Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Di Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang Fuad Muarif; Riko Herdiansah; Miki Suhadi
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v3i1.2485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi lingkungan secara internal dan eksternal, serta menganalisis strategi pengembangan usaha peternakan sapi potong di Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga September 2023 di Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang. Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kamera, kuisioner, buku catatan, dan pena untuk mencatat hasil pengamatan. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sapi potong dan peternak yang berada di lokasi tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, yang melibatkan pengamatan dan wawancara langsung dengan responden peternak sapi potong sebanyak 27 orang. Data primer diperoleh melalui daftar pertanyaan (kuisioner) yang telah disiapkan, serta wawancara dengan 2 tokoh masyarakat. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi faktor internal, yang terdiri dari analisis kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal yang meliputi analisis peluang dan ancaman.
Respon Peternak Sapi Potong Terhadap Pelayanan Inseminasi Buatan di Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara Riki Ardi Winata; Miki Suhadi; Riko Herdiansah; Madiyan Sugesti; Agustiana, Elia
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v3i1.2486

Abstract

Respon peternak terhadap Program IB merupakan interaksi antara beberapa faktor berupa sikap, emosi, pengaruh masa lampau dan akhirnya menentukan bentuk perilaku yang ditampilkan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon dari para peternak sapi potong terhadap pelayanan Inseminasi Buatan untuk menunjang percepatan pertambahan jumlah populasi. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 di Desa Negeri Ratu, Pakuan Agung, Banjar Ratu dengan masing-masing desa di ambil 10 orang peternak. Materi yangdigunakan yakni peternak sapi potong yang diambil secara porposive sampling (sengaja) sebanyak 30 responden dengan jumlah populasi 60 ekor sapi dewasa yang sudah melakukan inseminasi buatan. Jenis penelitian yang digunakan deskriptip kuantitatif yakni dengan menggunakan metode survey. Sumber data yang didapatkan dikelompokkan menjadi dua antara lain : data primer di dapatkan melalui hasil wawancara secara langsung dengan responden sedangkan data sekunder didapatkan melalui informasi Dinas Peternakan dan Pemerintah daerah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yakni observasi secara langsung dengan peternak dan wawancara untuk menggali informasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa respon peternak sapi terhadap pelayanan inseminasi buatan sapi potong di tiga Desa yang berada di Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara terhadap respon positif dengan ketiga indikator kategori setuju. Terhadap respon negatif dengan tiga indikator kategori cukup setuju. Sedangkan respon terhadap variabel indikator lainnya dari ketiga pengukuran dengan kategori cukup setuju.Kata Kunci : Respon, Inseminasi Buatan, Sapi Potong
Evaluasi Manajemen Pemeliharaan Sapi Potong Di Kelompok Tani Ternak Bumi Asih Sejahtera Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan Yuwono Ardi; Riko Herdiansah; Miki Suhadi; Ambo Asek
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v3i1.2487

