Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

NILAI ROKOK PADA PROSESI ADAT BATAK ANGKOLA DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Hotma Royani Siregar; Mastiur Napitupulu; Masrina Munawarah Tampubolon; Adi Antoni; Yanna Wari Harahap; Natar Fitri Napitupulu; Febrina Angraini Simamora
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.769 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i3.2814

Abstract

Rokok sangat berpengaruh dan sangat penting peranannya bagi kebudayaan Indonesia, seperti dalam acara adat pada saat pernikahan, peringatan kelahiran anak, syukuran atau bahkan kematian, rokok merupakan suatu hal yang dekat dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai rokok pada prosesi adat di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan desain fenomenologis. lima partisipan dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan dianalisis dengan metode Colllaizi. Hasilnya analisa data terdapat lima tema, yaitu: (1) Budaya menyediakan rokok, (2) Meningkatkan kemampuan dan konsentrasi berfikir, (3) Membuat suasana lebih akrab, (4) Menghilangkan kebosanan, (5) Penghargaan terhadap tokoh masyarakat yang telah hadir pada prosesi adat. Rokok menjadi budaya dan kebutuhan bagi berlangsungnya prosesi adat Batak Angkola di Kota Padangsidimpuan.
Latihan Otot Progresif Untuk Keletihan Pada Penderita Diabetes Melitus Adi Antoni; Febrina Angraini Simamora
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 2 No 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a degenerative disease whose number is increasing every year. This disease must be experienced for life and can cause various problems including fatigue. Puskesmas Labuhan Rasoki is one of the Aufa Royhan Health School areas who have diabetes sufferers. The purpose of this service is to help people who suffer from diabetes manage the fatigue they experience. The method used was counseling to 28 diabetics by providing progressive muscle relaxation exercises. In addition, demonstrations and redemonstrations related to this exercise were also provided. After being given a demonstration of progressive muscle relaxation, the participants were very enthusiastic and happy because there are cost-effective alternative methods for managing fatigue in diabetics.
PENDIDIKAN KESEHATAN BAGI LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA AEK NABARA KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN Febrina Angraini Simamora; Adi Antoni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 3 No 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.501

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang cukup besar untuk tetap di atasi. Penyebab hipertensi hingga saat ini secara pasti belum dapat di ketahui, tetapi gaya hidup berpengaruh besar terhadap kasus ini. Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi hipertensi adalah dengan senam hipertensi dan dukungan keluarga melalui pemberdayaan keluarga. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di lakukan dengan penyuluhan kepada masyarakat yang bertujuan memberikan pengetahuan mengenai hipertensi kepada masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan penyakit hipertensi. Hasil penyuluhan kesehatan masyarakat tentang hipertensi dengan jumlah peserta 20 orang yang telah di lakukan sehingga meningkatkan pengetahuan peserta akan penyakit hipertensi mengatur pola makan dan gaya hidup yang lebih baik lagi, serta mengetahui tanda dan gejala serta cara mencegah penyakit hipertensi.
The Role of Religiosity in Type 2 Diabetes Mellitus Patients: A Phenomenological Study Abdullah AA; Adi Antoni; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i10.6244

Abstract

Introduction: Diabetes Mellitus is part of a chronic disease that is prolonged and causes complications in other body organs which makes the sufferer have to live together for the rest of the sufferer's life which causes the sufferer to experience depression and boredom in his life. A person who has high religious values ??will be able to face everything patiently. Objective: This research aims to explore the expressions, experiences and feelings of Diabetes Mellitus sufferers in living their lives and interacting with the role of religiosity that every human being has.. Method: This research was conducted in Padangsidimpuan City. This type of qualitative research uses a phenomenological study design. The number of participants in this research was 7 participants. The method used in this research is Collaizzi. Result: The results of this research found 4 themes which explain the role of religiosity in type 2 diabetes mellitus sufferers. These themes are: 1) The role of religion as a source of strength and hope which consists of 2 sub-themes, namely (1) Religion as motivation, (2) Religion as strength. For Health, 2) Illness as a Trial and Strengthener of Faith which consists of 2 sub-themes, namely (1) Self-Acceptance of Illness, (2) Sickness Gets Closer to God, 3) Religious Practices Help Control Disease which consists of 2 sub-themes, namely ( 1) Worship makes you calmer (2) Worship makes life more meaningful, and 4) Make illness a friend, not an enemy, which consists of 2 sub-themes, namely (1) religion as a guide to activities (2) religion as self-control. Conclusion: This research can be used to increase insight for diabetes mellitus sufferers so that these patients can further increase their religiosity and this can also be applied by health workers to educate sufferers so they can increase their religiosity.
PENGALAMAN PENDONOR DALAM MEMBERIKAN DONOR DARAH DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Nazlina, Nina; Adi Antoni; Abdullah AA; Rangkuti, Juni Andriani; Ritonga, Nefonafratilova; Dalimunthe, Maharani; Septi Ariona; Hasibuan, Rido; Pulungan, Putri Efrina Sahri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.3239

