Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

HAMBATAN BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI HIMPUNAN DI MASA PANDEMI Eko Agustiawan; Surya Sari Faradiba
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2468

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini sebanyak 2 mahasiswa yang berasal dari 1 mahasiswa kepulauan dan 1 mahasiswa daratan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hambatan belajar yang dialami mahasiswa pada materi himpunan dengan pembelajaran daring baik yang berasal dari kepulauan maupun dari daratan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) mahasiswa mengalami hambatan internal kemampuan matematika seperti memahami soal, mentransformasi soal dan menyelesaikan soal himpunan, 2) mahasiswa mengalami hambatan internal psikologis seperti capek, bosan, tidak fokus dan segera berakhirnya pembelajaran, dan 3) mahasiswa mengalami hambatan eksternal seperti ketersediaan sinyal dan kualitas jaringan internet dalam pembelajaran online. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara mahasiswa dari kepulauan dan dari daratan dalam menerima pembelajaran online yang dipengaruhi oleh adanya beberapa hambatan yang dapat mempengaruhi capaian hasil pembelajaran.
ANALISIS BUTIR SOAL TES URAIAN UJIAN TENGAH SEMESTER MATA KULIAH STATISTIK Eko Agustiawan; Anies Fuady; Sunismi
Educare : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Educare : Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Statistics courses are courses that require thought processes to describe or analyze data in the form of numbers. Therefore, an assessment instrument for the statistics course test needs to be made. This study aims to determine the characteristics of the items using Anates version 4 in the form of a description test document which totals 4 questions. This study uses a descriptive quantitative approach method. The results showed that: the results of the analysis of the validity of the UTS essay questions in the statistics subject were valid question categories with 2 items showing a very significant correlation. The results of the reliability analysis show that the correlation coefficient is 0.65. This indicates the reliability of the item has a category of questions with high reliability. At the difficulty level, 1 item is included in the easy category (74%), 2 items are included in the moderate category (53%) and 1 item is included in the very difficult category (14%). Meanwhile, the results of the analysis of the differentiating power of the items showed that the discriminating power was sufficient, amounting to 1 item and 3 items showing good discriminating power.
Analysis of Test Questions Description Midterm Exam Statistics Course Eko Agustiawan; Anies Fuady; Sunismi
EDUCARE: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): January
Publisher : Yayasan Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71392/ejip.v2i1.48

Abstract

This study aims to analyze the quality of mid-semester exam questions in the form of descriptive questions, focusing on the aspects of validity, reliability, level of difficulty, and discriminating power. The method used is a descriptive quantitative approach, with documentation techniques for odd semester mid-term exam questions and student answer sheets. Data analysis was carried out using Anates software version 4. The results showed that two of the four questions had very significant validity and reliability with a coefficient of 0.65, which is included in the high category. In terms of level of difficulty, one question was classified as easy (74%), two questions were moderate (53–54%), and one question was very difficult (14%). The discriminating power showed that one question was categorized as sufficient and three questions were categorized as good to very good. These findings indicate that most of the questions analyzed have a quality that is suitable for use in learning evaluation. The implications of this study emphasize the importance of item analysis as a step to improve the quality of assessment in higher education, especially in designing questions that are valid, reliable, and able to measure student learning achievement fairly. In addition, this study can be used as a reference in training in preparing evaluation instruments based on empirical data for lecturers and educators.
Peningkatan Pemahaman Perbandingan Melalui Media PAKOPER di Sekolah Dasar Saputra, Aris Dwi; Mukhlishah, Nur; Agustiawan, Eko; Indraswari, Nur Fitriyah
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.211

Abstract

Latar Belakang:  Memahami topik matematika yang bersifat abstrak seperti perbandingan masih menjadi tantangan besar bagi banyak siswa sekolah dasar, terutama karena kurangnya alat pembelajaran yang konkret dan relevan secara kontekstual. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep perbandingan pada siswa melalui penerapan media pembelajaran inovatif bernama PAKOPER (Papan Kotak Perbandingan). Metode: Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan siswa kelas V SDN Kebunan 1 Sumenep. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media PAKOPER berhasil meningkatkan nilai rata-rata siswa dari 55 menjadi 82, serta meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi. Kesimpulan: Media pembelajaran berbasis visual konkret seperti PAKOPER terbukti mampu mempermudah siswa dalam memahami konsep perbandingan dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Pelatihan Media “BaRuRang” (Bangun Ruang Ringkas) Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Materi Bangun Ruang Nur Mukhlishah; Aris Dwi Saputra; Eko Agustiawan; Kurratul Aini
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.10244

