Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN ALAT PENGENDALI TEMPERATURE MENGGUNAKAN METODE RULE-BASED PADA RUANGAN DATA CENTER BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Dimas Alfian Pradana; Rini Puji Astutik
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v5i2.16683

Abstract

Pertumbuhan data center yang pesat menuntut adanya sistem pengendalian suhu yang andal untuk menjaga kinerja dan keawetan perangkat server. Suhu ruangan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan penurunan performa, kerusakan perangkat, bahkan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pengendali suhu otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 dengan penerapan metode Rule-Based. Sistem memanfaatkan sensor DHT22 untuk pengukuran suhu dan kelembapan, RTC DS3231 untuk pencatatan waktu, serta modul SD card sebagai media penyimpanan data. ESP32 berperan sebagai pusat kendali yang memproses data sensor dan membandingkannya dengan ambang batas yang telah ditentukan, kemudian mengendalikan kipas DC dan modul Peltier melalui relay untuk mempertahankan suhu ruangan tetap stabil. Informasi kondisi lingkungan ditampilkan secara real-time pada LCD 20x4 dan dicatat secara periodik sebagai data historis. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menjaga suhu kedua kompartemen pada rentang operasional 25–32°C dengan respons otomatis bertingkat, di mana kipas bekerja pada 50–100% PWM dan Peltier aktif saat suhu tinggi. Sistem berhasil merespons kenaikan suhu secara cepat dan mempertahankan kestabilan lingkungan tanpa intervensi manual. Dengan demikian, metode Rule-Based terbukti efektif, sederhana, dan efisien untuk meningkatkan keandalan operasional data center skala kecil.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN KONTROL AKUAPONIK BERBASIS IOT Arbi Alfian Mas'ud; Rini Puji Astutik
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 1 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/k9jcz176

Abstract

Akuaponik merupakan integrasi antara budidaya ikan dan tanaman yang membutuhkan pemantauan kualitas air secara berkelanjutan agar ekosistem tetap stabil. Proses monitoring yang dilakukan secara manual sering kali tidak mampu merespons perubahan parameter air secara cepat, sehingga dapat berdampak pada kesehatan ikan dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring dan kontrol akuaponik berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan mikrokontroler ESP32-S3. Sistem dilengkapi sensor suhu DS18B20, sensor pH, sensor kekeruhan, dan sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian air. Data sensor dikirimkan secara real-timemenggunakan protokol HTTP POST dan ditampilkan melalui dashboard web dalam bentuk grafik serta indikator status. Sistem kontrol pompa menggunakan metode logika fuzzy Mamdani untuk menghasilkan keputusan yang lebih halus dan proporsional terhadap perubahan kondisi air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sensor memiliki akurasi tinggi dengan nilai error rendah. Implementasi fuzzy pada ESP32-S3 juga menunjukkan hasil yang konsisten dengan perhitungan MATLAB. Dashboard mampu menampilkan data dengan stabil serta mengirimkan notifikasi otomatis melalui Telegram apabila parameter berada di luar ambang batas normal. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektivitas monitoring dan kontrol akuaponik, serta berpotensi diterapkan sebagai solusi smart farming yang efisien dan berkelanjutan.   Kata kunci: Akuaponik, IoT, ESP32-S3, Fuzzy Mamdani
Pendampingan Optimalisasi Budidaya Maggot Black Soldier Fly Berbasis Internet of Things Soffa Zahara; Mohammad Muslimin; Rini Puji Astutik; Erlangga Dimas Suryadi; Julyant Marco Melandry; Chindy Alvionita Bana Pah
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/3mepx469

Abstract

Pengelolaan sampah organik masih menjadi tantangan berat di Indonesia. Pemanfaatan Maggot atau Larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai agen biokonversi sampah organik merupakan salah satu metode yang telah banyak diterapkan. Namun, keberhasilan budidaya Maggot BSF sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, khususnya suhu dan kelembapan kandang budidaya. Ketidaksesuaian kondisi tersebut dapat menyebabkan pertumbuhan larva tidak optimal bahkan meningkatkan risiko kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring serta kontrol suhu dan kelembapan kandang Maggot BSF berbasis sensor pada unit pengolahan sampah organik yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabatren Sejahtera Desa Kemantren Kabupaten Mojokerto. Metode yang digunakan identifikasi permasalahan, perancangan dan implementasi sistem selama dua bulan, pelatihan intensif dan pendampingan terstruktur selama 4 minggu serta evaluasi. Sistem yang dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 NodeMCU dan sensor DHT22 yang terintegrasi dengan Telegram Bot untuk memantau dan mengontrol kondisi lingkungan secara realtime. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu membantu pengelola kandang dalam menjaga kondisi lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan Maggot BSF. Hasil pengujian menunjukkan seluruh 14 fitur sistem monitoring dan kontrol berhasil berfungsi optimal dengan persentase keberhasilan pembacaan sensor mencapai 98,4% dan latensi respons perintah 1,2–2,8 detik. Dari aspek pemberdayaan, terjadi peningkatan rata-rata nilai kognitif mitra dari pre-test 42,0 menjadi 87,5 pada post-test. Implementasi teknologi ini berhasil mengubah pola kerja pengelola menjadi berbasis data, meningkatkan efisiensi waktu pemantauan, menstabilkan suhu siang hari pada kisaran ideal suhu 28℃-32℃.
Design of IIOT Device Based on LoRa for Parsing Data Directly to SCADA System Rini Puji Astutik; Julmy Lesmana Putra; Rahmad Maulana
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 6 No. 3 (2024): May - July
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v6i3.813

Abstract

As the revolution industry 4.0 was started as well as the productivity increases, the need for data analysis increases. Some industries have wide production area and they need long wire to connected between office for transferring data. A wireless system is one of solution to overcome this issue so that the technique of parsing data to expand coverage area for both local and remote systems. In this research, a device that supports IIOT (Industry on Internet of Things) will be designed by utilizing LoRa technology connected to a SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) system for direct parsing data. By using a SCADA system concept and incorporating wireless system as well as connecting to internet so the industrial system can be monitoring from anywhere so productivity can be increased. To test the proposed design, the two scenarios of performance test have been done, they are communicating distance test and the parsing data between two nodes LoRa as well as connecting to SCADA system. The first scenario results in the maximum communication distance that can still carried out reaching 400m. Meanwhile, the experience of second scenario on the IIOT device prototype produces accurate data so that it can be implemented in the wider industry