Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Teknologi Terkini dalam Pemantauan Infrastruktur: Tinjauan Literatur tentang Penerapan IoT dalam Pemantauan Kualitas Air dan Deteksi Retak Permukaan Jalan Samsidar; Kiki; Mustamin, Syaiful Bachri; Atnang, Muhammad; Sahriani; Fajar, Nurhikmah
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 1 No. 1 (2024): Mei-Juni
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v1i1.60

Abstract

Pemantauan kualitas air dan deteksi retak permukaan jalan merupakan dua bidang penting dalam teknologi infrastruktur dan lingkungan. Artikel-artikel yang dipelajari dalam tinjauan ini memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan terkini dalam kedua bidang tersebut, dengan fokus utama pada penerapan Internet of Things (IoT) dan teknik pengolahan citra digital. Pembahasan dalam beberapa artikel meliputi tinjauan terhadap sistem pemantauan kualitas air berbasis IoT untuk aplikasi domestik. Tinjauan ini mengidentifikasi tren, teknik, dan tantangan terkini dalam sistem tersebut, memberikan wawasan tentang potensi pemanfaatan teknologi IoT untuk pengembangan sistem pemantauan kualitas air yang lebih efisien dan aman. Implikasi dari temuan ini mencakup meningkatnya pemantauan kualitas air secara real-time untuk menjamin keamanan air minum dan potensi penerapan teknologi IoT dalam skala yang lebih luas seperti kota pintar. Namun, keterbatasan utama adalah ketiadaan studi empiris yang menguatkan temuan literatur. Pada artikel lainnya membahas pengembangan metode deteksi retak pada permukaan jalan menggunakan teknik non-lokal dalam pengolahan citra digital. Temuan ini mengungkapkan bahwa metode denoising dan peningkatan kualitas citra non-lokal dapat meningkatkan akurasi deteksi retak pada permukaan jalan, yang berpotensi digunakan dalam pemantauan kondisi jalan dan perencanaan pemeliharaan infrastruktur. Kontribusi dari penelitian ini adalah pengembangan metode deteksi retak yang lebih akurat, meskipun batasan utamanya adalah kurangnya informasi tentang validasi hasil secara lebih komprehensif.
Pemanfaatan Teknologi Telemedicine untuk Peningkatan Diagnosis Pneumonia Anak di Daerah Terpencil Atnang, Muhammad; Samsidar; Mustamin, Syaiful Bachri
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Februari
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i1.314

Abstract

Perkembangan teknologi dewasa ini yang dibarengi oleh keberanian tenaga kesehatan komunitas bersatu untuk menaklukkan tantangan kesehatan global. Penelitian terbaru membuka tabir bagaimana telehealth bukan lagi sekadar angan-angan, melainkan solusi nyata untuk pendidikan medis yang merata. Dengan video konferensi dan program seperti Project ECHO, pelatihan berkualitas kini menjangkau para pahlawan medis di pelosok negeri, menghilangkan batasan geografis. Lebih dari itu, tenaga kesehatan komunitas (CLHW) tampil sebagai pejuang garis depan dalam perang melawan pneumonia. Mereka tidak hanya cakap memberikan amoksisilin oral, tetapi juga terampil menggunakan pulse oximetry, memastikan setiap anak dan bayi mendapatkan penanganan yang tepat waktu. Ini bukan lagi sekadar teori, melainkan bukti nyata bahwa perawatan kesehatan bisa diakses bahkan di daerah terpencil. Namun, ada raksasa ekonomi yang harus kita hadapi, yaitu biaya rawat inap pneumonia yang mencengangkan. Data di Inggris menunjukkan angka £731 juta per tahun, dan ini mungkin baru puncak gunung es. Di sisi lain, secercah harapan muncul dari Yordania, di mana masyarakat semakin menerima telemedicine, terutama mereka yang berpendidikan dan melek teknologi. Ini adalah panggilan bagi kita untuk memanfaatkan teknologi sebagai jembatan menuju layanan kesehatan yang lebih adil dan terjangkau. Temuan ini bukan hanya data, melainkan inspirasi untuk perubahan yang lebih baik.
Kecerdasan Buatan untuk Keberlanjutan: Menavigasi Aplikasi dan Tantangan Etis dalam Mengelola Lingkungan Ramli, Agus Salim; Mustamin, Syaiful Bachri; Fajar, Nurhikmah; Hidayatullah, Nurul; Atnang, Muhammad
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 2 (2025): Maret-April
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i2.348

