Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini Melalui Penggunaan Media Lotto Oktaviani, Irma; Badroeni
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3255

Abstract

Tujuan penelitiannya yaitu untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak usia dini melalui media lotto. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak PAUD di Kelompok Bermain SKB Sukamulya Kuningan tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 26 anak, yang terdiri dari anak laki-laki berjumlah 11 anak dan anak perempuan berjumlah 15 anak serta para guru PAUD di Kelompok Bermain SKB Sukamulya Kuningan. Kesimpulan bahwa dalam perencanaan dan pelaksanaan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui media pembelajaran lotto telah menemukan hasil dari kemampuan kemampuan bahasa ekspresif anak setelah menggunakan media pembelajaran lotto dilihat dari sebelum penelitian dilaksanakan anak di Kelompok Bermain SKB Sukamulya Kuningan memiliki kemampuan bahasa ekspresif anak belum maksimal dapat dilihat pada penelitian siklus I diketahui anak yang mencapai kategori berkembang sangat baik hanya 3 anak atau 9% dari jumlah 34 siswa. Kemudian pada perbaikan siklus II anak yang memiliki kemampuan bahasa ekspresif anak meningkat menjadi 29 anak atau 85%. Dengan begitu siswa Kelompok Bermain SKB Sukamulya Kuningan telah mencapai standar penilaian yang telah ditetapkan. Dengan demikian rumusan masalah dalam proses pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang telah peneliti laksanakan sudah terjawab, yaitu bahwa dalam pembelajaran melalui media pembelajaran lotto dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak.
Pengaruh Metode Bernyanyi dalam Kemampuan Berfikir Simbolik pada Anak Usia 4-5 Tahun Nurliyah, Nurliyah; Badroeni, Badroeni
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3310

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya perkembangan kemampuan berfikir simbolik pada siswa RA Al-ikhlas. Pengenalan angka 1-10 pada anak 4-5 tahun hendaknya disampaikan melalui kegiatan bernyanyi, karena metode bernyanyi sangat relevan untuk menjadi salah satu alternativ dalam pengembangan kognitif anak. Penelitian ini dilakukan di RA Al-Ikhlas desa Pasayangan dimanaterdapat sampling jenuh dengan sampel 15 anak. Penelitian ini menggunakan pendekatanpenelitian kuantitatif pre eksperimental dengan one grup pretest- post test design. Data dikumpulkan melalui observasi dan instrument. Analisis data dilakukan uji T dan ujistatistika di bantu IBM SPSS Statistic Versi 26. Untuk meningkatkan kemampuan berfikir simbolik anak usia 4-5 tahun salah satu upaya meningkatkanya itu dengan metode bernyanyi. Tujuan dari penelitian ini agar diperoleh informasi perkembangan kemampuan berfikir simbolik sebelum dan sesudah diterapkannya metode bernyanyi lagu angka 1-10. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa hasil penelitian tentang pengaruh metode bernyanyi pada lagu angka 1-10 untuk meningkatkan perkembangan berfikir simbolik pada anak usia 4-5 tahun bahwa terdapat pengaruh yang siginifikan ketika sebelum ada perlakuan dan sesudah perlakuan dibuktikan dari hasil nilai rata-rata data pre-test sebesar 9,73 dan nilai rata-rata post-test sebesar 21,4. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh metode bernyanyi pada lagu angka 1-10 terbukti.
Penerapan Fitrah Seksualitas Pada Anak Usia Dini Di RA AL-Istiqomah Kuningan Reka Candra; Badroeni, Badroeni; Asep Nugraha, Sopian
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4088