Abstract

The main problem that is often experienced by the public is due to lack of knowledge and low public awareness of the benefits and importance of blood donation among the wider community in general, blood transfusion is an activity process carried out in the transmission of donor blood to the recipient must meet the criteria and have certain conditions. which must be fulfilled. This research aims to dig deeper into the experiences of blood donors in providing blood donations. This research took place in Padangsidimpuan City. This type of research is qualitative with a phenomenological design. The number of participants in this research was 4 participants. With collaizzi techniques and thematic analysis. The results of this research obtained 3 themes and 8 sub-themes, Theme 1 Motivation for blood donation received sub-themes including (1) helping others, (2) moral satisfaction, (3) reducing the risk of disease. Theme 2 Motivation for blood donation has sub-themes including (1) Feeling satisfied, (2) Feeling tired, (3) Experiencing pain. Theme 3 Motivation for blood donation has sub-themes including (1) Increasing social awareness, (2) Increasing self-confidence
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT DONOR DARAH PADA MAHASISWA ASRAMA UNIVERSITAS AUFA ROYHAN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023 LIana; Nefonavratilova Ritonga; Adi Antoni; Juni Andriani Rangkuti; Arinil Hidayah; Nanda Massraini Daulay; Septi Ariona; Rido Hasibuan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.3241

Abstract

Penurunan pendonor darah di UTD PMI terjadi karena kurangmya minat dan pentingnya mendonorkan darah sementara kebutuhan masyarakat yang memerlukan darah mengalami peningkatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan minat donor darah pada mahasiswa Universitas Aufa Royhan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan nilai Alpha 0,1 sehingga sampel diperoleh sebanyak 85 orang. Hasil uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 5% terdapat hubungan antara pengetahuan dan minat mendonorkan darah mempunyai yang signifikan (p-value 0,000), Hubungan Sikap dengan minat donor darah (p-value 0,002) dan Hubungan dukungan keluarga dengan minat donor darah (0,000) yang artinya memiliki hubungan yang cukup kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dengan minat donor darah
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN CALON PENDONOR LAKI – LAKI BERDASARKAN FREKUENSI KONSUMSI KOPI DI PMI KOTA PADANGSIDIMPUAN Lubis, Yuni Aflah; Juni Andriani Rangkuti; Adi Antoni; Ritonga, Nefonavratilova; Nisa Aulia; Harahap, Alya Ayuni; Rambe, Nur Baik
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.3242

Abstract

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah yang kemudian digunakan untuk keperluan transfusi darah. Sebelum pelaksanaan pengambilan darah (aftap), calon donor terlebih dahulu diseleksi untuk mengetahui apakah memenuhi syarat/ kriteria yang ditentukan. Hemoglobin (Hb) dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pola hidup tidak sehat, usia, jenis kelamin, makanan dan minuman. Kadar Hb setiap orang berbeda-beda, hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya minuman yang populer saat ini adalah kopi karena didalam kopi tersebut mengandung senyawa yang bernama kafein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin calon pendonor laki-laki yang mengkomsumsi kopi. Penelitian ini bertempat di PMI Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu frekuensi perilaku pendonor mengkonsumsi kopi mayoritas 4 kali dalam 1 minggu sebanyak 40 % dan minoritas 6 kali dalam seminggu sebanyak 26,7 % dan untuk frekuensi kadar HB pendonor mayoritas normal sebanyak 84,4% dan minoritas tidak normal 15,6%.
Analyzing the Sociodemographic and Psychological Factors Influencing the Intention to Consume Single-Use Plastics Among University Students: A Cross-Sectional Quantitative Study  Harahap, Alprida; Adi Antoni; Haslinah Ahmad; Anton J. Hadi; Nanda Masraini Daulay
Jurnal Teknokes Vol. 18 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Teknik Elektromedik, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/jteknokes.v18i4.116

