user and who also acts as citizen journalism, he should provide information that is positive, useful, does not contain suggestions, does not trigger conflict and can build unity and unity. Whether or not the use of social media is appropriate depends on its users, whether they can be smart or not. Being a savvy social media user can make social media safety possible.
Analisis Pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Zelfri Wiradianto; Faizal Anwar; Titi Darmi
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jmpkp.v5i1.4648

Abstract

Pengembangan Aparatur dilaksanakan karna adanya permasalahan pada kompetensi Pegawai yang dalam kinerja mereka di bidang dan fungsinya belum mengetahui cara melakukan beberapa fungsinya dibidangnya atau belum memahami apa yang harus dilaksanakan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan ASN di BKD Provinsi Bengkulu dan faktor apa saja yang mempengaruhi pengembangan aparatur di BKD Provinsi Bengkulu. Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data dan penyajian serta inferensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan ASN pada BKD Provinsi Bengkulu melalui program diklat sudah berjalan dengan cukup baik, yang dilihat dari peningkatan kinerja yang diberikan pegawai yang telah mengikuti diklat tersebut dan juga dilihat dimulai dari, 1) Proses penentuan kebutuhan diklat yang melalui AKD, 2) Perencanaan pelaksanaan diklat yang terdiri dari perekrutan peserta, nara sumber, sarana dan prasarana, penganggaran, dan waktu pelaksanaan, 3) Prosedur perekrutan peserta diklat yang berdasarkan hasil dari AKD, 4) Stakeholder yang terlibat pihak internal terdiri dari pihak BKD sendiri dan pejabat structural yang membidanginya dan pihak ekstrnal yaitu BPSDM, Lembaga Nasional dan ESQ, 5) Penilaian pelaksanaan diklat yang dilihat dari reaksi dan perubahan peserta dan, 6) faktor yang mendukung seperti ketersediaan dana, ketersediaan tempat pelaksana dan adanya AKD, Meski dalam perencanaan pelaksanaan diklat tersebut belum terlaksana dengan maksimal karena adanya hambatan keterbatasan jumlah tenaga pengajar dan keterbatasan anggaran yang tersedia.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Dana Desa Ratih Rahayu; Faizal Anwar; Kasman; Titi Darmi
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jmpkp.v5i1.4963

Abstract

Pengelolaan Dana Desa di Desa Karya Jaya, Kecamatan Marga Sakti, Kabupaten Bengkulu Utara menghadapi beberapa tantangan. Masalah yang teridentifikasi meliputi kurangnya transparansi dalam sosialisasi pengelolaan dana desa kepada masyarakat, pelaksanaan yang kurang efektif, pengawasan yang belum memadai, keterlambatan pencairan dana, dan dampak pandemi COVID 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami implementasi kebijakan pengelolaan dana desa di Desa Karya Jaya. Data penelitian diperoleh melalui sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan dana desa di Desa Karya Jaya belum mencapai tingkat yang optimal. Salah satu masalah utama adalah kurangnya transparansi dalam sosialisasi pengelolaan dana desa kepada masyarakat, yang mengakibatkan partisipasi masyarakat yang rendah. Pelaksanaan kegiatan pengelolaan dana desa juga masih menghadapi kendala dalam hal efektivitas dan pengawasan yang memadai. Selain itu, keterlambatan pencairan dana menjadi masalah yang perlu ditangani. Hal ini disebabkan oleh lambatnya pelaporan pertanggungjawaban keuangan dan penyusunan rencana anggaran pembelanjaan desa (APBDes). Pandemi COVID-19 juga memberikan dampak signifikan terhadap pengelolaan dana desa, karena adanya kebijakan pembatasan sosial dan mobilitas masyarakat. Berdasarkan temuan ini, diperlukan upaya perbaikan dalam implementasi kebijakan pengelolaan dana desa di Desa Karya Jaya. Meningkatkan transparansi sosialisasi, efektivitas pelaksanaan kegiatan, pengawasan yang lebih baik, dan peningkatan aksesibilitas terhadap dana desa menjadi rekomendasi untuk mengatasi masalah yang ada.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA KAWASAN PANTAI PANJANG KOTA BENGKULU Delly; Faizal Anwar; Novliza Eka Patrisia
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.321 KB)

Abstract

In welcoming the Wonderfull of Bengkulu 2020 the city of Bengkulu continued to fix the existing tourism area, especially the Long Beach Tourism Village which is a tourist identity in Bengkulu. In the development of the Long Beach Pantai Panjang Tourism area continues to improve but the problems in its development policies, such as cleanliness and inadequate facilities. Through the thesis the problem raised is how is the implementation of tourism development policy in the Long Beach area of ​​Bengkulu city and what are the inhibiting factors. Researchers used descriptive qualitative research methods. The results of this study explain the results of the implementation of tourism development policies in the Pantai Panjang area of ​​Bengkulu city in the Bengkulu City Tourism Office. Cooperation with related agencies is always communicated by the Bengkulu City Tourism Office in the management of Panjang Beach so that Bengkulu in Realizing the Bengkulu 2020 Wonderfull Program