Articles
Penggunaan Stimulus Response Theory dalam Sosialisasi Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perusahaan
Rizky Rahadian Wicaksono;
Gading Wilda Aniriani;
Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.574 KB)
|
DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.65
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan stimulus response theory untuk meningkatkan budaya kesehatan dan keselamatan kerja. Stimulus response theory adalah proses belajar merupakan suatu tanggapan dari seseorang terhadap suatu rangsangan yang dihadapinya. Rangsangan tersebut diulang-ulang sampai mendapatkan tanggapan yang sama dan benar secara terus-menerus. Akhirnya akan muncul suatu kebiasaan dan perilaku tertentu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain one group pre-test/posttest dan alat pengumpul data berupa observasi. Ada 3elemen utama teori ini yaitu: 1.Pesan (Stimulus), 2.Penerima/komunikan/receiver, 3.Efek (respon) Dari hasil penelitian didapatkan bahwa adanya reaksi akibat dari adanya stimulus Mulai dari memilih,menafsirkan bahkan sampai dalam hal mengingatnya. Respon dalam hal ini dapat diasumsikan merupakan perubahan sikap yang terjadi pada komunikan berdasarkan stimulus atau rangsangan yang diterimanya. Proses perubahan sikap ini dapat terjadi atau dapat berubah hanya jika stimulus yang diberikan benar-benar baik.Hasil penelitian ini Sosialisasi secara terus-menerus paling tidak mempunyai dua keuntungan yaitu: (a) mencegah kemungkinan orang lupa, yaitu suatu kecenderungan melemahnya tanggapan yang ditimbulkan kombinasi petunjuk (learned response), karena tidak digunakan; (b) memperkuat tanggapan, karena setelah menerima respon menjadi lebih peka terhadap manfaat dari Kesehatan dan keselamatan kerja.
Development of Learning Media "Environmental Pollution" with Methods Guided Discovery at the Environmental Health Study Program UNISLA
Mimatun Nasihah;
Rizky Rahadian Wicaksono
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (518.607 KB)
|
DOI: 10.30736/2ijev.v2iss1.44
So far, in the Environmental Health Study Program of Lamongan Islamic University, the existence of learning device is not complete yet, especially in Environmental Pollution learning. On that basis of do this research is aimed at developing learning tools that are oriented in the model of learning device development according to Kemp and improve student learning outcomes with guided discovery method. Subject of research 10 students of Environmental Health Studies Program of Lamongan Islamic University, with one group pretest-posttest design. Validation results indicate that learning tools are feasible to use, learning management can be well implemented, developed instruments have reliability more than 75%. The result of data analysis shows that the lecturer's most prominent activity is to guide the students in carrying out the discovery activities. Student response to learning method of guided discovery good and interested (95%), learning result at pre test of 20 and posttest equal to 92. It was concluded that the learning tools developed were feasible to be used with guided discovery learning methods in environmental pollution causes and able improved student learning outcomes
Dampak Residu Pestisida Regent terhadap Survival Rate Ikan Mas (Cyprinus Carpion LINN)
Mimatun Nasihah;
Adisti Risma Putri Azzahra Arismaya;
Nurul Dwi Khasanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 5, No 1 (2021): Public Health, Food and Environmental Sectors Supporting Global Health Quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/5ijev.v5iss1.265
Limbah yang masuk ke perairan, salah satunya adalah limbah yang berasal dari pertanian yakni pestisida. Berbagai pestisida digunakan sebagai pengendali hama untuk meningkatkan produksi pertanian. Pestisida yang masuk dalam jumlah yang besar dapat bersifat racun bagi biota-biota yang hidup di perairan, antara lain adalah ikan-ikan. Penggunaan pestisida untuk membasmi hama baik secara langsung ataupun tidak langsung akan mengganggu kualitas air, sehingga kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan juga akan terganggu. Kelangsungan hidup ikan sangat tergantung dari kondisi perairan tempat hidupnya. Mengingat besarnya potensi pencemaran dari limbah pestisida dalam perairan, dan adanya perbedaan kepentingan tersebut, maka pemakaian pestisida kiranya perlu dilakukan secara cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hidup rata-rata ikan mas yang terdampak oleh residu pestisda. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi pestisida sebagai variable bebas dan survival rate ikan mas sebagaia variable terikatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata ikan Mas mati dalam waktu ke 10 dengan konsentrasi tertinggi 20 ml/l air. Hasil uji ANOVA menunjukan bahwa nilai F hitung sebesar 39.0 > F tabel 8.7 hal ini menunjukan terdapat pengaruh perbedaan konsentrasi pestisida terhadap mortalitas ikan mas. Limbah yang masuk ke perairan, salah satunya adalah limbah yang berasal dari pertanian yakni pestisida. Berbagai pestisida digunakan sebagai pengendali hama untuk meningkatkan produksi pertanian. Pestisida yang masuk dalam jumlah yang besar dapat bersifat racun bagi biota-biota yang hidup di perairan, antara lain adalah ikan-ikan. Penggunaan pestisida untuk membasmi hama baik secara langsung ataupun tidak langsung akan mengganggu kualitas air, sehingga kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan juga akan terganggu. Kelangsungan hidup ikan sangat tergantung dari kondisi perairan tempat hidupnya. Mengingat besarnya potensi pencemaran dari limbah pestisida dalam perairan, dan adanya perbedaan kepentingan tersebut, maka pemakaian pestisida kiranya perlu dilakukan secara cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hidup rata-rata ikan mas yang terdampak oleh residu pestisda. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi pestisida sebagai variable bebas dan survival rate ikan mas sebagaia variable terikatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata ikan Mas mati dalam waktu ke 10 dengan konsentrasi tertinggi 20 ml/l air. Hasil uji ANOVA menunjukan bahwa nilai F hitung sebesar 39.0 > F tabel 8.7 hal ini menunjukan terdapat pengaruh perbedaan konsentrasi pestisida terhadap mortalitas ikan mas.
Efek Biolarvasida Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) terhadap Resistensi Larva Aedes aegypti
Era Fazira;
Mimatun Nasihah;
Nur Lathifah Syakbanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/5ijev.v5iss2.287
Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Larvasida nabati daun pandan wangi dapat mengakibatkan toksisitas larva nyamuk oleh karena itu dilakukan pemutusan mata rantai penularan penyakit DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas larvasida nabati ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) terhadap resistensi larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode eksperiment dengan rancangan posttest only with control group design. yakni menggunakan larva Aedes aegypti instar IV sebanyak 200 ekor dalam 5 perlakuan 4 kali ulangan. Uji analisis statistik one way ANOVA didapatkan nilai F hitung sebesar 0,667 dan F tabel sebesar 3,84. hasil persentase menunjukkan Ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) tidak memberikan pengaruh terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti. Konsentrasi 5% dan 20% ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dapat membunuh 1% larva nyamuk Aedes aegypti. Konsentrasi 10%, 15% dan kontrol tidak dapat membunuh nyamuk larva Aedes aegypti. Kata Kunci: Daun Pandan Wangi, Larvasida Nabati, Aedes aegypti.
