Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Hubungan Peran Pemantauan Pengawas Minum Obat (PMO) dengan Peningkatan Kualitas Hidup Pasien TB Paru di Puskesmas Sentosa Baru Tahun 2024 Setiawati Dakhi; Yosefhine Christine Sihombing; Alfurqan Alfurqan; Putra Jaya Gori; Sunarti Sunarti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46836

Abstract

Tuberkulosis atau TBC salah satu penyakit menular, juga dikenal sebagai TB paru akibat Mycobacterium tuberculosis dan hingga kini masih menjadi ancaman kesehatan di era global. TBC menjadi salah satu penyumbang kematian terbanyak ke 2 di dunia sesudah COVID-19 tahun 2022 terutama negara dengan pendapatan minim dan menengah. Tujuan: Penelitian ini dilakukan guna mengetahui Hubungan Peran Pemantauan Pengawas Minum Obat dengan Peningkatan Kualitas Hidup Pasien TB Paru di Puskesmas Sentosa Baru. Metode: Penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif, dirancang dengan menggunakan korelasi dan non eksperimen. Populasi pasien TB berdasarkan data di Puskesmas Sentosa Baru sebanyak 412 orang. Sampel dalam penelitian ini melibatkan 40 responden yang dipilih memakai metode Non Probability Sampling yaitu dengan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan analisis statistik dengan uji chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,000 < 0,05, artinya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan ini, maka dapat disimpulkan bahwa, adan hubungan signifikan antara peran pemantauan Pengawas Minum Obat (PMO) dengan peningkatan kualitas hidup pasien TB Paru di Puskesmas Sentosa Baru Kota Medan Tahun 2024.
Hubungan Antara Tingkat Kolesterol Terhadap Pasien Hipertensi di Panti Jpmpo Yayasan Guna Budi Bakti Tahun 2025 Dewi Nirwana Berutu; Berkat Setiawan Halawa; Friskila Zega; Lia Trisia; Sadarmawata Zai; Sunarti Sunarti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50170

Abstract

Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang berdampak secara global. Kondisi ini kerap dijuluki silent killer karena penderitanya dapat mengalami tekanan darah tinggi selama bertahun-tahun tanpa menunjukkan gejala, keluhan, atau kerusakan yang jelas pada organ vital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kolesterol pada pasien hipertensi di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bhakti Medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang dirancang untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan mengumpulkan dan menganalisis data yang diekspresikan dalam bentuk numerik. Pendekatan ini dilakukan secara sistematis, dengan perencanaan yang cermat dan proses terstruktur dari tahap desain awal hingga fase implementasi. Berdasarkan data dari Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bhakti di Medan, terdapat 15 pasien yang didiagnosis menderita hipertensi dan kadar kolesterol tinggi. Menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk untuk variabel tekanan darah, nilai signifikansi ditemukan sebesar 0,001, menunjukkan bahwa nilainya di bawah ambang batas 0,05. Untuk kadar kolesterol, nilai signifikansi adalah 0,00, juga di bawah 0,05, menunjukkan bahwa data untuk variabel ini tidak terdistribusi secara normal. Analisis statistik menunjukkan korelasi yang signifikan antara tekanan darah dan kadar kolesterol (p < 0,05). Hasil ini konsisten dengan studi sebelumnya yang juga menunjukkan hubungan yang berarti antara konsentrasi kolesterol dan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025 R Uli Meilani Br Haro Rajagukguk; Elsari M Siregar; Dea Puspita Sari; Al Badrul; Gaby Ana Susanti Silalahi; Sunarti Sunarti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi didefinisikan sebagai keadaan ketika tekanan darah sistolik melampaui 130 mmHg dan tekanan darah diastolik berada di atas 80 mmHg. Berbagai faktor memengaruhi kondisi ini, di antaranya adalah indeks massa tubuh. Para ahli menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebagai parameter untuk mengukur status gizi yang didapat melalui perbandingan antara berat badan dan tinggi badan. Hubungan antara IMT dengan kejadian hipertensi diteliti dalam penelitian ini. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian meliputi semua pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Royal Prima, dengan sampel sebanyak 40 orang yang dipilih menggunakan sampling probabilitas melalui sampling acak sederhana. Data penelitian diperoleh dari sumber primer, sekunder, dan tersier. Pengukuran dilakukan menggunakan lembar observasi dengan bantuan alat berupa timbangan, meteran, serta sfigmomanometer. Data dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil: adalah bahwa nilai p dari uji statistik chi-square sebesar 0,01, yang lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan: bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, sehingga ditemukan hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dan insidensi hipertensi pada pasien di Rumah Sakit Umum Royal Prima.
Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien TB Paru di RSU Mitra Sejati Trisna Feberwati Laia; Sunarti Sunarti; Nadia Safira Fonna; Raudhatul Khairi. MR; Maria Fransisca Situmorang
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19315

