Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Research Report - Engineering Science

PERANCANGAN SISTEM EVALUASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN Y.M. Kinley Aritonang; Ignatius A Sandy; Fenny Anggadipura
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4680.963 KB)

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan harus dilaksanakan oleh setiap lembaga pendidikan untukmengatasi persaingan tersebut. Oleh karena itu Jurusan Teknik Industri Fakultas TeknologiIndustri Universitas Katolik Parahyangan harus menerapkan suatu sistem evaluasi yang baik.Perbaikan sistem evaluasi dilakukan dengan memanfaatkan teori-teori mengenai sistemevaluasi yang diterapkan secara khusus untuk pendidikan berdasarkan Pedoman EvaluasiProses Pembelajaran. Teori tersebut diterapkan bersamaan dengan tahapan-tahapan sertateori mengenai evaluasi program menurut pandangan Fitzpatrick dalam Program Evaluation(2004). Tahapan yang dilakukan dalam sistem evaluasi ini adalah tahap penentuan tujuanevaluasi, pemilihan pendekatan, penentuan evaluator, memfokuskan evaluasi, sertaperencanaan evaluasi dalam pelaksanaan dan juga secara manajerial.Rancangan sistem usulan melengkapi faktor-faktor penilaian yang berpengaruh terhadapproses pembelajaran sebagai usaha untuk memperbaiki sistem yang ada. Desain evaluasiyang digunakan adalah cross section dan pre-post. Pada sistem usulan dirancangpengumpulan data dilakukan secara online serta menerapkan teknik sampling dalampengumpulan data evaluasi. Usaha perbaikan lain adalah dengan menambahkan sumberdata dari sistem evaluasi, serta memperbaiki penyampaian laporan hasil evaluasi.Penetapan waktu serta personel evaluasi dalam sistem usulan ini juga diperbaiki agar dapatdilakukan tindak lanjut sebagai usaha peningkatan kualitas dari pendidikan yang diberikan.
PEMBERDAYAAN USAHA KECIL RUMPUT LAUT AULIA SARI DI KELURAHAN MAJAHLEGA, KECAMATAN RANCASAR1, BANDUNG Paulus Sukapto; Bagus Made Arthaya; Y.M Kinley Aritonang; Ignatius Sandy; Marihot Nainggolan
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.659 KB)

