Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) DENGAN KEPUASAN PENGGUNA SISTEM VERIFIKASI PENDAFTARAN ONLINE DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA: Corellation Between End User Computing Satisfaction (EUCS) and User Satisfaction with the Online Registration Verification System at RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Siti Mukminatul Khuro; Sri Sugiarsi; Erna Adita Kusumawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.243

Abstract

Health care facilities need to change the manual system with a new, more adequate information system so that it can improve the quality of service (IBISA, 2010). Dr. Sardjito General Hospital has launched an online registration system followed by an online registration verification system. System development continues to be carried out but obstacles are still found that affect user satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between End User Computing Satisfaction (EUCS) and user satisfaction with the online registration verification system at Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta. The type of research is observational analytic with a cross-sectional approach. The sampling technique used total sampling with a total of 41 officers. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the Chi Square Test. The results of the study are a description of the content dimension as many as 83% stated that the system is according to needs, the accuracy dimension as many as 78% stated that the system is accurate, the format dimension 66% stated that the system display is good, the ease of use dimension 61% stated that the system is easy to use. The chi square test on the SPSS statistical program shows p_value on the content dimension = 0.004, accuracy dimension = 0.001, format dimension = 0.006, ease of use dimension = 0.001, and timeliness dimension = 0.001. The conclusion of this study is a general description of user satisfaction with the online registration verification system is satisfied with a percentage of 66%. All dimensions in the EUCS have a relationship with user satisfaction. Research suggestions, hospitals should conduct further research on the description of the EUCS dimensions and user satisfaction because it has not reached 100% and periodic system evaluations need to be carried out to ensure smooth use of the system and minimize obstacles.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI SENSUS HARIAN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM JATI HUSADA KARANGANYAR Sri Sugiarsi; Trismianto Asmo Sutrisno; Sri Mulyono; Astri Sri Wariyanti; Yuyun Manggandi
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i2.117

Abstract

Pengelolaan sensus harian rawat jalan (SHRJ) di Rumah Sakit Jati Husada Karangnyar dilakukan secara manual sehingga tidak efektif dan efisein serta informasi yang dilaporkan kurang lengkap dan risiko kurang tepat. Untuk itu telah dikembangkan aplikasi SHRJ oleh tim penyusun melalui penelitian. Namun hasil dari penelitian tersebut belum disosialisasikan kepada pihak rumah sakit sehinngga aplikasi tersebut juga belum dimanfaatkan oleh rumah sakit. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada petugas kesehatan SHRJ. Jenis kegiatan pengabdian masayarakat ini adalah sosialisasi dan pelatihan, melalui  tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Target ahhir dari kegiatan ini adalah pihak mitra mampu mengadopsi aplikasi SHRJ. Hasil kegiatan: 13 orang perekam medis dan 1 petugas IT mengikut kegiatan pelatihan di aula rumah sakit. Hasil menunujukkan : Peserta pelatihan memberikan tanggapan bahwa aplikasi Sensus Harian Rawat Jalan (SHRJ) mudah untuk dipahami dan digunakan, menimbulkan minat yang tinggi bagi peserta untuk mengadopsi.
Analysis of Differences in Riil Rates With INA-CBGs Rates of Inpatients Confirmed with Covid-19 at RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen ira basuki; Sri Sugiarsi; Trismianto Asmo Sutrisno
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v3i3.145

Abstract

The acceleration of handling Covid-19 is carried out in the form of providing health services to patients in hospitals that provide Covid-19 services. Financing of patients treated with certain emerging infectious diseases can be claimed to the Ministry of Health through the Director General of Health Services. There is a negative difference in the cost of patient care. The purpose of this study is to determine the difference between real rates and INA-CBGs rates in confirmed Covid-19 inpatients at dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Hospital in semester 1 of 2022.This type of research is analytical observation with a comparative approach. The population of 275 medical record files used saturated samples. How to collect data by observation using checklists and documentation. The data analysis of this study is a univariate and bivariate analysis, the results of this study are the average real tariff of inpatient women Rp. 18,485,206.40, while the average tariff INA–CBGs is 18,101,971.27. Based on the Wilcoxon test, it can be concluded that there is no difference between the real tariff and the INA–CBGs tariff for inpatients confirmed with Covid-19 at dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Hospital.
LITERATURE REVIEW : PELEPASAN INFORMASI MEDIS KEPADA PIHAK ASURANSI Almas Ummi Fatharina; Sri Sugiarsi; Trismianto Asmo Sutrisno
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v1i1.1

