Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Peningkatkan Kualitas SDM Dalam Upaya Menekan Angka Kejadian Stunting Melalui lomba balita sehat Di Kecamatan Sempor Eni Indrayani; Siti Muthoharoh; Diah Astutiningrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.05 KB)

Abstract

Latar Belakang. Kasus stunting di Kebumen terbilang tinggi.Berdasarkan data pemantauan status gizi 2017 mencapai 28,5 persen.Kasus stunting di Provinsi Jawa Tengah sebesar 28,9 persen dannasional 37 persen. Kebumen adalah salah satu target prioritaspenanganan stunting dari 100 kabupaten yang ada di Indonesia,sehingga, kondisi yang memprihatinkan ini diperlukan peranperempuan agar lebih peduli dalam meningkatkan pemberian gizi yangbaik bagi balita. Tujuan kegiatan ini adalah mencegah dan mengatasitejadinya stunting pada balita, meningkatkan pemahaman ibu tentanggizi balita, pencegahan stunting dan peningkatkan status gizi balita.Metode yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, post test.Materi yang diberikan meliputi pertumbuhan dan perkembangan, ciridan prinsip tumbuh kembang anak, faktor yang mempengaruhi kualitas,aspek perkembangan yang dipantau, periode tumbuh kembang anak,stunting, penyebabnya, faktor yang mempengaruhi, penilaian stunting,dampak stunting dan cara mencegah stunting. Media yang digunakanberupa power point. Pelaksanaan kegiatan meliputi : pengukuranpengetahuan awal mengenai gizi balita, pengukuran status gizi balitaTB/BB, pemberian materi penyuluhan tumbuh kembang balita danlomba balita sehat. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkatpemahaman ibu setelah diberikan penyuluhan. Hasil pre tes dari jumlahibu 29 orang didapatkan : 2 orang kategori cukup (6,9%) dan 27 orangkategori Kurang (93,1%). Hasil post tes dari jumlah ibu 29 orangdidapatkan :3 orang kategori baik (10,3%) dan 26 orang kategoriCukup (89,7%). Dalam lomba balita, Untuk kelompok umur 0-11 bulandidapatkan nilai terendah 160 dan nilai tertinggi 233, umur 12-23 bulandidapatkan nilai 191 dan nilai 272 serta umur 24-36 bulan nilaiterendah 149 dan nilai tertinggi 400. Kesimpulan yang didapatkanyaitu adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi balita dandidapatkan status gizi balita melalui lomba balita sehat.
Stunting Prevention Through Stunting Education and MP-ASI in Pekuncen Village: Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Stunting Dan MP-ASI Di Desa Pekuncen Riyanti, Eka; Herniyatun, H; Astutiningrum, Diah; Reynata, Yoshiko; Ulum, Ummi Faridatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi lima program nasional di bidang kesehatan di Indonesia. Angka stunting di Kabupaten Kebumen adalah 10,9%. 40% diantaranya disebabkan oleh ketidakpahaman masyarakat tentang stunting dan upaya pencegahannya. Desa Pekuncen memiliki 13 kasus stunting. Stunting bisa dicegah dengan konsumsi tablet tambah darah dan asupan gizi pada ibu hamil, berikan ASI Eksklusif dan lanjutkan dengan MP-ASI setelah 6 bulan, pantau pertumbuhan dan perkembangan anak di posyandu dan Akses air bersih dan sanitasi baik. Upaya yang bisa dilakukan diantaranya adalah memalui edukasi edukasi tentang stunting dan MP-ASI. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan MP-ASI sehingga Stunting di Desa Pekuncen dapat dicegah. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi sedangkan media yang digunakan adalah Modul stunting dan MP-ASI. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan rerata nilai pengetahuan dari 65,94 menjadi 82,97. Kesimpulan edukasi stunting dan MP-ASI dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan MP-ASI.