Abstract

Kecerdasan Buatan (AI) berperan penting dalam mengatasi tantangan lingkungan melalui pemantauan iklim, optimasi sumber daya, dan konservasi alam. Studi ini menggunakan tinjauan sistematis terhadap lima sumber utama untuk mengeksplorasi penerapan AI, seperti analisis citra satelit, pembelajaran mesin, dan integrasi IoT. Hasil menunjukkan peningkatan akurasi prediksi iklim, efisiensi penggunaan air dan energi, serta konservasi keanekaragaman hayati. Namun, tantangan seperti konsumsi energi AI, isu etika, dan kesenjangan akses teknologi masih perlu diatasi. Kesimpulannya, AI memiliki potensi besar untuk mendukung keberlanjutan jika diimbangi dengan pendekatan etis dan kolaboratif.
Risiko Kecelakaan kerja : Perspektif Pegawai terhadap Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Mayansara, Andika; Atnang, Muhammad; Dwiyanti, Dwiyanti; banudi, La
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1543

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Angka kecelakaan kerja di Indonesia mencapai 162.327 kasus pada periode Januari-Mei 2024, dengan sektor kelistrikan berisiko tinggi. PT PLN menghadapi berbagai bahaya seperti sengatan listrik, jatuh dari ketinggian, dan tiang roboh yang memerlukan implementasi SMK3 efektif. Tujuan: Menganalisis risiko kecelakaan kerja berdasarkan perspektif pegawai PT PLN terhadap implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Metode: Penelitian cross-sectional dengan 110 responden menggunakan simple random sampling, kuesioner berbasis PP No. 50/2012 dengan 20 item skala Likert, analisis Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil: Implementasi SMK3 kategori kurang (59,1%) berhubungan signifikan dengan risiko kecelakaan kerja (OR=6,641; p=0,000). Responden menilai adanya risiko kecelakaan kerja (63,6%), menunjukkan kesadaran tinggi terhadap bahaya. Simpulan: SMK3 yang kurang meningkatkan risiko kecelakaan 6,641 kali, implementasi signifikan mempengaruhi keselamatan kerja. Saran: Pelatihan K3 terstruktur, budaya keselamatan komprehensif, pemantauan berkala, dan penguatan sosialisasi kebijakan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Integrasi Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendukung Pertanian Presisi: Tinjauan Literatur Atnang, Muhammad; Mustamin, Syaiful Bachri; Purnama Sari, Eka
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 6 (2025): November-Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i6.665

Abstract

Pertanian presisi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi solusi yang menjanjikan untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, dan kebutuhan untuk meningkatkan hasil pertanian. Artikel ini bertujuan untuk meninjau penerapan teknologi IoT dan AI dalam meningkatkan efisiensi pertanian dan keberlanjutannya, dengan fokus pada tantangan, manfaat, serta peluang yang ada dalam penerapan teknologi ini. Tinjauan ini dilakukan dengan mengkaji berbagai penelitian yang relevan yang membahas penggunaan sensor IoT untuk pemantauan real-time dan algoritma AI untuk analisis data dan pengambilan keputusan. Hasil dari literatur menunjukkan bahwa meskipun penerapan IoT dan AI dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi penggunaan sumber daya, tantangan utama yang dihadapi adalah biaya implementasi yang tinggi, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya literasi teknologi di kalangan petani. Kesimpulan dari tinjauan ini menunjukkan bahwa untuk memperluas adopsi teknologi ini, diperlukan pengembangan teknologi yang lebih terjangkau, pelatihan untuk petani, dan penelitian lebih lanjut mengenai keberlanjutan pertanian berbasis IoT dan AI, terutama dalam mengatasi hambatan infrastruktur dan biaya.