Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT DONOR DARAH PADA MAHASISWA ASRAMA UNIVERSITAS AUFA ROYHAN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023 LIana; Nefonavratilova Ritonga; Adi Antoni; Juni Andriani Rangkuti; Arinil Hidayah; Nanda Massraini Daulay; Septi Ariona; Rido Hasibuan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.3241

Abstract

Penurunan pendonor darah di UTD PMI terjadi karena kurangmya minat dan pentingnya mendonorkan darah sementara kebutuhan masyarakat yang memerlukan darah mengalami peningkatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan minat donor darah pada mahasiswa Universitas Aufa Royhan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan nilai Alpha 0,1 sehingga sampel diperoleh sebanyak 85 orang. Hasil uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 5% terdapat hubungan antara pengetahuan dan minat mendonorkan darah mempunyai yang signifikan (p-value 0,000), Hubungan Sikap dengan minat donor darah (p-value 0,002) dan Hubungan dukungan keluarga dengan minat donor darah (0,000) yang artinya memiliki hubungan yang cukup kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dengan minat donor darah
Information Consumption Patterns of Generation Z in the Era of Digital Media Convergence Arinil Hidayah; Muhammad Anshar
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Al Yazidiy : Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Islamic Sharia Coll

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v7i1.1207

Abstract

This research was conducted because the development of digital media that affects the way of processing information has shifted among gen Z, therefore, this research is to find out how gen Z's information consumption patterns in the era of digital media convergence. The research method used is a descriptive qualitative approach with literature study analysis techniques, by analyzing documents such as books, journals and research results. Thus, this research shows that generation Z has its own way of communicating and receiving information as the highest internet user, especially social media 89%, they use social media as a tool to gather the latest news information without looking for it in online newspapers, as well as personal information needs such as education, social networking and career. Unfortunately, quite a few of them put forward a critical mindset in consuming information by comparing other information variables, so that most of them only judge from the level of information speed and validation of viewers from their online networks, causing gen Z's critical power to tend to be low. Gen Z indirectly creates its social identity through preference patterns in using digital media.
Surveilans Potensial Penyakit Menular Pada Bencana Banjir di Desa Sipange Siunjam Kecamatan Sayurmatinggi Raja Akbar; Lestari Hasibuan; Amalia Kartika; Hasyim Sholeh Harahap; Naser Hamed Tambunan; Vincent Agustinus Mendrofa; Claudia Renata Nababan; Wilda Zahara; Anni Holila Harahap; Nefonavratilova Ritonga; Arinil Hidayah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.248

Abstract

Bencana banjir sering kali meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular di daerah terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penyakit menular seperti diare, demam berdarah dengue (DBD), malaria, dan penyakit kulit campak selama dan setelah bencana banjir di Desa Sipange Siunjam, Kecamatan Sayurmatinggi, serta mengevaluasi sistem surveilans kesehatan masyarakat di daerah tersebut. Studi ini dilakukan oleh mahasiswa Universitas Aufa Royhan menggunakan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu dengan case study. Populasi pada penelitian ini adalah kepala keluarga yang terpapar pasca banjir yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 22 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur kuesioner pada Kamis, 19 Desember 2024, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi survei lapangan dan pemberian kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penyakit pasca-banjir yaitu diare memiliki jumlah kasus tertinggi dengan 11 (50%) dari total kasus, menunjukkan bahwa penyakit ini paling dominan dalam data yang disajikan. Demam berdarah dengue menempati urutan kedua dengan 5 (22.3%) kasus, yang masih cukup signifikan dibandingkan penyakit lainnya. Malaria berada di posisi ketiga dengan 4 (18.18%) kasus, sementara campak memiliki jumlah kasus paling sedikit, yaitu 2 (9.09%) kasus.