Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

EDUKASI DAN PELAYANAN KARYAWAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA MELALUI KONSUMSI BAKTERI ASAM LAKTAT UNTUK PENINGKATAN SISTEM IMUN DI COVID-19 Artanti, Dita; Purwaningsih, Nur Vita; Sari, Yeti Eka Sispita; Azizah, Fitrotin; Samsudin, Rinza Rahmawati; Rohmayani, Vella; Arimurti, Anindita Riesti Retno; Juniawan, Mulya Fitrah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14354

Abstract

Pada tahun 2020 seluruh dunia sedang mengalami kondisi pandemik akibat infeksi virus. Virus SARS-CoV-2 yang dapat menyebabkan penyakit COVID-19. Kondisi ini mengakibatkan “Panic Buying”, karena semua orang mencoba untuk menghindari penyebaran dan penularan penyakit COVID-19 dengan melakukan berbagai cara, salah satunya dengan mengambil tambahan suplemen seperti vitamin C dan suplemen probiotik. Probiotik merupakan kelompok bakteri asam laktat, jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Bakteri asam laktat memiliki fungsi sebagai imunomodulator atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah infeksi penyakit pada hewan dan manusia. Kegiatan edukasi dan pelayanan dilakukan melalui poster dan penyampaian langsung dengan metode door to door. Sehingga karyawan di Universitas Muhammadiyah Surabaya lebih mudah memahami terkait konsumsi bakteri asam laktat untuk peningkatan sistem imun di COVID-19. Para karyawan sangat antusias dengan kegiatan edukasi yang dilakukan, mereka juga menjadi lebih disiplis untuk menghindari penularan dan pencegahan penyakit COVID-19.Kata Kunci: edukasi dan pelayanan karyawan, COVID-19, Bakteri Asam Laktat, dan sistem imun. 
Edukasi Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur Di Kelurahan Dukuh Sutorejo Purnamasari, Ira; Susanty, Ade; Ariana, Diah; Artanti, Dita; Firman, Firman
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i2.19324

Abstract

Abstrak  Kanker serviks merupakan kanker yang tumbuh pada sel-sel leher rahim yang 95% disebabkan oleh human papilloma virus dan ditularkan melalui hubungan seksual. Kanker serviks merupakan penyakit mematikan bagi wanita. Salah satu penyebab angka kejadian kanker serviks tinggi adalah rendahnya pengetahuan mengenai deteksi dini kanker serviks. Pengabdian ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA di Puskesmas Kalijudan Surabaya. Tim pengabdian memberikan pendidikan kesehatan tentang kanker serviks dan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur. Hasil kuesioner pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi adalah pengetahuan baik (33,4%), pengetahuan cukup (54,5%), dan pengetahuan kurang (12,1%). Sedangkan, hasil pengetahuan sesudah diberikan edukasi adalah pengetahuan baik (72,7%) dan pengetahuan cukup (27,3%). Setelah kegiatan pengabdian ini, secara signifikan meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang kanker serviks dan diharapkan dapat meningkatkan capaian program pemeriksaan IVA di Puskesmas Kalijudan Surabaya.  Kata Kunci: deteksi dini, kanker serviks, wanita usia subur
Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbahan Cangkang Rajungan Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Rohmayani, Vella; Artanti, Dita; Sa'diyah, Halimatus; Romadhon, Nurhidayatullah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paciran merupakan desa yang terletak di pesisir pantai lamongan, notabene masyarakat disana bekerja sebagai nelayan. Kebanyakan jenis hewan laut yang ditangkap adalah Portunus pelagicus (rajungan). Namun selama ini limbah cangkang rajungan belum dimanfaatkan dan dibuang begitu saja. Sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatan limbah cangkang rajungan menjadi pupuk cair organik. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan materi edukasi tentang potensi dan kandungan cangkang rajungan, serta praktek pembuatan pupuk cair organik berbahan dasar limbah cangkang rajungan. Pembuatan pupuk dilakukan dengan metode fermentasi yaitu penambahan bioaktivator EM4. Hasil kegiatan pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta terhadap potensi cangkang rajungan, serta peningkatan keterampilan masyarakat dalam membuat pupuk cair berbahan dasar cangkang rajungan. Selain itu pemanfataan pupuk cair organik berbahan dasar limbah cangkang rajungan juga dapat meningkatkan branding kampung nelayan Paciran sebagai kampung yang ramah lingkungan.
Peran Penting Pemilik Kucing Terhadap Kesehatan Kucing Peliharaan Di Wilayah Tambaksari, Surabaya Arimurti, Anindita Riesti Retno; Rohmayani, Vella; Artanti, Dita; Daesusi, Ruspeni; Muhammad Alvian; Veronita Leni Anggraeni
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.564

Abstract

Cats are one of the animals that are often kept as pets by humans. However, it turns out that cats can act as hosts for transmitting various types of dangerous diseases, both caused by endoparasites and ectoparasites. Therefore, the role of cat owners is very important in maintaining the health of their pet cats. Remembering that a cat's life depends on the care it provides. This service activity aims to educate cat owners about the dangers, symptoms and ways to prevent endoparasite and ectoparasite infections in their pet cats. Maintaining the health of your pet cat is important, because the cat's health can affect the health of its owner. This is because some diseases in cats can be transmitted to humans. The method used in this service is a presentation and discussion with the cat owner, after which it continues with the activity of examining the cat's hair and distributing shampoo and cat food. To measure the level of understanding of pet cat owners, a pretest (before the activity) and posttest (at the end of the activity) were carried out. This activity was carried out in RW 001, RT 07, RT 08, and RT 11 Tambaksari, Surabaya, and was attended by 32 pet cat owners, namely 14 domestic cats, 8 Angoras, 6 Persians, and 3 Himalayans. The average pre-test score was 54.07 points, while the average post-test score was 73.70 points. This means that there is an increase in pet cat owners' understanding regarding the symptoms, dangers and ways to prevent endoparasite and ectoparasite infections in cats. It is hoped that this educational activity will be sustainable so that cat owners can always look after and pay attention to the health of their pet cats. Keywords : cats, ectoparasite, endoparasite, Tambaksari
Upaya Pencegahan Penularan COVID -19 Pada Warga Mulyorejo Kelurahan Mulyorejo RW 02 Surabaya Artanti, Dita; Sispita, Yeti Eka; Ariana, Diah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i1.8058

Abstract

Abstrak Covid-19 merupakan salah satu jenis virus SARS, dimana virus tersebut saat ini telah menjadi Isu kesehatan global, oleh karena itu beberapa negara termasuk Indonesia, melakukan penanggulangan seperti PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), yang dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran penyakit tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode pendidikan tentang pencegahan penularan covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan di kelurahan Mulyorejo RW 02 Kota Surabaya. Hasil kegiatan secara keseluruhan menunjukkan peningkatan pengetahuan dari para peserta, selain itu terjadinya perubahan sikap peserta sebelum dan sesudah program, secara umum baik sebelum dan sesudah program, para peserta memang sudah memiliki sikap yang positif terhadap perilaku pencegahan penularan Covid-19 khususnya tentang menggunakan masker setiap kali keluar rumah dan sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Luaran yang diharapkan melalui program ini adalah modul tntang strategi edukasi pada masyarakat dan materi tentang pencegahan penularan covid 19 di kelurahan Mulyorejo Kota Surabaya.Kata Kunci: Covid-19, Edukasi, PSBB
Studi Literatur Profil Bakteri dan Pola Resisten Antibiotik Beta-Laktam pada Pasien Pneumonia Ainutajriani; Artanti, Dita; Yusuf, Muhammad Bilal; Maulidiyanti, Ellies Tunjung Sari
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 2 No 2 (2023): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v2i2.21031

