Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

IDENTIFIKASI FRAKSI AIR SENYAWA ANTIOKSIDAN MINUMAN SINOM (Curcuma domestica Val.- Tamarindus indica L.) Purwaningtyas Kusumaningsih; Ni Ketut Wiradnyani
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.601 KB)

Abstract

ABSTAKSinom meminum makanan fungsional analternatif. Bahan-bahannya adalah curcumin dan daun tamarin muda, mudah didapat, relatif mahal yang dikonsumsi, mengandung senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa antioksidan minuman sinom terhadap perlakuan fraksi pelarut air secara in vitro. Dengan metode analisis GCMS dan TLC. Kapasitas antioksidan dalam fraksi minuman sinom air (13,91%) adalah AAEAC 1990,9 ppm dan hasil (10,94%). Fraksi air mengandung senyawa: asam lemak 9-oktadecanoid (69,43%), asam askorbat (32,7%), Ribovlafin (37,1%), ar-tumeron (1,31%), tumeron (2,85) %) dan curlon (1,09%.). Penelitian ini dengan analisis blok acak. Hasil penelitian menunjukkan fraksi air minuman sinom mengandung senyawa: asam lemak 9-oktadecanoid, asam askorbat, ribovlafin, artumeron, tumeron dan curlon. Kata kunci: Minuman Sinom, fraksi pelarut air, kapasitas antioksidan, Identifikasi ABSTRACTSinom beverages analternative functional food. The ingredients are curcumin and young tamarin leaves, it is easily available, relatively in expensive expected that is consumed, it contains antioxidant compounds. This study aimed to identification of sinom beverages antioxidant compounds to treatment of water solvent fraction in vitro. With GCMS and TLC analysis of method. The antioxidant capacity in beverages sinom water fraction (13,91%) is 1990,9 ppm AAEAC and yield (10,94%). The water fraction contain compounds: 9-oktadecanoid fatty acids (69,43%), ascorbic acid (32,7%), Ribovlafin (37,1%), ar-tumeron (1,31%), tumeron (2,85%) and curlon (1,09%.). This research with randomized block analysis. The results showed water fraction of sinom beverages contains compound: 9-oktadecanoid fatty acids, ascorbic acid, Ribovlafin, ar-tumeron, tumeron and curlon. Keywords: Sinom beverage, water solvent fraction, antioxidant capacity, Identification
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI DAN LAMA HARI RAWAT INAP PADA PASIEN DEWASA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR Ni Putu Nonik Paramita Dewi; Dyah Puspaningrum; Ketut Wiradnyani
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 4, No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.172 KB)

Abstract

Malnutrisi merupakan permasalahan yang sering dihadapi oleh rumah sakit dalam upaya penyembuhan pasien. Malnutrisi dapat timbul sejak sebelum dirawat di rumah sakit karena penyakitnya atau asupan zat gizi yang tidak cukup, namun tidak jarang pula malnutrisi ini timbul selama dirawat inap. Asupan makanan yang adekuat bagi pasien yang dirawat inap di rumah sakit sangat diperlukan dalam upaya mencegah penurunan satatus gizi yang terjadi selama masa perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi, protein dengan status gizi dama hari rawat inap pada pasien dewasa di RSUP Sanglah Denpasar. Rancangan penelitian cross sectional dan sampel berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, berdasarkan data sekunder, analisis data statistik uji korelasi Somers’d dengan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan dari 65 orang, terdapat 51 orang (78,5%) asupan energi dan protein pasien tergolong kurang, dan 14 orang (21,5) asupan energi dan protein tergolong baik. Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan status gizi p (0,384). Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan status gizi p (0,384). Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan lama rawat inap p (0,189). Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan lama rawat inap p (0,189). Kata kunci : asupan energi dan protein, status gizi, dan lama hari rawat inap.
AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK KULIT BUAH NAGA SUPER MERAH (Hylocereus costaricensis) TERHADAP Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus Siti Zamiatun Zarah; Ni Wayan Nursini; Ni Ketut Wiradnyani
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.987 KB)

