Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH HASIL PEMERIKSAAN HBSAG DENGAN MENGGUNAKAN SPESIMEN DARAH LENGKAP, SERUM DAN PLASMA Pramonodjati, Fredericus; Arini, Liss Dyah Dewi; Juwitasari, Karina Sella
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/f5bxmq19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah terdapat hubungan yang signifikan antara jenis sampel (darah lengkap, serum, dan plasma) dan hasil pemeriksaan HBsAg (positif atau negatif). Sebanyak 90 sampel darah dikumpulkan, dengan masing-masing 30 sampel untuk setiap jenis (darah lengkap, serum, dan plasma). Desain Penelitian ini observasional dengan desain cross-sectional, data hasil dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square (?2). Hasil analisis menunjukkan nilai ?2 hitung sebesar 1.3636 dengan derajat kebebasan (df) 2. Pada tingkat signifikansi 0.05, nilai ?2 kritis adalah 5.991. Karena nilai ?2 hitung (1.3636) lebih kecil dari nilai ?2 kritis (5.991), hipotesis nol tidak dapat ditolak. Ini mengindikasikan bahwa tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara jenis sampel yang digunakan dan hasil tes HBsAg. Meskipun data observasi menunjukkan sedikit variasi dalam jumlah kasus positif (darah lengkap: 24, serum: 22, plasma: 20), perbedaan ini dianggap sebagai fluktuasi acak dan tidak cukup besar untuk menunjukkan pengaruh nyata dari jenis sampel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketiga jenis sampel tersebut memberikan hasil yang konsisten untuk deteksi HBsAg dalam konteks penelitian ini.
PENGARUH KAPABILITAS DINAMIK KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI PADA TENAGA KEPERAWATAN DI RSST KLATEN) Saryadi, Saryadi; Arini, Liss Dyah Dewi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2855

Abstract

Era informasi digital, membuat semua organisasi harus mengembangkan inovasi dan kemampuan Pelayanan rumah sakit yang mengacu keselamatan pasien berbasis teknologi informasi sangat penting dalam eksistensi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan memahami pengaruh parsial maupun simultan kapabilitas dinamik, kompetensi dan motivasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi. Jumlah populasi sebanyak 410 tenaga keperawatan dan diambil sebesar 10%, sehingga jumlah sampel sebanyak 41 tenaga keperawatan di RSST Klaten. Penyebaran melalui google form yang ditujukan kepada tenaga keperawatan yang memberikan respon terhadap angket. Metode dengan menggunakan uji kualitas data, t-test, F-test, regresi linier berganda, koefisien determinasi, serta asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa data valid dan reliabel serta tidak ada permasalahan asumsi klasik. Penelitian menghasilkan informasi bahwa kapabilitas dinamik memiliki koefisien regresi sebesar 0,206 dengan t-test sebesar 2,634 serta signifikansi 0,012<0,05. Kompetensi memiliki koefisien regresi sebesar 0,376 dengan t-test sebesar 4,498 serta signifikansi 0,000<0,05. Motivasi memiliki koefisien regresi sebesar 0,486 dengan t-test sebesar 5.445 serta signifikansi 0,000<0,05. F-test menghasilkan nilai 75.351 signifikan 0,000<0,05. Penelitian menunjukkan kapabilitas dinamik, kompetensi dan motivasi, berpengaruh positif signifikan secara parsial maupun simultan terhadap pemanfaatan teknologi informasi di RSST Klaten. Motivasi memiliki pengaruh paling dominan dalam mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi, kemudian kompetensi dan terakhir kapabilitas dinamik dilihat dari besarnya koefisien regresi. Koefisien determinasi sebesar 0,859 atau 85,9%. Artinya variabilitas dari kapabilitas dinamik, kompetensi dan motivasi mampu mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi sebesar 85,9% sisanya sebesar 14,1% dipengaruhi variabel lain yang tidak masuk dalam model.
METODE BERMAIN ORIGAMI MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Ifalahma, Darah; Asri, Novia Kartika Hayu; Artika, Melati; Arini, Liss Dyah Dewi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2957

Abstract

Anak usia dini adalah individu yang unik dimana ia memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan dalam aspek fisik, kognitif, sosioemosional, kreativitas, bahasa dan komunikasi yang khusus yang sesuai dengan tahapan yang sedang dilalui. Usia dini merupakan usia yang efektif untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak, dalam perkembangan fisiknya sangat berkaitan dengan perkembangan motorik. Perkembangan motorik terdiri dari motorik kasar dan motorik halus. Perkembangan motorik halus menekankan koordinasi kelenturan tangan seperti keterampilan menggunakan jemari tangan dan pergerakan pergelangan tangan yang tepat contohnya menulis, melipat, menggambar dan memegang sesuatu dengan ibu jari dan telunjuk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas metode bermain origami terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini. Desain penelitian adalah kuantitatif eksperiment one grup pre-post test. Variabel independen adalah metode bermain origami, variabel dependen adalah kemampuan motorik halus anak. Populasi penelitian adalah siswa TK Aisyiyah Premulung Surakarta. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa kelompok A (4-5 tahun) sebanyak 23 anak. Instrumen yang digunakan adalah kertas origami berbagai ukuran dan warna, serta lembar observasi/penilaian kemampuan motorik halus (sesuai kurikulum sekolah). Analisis yang digunakan adalah Uji t-test. Hasil penelitian sebelum diberikan metode bermain origami kemampuan motorik halus anak mayoritas dalam kategori Mulai Berkembang (MB) (65,2%), dan sesudah diberikan metode bermain origami kemampuan motorik halus anak mayoritas dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) (47,8%). Perhitungan t-Hitung = 7,39 dan t-Tabel = 2,017, maka t-Hitung > t-Table yakni 7,39 > 2,017 artinya terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan motorik halus anak sebelum dan sesudah diberikan metode bermain origami. Kesimpulan adalah metode bermain origami efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF HBSAG DETECTION RESULTS ON THE INTERPRETATION OF ANTI-HBC RESULTS IN THE DIAGNOSIS OF HEPATITIS B INFECTION Pramonodjati, Fredericus; Arini, Liss Dyah Dewi; Martins, Santana; Pasha, Erlanda Islami
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/78ywbv17