Abstract

ABSTRACT TB disease suffered by someone will have an impact on society and if left unchecked will also have an impact on state revenues. This disease will also take up a person's productive time. The purpose of this study was to determine the relationship between self-care and the quality of life of pulmonary TB patients at Mitra Sejati General Hospital. The type of research used is an analytic descriptive survey with a Cross Sectional design. The population in this study were all patients with pulmonary TB disease at Mitra Sejati General Hospital, totaling 250 people. The subject retrieval technique used purposive sampling as many as 159 people. The instrument used in this study was a questionnaire to measure self care and quality of life of pulmonary TB patients. Analysis of research data is univariate and bivariate analysis with chi square test. The results of the study explained that the Self Care of pulmonary TB patients at Mitra Sejati General Hospital, most of the respondents had a good level of self care with a total of 78 respondents (49%), the Quality of Life of TB patients at Mitra Sejati General Hospital, most of the respondents had a good quality of life of TB patients with a total of 104 respondents (65%), and there was a relationship between Self Care and Quality of Life of Pulmonary TB Patients at Mitra Sejati General Hospital using Chisquare obtained a significance degree of p = 0.000. The conclusion of this study is that there is a relationship between Self Care and the Quality of Life of Lung TB Patients at Mitra Sejati General Hospital using Chisquare obtained a significance degree of p = 0.000. It is recommended to provide education to patients and families regarding the importance of proper self-care such as understanding of TB treatment, ways to maintain personal and environmental hygiene, and healthy lifestyles that contribute to improving their quality of life.  Keywords: Self Care, Quality of Life, Pulmonary TB  ABSTRAK Penyakit TB yang diderita seseorang akan berdampak kepada masyarakat dan apabila dibiarkan akan berdampak pula kepada pendapatan negara. Penyakit ini juga akan menyita wakti produktif seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan self care dengan kualitas hidup pasien TB paru di RSU Mitra Sejati. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh pasien dengan penyakit TB paru di RSU Mitra Sejati sebanyak 250 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling sebanyak 159 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengukur self care dan kualitas hidup pasien TB paru. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan Self Care pasien TB paru di RSU Mitra Sejatisebagian besar responden memiliki tingkat self care yang baik dengan jumlah 78 responden (49%), Kualitas HidupPasien TB di RSU Mitra Sejati sebagian besar responden kualitas hidup pasien TB yang baik dengan jumlah 104 responden (65%), dan Ada hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien TB Paru Di RSU Mitra Sejati menggunakanChisquare diperoleh derajat signifikansi sebesar p= 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien TB Paru Di RSU Mitra Sejati menggunakan Chisquare diperoleh derajat signifikansi sebesar p= 0,000. Disarankan untuk Pemberian edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai pentingnya self care yang tepat seperti pemahaman tentang pengobatan TB, cara-cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta pola hidup sehat yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mereka.  Kata Kunci: Self Care, Kualitas Hidup, TB Paru
Hubungan Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien TB Paru Mei Melvi Sihaloho; Sunarti Sunarti; Eny Patonah; Devi Riska4; Saydi Saydi; Talenta Talenta
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19189