Abstract

ABSTRAK Penyakit infeksi menjadi penyebab utama kematian di dunia. Pengobatan infeksi menggunakan antibiotik sintetis cenderung menyebabkan resistensi, sedangkan penggunaan antibiotik alami masih jarang menyebabkan resistensi. Senyawa antibakteri atau antimikroba yang sering ditemukan dalam tanaman meliputi senyawa fenol, terpena, alkaloid, dan polipeptida. Beberapa senyawa turunan yang memiliki aktivitas antimikroba seperti katekol, pirogalol, asam fenolat, kuinon, ksanton, flavonoid, tanin dan kumarin. Salah satu tanaman yang memiliki senyawa flavonoid itu adalah buah naga. Sebagian besar masyarakat lebih terpaku pada pemanfaatan daging buahnya saja dan kulit buah yang tidak digunakan dibuang begitu saja sebagai limbah karena pemanfaatan yang sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti antimikroba ekstrak kulit buah naga super merah (Hylocereus costaricensis) terhadap bakteri uji Escherichia coli dan Staphylococcus aereus. Kulit buah naga super merah dikeringkan menggunakan oven dengan suhu 50oC selama 3 hari. Dijadikan ekstrak dengan metode maserasi dengan perbandingan bubuk halus dan pelarut (1:5). Pengujian antibakteri menggunakan uji difusi agar. Ekstrak kulit buah naga merah mampu melakukan penghambatan namun masih lemah terhadap E. coli yaitu 1,8 mm dan Staph. aureus yaitu 3 mm. Kata kunci: ekstrak kulit buah naga, E. coli, S. aureus, antimikroba ABSTRACT Infectious diseases are a major cause of death in the world. Treatment of infections using synthetic antibiotics tends to cause resistance, while the use of natural antibiotics still rarely causes resistance. Antibacterial or antimicrobial compounds often found in plants include phenols, terpenes, alkaloids, and polypeptides. From phenol compounds, there are also some derivative compounds that have an antimicrobial activity such as catechol, pyrogallol, phenolic acid, quinone, xanthone, flavonoids, tannins, and coumarins. One of the plants that have flavonoid compounds is dragon fruit. Most people are more focused on the use of their flesh only and unused fruit peels are thrown away as waste because of very limited utilization. The purpose of this study was to determine the antioxidant and antimicrobial activity of super red dragon fruit peel extract (Hylocereus costaricensis) on Escherichia coli and Staphylococcus aureus. Super red dragon fruit skin is dried using an oven at 50oC for 3 days. Made into extract by maceration method with fine powder and solvent ratio (1: 5). Testing of antibacterial testing using agar diffusion test. Its antibacterial activity is also weak. Super red dragon fruit skin which is used as extract has very weak antibacterial activity 1,8 mm for E. coli and 3 mm for Staph. aureus. Keywords: dragon fruit peel extract, E. coli, S. aureus, antimicrobial
Persediaan Perishable pada Vendor Terhadap Pengendalian Biaya Dapur LKSA Widhya Asih Blimbingsari, Jembrana Bali I Wayan Susrama; Ni Ketut Wiradnyani; I Nengah Rata Artana
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2022): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.555 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah menghasilkan vendor persediaan perisable gudang dapur yang dapat mengendalikan biaya dapur harian LKSA Blimbingsari. Berdasakan skala prioritas masalah yang harus mendapatkan solusi adalah:1) minimnya sediaan bahan yang bervariasi dari jenis sayur mayur dan buah-buahan, 2) kurang maksimalnya pengaturan pengadaan bahan pangan dalam pengelolaan lahan yang tersedia. Metode yang diberikan adalah learning by doing dengan cara luring maupun daring melalui penggunaan, perangkat pembelajaran LSM, dengan proses sosialisasi, pelaksanaan, pendampingan, keberlanjutan program. Hasil penelitian mengalami peningkatan jenis perishable sebanyak 45% dari sebelumnya, sebagai indicator meningkatnya variasi bahan pada menu bulanan. Hal ini telah dapat berkontribusi dalam pengendalian biaya konsumsi dari hasil kebun sendiri sebesar 20% dari total kebutuhan konsumsi dengan kontribusi biaya-biaya sayuran dan buah sepenuhnya sebesar 15%, serta 5% dari 10% kebutuhan bumbu-bumbu.Kata kunci: Pengendalian Biaya, Perishable, Vendor, Remaja, LKSA Widhya Asih BlimbingsariAbstractThis research is to produce a kitchen warehouse perishable inventory vendor who can control the daily kitchen costs of LKSA Blimbingsari. Based on the priority scale, the problems that must be solved are: 1) the lack of material supplies that vary from types of vegetables and fruits, 2) the less optimal arrangement of food supply in the management of available land. The method given is learning by doing by means of offline and online through the use of learning tools, with the process of socialization, implementation, mentoring, program sustainability. The results of the study experienced an increase in perishable types as much as 45% from the previous, as an indicator of the increasing variety of ingredients on the monthly menu. This has been able to contribute to controlling consumption costs from own garden produce by 20% of the total consumption needs with the full contribution of vegetable and fruit costs of 15%, and 5% of 10% of the need for spices.Keywords: Cost Control, Perishable, Vendor, Teenager, LKSA Widhya Asih Blimbingsari
Literature Review: Menyusun Alat Ukur Penalaran Situasional Tio Rosalina; I Gde Dhika Widarnandana; Ni Ketut Wiradnyani; Ni Putu Mira Kartika Sari; Sintia Kumala Dewi; Ni Kadek Meliani
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpm.v6i1.1829

