Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Dalam Pembuatan Sabun Cuci Piring Ekstrak Sereh Untuk Meningkatkan Keterampilan Di Balai Latihan Kerja Padangsidimpuan Ayus Diningsih; Haslina; Nurlaila; Yanna Wari Harahap
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v7i2.2347

Abstract

Sabun cuci piring merupakan salah satu kebutuhan pokok di dalam rumah tangga, meskipun sabun cuci piring merupakan kebutuhan skunder. Konsumsi sabun yang terus-menerus setiap harinya menyebabkan kebutuhan pengadaan sabun yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan ibu-ibu rumah tangga khususnya yang ada di balai latihan kerja dalam membuat sabun cuci piring ekstrak sereh agar dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk menambah penghasilan keluarga. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah metode demonstrasi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengadian kepada masyarakat ini adalah dari 42 orang peserta pelatihan menyatakan bahwa 32 peserta minat terhadap PKM pembuatan sabun cuci piring dan 10 orang tidak minat terhadap PKM pembuatan sabun cuci piring.Kesimpulan dari pengabdian kepada msyarakat ini adalah pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan sesuai rencana yang diharapkan. Kegiatan PKM ini dapat meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pembuatan sabun cuci piring serta masyarakat antusias untuk membuat sabun cuci piring di rumah guna mencukupi kebutuhan sabun cuci piring sehari-hari.
PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA BUAH MELON BIASA, MELON MADU (Cucumis melo L.) SECARA TITRASI IODIMETRI DAN TITRASI 2,6-DIKLOROPHENOL INDOPHENOL Insan, hafni nur; Ayus Diningsih
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1788

Abstract

Melon merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan yang dianggap memiliki prospek yang baik dalam pemasaran. Daya tarik melon mempunyai kharisma tersendiri di kalangan masyarakat. Selain itu, buah melon juga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena zat-zat gizi yang dikandung seperti kalium, kalsium, fospor, serat, vitamin A, B, dan C. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar vitamin C dari buah melon. Penetapan kadar vitamin C dalam pangan dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain dengan titrasi iodin, titrasi 2,6-diklorophenol indophenol, kromatografi cair kinerja tinggi dan spektrofotometri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode titrasi iodimetri dan metode titrasi 2,6-diklorophenol indophenol. Kedua metode ini dilakukan untuk dapat mengetahui metode mana yang paling baik digunakan dalam penetapan kadar vitamin C. Dari hasil penelitian diperoleh kadar vitamin C pada buah melon biasa dengan menggunakan metode titrasi iodimetri adalah 19,70 mg / 100 g sedangkan dengan metode titrasi 2,6-diklorophenol indophenol adalah18,12 mg / 100 g. Pada buah melon madu diperoleh kadar vitamin C dengan menggunakan titrasi iodimetri adalah 17,45 mg / 100 g dan menggunakan metode titrasi 2,6-diklorophenol indophenol adalah 16,00 mg / 100 g.