Abstract

ABSTRACT Indonesia is called a pulmonary TB endemic country because this disease is still very common in Indonesia. Many people with pulmonary TB experience a crisis of confidence and feel discriminated against in the community. In order for people with pulmonary TB not to be stigmatized, motivation, support and assistance to patients are needed to support recovery and adherence to taking medication. The purpose of this study was to determine the relationship between intrinsic and extrinsic motivation with adherence to taking medication for pulmonary TB patients. The type of research used is an analytic descriptive survey with a Cross Sectional design. The population in this study were all patients with pulmonary TB disease at Palmatak Hospital, Anambas Islands Regency, totaling 125 people. The technique of taking subjects using purposive sampling as many as 56 people. The instrument used in this study was a questionnaire to measure intrinsic and extrinsic motivation, and drug compliance of pulmonary TB patients. Data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results of the study explained that there was a relationship between intrinsic motivation (p = 0.000) and extrinsic motivation (p = 0.023) with drug compliance of pulmonary TB patients. The conclusion of this study is that intrinsic motivation and extrinsic motivation are related to drug compliance of pulmonary TB patients so that family support is needed in providing motivation so that TB patients are more compliant in taking their medicine. Keywords: Intrinsic Motivation, Extrinsic Motivation, Medication Adherence, Pulmonary TB  ABSTRAK Indonesia disebut dengan  negara endemis TB paru karena penyakit ini masih sangat banyak diderita orang Indonesia. Penderita TB paru banyak yang mengalami krisis kepercayaan diri dan merasa mendapatkan diskriminasi di masyarakat. Agar penderita TB paru tidak mendapat stigma yang tidak baik, maka dibutuhkan motivasi, dukungan dan bantuan kepada penderita untuk mendukungan kesembuhan dan kepatuhan minum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi intrinsik dan ekstrinsik dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan penyakit TB paru di RSUD Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambassebanyak 125 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling sebanyak 56 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengukur motivasi intrinsik dan ekstrinsik, dan kepatuhan minum obat pasien TB Paru. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan terdapat hubungan antara motivasi intrinsik (p= 0,000) dan motivasi ekstrinsik (p= 0,023) dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru sehingga diperlukan dukungan keluarga dalam memberikan motivasi agar pasien TB lebih patuh dalam meminum obatnya.  Kata Kunci: Motivasi Intrinsik, Motivasi Ekstrinsik, Kepatuhan Minum Obat, TB Paru
Asuhan Keperawatan Gangguan Integritas Kulit Pasien Diabetes Melitus Tipe II: Studi Kasus RSUD M. Thomsen Nias Mastina Titi Jayasari Giawa; Heppynus Telaumbanua; Sunarti Sunarti
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v7i2.15496

Abstract

Type II diabetes mellitus is a chronic metabolic disease that may cause hyperglycemia and impaired peripheral tissue integrity. This case study aimed to describe nursing care for one patient with type II diabetes mellitus in the Alamanda Room of RSUD dr. M. Thomsen Nias. A descriptive case study design was applied using the nursing process framework. Data were collected through interviews, observation, physical examination, laboratory documentation, medical record review, nursing assessment format, observation sheet, and SOAP evaluation format. The case involved one 46-year-old male patient with severe hyperglycemia and signs of impaired skin integrity. Assessment showed random blood glucose of 405 mg/dL, fasting blood glucose of 404 mg/dL, HbA1c of 14.8%, leukocytosis, and erythematous peeling skin on the lower extremity. The main nursing diagnoses were unstable blood glucose level, impaired skin/tissue integrity related to circulatory and metabolic changes due to hyperglycemia, and fatigue. Interventions included hyperglycemia management, blood glucose monitoring, diabetic diet education, insulin collaboration, sterile skin care, infection monitoring, activity-rest education, discharge planning, and family involvement. Short-term clinical improvement was observed over three days, but blood glucose remained high at 280 mg/dL; therefore, continued care and self-management education are required.
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Asam Lambung (GERD) Gastro Esofangeal Reflux Desease Di SMP Negeri 19 Medan Elis Anggeria; Tiarnida Nababan; Karmila Br Kaban; Eva Latifah Nurhayati; Sunarti Sunarti; Kristina L Silalahi; Legisnaria Gulo; Agnes Gulo; Marnesry Rahmat Kristin Laoly; Priscillia Margaretta Hutagaol; Agustina Sihombing; Heru Bambang Triono; Elkana Pramujaya Brahmana
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitra_prima.v6i2.5826