Abstract

Abstrak. Berpikir kritis merupakan salah satu soft skill yang wajib dimiliki oleh para pelajar dan pencari kerja. Berpikir kritis merupakan proses berpikir lebih dalam dan tidak menerima begitu saja melainkan juga melibatkan proses bertanya, menganalisis dan mengevaluasi suatu informasi yang kita peroleh. Data hasil validasi kelayakan instrumen oleh Ahli dinyatakan sangat layak/ valid dengan persentase rata-rata 91,66%. Hasil analisis validitas butir soal menunjukkan bahwa butir-butir soal mendukung validitas tes sehingga dikatakan layak atau valid. Hasil analisis reliabilitas butir soal dinyatakan reliabel dengan nilai reliabilitas 0,897 dengan interpretasi tinggi. Hasil analisis tingkat kesukaran diperoleh rata-rata skor sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Hasil analisis daya pembeda diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,49 dengan kategori baik. Hasil analisis kepraktisan instrumen diperoleh persentase sebesar 92,5%, dengan kategori sangat praktis. Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa diketahui berada pada tingkat sedang berdasarkan dari hasil analisis data kemampuan berpikir siswa. Dari 79 artikel yang berkaitan, peneliti menggunakan 26 artikel yang relevan dari tahun 1997-2013. Peneliti menggunakan metode accidental sampling Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data Validitas Isi Indikator dan Butir item Aikens V, dilanjutkan dengan melakukan uji keterbacaan calon responden.Kata Kunci: alat ukur, berpikir krtitis, konstruksi
Senyawa Minuman Sinom Campuran Jeruk Nipis dan Madu pada Kunyit Tersubstitusi Berbagai Rimpang Ni Ketut Wiradnyani; Ni Ketut Mitha Widiyanti; Dylla Hanggaeni Dyah P
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2575