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjadikan masyarakat mengenal kembali fitrah yang telah Allah tanamkan pada masing-masing manusia agar kehidupan dapat berjalan dengan semestinya sesuai dengan tugas, peran, dan fungsinya khususnya fitrah seksualitas sehingga dewasa nanti sudah mengenali dan mengetahui peran dan fungsinya sebagai perempuan maupun sebagai ibu atau isteri, atau laki-laki sebagai suami atau ayah, yang memiliki maskulinitas tinggi untuk laki-laki dan feminimitas tinggi untuk perempuan sebagai bentuk tanggung jawab dalam membentuk dan menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan kuat untuk keluarga dan bangsanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan desain pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di RA Al-Istiqomah dengan menggunakan teknik penelitian wawancara terstruktur pada kepala sekolah, guru serta orang tua; observasi pada guru serta peserta didik; dan telaah dokumen (berupa keadministrasian, dst). Penelitian ini menggunakan analisis dari sumber data primer dan sekunder untuk mengolah data. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan fitrah seksualitas pada anak usia dini belum dicantumkan secara khusus pada kurikulum lembaga, namun pihak lembanga melakukannya secara spontan, melalui pembiasaan, dan keteladanan. Penerapan fitrah seksualitas terdapat dalam KD, STPPA, muatan pengembangan pembelajaran PAI, dan salah satu tema pembelajaran.
strategi guru dalam menangani interaksi sosial pada anak speech delay di kb mekar jaya puput, putri dwi nurdayanti; Badroeni
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i2.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) karakteristik anak speech delay di KB Mekar Jaya; 2) faktor yang menyebabkan siswa di KB Mekar Jaya mengalami speech delay; dan 3) mengetahui strategi guru dalam menangani interaksi sosial anak speech delay di KB Mekar Jaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan model studi kasus. Subjek utama dalam penelitian ini adalah guru, orang tua, dan peserta didik KB Mekar Jaya yang mengalami speech delay. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Anak speech delay di KB Mekar Jaya memiliki empat karakteristik umum yaitu mengeluarkan kata-kata atau kalimat yang tidak biasa seperti anak- anak pada umumnya, belum bisa merangkai dua atau tiga kata, berbicara lebih lambat dari pada anak seumurannya, dan kesulitan dalam belajar mengeja, bahasa bahkan Matematika 2) Faktor yang menyebabkan siswa di KB Mekar Jaya dapat mengalami speech delay antara lain; adanya intensitas tinggi dalam menggunakan gawai untuk menonton video, memiliki kesukaan menonton televisi, pendiam, serta jarang diajak berbicara oleh orang tua. 3) Strategi guru dalam menangani interaksi sosial anak speech delay di KB Mekar Jaya antara lain; melakukan diskusi sederhana, rajin mengajak anak untuk berbicara tentang berbagai hal, menggunakan teknik bernyanyi saat menyampaikan pelajaran, mengajukan pertanyaan seputar diri atau kegiatanya, membacakan cerita untuk anak, serta melibatkan orang tua dari anak speech delay. Kata kunci: Speech Delay, Anak, Strategi Guru, Interaksi Sosial
PENERAPAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KB IT USWATUN HASANAH Iyus, Iyus eni; Badroeni, Badroeni
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.3234

Abstract

Penelitian ini meneliti pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di KB IT Uswatun Hasanah. Fokus penelitian adalah pada tiga jenis pola asuh: demokratis, otoriter, dan permisif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan subjek penelitian 16 siswa kelas B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis menghasilkan anak yang percaya diri, mandiri, aktif, dan mudah bergaul. Pola asuh otoriter cenderung menciptakan anak yang patuh tetapi kurang percaya diri, pendiam, dan mudah cemas. Sementara itu, pola asuh permisif menghasilkan anak yang manja, kurang disiplin, agresif, dan mudah stres. Analisis data menegaskan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam membentuk perilaku sosial emosional anak. Orang tua perlu memahami kelebihan dan kekurangan setiap jenis pola asuh untuk memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan anak. Penelitian ini menekankan pentingnya peran orang tua sebagai pendidik pertama dalam membentuk karakter dan perilaku anak, yang akan membantu anak tumbuh menjadi individu yang seimbang secara emosional dan sosial serta siap menghadapi tantangan di masa depan.
EXAMINING THE EFFECTIVENESS OF WHATSAPP IN FACILITATING ONLINE LEARNING Nanan Abdul Manan; Badroeni Badroeni; Oman Hadiana
Indonesian Journal of Learning and Instruction Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijli.v6i1.8803

Abstract

This study aims to investigate and analyze the adaptation of teaching and learning processes in the Covid-19 era, focusing on the implementation and effectiveness of various technological tools and strategies. A qualitative research method was employed, utilizing observations and questionnaires to garner insights. A total of 232 respondents participated, predominantly comprising senior high school students from Kuningan District. The primary objective is to explore how educational institutions have innovated teaching and learning methodologies, emphasizing the utilization of technology, particularly WhatsApp, as a medium for facilitating education during the Covid-19 pandemic. Through a qualitative approach, the study utilized observations and questionnaires as instrumental tools for data collection. The findings revealed that online learning has emerged as a robust model in enhancing teaching and learning experiences across different educational stages, from early childhood to higher educational institutions. WhatsApp has been highlighted as a prevalent application, enabling teachers and students to navigate the challenges posed by the pandemic in the educational domain. Based on the findings, the study concludes that continuous inventive strategies are essential in teaching to adapt to changing scenarios and effectively respond to classroom needs. Furthermore, the integration of technology, like WhatsApp, in educational practices proves to be a valuable asset in overcoming the pandemic-induced challenges in education.