Efektifitas Air Rebusan Daun Sirih Hijau dalam Mengatasi Keputihan Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Gombong Baety, Dwi Nur; Riyanti, Eka; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keputihan adalah keluarnya cairan berlebih dari vagina yang terkadang disertai rasa gatal, nyeri, rasa panas dibibir kemaluan, kerap disertai bau busuk. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya keputihan patologis dengan menggunakan daun sirih hijau (peper betle L) kandungan di dalam daun sirih hijau (peper betle L) ini dapat menghilangkan bakteri dan anti jamur di dalam tubuh. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui efektifitas rebusan air daun sirih hijau dalam mengatasi keputihansiswi kelas XI di SMA Muhammadiyah 1 Gombong Metode: Metode penelitian ini menggunakan quasy eksperiment dengan rancangan Pretest - posttest with control group design, terhadap 24 responden kelompok intervensi dan 24 responden kelompok kontrol yang mengalami keputihan. Setelah 6 hari diobservasi gejala keputihanya berkurang atau tidak untuk kelompok intervensi. Uji stastik yang digunakan non parametik (uji wilcoxon). Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon kelompok intervensi terdapat perbedaan antara pre dan postest diperoleh 0,000 (p<0,05) yang berarti Ha diterima artinya ada pengaruh cebok dengan air rebusan daun sirih hijau untuk mengatasi keputihan, dibandingkan kelompok kontrol yang tidak diberikan air rebusan daun sirih hijau. Kesimpulan: Ada perbedaan sighnifikan antara pre dan post-test sesuda diberikan intervensi air rebusan daun sirih hijau. Peneliti Selanjutnya: Dapat membandingkan daun sirih jenis yang lainya, Perlu adanya penyeragaman ukuran daun yang sama.
Penerapan Aromaterapi Minyak Sereh terhadap Pencegahan Gejala Post Partum Blues pada Ibu Primipara di RSUD dr. Soedirman Kebumen Rahmah, Farida; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan salah satu bentuk gangguan perasaan akibat penyesuaian terhadap kelahiran bayi yang muncu lpada hari pertama sampai keempat belas setelah melahirkan dengan gejala memuncak pada hari ke lima. Di Indonesia terdapat 50-70% wanita pascapersalinan mengalami kejadian postpartum blues. Postpartum blues sering menyebabkan terputusnya interaksi ibu dan anak, dan mengganggu perhatian dan bimbingan yang dibutuhkan bayinya untuk berkembang secara baik. Oleh sebab itu, penulis tertarik memberikan aromaterapi minyak sereh sebagai pencegahan terhadap gejala post partum blues. Tujuan Penulisan : penulisan karya ilmiah ini yaitu untuk mengetahui efektifitas pemberian aromaterapi minyak sereh terhadap perubahan gejala postpartum blues pada ibu postpartum primipara. Metode :karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh dengan pengkajian (wawancara, pemeriksaan fisik dan dokumen rekammedis) serta observasi. Kesimpulan :pemberian aromaterapi minyak sereh selama tiga hari terbukti efektif menurunkan gejala post partum blues pada Klien I sebesar 5 skor lebih besar dari Klien II sebanyak 1 skor. Rekomendasi :akan lebih baik aromaterapi minyak sereh digunakan secara rutin oleh ibu post partum mulai hari pertama.
Asuhan Keperawatan Pasien Post Partum Spontan dengan Masalah Keperawatan Defisiensi Pengetahuan tentang Perawatan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir di RSUD dr. Soedirman Kebumen Ramadhani, Firda Purnama; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Penyebab kematian neonatal yang paling tinggi adalah infeksi tetanus neonaturum, salah satunya disebabkan karena perawatan tali pusat yang tidak benar, sehingga dibutuhkan peran tenaga kesehatan untuk melakukan pendidikan kesehatan pada ibu post partum tentang penatalaksanaan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir. Tujuan Penulisan : Memahami gambaran asuhan keperawatan post partum spontan dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat pada bayi baru lahir di RSUD Dr.Soedirman Kebumen. Metode : Deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam bentuk asuhan keperawatan, terhadap 2 pasien post partum spontan yang mengalami masalah keperawatan defisiensi pengetahuan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x15 menit masalah defisiensi pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi teratasi. Pengetahuan ibu post partum tentang perawatan tali pusat semakin meningkat dibuktikan dengan meningkatnya nilai pengetahuan pada Klien I yaitu dari nilai awal 2 menjadi 4 dari pengetahuan terbatas menjadi pengetahuan banyak dan dilakukannya perawatan tali pusat pada bayi baru lahir secara mandiri. Rekomendasi : Diharapkan petugas kesehatan mampu berkonstribusi dalam mengembangkan ilmu dan tekhnologi terkait pelaksanaan pada pasien post partum spontan dan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir.