Abstract

Sinom Campuran Jeruk Nipis dan Madu (SCJM), saat ini sudah merupakan minuman fungsional yang dapat menurunkan Gula darah Puasa dan menaggulangi kerusakan sel-sel Betha yang terdapat pada Pulau Lamgerhans sampai 40%. Saat ini bahan yang dari rimpang kunyit akan diganti dengan menggunakan campuran rimpang lainya seperti; kunyit putih, temu ireng dan temulawak, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran senyawa sinom formulasi hasil substitusi kunyit dengan berbagai rimpang yang dianalisis dengan menggunakan GC-MS. Metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap dengan membaca hasil gambar grafik kromatogram maupun libreries waktu retensi dan lebar area. Hasil analisis pembacaan kromatogram dari GC-MS menunjukkan bahwa terbaca senyawa 5,8-Epoxy-15-nor-labdane1-Acetyl-2,2,6-trimethyl-9-formylbicylo[4.3.0]nanone) sebagai senyawa yang berat molekulnya tertinggi karena paling lambatnterbaca yaitu pada retensi time 27.27% pada area 5.58.
Pelatihan Pengolahan Kudapan Berbahan Dasar Protein Hewani di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Widhya Asih Badung Kusumawati, I Gusti Ayu Wita; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Yogeswara, Ida Bagus Agung; Nursini, Ni Wayan; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Wiradnyani, Ni Ketut; Mantra, Ida Bagus Ketut
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 2 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i2.3330

Abstract

Masalah gizi yang umumnya terjadi di Indonesia diakibatkan karena minimnya tingkat pengetahuan mengenai menu gizi seimbang. Anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan rentan mengalami malnutrisi. Tujuan dilakukannya kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenai olahan berbahan dasar protein hewani untuk memenuhi kebutuhan protein hewani anak yang berada di LKSA Widhya Asih Badung. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode pelatihan pengolahan kudapan berbahan dasar protein hewani, yaitu berupa nugget lele, bakso ayam, dan dendeng babi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan mitra mengenai cara pengolahan kudapan berbahan dasar protein hewani. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mitra dapat mengkonsumsi kudapan berbahan protein hewani yang bervariasi dan bergizi.
Expression of Kidney White Rats Diabetes Mellitus after Therapy of Sinom Ethyl Acetate Fraction Mixed Lime and Honey Wiradnyani, Ni Ketut
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i2.1748

Abstract

This study aims to prove that the administration of the ethyl acetate fraction sinom mixture of lime and honey (SCJM) can improve the histological structure of the kidney of Spraque Dawley rats (SD) diabetic were divided into six groups with four replications each. The K1 group as a positive control was not given a sample, the K2 group was given a sample dose of 50 mg/kg BW, the K3 group was given a sample dose of 100 mg/kg BW, and the K4 group was given a sample dose of 150 mg/kg BW, the K5 group was given an extract dose of 200 mg/kg BW, and positive control group K6 which was carried out for 21 days. The rats were then sacrificed and the kidney organs were taken for histopathological preparation with Hematoxylin Eosin (HE) staining. The results showed that there was fatty degeneration and necrosis of the kidneys. Kruskal Wallis test results from all treatments showed p = 0.001 for both fatty degeneration and necrosis (p<0.05).abstract is written along 100-200 words with a single space. Abstract content must explain the subject matter discussed in the article, the method used, the results or findings and conclusions
Okara Yogurt Formulation as Functional Food to Prevent Stunting Putri, Syadila Nugraheny Muliya; Nursini, Ni Wayan; Wiradnyani, Ni Ketut
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i2.1801

Abstract

Okara is the waste produced during soybean tofu production. To reduce okara waste, it is converted into functional food. Okara yogurt is formulated as a functional food to prevent stunting. The problem in this study is how the okara yogurt formulation can produce protein levels, fat levels, carbohydrate levels, water levels, ash levels, and acidity for the nutritional fulfilment of stunting, how the lactic acid bacterial population in okara yoghurt, and how organoleptic testing of okara yogurt products. This study uses RAL with 6 treatments and 3 repetitions. The data was analyzed statistically using analysis of variance (ANOVA) and continued with the tukey test. Organoleptic tests on selected formulas are Y5 color with value (3.47), Y3 texture with value (3.50), Y3 aroma with value (3.50), Y3 taste with value (3.67) and Y5 liking with value (3.67) per 100 grams. In making okara yogurt, it is recommended to use the selected formula, namely Y3