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa SD tentang bangun ruang masih umum, termasuk di SD Negeri Kebunan 1 Sumenep. Salah satu penyebabnya adalah minimnya variasi dan konteks media pembelajaran di kelas. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bangun ruang melalui pelatihan pembuatan dan penggunaan media “BaRuRang” (Bangun Ruang Ringkas) dengan pendekatan service learning, yang mengintegrasikan kegiatan akademik mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat di sekolah. Metode service learning sendiri dilaksanakan melalui identifikasi masalah, perencanaan solusi, aksi pelatihan dan pendampingan, serta refleksi hasil bersama siswa. Hasil kegiatan yang menunjukkan bahwa penggunaan media “BaRuRang” yang terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa di kelas V pada materi bangun ruang. Hasil menunjukkan peningkatan pada skor pemahaman siswa, dari proporsi 37,5% sebelum pelatihan menjadi 77,08% sesudah pelatihan. Hal ini membuktikan efektivitas “BaRuRang” di dalam mendukung pemahaman siswa secara konkret terhadap materi. Media konkret ini membantu siswa mengenali bentuk, ciri, dan perbedaan bangun ruang secara jelas. Selain peningkatan secara kognitif, kegiatan ini yang juga mendorong keterlibatan aktif para siswa dalam proses pembelajaran yang menjadi lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL TGT DENGAN MEDIA KACA {KARTU PECAHAN} PADA KELAS 4 MI DARUL ULUM Wahab, Abdul; Agustiawan, Eko; Nuriyandini, Erika Putri; Kamila, Fathira Varach; Fadhilah, Fairuz Mariana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 3 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i3.887-893

Abstract

This study aims to increase student learning activity in learning fractional mathematics by using the Team Games Tournament (TGT) learning model with fractional cards (KaCa). This study uses the Classroom Action Research (PTK) method with the research subject of grade IV students of MI Darul Ulum. This research consisted of two meetings with the competition, namely pre-race and post-race. In the pre-competition, the researcher conducted interviews with class teachers and showed that students' learning activity was still low, especially in fractional material mathematics lessons. In the post-competition, the researcher improved the quality of learning by improving the learning process through the TGT model in fractional materials assisted by fraction card media (KaCa). The results of the post-competition study showed that students' learning activity increased significantly in the form of becoming more active and enthusiastic in the learning process with an innovative and interactive competition game model. The results of this study can be used as a reference for teachers and researchers to improve the quality of mathematics learning in elementary schools at the same level.
Pelatihan Pembelajaran Media Digital Berbasis Power Point Materi Statistika Fuady, Anies; Agustiawan, Eko; Abidin, Zainal; Faradiba, Surya Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4645

Abstract

Statistika dapat dengan mudah dipahami dengan menghadirkan Microsoft PowerPoint dalam proses pembelajaran. Aplikasi ini tidak dimanfaatkan oleh mahasiswa , hal ini didasari dari angket yang disebar kepada mahasiswa STKIP PGRI Sumenep yang  dianalisis bahwa sebagian besar mahasiswa yang telah mengampu mata kuliah statistik jarang menggunakan aplikasi PowerPoint sehingga kurang memahami materi. Oleh karenanya kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberi pelatihan pembelajaran media digital berbasis PowerPoint materi statistika. Pelatihan ini bertujuan untuk membiasakan penggunaan PowerPoint dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan pemahaman materi khususnya materi statistik. Metode yang digunakan berupa pelatihan tatap muka yang terdiri dari tiga tahap yaitu perencanaan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Peserta pelatihan merupakan mahasiswa S1 sebanyak 38 peserta yang dibagi menjadi 2 sesi yaitu pada tanggal 22 dan 24 November 2022 dengan durasi waktu pelaksanaan masing-masing sesi 100 menit. Materi pelatihan meliputi pengenalan fungsi tools pada PowerPoint, pengertian dan macam statistik, penyajian data berupa tabel dan diagram, distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data (mean, median, modus) dan penyebaran data (variansi dan standard deviasi). Hasil dari kegiatan pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap minat dan penggunaan aplikasi PowerPoint dalam proses pembelajaran sebesar 95% dan meningkatnya pemahaman mahasiswa terhadap materi statistika dengan pembelajaran media digital berbasis PowerPoint sebesar 92%.
Peningkatan pemahaman siswa melalui pelatihan dan penggunaan media ”bibantar” (binder bangun datar) di sekolah menengah pertama Balqis, Malikatul; Rahman, Moh. Zainor; Agustiawan, Eko; Aini, Kurratul
Jurnal Anugerah Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/de7q1942

