Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JIEM

OPTIMALISASI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA SISWA KELAS VII-G SMPN 1 MADIUN Aryani, Dian; Santoso Yohanes, Rudi
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa kelas VII-G SMPN 1 Madiun menggunakan model pembelajaran Treffinger. Optimalisasi ini dilihat dari aspek kemampuan guru menggunakan model pembelajaran Treffinger, aktivitas siswa belajar matematika selama pembelajaran menggunakan model pembelajaran Treffinger, dan hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-G SMPN 1 Madiun dengan jumlah 32 siswa. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh kesimpulan sebagai berikut, (1) persentase kemampuan guru menggunakan model pembelajaran Treffinger pada siklus I sebesar 2,82 mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 3,18. Hal ini sudah mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan. (2) persentase aktivitas siswa belajar matematika selama pembelajaran menggunakan model pembelajaran Treffinger pada siklus I sebesar 43,75% mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 62,50 %, namun belum mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan. (3) Hasil tes kemampuan pemecahan masalah pada siklus I sebesar 59,38%, selain itu, terdapat salah satu aspek indikator pemecahan masalah yaitu melaksanakan rencana masih berada pada kategori cukup, hal ini belum mecapai indikator yang sudah ditentukan yaitu aspek indikator keberhasilan minimum berada pada kategori tinggi, dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 70,97% namun belum mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan. Dan semua aspek indikator pemecahan masalah pada siklus II ini sudah berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, optimalisasi model pembelajaran Treffinger belum dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII-G SMPN 1 Madiun.
OPTIMALISASI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA SISWA KELAS VII-G SMPN 1 MADIUN Dian Aryani; Rudi Santoso Yohanes
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa kelas VII-G SMPN 1 Madiun menggunakan model pembelajaran Treffinger. Optimalisasi ini dilihat dari aspek kemampuan guru menggunakan model pembelajaran Treffinger, aktivitas siswa belajar matematika selama pembelajaran menggunakan model pembelajaran Treffinger, dan hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-G SMPN 1 Madiun dengan jumlah 32 siswa. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh kesimpulan sebagai berikut, (1) persentase kemampuan guru menggunakan model pembelajaran Treffinger pada siklus I sebesar 2,82 mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 3,18. Hal ini sudah mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan. (2) persentase aktivitas siswa belajar matematika selama pembelajaran menggunakan model pembelajaran Treffinger pada siklus I sebesar 43,75% mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 62,50 %, namun belum mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan. (3) Hasil tes kemampuan pemecahan masalah pada siklus I sebesar 59,38%, selain itu, terdapat salah satu aspek indikator pemecahan masalah yaitu melaksanakan rencana masih berada pada kategori cukup, hal ini belum mecapai indikator yang sudah ditentukan yaitu aspek indikator keberhasilan minimum berada pada kategori tinggi, dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 70,97% namun belum mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan. Dan semua aspek indikator pemecahan masalah pada siklus II ini sudah berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, optimalisasi model pembelajaran Treffinger belum dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII-G SMPN 1 Madiun.