Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Perbedaan Kenaikan Skor Bishop Antara Neutrofil Swab Vagina ≤ 5 dan > 5 pada Kehamilan ≥ 41 Minggu yang Diinduksi Dengan Misoprostol Boby Hartanto; Joserizal Serudji; Defrin Defrin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.744 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6945

Abstract

Kejadian induksi persalinan dengan berbagai indikasi terus meningkat. Kunci keberhasilan induksi persalinan adalah serviks yang matang. Penelitian menunjukkan derajat kematangan serviks yang dinilai dengan skor Bishop dipengaruhi oleh kadar neutrofil yang terkandung di dalam stroma serviks yang dapat dideteksi melalui pemeriuksaan swab vagina. Neutrofil akan menghasilkan kolagenase berupa matriks metalloproteinase - 8 (MMPs – 8) yang akan mendegradasi serat kolagen serviks, sehingga serviks menjadi lunak dan matang. Misoprostol adalah obat yang paling banyak dewasa ini digunakan dalam induksi persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kenaikan skor Bishop antara neutrofil swab vagina ≤ 5 dan > 5 pada kehamilan 41 minggu yang diinduksi dengan misoprostol. Penelitian ini yaitu penelitian analitik yang menjelaskan adanya hubungan antara variabel melalui pengujian hipotesa dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian dan pengumpulan data pada penelitian ini dimulai bulan september 2020 sampai dengan Maret 2021 di RSUD Padang panjang dengan metode consecutive sampling pada 52 sampel dengan Variabel dependen Kenaikan skor Bishop dan Variabel independen Kadar neutrofil swab vagina. Secara statistik terdapat perbedaan kenaikan skor Bishop antara neutrofil swab vagina ≤ 5 dan > 5 pada kehamilan 41 minggu yang diinduksi dengan misoprostol (p 5 lebih tinggi yaitu 6 ± 1,21 sedangkan pada neutrofil negatif 1,50 ± 0,92. Kesimpulan: Terdapat perbedaan kenaikan skor Bishop antara neutrofil swab vagina ≤ 5 dan > 5 pada kehamilan 41 minggu yang diinduksi dengan misoprostol.
Analisis Hubungan Pengetahuan Ibu, Persepsi Ibu Dan Dukungan Suami Dengan Pemberian Imunisasi Difteri, Pertusis, Tetanus Pada Anak Pada Era Pandemi Covid 19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang Waldatul Hamidah; Defrin Defrin; Nice Rachmawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.975 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.9600

Abstract

Pendahuluan Imunisasi difteri, pertusis, tetanus adalah program yang mengalami penuruanan cakupan pada masa COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang. Rendahnya cakupan imunisasi DPT menyebabkan tingginya resiko anak terkena penyakit menular. Cakupan imunisasi DPT di Puskesmas Ambacang Kota Padang menurun sebesar 43% tahun 2020. Tujuan penelitian: menganalisis hubungan pengetahuan ibu, persepsi ibu dan dukungan suami dengan pemberian imunisasi DPT pada anak di era pandemi COVID-19 di Wilayah kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang. Metode penelitian: menggunakan mix method research dengan desain sekuensial explanatory. Dilakukan pada 176 responden yang memiliki anak usia 6-24 bulan dengan teknik sampling proporsional. Analisis data univariat, bivariat dan multivariat digunakan metode kuantitatif tahap pertama dilanjutkan metode kualitatif melalui indept interview. Hasil penelitian ada pengetahuan kurang (87,5%), keluarga tidak mendukung (53,4%), persepsi kepercayaan (71,0), persepsi kerentanan (69,3%), persepsi manfaat (62,5%), persepsi hambatan (62,5%). Kesimpulan : faktor yang paling dominan adalah pengetahuan (p-value 0,000). Capaian imunisasi DPT menurun disebabkan belum maksimalnya pelaksanaan promkes pada era pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang.