Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KINCIR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA SISWA KELAS IV SDN 106156 KLUMPANG KEBUN Desy Sapitri; Layil Safitri; Leni Malinda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Kincir terhadap Hasil Belajar IPA Pada Materi Perubahan Wujud Benda Siswa Kelas IV SDN 106156 Klumpang Kebun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A sebagai kelas Kontrol yang berjumlah 20 siswa dan kelas IV-B sebagai kelas Eksperimen yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik, yaitu uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan media Kincir dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 50,50 pada pretest menjadi 75,50 pada posttest. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Kincir berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Media ini juga mampu meningkatkan keaktifan, minat, dan motivasi belajar siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.
SOSIALISASI PENCEGAHAN NARKOBA MENUJU KECERDASAN BANGSA Emy Hariati; Nizmi Putri; Nuri Ramadhan; Astria Ayu Ramadianti; Mastari Ramadhani; Leni Malinda; Syarifah Ainun Harahap; Layil Safitri; Thessa Herdyana
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i2.2782

Abstract

Sosialisasi adalah proses dimana individu memperoleh budaya kelompok mereka dan menginternalisasi norma sosial mereka sampai batas tertentu, mengarahkan individu untuk mempertimbangkan harapan orang lain. Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini dapat berinteraksi tanya jawab antara pembicara dan siswa/siswi SD Negeri 105323 yang teletak di Desa Bakaran Batu Kecamatan Batang Kuis tentang bahaya narkoba menujun kecerdasan bangsa. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba pada anak usia dini. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, sosialisasi bahaya narkoba pada anak usia dini, sesi tanya jawab terhadap siswa/siswi sebagai pengenalan dan pemberian pemahaman bagi siswa siswi terkait bahaya narkoba bagi kalangan anak usia dini dan pentingnya pemahaman edukasi yang diberikan tentang pencegahan narkoba untuk menuju kecerdasan bangsa terutama kepada Siswa SD Negeri 105323.
PEMANFAATAN KEBUN SEKOLAH PADA PEMBELAJARAN IPA PERTUMBUHAN KANGKUNG BERBASIS KONTEKSTUAL DI KELAS V SD IT KHOIRUL ILMI Kamalia Amanda; Layil Safitri; Mastari Ramadhani
Pragmatik: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): Pragmatik: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : CV. Anugerah Duta Perdana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67379/jiip.v2i2.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis pemanfaatan kebun sekolah dalam pembelajaran IPA berbasis kontekstual di SD IT Khoirul ilmi. Metode Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami secara mendalam fenomena yang terjadi di lapangan, khususnya mengenai penggunaan kebun sekolah sebagai media pembelajaran IPA berbasis kontekstual di SD IT Khoirul Ilmi Bangun Purba. Pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebun sekolah dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPA materi proses pertumbuhan tanaman. hal ini tampak pada fasilitas sekolah berupa kebun sekolah. namun dalam proses pembelajaran yang dilakukan Guru IPA, guru hanya memanfaatkan kebun sekolah saja dalam pembelajaran dan guru masih banyak melakukan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Kemudian guru seharusnya lebih banyak memanfaatkan waktu di luar kelas agar siswa lebih banyak waktu untuk mengamati tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Faktor penghambat berkembangnya kegiatan pembelajaran berbasis lingkungan dalam pembelajaran IPA adalah keterbatasan waktu, perubahan cuaca dan perubahan kondisi siswa. Dan adapun solusinya yaitu guru agar lebih memaksimalkan pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber belajar dan lebih kreatif memanfaatkan fasilitas sekolah.
Efektivitas Media Lampion Baling-baling terhadap Hasil Belajar Perubahan Energi Panas Menjadi Gerak pada Siswa Kelas IV SDN 106156 Klumpang Kebun Layil Safitri; Lara Carolina Putri; Mastari Ramadhani
Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/tem.v5i1.2271

Abstract

This study addresses the low learning outcomes of elementary school students in understanding the transformation of heat energy into motion energy, particularly due to the predominance of conventional teaching methods and the limited use of concrete instructional media. It examines whether pinwheel lantern media effectively improves the learning outcomes of fourth-grade students at State Elementary School 106156 Klumpang Kebun. A quantitative approach with a quasi-experimental non-equivalent control group design was employed. The study involved 40 fourth-grade students divided into an experimental group taught using pinwheel lantern media and a control group taught using audiovisual media. Data were collected through observation, tests, and documentation and analyzed using normality, homogeneity, independent-samples t-tests, and normalized gain analysis. The findings revealed that the experimental group’s mean score increased from 57.75 on the pretest to 82.50 on the posttest. The hypothesis test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), while the normalized gain reached 59.82%, indicating moderate effectiveness. These findings demonstrate that pinwheel lantern media provides an effective concrete learning medium for improving students’ understanding and learning outcomes regarding heat-to-motion energy transformation.
PENGARUH MEDIA EMO CARD UNTUK MEMBANTU GURU DALAM MENGELOLA EMOSI SISWA KELAS V SD NEGERI 106195 PULAU GAMBAR Lisna Syaheni Br Saragih; Syarifa Ainun Harahap; Layil Safitri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18604

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of using Emo Card media in helping teachers manage the emotions of fifth-grade students at SD Negeri 106195 Pulau Gambar. Emotional management is an important aspect of creating a conducive learning process because students' ability to recognize and regulate their emotions can influence their behavior, social interactions, and engagement during learning activities. This study employed a quantitative approach using an experimental method. The subjects of the study were fifth-grade students at SD Negeri 106195 Pulau Gambar. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. Emo Card was used as a learning medium to help students recognize various types of emotions, understand the causes of emotional responses, and choose appropriate responses to the emotional conditions they experience. The research data were analyzed using statistical analysis to determine changes and the effect of using Emo Card on students' emotional management abilities. The results showed that the use of Emo Card had a positive effect on students' emotional management. Students became better able to recognize, express, and regulate their emotions during the learning process. This media also helped teachers understand students' emotional conditions, allowing them to implement more appropriate classroom management strategies. Therefore, Emo Card can serve as a simple, engaging, and effective alternative medium to help elementary school teachers manage students' emotions.