Efektivitas Pijat Oksitosin terhadap Pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum SC Primipara di RS PKU Muhammadiyah Gombong Riyanti, Eka; Mulyani, Retno Dwi; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan dengan SC selain memberikan manfaat, dapat menimbulkan efek samping yaitu menghambat produksi ASI. Oleh karena itu diperlukan intervensi pijat oksitosin agar dapat meningkatkan hormon oksitosin sehingga pengeluaran ASI meningkat. Tujuan penelitian Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada Ibu post partum SC primipara di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode Penelitian kuantitatif dengan desain quasy experiment dan menggunakan pendekatan pretest and posttest design with control group. Sampel sejumlah 96 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian Pijat Oksitosin terbukti efektif terhadap pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum SC Primipara dengan nilai signifikan p=0.00 (p<0.05). Rekomendasi Pihak Rumah Sakit hendaknya mempertimbangkan SOP Pijat Oksitosin sebagai draf untuk selanjutnya disahkan dan diterapkan sebagai metode untuk mempercepat pengeluaran ASI pada ibu post partum.
Penerapan Tehnik Relaksasi Benson untuk Menurunkan Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea Astutiningrum, Diah; Fitriyah, F
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio Caesarea (SC) merupakan suatu tindakan pengeluaran janin dan plesenta melalui tindakan insisi pada dinding perut dan dinding rahim dalam keadaan utuh. Nyeri pasca operasi apabila tidak ditangani akan menimbulkan reaksi fisik dan psikologi pada ibu post partum sehingga perlu adanya cara untuk mengontrol nyeri salah satunya dengan terapi nonfarmakologi teknik relaksasi benson. Karya ilmiah ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam bentuk Asuhan Keperawatan.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan penerapan terapi tehnik relaksasi benson untuk menurunkan nyeri pada pasien post Sectio Caesarea. Diagnosa keperawatan yang muncul pada klien yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik, Intervensi Managemen nyeri tehnik relaksasi benson, Implementasi memberikan tehnik relaksasi benson selama 10-15 menit, Evaluasi nyeri akut terkontrol.Managemen nyeri relaksasi benson efektif dalam penanganan masalah nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik.
Peningkatkan Kualitas SDM Dalam Upaya Menekan Angka Kejadian Stunting Melalui lomba balita sehat Di Kecamatan Sempor Indrayani, Eni; Muthoharoh, Siti; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Kasus stunting di Kebumen terbilang tinggi.Berdasarkan data pemantauan status gizi 2017 mencapai 28,5 persen.Kasus stunting di Provinsi Jawa Tengah sebesar 28,9 persen dannasional 37 persen. Kebumen adalah salah satu target prioritaspenanganan stunting dari 100 kabupaten yang ada di Indonesia,sehingga, kondisi yang memprihatinkan ini diperlukan peranperempuan agar lebih peduli dalam meningkatkan pemberian gizi yangbaik bagi balita. Tujuan kegiatan ini adalah mencegah dan mengatasitejadinya stunting pada balita, meningkatkan pemahaman ibu tentanggizi balita, pencegahan stunting dan peningkatkan status gizi balita.Metode yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, post test.Materi yang diberikan meliputi pertumbuhan dan perkembangan, ciridan prinsip tumbuh kembang anak, faktor yang mempengaruhi kualitas,aspek perkembangan yang dipantau, periode tumbuh kembang anak,stunting, penyebabnya, faktor yang mempengaruhi, penilaian stunting,dampak stunting dan cara mencegah stunting. Media yang digunakanberupa power point. Pelaksanaan kegiatan meliputi : pengukuranpengetahuan awal mengenai gizi balita, pengukuran status gizi balitaTB/BB, pemberian materi penyuluhan tumbuh kembang balita danlomba balita sehat. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkatpemahaman ibu setelah diberikan penyuluhan. Hasil pre tes dari jumlahibu 29 orang didapatkan : 2 orang kategori cukup (6,9%) dan 27 orangkategori Kurang (93,1%). Hasil post tes dari jumlah ibu 29 orangdidapatkan :3 orang kategori baik (10,3%) dan 26 orang kategoriCukup (89,7%). Dalam lomba balita, Untuk kelompok umur 0-11 bulandidapatkan nilai terendah 160 dan nilai tertinggi 233, umur 12-23 bulandidapatkan nilai 191 dan nilai 272 serta umur 24-36 bulan nilaiterendah 149 dan nilai tertinggi 400. Kesimpulan yang didapatkanyaitu adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi balita dandidapatkan status gizi balita melalui lomba balita sehat.
Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Sadanis Dan Kanker Serviks Dengan Iva Di Kecamatan Sempor Indrayani, Eni; Mutoharoh, Siti; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Kanker merupakan penyebab kematian terbanyak di dunia. Tahun 2013 di Indonesia prevalensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1000 penduduk. Kasus kanker tertinggi ada di Jawa Tengah, dengan prevalensi 2,1 per seribu penduduk. Menurut data WHO, pengidap kanker payudara di Indonesia mencapai 40 per 100.000 penduduk di tahun 2012. Kanker payudara memiliki persentase kasus baru paling tinggi sebesar 43,3%. Kanker payudara di Indonesia diidap oleh wanita usia muda. Untuk itu, penting bagi seorang wanit mengetahui cara periksa payudara sendiri. Kanker serviks dan payudara dapat dicegah. Metode deteksi dini awal untuk Kanker Serviks dikenal dengan Pemeriksaan Inspeksi dengan IVA dan deteksi payudara dengan metode SADANIS oleh Petugas kesehatan dengan cara palpasi atau perabaan. Tujuan kegiatan ini adalah mencegah dan mendeteksi adanya kanker servik dan kanker payudara pada wanita. Metode yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, post test. Materi yang diberikan meliputi pengertian kanker servik dan payudara, penyebab, ciri-ciri, pencegahan, jenis, stadium, faktor resiko, therapi, pengertian IVA dan SADANIS, kategori, cara kerja, tujuan pemeriksaan, pelaksanaan. Media yang digunakan berupa power point. Pelaksanaan kegiatan meliputi : pemberian materi penyuluhan kanker servik dan payudara serta pemeriksaan IVA dan SADANIS. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman ibu setelah diberikan penyuluhan. Hasil pre tes dari jumlah ibu 29 orang didapatkan : 2 orang kategori cukup (6,9%) dan 27 orang kategori Kurang (93,1%). Hasil post tes dari jumlah ibu 29 orang didapatkan :3 orang kategori baik (10,3%) dan 26 orang kategori Cukup (89,7%). Dalam pemeriksaan IVA dan pemeriksaan SADANIS didapatkan hasil negatif. Kesimpulan yang didapatkan yaitu adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang kanker servik dan payudara, serta hasil pemeriksaan negatif. Rekomendasi. Program deteksi dini kanker payudara dengan Sadanis dan kanker servik dengan IVA di Kecamatan Sempor dapat dilanjutkan & dijadikan agenda rutin oleh bidan Puskesmas Sempor, agar kejadian kanker servik dan payudara dapat dideteksi secara dini.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERSONAL TERHADAP PARENTING SELF EFFICACY PADA IBU POST PARTUM DI RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG Nurbaiti, Fryda Nimas; Herniyatun, H; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gangguan psikologis masa post partum dapat menurunkan keyakinan ibu dalam merawat bayi baru lahir (Parenting self efficacy). Dalam menjalankan tugas parenting, status sosial ekonomi yang dibentuk berdasarkan tingkat pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan orangtua memiliki pengaruh dalam proses parenting. Tujuan: Mengetahui hubungan karakteristik personal terhadap parenting self efficacy pada ibu post partum di RS PKU Muhammadiyah Gombong Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Responden dalam penelitian ini sebanyak 40 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik personal dan Parenting Self Efficacy Scale (PSES). Analisis yang digunakan menggunakan uji chi square. Hasil: Terdapat hubungan tingkat pendidikan terhadap parenting self efficacy pada ibu post partum (p=0,000). Terdapat hubungan pekerjaan terhadap parenting self efficacy pada ibu post partum (p=0,024). Terdapat hubungan penghasilan terhadap parenting self efficacy pada ibu post partum (p=0,013). Tidak terdapat hubungan commuter marriage terhadap parenting self efficacy pada ibu post partum (p=0,316). Tidak terdapat hubungan usia terhadap parenting self efficacy pada ibu post partum (p=0,080) Kesimpulan: Tingkat pendidikan, pekerjaan, penghasilan merupakan faktor yang berhubungan dengan parenting self efficacy pada ibu post partum. Rekomendasi: Peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih lanjut mengenai parenting self-efficacy menggunakan metode penelitian kualitatif.