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Hepatitis C Virus Antibody (anti-HCV) test results using the ELISA method and Hepatitis B surface Antigen (HBsAg) test results using the rapid test method. HBV and HCV co-infection is a clinically relevant issue as it can accelerate the progression of chronic liver disease. Data from 62 patient samples were analyzed using the Chi-Square test to examine the significance of the relationship between these two categorical variables. The statistical analysis revealed a Chi-Square value of 3.89 with a P-value of 0.048, which is below the 0.05 significance level. This finding indicates a statistically significant association between the HBsAg and anti-HCV test results. This study concludes that in the sampled population, a reactive result on one test is associated with reactivity on the other, highlighting the importance of dual screening for both viruses in high-risk populations.
MICROBIAL SAFETY OF STREET FOOD SAUCES : DETECTION OF ESCHERICHIA COLI AMONG VENDORS IN KLATEN REGENCY Arini, Liss Dyah Dewi; Pramonodjati, Fredericus; Fitria, Azizah Zahra Nur
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/n3tpt073

Abstract

Egg rolls are one type of food that requires additional ingredients in the form of sauce. Many egg sellers use bicycles or two-wheeled vehicles, with merchandise placed behind the bicycle or motorbike. However, the cleanliness of egg rolls is often ignored, one of the causes is exposure to dust and air that enters the food. This study aims to test for contamination of Eschericia coli bacteria and identify the presence of these bacteria in the sauce used in egg rolls. The method used in this study was a field survey with random and descriptive sampling techniques to determine the presence or absence of Eschericia coli in several types of sauces sold with egg rolls. Sampling was carried out by selecting 10 types of sauces from egg roll food sold around in Klaten Regency. Tests for Eschericia coli bacteria were carried out at the Biology Laboratory of Sebelas Maret University, Surakarta, and one sample as a negative control using the most probable number (MPN) method, Escherichia coli test and gram staining. The results of the Most Probabe Number test and confirmation test showed that there was Eschericia coli, while from the results of gram staining, the detected bacteria were included in the gram-negative category. The results of the biochemical test showed that the bacteria in the sample included the Enterobacter and Escherichia coli species. The tests carried out showed that all results did not meet the standards set in SNI 01-3546-2004, which regulates the maximum limit of the Total Plate Count (TPC) in tomato sauce is 2 x 10² colonies/g, while according to the Regulation of the Head of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia number HK. 00. 06. 1. 52. 401, the maximum limit of the Most Probable Number (MPN) Coliform in tomato sauce is 100 colonies/g.
STUDI LITERATUR : PENATALAKSANAAN PENYAKIT KANKER PADA SISTEM PENCERNAAN Arini, Liss Dyah Dewi; Saryadi; Musta’in; Kurniawan , Aditya; Suwanto
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Agustus-Oktober
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita. Sel kanker bersifat ganas dan dapat menginvasi serta merusak fungsi jaringan tersebut Kanker pencernaan, disebut juga kanker gastrointestinal, menyerang organ sistem pencernaan. Kanker pencernaan juga termasuk kanker gastrointestinal, kanker hati, kanker lambung, kanker kolorektal, dan kanker pancreas. Faktor risiko kanker pencernaan sangat beragam karena banyak organ berbeda yang dapat terpengaruh. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kanker di seluruh sistem pencernaan meliputi usia, peminum berat (alcohol), perokok, dan penderita diabetes. Tipe kanker hati merupakan kanker yang tumbuh pada sel hati. Kanker hati merupakan jenis kanker yang menempati urutan kedua sebagai kanker yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia. Kanker lambung merupakan kelompok penyakit keganasan yang mempunyai penyebab multifaktorial yaitu dari faktor genetik, gaya hidup dan lingkungan. Gejala yang ditimbulkan oleh kanker lambung pada awalnya tidak khas seperti gejala pada keluhan pencernaan umumnya. Diagnosis kanker kolorektal dapat dilakukan secara bertahap, antara lain melalui anamnesis yang tepat, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium, baik dari laboratorium klinik maupun laboratorium patologi anatomi. Etiologi kanker kolorektal hingga saat ini masih belum diketahui. Gejala dari kanker kolorektal bervariasi dan tidak spesifik. Keluhan utama pasien dengan kanker kolorektal berkaitan dengan besar dan lokasi dari tumornya. Tumor yang berada pada kolon kanan, di mana isi kolon berupa cairan, cenderung tetap tersamar hingga lanjut sekali.