Abstract

The rising use of disposable plastics among Indonesian university students contributes to the growing problem of plastic waste, making it essential to understand the factors shaping their intentions to use single-use plastics. This research aims to determine the impact of sociodemographic factors (age, education level, and economic status) and psychological factors (subjective norms, emotional motivation, and beliefs) on the intention to use disposable plastic among university students. The study contributes by integrating the Theory of Planned Behaviour (TPB) and the Value-Belief-Norm (VBN) Theory to explain the intention to consume single-use plastics in the Indonesian context, identifying the belief variable as the most dominant factor influencing behavioral intention. The research employed a quantitative descriptive-analytical approach with a cross-sectional design, conducted from April to June 2024. A total of 125 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires developed based on the TPB and VBN frameworks, then analyzed using descriptive statistical tests and multivariate logistic regression to identify significant predictors of behavioral intention. The results show that sociodemographic factors, age (p = 0.002), education level (p = 0.000), and economic status (p = 0.000), significantly influence the intention to consume disposable plastics. Likewise, psychological factors, subjective norms (p = 0.001), emotional motivation (p = 0.000), and beliefs (p = 0.000), also have a significant effect, with beliefs emerging as the most dominant factor (Exp(B) = 10.234). The study implies that efforts to reduce single-use plastic consumption among university students should focus on strengthening environmental education and transforming social norms to foster sustainable behaviors. Furthermore, future research with longitudinal designs and broader populations is recommended to enhance the generalizability of these findings.
Hubungan Kontrol Glikemik dengan Aktifitas Fisik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Padangsidimpuan : The Relationship between Glycemic Control and Physical Activity of Type 2 Diabetes Mellitus Patients in Padangsidimpuan City Adi Antoni; Natar Fitri Napitupulu; Ririn Ariska Nasution; Hotma Royani Siregar; Anto J. Hadi; Haslina Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.51 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1889

Abstract

Latar Belakang: Kontrol glikemik merupakan suatu pengendalian glukosa pasien Diabetes Melitus (DM). Kontrol ini dilakukan setiap 3 bulan sekali yang meliputi pemeriksaan kontrol kadar gula darah puasa, kadar gula postprandial, serta kadar HbA1c. Apabila tidak diakukan secara teratur, dapat menyebabkan komplikasi sehingga penting dilakukan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kontrol glikemik dengan aktifitas fisik pasien diabetes melitus tipe 2 di Kota Padangsidimpuan. Metode: Desain penelitian ini adalah non eksperimen dengan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian ini di kota Padangsidimpuan dengan waktu Bulan April hingga Juli 2021. Kriteria sampel berupa pasien diabetes mellitus minimal menderita DM selama 5 tahun, dapat membaca dan menulis, tidak memiliki komplikasi penyakit berat. Jumlah sampel sebanyak 95 pasien. Teknik sampel menggunakan simple random sampling. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Mayoritas pasien tidak teratur melakukan kontrol kadar gula darah puasa (75,8%). Pasien yang tidak melakukan aktifitas fisik sebesar 70,5%. Terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol glikemik dengan aktifitas fisik pasien diabetes melitis tipe 2 di Kota Padangsidimpuan (p<0.001). Kesimpulan: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol glikemik berhubungan terhadap aktifitas fisik pasien diabetes melitis tipe 2 di Kota Padangsidimpuan.
Pengembangan Pangan Lokal Dali Horbo sebagai Makanan Pendamping untuk Mengatasi Balita Stunting di Kabupaten Tapanuli Utara: Improving Dali Horbo as a Complementary Food to Reduce Stunting in North Tapanuli Regency Yusnina Maisyaroh; Mastiur Napitupulu; Anto J. Hadi; Adi Antoni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4210

Abstract

Latar Belakang: Pangan lokal Dali Horbo memiliki potensi besar sebagai makanan pendamping yang bermanfaat bagi balita yang mengalami stunting. Dali Horbo kaya akan nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, seperti protein, zat besi, kalsium, dan vitamin A. Namun, saat ini pemanfaatan Dali Horbo sebagai sumber pangan belum dimaksimalkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari pemberian Dali Horbo sebagai makanan pendamping bagi balita yang mengalami stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan di Kecamatan Siborong-Borong terhadap populasi balita stunting sejumlah 194 anak. Teknik pemilihan sampel menggunakan purpossive sampling dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, sehingga jumlah sampel yang diikutsertakan dalam penelitian ini adalah 12 balita yang mengalami stunting. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan balita secara berkala, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam berat badan balita sebelum dan sesudah intervensi pada bulan pertama, kedua, serta ketiga, dengan tingkat signifikansi masing-masing 0.016, 0.003, dan 0.002 (<0.05). Demikian pula, terdapat perbedaan signifikan dalam tinggi badan balita sebelum dan sesudah intervensi pada bulan pertama, kedua, dan ketiga, dengan tingkat signifikansi masing-masing 0.017, 0.002, dan 0.034 (<0.05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian Dali Horbo sebagai makanan pendamping memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan berat dan tinggi badan balita yang mengalami stunting. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan kegiatan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat tentang manfaat Dali Horbo sebagai makanan pendamping bagi balita yang mengalami stunting.