Efek Hujan Asam terhadap Pertum buhan Tanaman
Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.041 KB)
|
DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.53
Pencemaran Udara adalah peristiwa masuknya, atau tercampurnya, polutan (unsur-unsur berbahaya) ke dalam lapisan udara (atmosfer) yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas udara (lingkungan). (Hogan, 1973). Hujan asam diartikan sebagai berbagai macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Tanaman dipengaruhi oleh hujan asam dalam berbagai macam cara. Lapisan lilin pada daun rusak sehingga nutrisi menghilang sehingga tanaman tidak tahan terhadap keadaan dingin, jamur dan serangga. Pertumbuhan akar menjadi lambat sehingga lebih sedikit nutrisi yang bisa diambil, dan mineral-mineral penting menjadi hilang. Metode penelitian ini eksperimen yakni Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu suatu penelitian yang dengan sengaja peneliti melakukan manipulasi terhadap satu atau lebih variabel dengan suatu cara tertentu sehingga berpengaruh pada satu atau lebih variabel lain yang diukur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh hujan asam terhadap pertumbuhan tanaman. Semakin banyak hujan asam/semakin rendah pH air maka pertumbuhan tanaman semakin tidak normal, tidak hanya pertumbuhan yang tidak normal tetapi banya k tanaman yang tidak bisa tumbuh.Keywords: Pencemaran Udara, Hujan Asam, Pertumbuhan Tanaman
Efektifitas Filter Batang Pisang terhadap Penurunan Kadar Total Suspended Solid, Chemical Oxygen Demand dan Biological Oxygen Demand pada Limbah Domestik
Emi Jayanti Dwi Pratiwi;
Eko Sulistiono;
Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/5ijev.v5iss2.281
Limbah rumah tangga adalah limbah cair hasil buangan dari kegiatan perumahan (rumah tangga) seperti dapur, mandi, dan cucian. Limbah domestik merupakan jumlah pencemar terbesar (85%) yang masuk ke badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar TSS (Total Suspended Solid), COD (Chemical Oxygen Demand) dan BOD (Biocemical Oxygen Demand) pada limbah domestik setelah dilakukan filter batang pisang. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen dengan uji analisis ANOVA dan didukung dengan uji analisis REGRESI. hasil analisis kualitas air limbah domestik akan dibandingkan dengan standart baku mutu PERMEN LHK No. P68/2016. Hasil penelitian dari tiga ketebalan batang pisang (5 cm, 10 cm, 15 cm) terdapat hasil yang berbeda-beda, penurunan TSS terbaik 84 % ada pada 15 cm ketebalan media filter batang pisang sedangkan penurunan COD terbaik 81% dan penurunan BOD terbaik 58% terbaik pada 5 cm ketebalan media filter batang pisang. Dapat disimpulkan bahwa uji TSS pada air limbah domestik menunjukkan semakin tebal ketebalan filter batang pisang maka nilai TSS akan semakin menurun, sedangkan hasil uji COD dan BOD pada air limbah menunjukkan bahwa semakin tipis ketebalan filter batang pisang maka nilai COD dan BOD akan semakin menurun.
Uji Pengolahan Limbah Cair Domestik Melalui Metode Koagulasi-Flokulasi dan Fitoremidiasi dengan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L.)
Nasihah, Mimatun;
Saraswati, Anggreani Ayu;
Najah, Sayyidatun
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.513 KB)
|
DOI: 10.30736/jev.v2i2.73
Warga Desa Ketapangtelu sudah memiliki saluran air buangan untuk limbah cair domestik tapi tidak menggunakan dengan semestinya. Mereka lebih memilih membuang air limbah domestik ke sungai karena menurut mereka lebih efisien.Kebiasaan masyarakat tersebut yang belum mengerti akan pentingnya dampak dan bahaya yang ditimbulkan oleh limbah cair domestik tersebut. Limbah cair domestik merupakan air buangan yang berasal dari kegiatan rumah tangga yang jika langsung dibuang ke lingkungan tanpa ada pengolahan terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran lingkungan dan merusak biota air. Salah satu upaya dalam mengelola limbah domestik yaitu dengan pengolahan koagulasi-flokulasi dan fitoremidiasi menggunakan tanaman kayu apu (Pistiastratiotes L.) dan bahan pendukung lainnya seperti kerikil dan pasir. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan cara koagulasi-flokulasi dan secara biologi menggunakan bantuan dari tanaman kayu apu (Pistia stratiotes L.).Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara pengolahan yang efektif dalam menjernihkan limbah cair domestik pada sungai dan mengetahui kadar pH yang terkandung di dalam air limbah. Dari penelitian yang sudah dilakukan menghasilkan air yang jernih dan pH yang normal yang terdapat pada air sungai dengan menggunakan kayu apu. Luaran dari penelitian ini adalah menjernihan air dan memberitahu masyarakat desa ketapangtelu untuk mengetahui manfaat kayu apu dalam limbah cair domestik, alternatif pengolahan limbah cair domestik yang mudah dan murah untuk mengurangi banyaknya pencemaran air,mendapatkan hasil air yang jernih dengan kadar pH normal. Kata kunci : limbah cair domestik, koagulansi-flokulasi, kayu apu (Pistiastratiotes L.).