Abstract

Perkembangan dunia usaha membuat persaingan bisnis semakin ketat sehingga para pebisnis haruslah cermat dalam melihat setiap peluang. Rumput laut adalah suatu produk pertanian yang melimpah di Indonesia, khususnya di pesisir selatan Jawa Barat. Rumput laut dapat ini dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan dan dan berpeluang untuk menghasilkan keuntungan. AULIA SARI adalah salah satu kelompok usaha kecil di Kel. Majahlega, Kec. Rancasari Bandung yang memproduksi makanan olahan rumput laut. Usaha ini menghasilkan produk utama yaitu baso, dodol, cendol, dan kerupuk. Usaha ini masih relatif baru dan mempunyai potensi untuk berkembang mengingat rumput laut adalah salah satu produk yang mempunyai kandungan protein tinggi, kandungan serat tinggi, dan mengandung cukup banyak vitamin. Untuk mengembangkan usaha ini perlu didukung oleh pihak luar terutama dalam pemasaran. Tujuan program PKM ini adalah pendampingan dalam menghitung harga pokok, membuat membuat konsep pemasaran, mencari lokasi penjualan (gerai), dan pembuatan web-site. Luaran dari program PKM ini adalahmempunyai harga pokok masing-masing produk, lokasi penjulan produk (gerai), konsep pemasaran, dan web-site. Hal ini diharapkan AULIA SARI usaha kecil menjadi usaha yanglebih berkembang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyakat sekitar Kel. Majahlega, Kec. Rancasari Bandung.Kata kunci: rumput laut, produk olahan, pemasaran, harga pokok, dan gerai.  
PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN RANTAI PASOK ENERGI DI INDONESIA Carles Sitompul; Alfian Alfian; Kinley Aritonang
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1251.676 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ekplorasi untuk mengidentifikasi dan mengembangkan model manajemen rantai pasok energi bagi perusahaan-perusahaan dengan konteks kebijakan danlingkungan di Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai adalah teridentifikasinya alternatif-alternatif manajemen rantai pasok energi bagi perusahaan di lihat dari berbagai aspek yang meliputi: sumber energi, lokasi sumber energi, serta teknologi penyimpanan energi yang memberikan hasil yang efisien dalam rangka pencapaian rantai pasok yang sustainable, serta terbangunnya model manajemen rantai pasok energi yang memungkinkan perusahaan untuk menerapkannya secaraefisien dan efektif.Studi literatur akan dilakukan dalam rangka pengembangan dasar teori serta kerangka teoritis untuk mencapai tujuan penelitian. Wawancara dan survey akan dilakukan pada perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Barat dan Jakarta sebagai bagian dari usaha untuk mengidentifikasi pola-pola manajemen rantai pasok, khususnya pemenuhan energi di perusahaanperusahaan tersebut. Pengolahan data secara kualitatif dilakukan untuk mengolah data hasil wawancara serta survey tersebut. Penyusunan kuesioner penelitian selanjutnya dilakukan untuk mengukur model manajemen rantai pasok yang ada berdasarkan kerangka teoritis dan hasil wawancara. Langkah berikutnya adalah pengolahan data kuantitatif untuk mengembangkan model manajemen rantai pasok energi yang efisien dan efektif.Output atau hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah adanya alternatif manajemen rantai pasok energi serta terbangunnya model manajemen yang efisien dan efektif bagi pelaksanaan rantai pasok energi di Indonesia.  
Implementation of Inventory System by P (R, T) Model with Differenced Time of Known Priced Increase at PT Inti Vulkatama Y.M Kinley Aritonang; Carles Sitompul; Alfian Alfian
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.771 KB)

Abstract

PT IntiVulkatama is a manufacturing company forthe tire retreading. The demand of the product is probabilistic causing the PT IntiVulkatama often experience shortages of raw material inventory (backorder) that could produce the company to lose the trust of its customers. Currently, PT IntiVulkatama address this problem using a forecasting method by looking at the demand of the past. PT IntiVulkatama must have a better inventory system that can minimize the expected total cost especially when facing the condition of differenced time of known priced increase for some of the raw materials.It is suggested that a good method for solving the problem is fixed order interval system. With this system, PT IntiVulkatama can perform a joint order with a certain time interval and the order size is adjusted to the difference between the maximum inventory and the amount of stock that is available when the order is made. In addition, PT IntiVulkatama should able to determine the sixe of special order when one or some of raw materials experiencing the differenced time of known priced increase for two raw materials.Based on data, PT IntiVulkatama should make a joint order for its six raw materials with a time interval of 1.12 weekwith each order size reaches the maximum of the inventory. The result of the price increase problem is a method of the differenced time of known priced increase with the savings value greater than zero. The study results in a recommendation that not to perform a special order due to the saving is less than the total cost.
Analisis Faktor-Faktor yang Menentukan Kelayakan Pemesanan Spesial Saat Terjadi Kenaikan Harga Material Kinley Aritonang; Alfian Alfian; Carles Sitompul; Cynthia Prithadevi Juwono
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.943 KB)