Abstract

Abstract Release of medical information must be subject to applicable procedures and must be with the patient's consent. Patients must make a stamped written statement that has authorized a third party to request medical data from a doctor. The purpose of this study is to determine the policy of releasing medical information and the flow of procedures for releasing medical information to the insurer. The research method in this study is to use a literature review design, namely research that examines research articles on the release of medical information to insurance parties by comparing, summarizing, and drawing conclusions. The search strategy used keywords and operator bundles used in this study, namely "medical records" or "information release" or "insurers". The result of the research is that a hospital is in the process of releasing medical information using policies in the form of SOPs, cooperation agreements with insurance parties, and orally. In addition, there are hospitals that have different procedures for releasing medical information because they do not only serve one insurance party, but there are several insurance parties that are served such as BPJS, Jasa Raharja, and Askes. However, in the process of releasing medical information, there are hospitals that are not yet in accordance with the flow of medical information release procedures that have been determined by the Hospital. Therefore, the hospital conducts outreach on the flow of procedures for releasing medical information so that the officer in charge has a better understanding of the release of medical information. Keyword : medical records, information release, insurers Abstrak Pelepasan informasi medis harus mengacu pada prosedur yang berlaku dan harus dengan persetujuan pasien. Pasien harus membuat pernyataan tertulis bermaterai bahwa telah memberi kuasa kepada pihak ketiga untuk meminta data medis dari dokter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pelepasan informasi medis dan alur prosedur pelepasan informasi medis kepada pihak asuransi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan desain literature review yaitu penelitian yang mengkaji artikel-artikel penelitian tentang Pelepasan Informasi Medis Kepada Pihak Asuransi dengan cara membandingkan, meringkas, dan mengambil kesimpulan. Strategi pencarian menggunakan keyword dan booelan operator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu “rekam medis” or “pelepasan informasi” or “pihak asuransi”. Hasil penelitian terdapat Rumah Sakit yang dalam proses pelepasan informasi medis menggunakan kebijakan dalam bentuk SOP, perjanjian kerjasama dengan pihak asuransi, dan secara lisan. Selain itu terdapat Rumah Sakit memiliki alur prosedur pelepasan informasi medis yang berbeda-beda karena tidak hanya melayani satu pihak asuransi saja, tetapi ada beberapa pihak asuransi yang dilayani seperti BPJS, Jasa Raharja, dan Askes. Akan tetapi dalam proses pelepasan informasi medis terdapat Rumah Sakit yang belum sesuai dengan alur prosedur pelepasan informasi medis yang telah ditentukan oleh Rumah Sakit. Oleh karena itu pihak Rumah Sakit melakukan sosialisasi mengenai alur prosedur pelepasan informasi medis agar petugas yang bertanggungjawab lebih paham mengenai pelepasan informasi medis.
LITERATURE REVIEW : PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI UNIT FILING Vivi Anika Retno Mumpuni; Sri Sugiarsi; Tunjung Bayu Sinta
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v1i1.4