Abstract

Pneumonia, suatu infeksi paru-paru yang umum yang sering ditemui di berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia. Bakteri yang umumnya terkait dengan pneumonia meliputi Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenza hingga Staphylococcus aureus. Namun, dengan kemajuan dalam teknologi diagnostik, berbagai jenis bakteri lainnya juga telah diidentifikasi sebagai penyebab pneumonia. Berbagai jenis bakteri ini dapat menunjukkan resistensi terhadap antibiotik tertentu, terutama kelompok beta-laktam. Resistensi antibiotik telah menjadi masalah yang semakin mendesak. Bakteri yang sebelumnya rentan terhadap antibiotik ini kini menunjukkan tingkat resistensi yang meningkat, mempersulit pengobatan infeksi pneumonia. Peningkatan penggunaan antibiotik yang tidak terkendali, baik dalam pengaturan medis maupun pertanian, telah berkontribusi pada peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Hasil menunjukkan bakteri penyebab utama pneumonia di Korea (Mycoplasma pneumonia : 97,7%), China (Streptococcus pneumonia : 39%), Mexico (Pseudomonas aeruginosa : 60%) dan Indonesia (Klebsiella pneumonia : 22.9%). Pola resistensi antibiotic beta-lactam terhadap K. pneumonia yaitu di Irank : resisten terhadap Ceftriaxone (18%), Imipenem (63%), China : resisten terhadap Ceftriaxone (100%), Imipenem (93%), Egypt : resisten terhadap Cefoxitin (38%), Imipenem (20%) dan Indonedia 80% sensitive terhadap Cefoxitin dan Imipenem. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya variasi profil bakteri penyebab pneumonia diberbagai Negara serta memiliki pola resisten antibiotik beta-lactam yang berbeda terhadap bakteri K. pneumoniae.
Perbedaan Frekuensi Aplikasi Handsanitizer Terhadap Jumlah Total Bakteri Telapak Tangan Artanti, Dita; Eka Sispita Sari, Yeti; Vita Purwaningsih, Nur; Riesti Retno Arimurti, Anindita; Azizah, Fitrotin; Rohmayani, Vella
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 3 No 1 (2024): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v3i1.22920

Abstract

Virus Corona 2019, juga dikenal sebagai COVID-19, menyebar antar manusia melalui droplet atau cairan yang dikeluarkan saat batuk dan bersin dan menempel pada hal-hal di sekitarnya. Pandemi ini telah menjadi pandemi di seluruh dunia. Oleh karena itu, untuk mencegah penyebaran virus tersebut, setiap orang sekarang menjadi kebiasaan menggunakan sabun tangan. Hand sanitizer adalah antiseptik yang mengandung etil alkohol antara 60 dan 95 persen, dengan alkohol 70% yang paling umum digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi aplikasi cuci tangan menggunakan hand sanitizer terhadap jumlah total bakteri pada telapak tangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah total bakteri pada telapak tangan yang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya dengan sampel yang diambil sebanyak 21 swab telapak tangan dan dibagi menjadi 4 perlakuan (30 menit, 1 jam, 2 jam, dan 3 jam) dengan 1 kontrol. Hasil penelitian menunjukkan waktu aplikasi 30 menit pertumbuhan bakteri sebesar 970000 CFU, 1 jam sebesar 1410000 CFU, 2 jam sebesar 4788 CFU, 3 jam sebesar 18002 CFU. Waktu semprot yang paling efektif adalah penggunaan hand sanitizer dengan waktu penyemprotan yaitu 2 jam sekali dengan hasil 4786 CFU. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji kruskall-wellis hasil probabilitas menunjukkan nilai signifikansi ρ= 0.754. Jadi terdapat pengaruh yang signifikan dalam pengaruh frekuensi aplikasi cuci tangan menggunakan hand sanitizer terhadap total bakteri pada telapak tangan.
Identifikasi Bakteri Makanan Ringan Kiloan Yang Dijual Di Pasar Tradisional Dengan Metode Angka Lempeng Total Sispita Sari, Yeti Eka; Azizah, Fitrotin; Retno Arimurti, Anindita Riesti; Artanti, Dita; Rohmayani, Vella; Ainutajriani, Ainutajriani; Saputro, Tri Ade
Indonesian Academia Health Sciences Journal Vol 4 No 1 (2023): Indonesian Academia Health Sciences Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise in food poisoning incidents lately has made researchers want to know if there is bacterial contamination in kilo snacks which are always the top choice for serving and serving at certain events such as celebrations, recitations, thanksgiving, weddings, and other events because the prices are cheaper and the taste is better. not inferior to packaged snacks. Many places selling kilo snacks are found in traditional markets which generally have low environmental conditions of air circulation and high humidity, so they can become breeding grounds for harmful microbes, one of which is bacteria that can pollute the environment and reduce the cleanliness of indoor air. The aim is to find out the bacterial contamination of kilo snacks sold in traditional markets. The population in this study was a total of 5 types of kilo snacks in traditional markets. The sample in this study were 30 samples of 5 types of kilo snacks were tested using the Total Plate Number method. No samples of kilo snacks were found that did not meet the Indonesian National Standard (SNI). Kilo snacks sold in traditional markets meet the requirements of the Indonesian National Standard (SNI) Number 7388 of 2009