Abstract

Pada kenyataannya, manajemen persediaan selalu berhubungan dengan biaya yang terdiri dari biaya pembelian, biaya simpan, biaya pemesanan, dan biaya stockout yang seluruhnya berhubungan dengan penyediaan bahan baku. Keputusan apapun yang dibuat dalam menangani persediaan harus didasarkan pada biaya total persediaan yang minimum. Pada kasus kenaikan harga bahan baku dengan waktu yang diketahui, maka sebaiknya dilakukan spesial pemesanan sebelum kenaikan harga bahan baku terjadi. Jumlah special pemesanan ditentukan berdasarkan penghematan maksimum yang akan diperoleh. Dalam kenyataannya, ada beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi pelaksanaan spesial pemesanan. Beberapa faktor tersebut adalah modal, luas gudang, dan harga dari produk yang mengalami spesial pemesanan. Pada penelitian ini akan dilakukan analisa bagaimana pengambilan keputusan pemesanan spesial dilakukan dengan mempertimbangkan salah satu faktor, yaitu kapasitasgudang (luas gudang). Pada kenyataannya, manajemen persediaan selalu berhubungan dengan biaya yang terdiridari biaya pembelian, biaya simpan, biaya pemesanan, dan biaya stockout yang seluruhnya berhubungan dengan penyediaan bahan baku. Keputusan apapun yang dibuat dalammenangani persediaan harus didasarkan pada biaya total persediaan yang minimum. Pada kasus kenaikan harga bahan baku dengan waktu yang diketahui, maka sebaiknya dilakukanspesial pemesanan sebelum kenaikan harga bahan baku terjadi. Jumlah special pemesanan ditentukan berdasarkan penghematan maksimum yang akan diperoleh. Dalam kenyataannya, ada beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi pelaksanaan spesial pemesanan. Beberapafaktor tersebut adalah modal, luas gudang, dan harga dari produk yang mengalami spesial pemesanan. Pada penelitian ini akan dilakukan analisa bagaimana pengambilan keputusanpemesanan spesial dilakukan dengan mempertimbangkan salah satu faktor, yaitu kapasitas gudang (luas gudang).
PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN PEMANFAATAN ENERGI DI INDONESIA Carles Sitompul; Alfian Alfian; Kinley Aritonang
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.689 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ekplorasi untuk mengidentifikasi dan mengembangkan model manajemen pemanfaatan energi oleh perusahaan-perusahaan dengan konteks kebijakan dan lingkungan di Indonesia. Penelitian ini merupakan bagian dari area penelitian yang lebih luas, yaitu model manajemen rantai pasok energi yang meliputi bukan hanya pemanfaatan atau konsumsi energi tetapi juga jaringan distribusi, transportasi serta sumber-sumber energinya. Penelitian ini juga merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang juga membahas penggunaan energi di perusahaan manufaktur dan jasa pendidikan yang memanfaatkan energi listrik sebagai sumber energi utama. Penelitian ini akan memperluas cakupan obyek yang diteliti dengan memasukkan sumber energi yang lain, yaitu bahan bakar minyak. Selain itu faktor-faktor lain yang belum teridentifikasi seperti peraturan perundangan dan lingkungan akan diuji pengaruhnya terhadap pemanfaatan energi di sebuah perusahaan. Tujuan yang ingin dicapai adalah teridentifikasinya faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan atau konsumsi energi di Indonesia sehingga dapat dibentuk sebuah model manajemen yang menghasilkan efisiensi energi terutama pada sumber-sumber energi yang tidak terbarukan.Studi literatur dilakukan dalam rangka pengembangan dasar teori serta kerangka teoritis untuk mencapai tujuan penelitian. Wawancara dan survey dilakukan pada perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia, khususnya di Jawa Barat sebagai bagian dari usaha untuk mengidentifikasi pola-pola manajemen energi, khususnya pemanfaatan atau konsumsi energi di perusahaan-perusahaan tersebut. Pengolahan data secara kualitatif dilakukan untuk mengolah data hasil wawancara serta survey tersebut. Penyusunan kuesioner penelitian selanjutnya dilakukan untuk mengukur model manajemen konsumsi energi yang ada berdasarkan kerangka teoritis dan hasil wawancara. Langkah berikutnya adalah pengolahan data kuantitatif untuk mengembangkan model manajemen pemanfaatan energi yang efisien.Output atau hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah adanya alternatif manajemen pemanfaatan energi serta terbangunnya model manajemen yang efisien dan efektif bagi pelaksanaan rantai pasok energi di Indonesia.