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar merupakan salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika di tingkat SMP. Hal ini disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang cenderung satu arah dan kurang interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui pelatihan dan penggunaan media pembelajaran yang inovatif. Media yang digunakan bernama BiBanTar (Binder Bangun Datar), yaitu alat bantu pembelajaran yang terbuat dari kardus yang dilapisi kertas berwarna dan dihias dengan berbagai tempelan kreatif sehingga mampu menarik minat belajar siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Batang-Batang dengan melibatkan 23 siswa kelas VII. Metode kegiatan meliputi observasi awal, pelatihan pembuatan media, penerapan dalam pembelajaran, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Instrumen evaluasi disusun oleh tim pelaksana berdasarkan materi pelatihan dan telah ditelaah oleh guru matematika dari sekolah serta dosen pengampu untuk memastikan kesesuaian isi. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dari nilai rata-rata pre-test  (kategori rendah) menjadi  (kategori tinggi) berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Sehingga media ini mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan serta mendorong guru lebih kreatif dalam mengembangkan media kontekstual.
Enhancing Students’ Mathematical Communication through Deep Learning-Based Course Review Horay in the Society 5.0 Era Eko Agustiawan; Agusriyanti Puspitorini; Kurratul Aini
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8631

Abstract

In the Society 5.0 era, students are expected to not only solve mathematical problems but also articulate their reasoning clearly. However, many students struggle with mathematical communication, especially in expressing, justifying, and representing their thinking. This study investigates the effectiveness of the Deep Learning-Based Course Review Horay (CRH) model in enhancing students’ mathematical communication skills through an interactive and technology-supported approach. A sequential explanatory mixed-methods design was employed involving 15 eighth-grade students at MTs. Nurul Hidayah, Sumenep. The intervention integrated Course Review Horay—a collaborative, game-based strategy—with deep learning analytics that provided automated, personalized feedback on students’ written responses. Quantitative data were collected using a validated Mathematical Communication Test (pre- and post-intervention), while qualitative insights were drawn from classroom observations and student interviews. Findings revealed a significant improvement in mathematical communication scores, from a pretest mean of 42.87 to a posttest mean of 78.93, t(14) = 4.38, p 0.001, with a large effect size (Cohen’s d = 1.13). Thematic analysis showed increased participation, clearer expression of reasoning, and enhanced student confidence supported by real-time feedback. The Deep Learning-Based CRH model effectively fostered cognitive and communicative growth by combining active learning and intelligent feedback. It supported students in verbalizing, representing, and justifying mathematical ideas in a low-anxiety, reflective environment. This model presents a scalable, student-centered approach aligned with the goals of Society 5.0 and 21st-century education.
STEAM Learning Integrating Deep Learning and Ethnomathematics to Improve Numeracy Literacy and Pancasila Student Profile Agusriyanti Puspitorini; Eko Agustiawan; Kurratul Aini
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8630

Abstract

Improving numeracy literacy and character education aligned with the Pancasila Student Profile (P5) remains a key challenge in Indonesian education, particularly in remote areas. Conventional mathematics instruction often lacks contextual and cultural relevance, limiting student engagement and holistic development. This study implemented a STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) learning model integrating Deep Learning principles and Ethnomathematics to enhance numeracy and character development. Using a mixed-methods sequential exploratory design, the research was conducted with 28 ninth-grade students at SMPN 1 Masalembu. Qualitative data from observations, interviews, and reflections informed the development of quantitative instruments measuring numeracy literacy and P5 competencies. Quantitative analysis showed significant gains in numeracy literacy, with pre-test scores increasing from M = 42.80 (SD = 7.61) to post-test scores of M = 82.47 (SD = 6.32), t(27) = −27.58, p 0.001, with a large effect size (Cohen’s d = 5.21). Qualitative findings indicated that students engaged meaningfully and joyfully with mathematical concepts through culturally relevant tasks involving Sumenep batik motifs. Improvements were also observed in critical thinking, creativity, cooperation, and cultural appreciation. The integration of STEAM, Deep Learning, and Ethnomathematics effectively enhanced students’ cognitive and character outcomes. This model offers a promising, culturally responsive approach for mathematics instruction in remote and diverse educational settings, supporting the objectives of the Merdeka Belajar curriculum.