Abstract

Abstract Risk is the possibility of unwanted or unexpected adverse effects in an activity. These risks can have a negative impact on officers who are present during activities, especially in theunit filing. There are several risks of work accidents experienced byworkers, filing such as fingers with staples attached to medical record documents,workers filing can get cough if they take or return medical record documents without wearing a mask. The purpose of the study was to determine the application of risk management in theunit filing. The research method used is Literature Review with a search strategy usingresults criteria Google Scholarwith the keywords "Risk management OR Implementation of Risk Management in theunit filing". The results of this study indicate that risk management in hospitals is carried out internally, therisk factor in theunit filing most prominentis that the officer can catch a cough if he does not use a mask, and the hand can cut the cover of the medical record document if he does not use gloves, attitude towards risk What happens in the filing unit is the creation of a work safety SOP to prevent unwanted risks. Factors that cause risk are chemical factors, biological factors, physical factors and ergonomic factors. Keywords : Risk Management, Application of Risk Management Abstrak Risiko merupakan kemungkinan terjadinya akibat buruk yang tidak di inginkan atau tidak terduga dalam sebuah aktivitas. Risiko tersebut dapat menghasilkan dampak negatif bagi petugas yang ada saat aktivitas terutama di unit filing. Terdapat beberapa risiko kecelakaan kerja yang di alami oleh petugas kerja filing seperti jari yang terkena steples yang menempel pada dokumen rekam medis, petugas kerja filing dapat terkena penyakit batuk jika mengambil atau menggembalikan dokumen rekam medis tanpa menggunakan masker. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan manajemen risiko di unit filing. Metode penelitian yang digunakan adalah Literature Review dengan strategi pencarian menggunakan kriteria hasil Google Scholar dengan kata kunci “Manajemen risiko OR Penerapan Manajemen Risiko di unit filing”. Hasil penelitian ini bahwa pengelolaan manajemen risiko di rumah sakit di lakukan secara internal, faktor risiko di unit filing yang paling menonjol adalah petugas dapat terserang batuk apabila tidak menggunakan masker, dan tangan dapat tersayat sampul dokumen rekam medis apabila tidak menggunakan sarung tangan, sikap atas risiko yang terjadi di unit filing adalah dengan di buatkanya SOP keselamatan kerja untuk mencegah terjadinya risiko yang tidak di inginkan. Faktor yang menyebabkan terjadinya risiko yaitu faktor kimia, faktor biologi, faktor fisik dan faktor ergonomi. Kata Kunci : Manajemen Risiko, Penerapan Manajemen Risiko
Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Sri Sugiarsi; Rizqy Zumrotus Sholikhah; Eka Novitayanti
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v1i2.26

Abstract

Keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis rata – rata terjadi pada bagian unit rawat inap. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui penyebab keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis, mengetahui kedisiplinan dokter dan perawat dalam mengisi dan mengembalikan dokumen rekam medis, serta untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis rawat inap. Pertanyaan penelitian ini menggunakan Framewok SPIDER, dan penelitian ini menggunakan desain Literature Review dengan menggunakan database Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokter dan perawat menjadi penyebab utama keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis serta kedisiplinan dokter dalam mengisi diagnose penyakit pasien serta tanda tangan pada dokumen rekam medis masih kurang serta kedisiplinan perawat dalam mengembalikan dokumen rekam medis dengan tepat waktu masih kurang, hal tersebut berdampak pada mutu pelayanan rumah sakit terhadap pasien menjadi buruk serta terhambatnya pelaporan mortalitas dan morbiditas rumah sakit. Untuk menghindari keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis maka disarankan untuk selalu menekankan SOP (Standart Operating Procedure) tentang batasan waktu pengembalian dokumen rekam medis dengan cara melakukan sosialisasi tertulis maupun lisan kepada seluruh tenaga medis serta mengadakan pelatihan terkait pelayanan yang profesional kepada para petugas medis
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PADA PELAYANAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM JATI HUSADA KARANGANYAR Afifah Novia Primastuti; Sri Sugiarsi; Sri Mulyono
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i2.73

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan terhadap 30 orang pasien tentang mutu pelayanan pendaftaran dan kepuasan pasien, menunjukkan bahwa responden yang menyatakan mutu baik sebanyak 26 (86,7%) dan mutu kurang baik sebanyak 4 (13,3%). Sedangkan responden yang menyatakan puas sebanyak 23 (76,7%) dan kurang puas sebanyak 7 (23,3%). Tujuan penelitian Mengetahui hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien pada pelayanan pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Umum Jati Husada Karanganyar. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup. Cara pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengolahan ini menggunakan editing, scoring, coding, entry, cleaning, tabulating. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien pada pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan nilai p value sebesar 0,001 lebih kecil dibandingkan dengan α sebesar 0,05. Simpulan dari hasil penelitian bahwa mutu pelayanan dengan kepuasan pasien pada pelayanan pendaftaran rawat jalan memiliki hubungan yang signifikan. Rumah sakit disarankan terus meningkatkan mutu pelayanan, terutama aspek reliability agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang cepat dan tepat yang diberikan oleh petugas