Abstract

Evaluasi merupakan suatu pemeriksaan terhadap pelaksanaan suatu program yang telah dilakukan dan akan digunakan untuk mendeskripsikan, memperhitungkan dan mengendalikam pelaksanaan program kedepannya agar jauh lebih baik, dengan demikian evaluasi lebih bersifat melihat ke depan dari pada melihat kesalahan-kesalahan di masa lalu dan diarahkan pada upaya peningkatan kesempatan demi keberhasilan program, Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi manejemen pemeliharaan sapi potong dalam upaya mendapatkan informasi dan pengetahuan guna memperbaiki menajemen pemeliharaan sapi potong. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2024 Penelitian dilakukan di Kelompok Tani Ternak Bumi Asih Sejahtera Dusun Damai Jaya Desa Wawasan Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah kamera, alat tulis, Kuisioner Penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, Studi pustaka. Tahapan Penelitian Izin Penelitian, Survei Pendahuluan, Penentuan Lokasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Variabel yang Diamati yaitu Manajemen Pemilihan Bibit Tata Laksana Pemeliharaan, Tata Laksana Perkandangan, Tata Laksana Pemberian Pakan, Tata Laksana Kesehatan Ternak, Tata Laksana Reproduksi Ternak. Analisis Data menggunakan Metode deskriptif merupakan metode penelitian dengan cara mengumpulkan data sesuai dengan yang sebenarnya kemudian data data tersebut disusun, diolah dan dianalisis untuk dapat memberikan gambaran mengenai masalah yang ada. Hasil dan pembahasan penelitian Bakalan atau bibit merupakan faktor yang sangat penting karena sangat menentukan hasil akhir usaha penggemukan. Pemilihan bakalan memerlukan ketelitian, kejelian dan pengalaman. Pengadaan bakalan dapat dilakukan dengan mengawinkan induk sapi sendiri atau dengan membeli anak sapi. Berdasarkan pengamatan tatalaksana pemeliharaan peternak menerapkan sistem pemeliharaan intensif dimana sapi potong dikandangkan dan semua kebutuhan hidupnya diatur oleh peternak. Jumlah keseluruhan ternak sapi yang dimiliki kelompok sebanyak 149 ekor dalam dua tahun terakhir. kandang di kelompok memiliki ukuran kandang untuk Anakan, Jantan, dan Betina yaitu 15 x 9 meter. Untuk jenis pakan yang digunakan oleh kelompok Ternak Bumi Asih Sejahtera berbeda antara jantan dan betina, frekuensi pemberian pakan tiga kali dalam satu hari. Untuk menjaga kesehatan dan kebersihan ternak di Kelompok Tani Ternak Bumi Asih Sejahtera pembersihan kandang dilakukan pembersihan tiap hari untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan ternak. umur ternak dikawinkan umur 18 bulan dan sudah dewasa tubuh. Manajemen pemeliharaan ternak sapi di kelompok Tani Ternak Bumi Asih Sejahtera dilakukan secara modern, karna sudah mengadopsi pemanfaatan teknologi peternakan seperti Inseminasi Buatan (IB). Penerapan manajemen pemeliharaan ternak oleh kelompok Tani Ternak Bumi Asih Sejahtera sudah baik dan sudah memenuhi standar menajemen pemeliharaan. Kata kunci : Evaluasi, Manajemen Pemeliharaan, Sapi Potong
PENGARUH KEPADATAN KANDANG TERHADAP PRODUKTIVITAS TELUR PUYUH (CORTUNIX CORTUNIX JAPONICA) FASE LAYER: The Effect of Varying Cage Densities on Egg Production Performance of Japanese Quail (Coturnix coturnix japonica) During the Laying Phase Yuda Wardana; Novi Eka Wati; Miki Suhadi
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.3126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan kandang yang berbeda terhadap QDP (Quail Day Product), rata-rata bobot telur dan Egg Mass pada puyuh (Cortunix Cortunix Japonica). Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus – September 2024 di Peternakan Puyuh Bapak Suwarto. Di Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Materi penelitian ini adalah puyuh (Cortunix Cortunix Japonica) sebanyak 360 ekor umur 42 hari di dalamkandang baterray dengan ukuran 100 cm x 50 cm.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah kepadatan kandang yang berbeda yaitu P1= kepadatan 12 ekor puyuh, P2= kepadatan 16 ekor puyuh, P3= kepadatan 20 ekor puyuh, dan P4= kepadatan 24 ekor puyuh. Data hasil penelitian ditabulasi menggunakan ANOVA, jika terdapat perbedaan nyata, maka akan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan kandang yang berbeda kandang yang berbeda pada puyuh (cortunix cortunix japonica) berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap rata-rata bobot telur dan massa telur (Egg Mass) tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap Quail Day Product (QDP). Kepadatan kandang yang paling optimal dalam produktivitas telur puyuh yaitu perlakuan P1 dengan populasi puyuh 12 ekor yang menujukkan nilai rataan QDP (85,40%), rata-rata bobot telur (10,14 gram/butir), dan nilai Egg Mass (8,68 gram/ekor/hari).   Kata kunci: puyuh (Cortunix cortunix japonica), kepadatan kandang, quail day product (QDP), rata-rata bobot telur, masa telur (egg mass)