Pengolahan dan Uji Kualitas Pupuk Organik Feses Sapi (Bos Taurus) dan Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) terhadap Pertambahan Tanaman
Nasihah, Mimatun;
Istianah, A;
Mujiati, Lilik
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.48 KB)
|
DOI: 10.30736/jev.v3i2.107
Usually, the people of Mojopetung Village, Dukun Subdistrict, Gresik Regency in disposing of waste from livestock are left idle in the ground if dried cow feces will be dumped into the rice fields. If in the rainy season the cattle fases will disappear by itself because it is carried by running water and the cow feces seep into will also flow into the river directly. This causes the water to not function properly and cause air and soil pollution. In addition, aquatic biota life is also disturbed not only because of cow feces (Bos taurus) but the existence of Eichhornia crassies which continue to increase people's habit does not use water as they should use as a place of animal baths. These problems can be overcome by processing cow feces with water hyacinth as compost. With the method of applying the fertilizer directly to plant. The method of data analysis was carried out using one-way ANOVA (Analysys of Variance) Test to find out whether or not the influence of organic fertilizer on plant growth. The results showed that the average height of the stem was 32.69 cm in the treatment using compost, 30.84 cm using urea fertilizer, 25.8 cm without fertilizer. The number of leaves that use compost, urea or no fertilizer results in an average value equal to 5 cm, and the leaf color produces a green average for each experiment. ANOVA test on plant growth results in F = 14.608> F table = 3.59. This shows that there are significant differences in plant growth in organic fertilizer applications. the number of leaves and the color of the leaves yielded F = 0
Pengaruh Promosi Kesehatan Metode Ceramah Dan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Demam Berdarah Dengue Di Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan
Saraswati, Anggreani Ayu;
Nasihah, Mimatun;
Putri, Marsha Savira Agatha
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/jev.v4i2.207
Sanitasi lingkungan yang buruk dapat menyebabkan penyakit DBD. Penyakit DBD merupakan penyakit mematikan. Jumlah kasus tercatat tahun 2017 sebanyak 68.407 orang. Lamongan merupakan salah satu wilayah KLB di Jawa Timur, terjadi peningkatan kasus 2 kali lipat pada periode yang sama yakni dari 23 kasus bulan Januari 2014 meningkat 49 kasus pada bulan Januari 2015, jumlah kasus terus meningkat dan sampai hari sabtu tanggal 31 Januari 2015 laporan ditutup dengan jumlah kasus 86 penderita yang tersebar 19 Kecamatan. Salah satu Kecamatan di Kabupaten Lamongan adalah Karangbinangun, tindakan pencegahan penyakit DBD antara lain dengan cara kegiatan promosi kesehatan guna meningkatkan pengetahuan, sikap dan kebiasaan keluarga. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode ceramah dan metode leaflet terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah dengue. Kata kunci: promosi kesehatan, metode ceramah, metode leaflet, demam berdarah dengue
Pengaruh Analisis Total Coliform Air WSLIC (Water and Sanitation for Low Income Communities) terhadap Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Karangbinangun
Najah, Sayyidatun Najah;
Aniriani, Gading Wilda;
Nasihah, Mimatun
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/jev.v4i2.208
Analisis total coliform menggunakan metode uji MPN (Most Probable Number). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total coliform pada air WSLIC dan pengaruhnya terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Karangbinangun. Jenis penelitian yang dilakukan deskriptif analisis semi kuantitatif dan pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling. Hasil analisis total coliform pada air WSLIC dari 8 sampel air yang digunakan seluruhnya teridentifikasi sebagai E.coli dan tidak berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Karangbinangun, hal tersebut dibuktikan dengan adanya perbandingan data Puskesmas Karangbinangun dengan data total coliform.Kata Kunci: Total coliform, E.coli, kesehatan masyarakat.