Abstract

Perubahan gaya hidup di masyarakat, seperti kebiasaan merokok, konsumsi junk food, dan kafein, meningkatkan risiko penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD adalah kondisi refluks asam lambung ke esofagus yang menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, dan mual. Edukasi tentang pencegahan GERD sangat penting, terutama di kalangan remaja yang mulai menunjukkan pola makan tidak sehat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMP Negeri 19 Medan tentang pencegahan GERD. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah menggunakan media presentasi PowerPoint, leaflet, dan video ilustrasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan observasi awal dan persiapan yang melibatkan pihak sekolah. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Mereka mampu memahami materi tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan GERD. Diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang GERD, sehingga mereka dapat mengelola kondisi ini dengan lebih baik dan mengadopsi pola hidup yang lebih sehat
Co-Authors Agnes Gulo Agustina Sihombing Al Badrul Alabid Telaumbanua Alfurqan Alfurqan amsah, amsah Andriani Harahap Ardedi Putra H.I.J Zalukhu Banjarnahor, Tesalonika Ruth Berkat Setiawan Halawa Buulolo, Fanolonama Chrismis Novalinda Ginting Chrismis Novalinda Ginting Daya, Saprianto Dea Puspita Sari Debi Novita Siregar Debora Paninsari Destini Zebua Devi Riska4 Dewi Nirwana Berutu Dewi Simamora Efridariani Sari Gulo Elis Anggeria Elkana Pramujaya Brahmana Elsari M Siregar Eny Patonah Epi Yanto Laila Erwasan Laia Eva Latifah Nurhayati Fitria Ningsih Friskila Zega Gaby Ana Susanti Silalahi Gregorius Benard Ndruru Hajrah Ainun Harefa, Arnudin Harita, Sanohu Saro Heppynus Telaumbanua Herna Erly Yanti Lase Heru Bambang Triono Hulu, Indah Kristiani Idaman Kristiani Waruwu Indartati, Indartati Karmila Br. Kaban Krisna Yuliriska Baeha Kristina L Silalahi Laia, Sekawan Legisnaria Gulo Lia Trisia Loni Yanasari Nasution Magdalena Christy Yolanda Manik Mahyana Mahyana Maisarah Siahaan Manao, Lukmadil Dakhi Rafael Rianto Marhamah , Marhamah Maria Fransisca Situmorang Mariana Berutu Marnesry Rahmat Kristin Laoly Masrini Masrini Mastina Titi Jayasari Giawa Mei Melvi Sihaloho Muhammad Arman Azizi Muhammad Haikal Lufthy Daulay Nadia Safira Fonna Natania Filiska Hulu Nathasya Dwinta P Wau Nehe, Sona Kristian Okviyanti Telaumbanua Pakpahan, Ria Anjeli Popi Marlina Waruwu Priscillia Margaretta Hutagaol Putra Jaya Gori R Uli Meilani Br Haro Rajagukguk Rahmad Hidayat Ratih Andela Raudhatul Khairi. MR Reli Sugianto Rimna Rita Riyan Saputra Rodi Saputra Buulolo Sadarmawata Zai Sahna Ferdinand Ginting Sahna Ferdinand Ginting Sari, Rita Nova Saydi Saydi Setiawati Dakhi Simanungkalit, Cristina Leyli Siti Paramita Sitorus, Desi Natalia Sitorus, Frisnayanti Sumariadi Sumariadi Syuhada, Muhammad Taufiq Talenta Talenta Tiarnida Nababan Trisna Feberwati Laia Yeyen Rahmi Zebua Yosefhine Christine Sihombing Zurni, nn