Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Campur Kode Pada Film “Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta” Puji Rahmawati; Meilan Arsanti
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i1.1825

Abstract

Penelitian ini berfokus pada fenomena linguistik campur kode dalam film “Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta,” menggali bagaimana fenomena ini mempengaruhi pemahaman penonton serta dinamika narasi. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk campur kode yang muncul dalam dialog antar karakter. Film tersebut, yang menggambarkan peristiwa sejarah, juga menampilkan kompleksitas kebahasaan melalui penggunaan dua atau lebih bahasa yang dicampurkan dalam komunikasi. Temuan menunjukkan bahwa ada 30 wujud campur kode, dominan dalam bentuk kata, frasa, idiom, dan klausa, yang semuanya termasuk ke dalam kategori campur kode ke dalam. Hasil ini menawarkan wawasan tentang penggunaan bahasa sebagai alat representasi identitas sosial dan budaya, serta kontribusi pada studi linguistik film dan pengaruh campur kode dalam media visual secara umum. Penelitian ini juga menyoroti relevansi campur kode dalam era globalisasi, dengan implikasi untuk pemahaman komunikasi dan representasi budaya yang lebih luas.
PENTINGNYA PENDIDIKAN LITERASI BAHASA INDONESIA YANG BERORIENTASI PADA KETERAMPILAN KOMUNIKASI Yuyun Bhany Abdullah; Meilan Arsanti
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i1.1827

Abstract

Berbicara tentang pendidikan berarti berbicara tentang pembelajaran di sekolah. Karena belajar di sekolah memberikan ilmu. Dalam pembelajaran di sekolah pasti ada suatu tujuan yang dapat dicapai, dan tujuan itu menjadi hasil belajar siswa. Winkel (2014, p. 226) Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah tinjauan literatur. Tinjauan literatur ini dilakukan dengan membaca beberapa literatur mengenai topik yang dibahas. Pendidikan literasi bahasa Indonesia yang berorientasi pada keterampilan komunikasi memiliki banyak manfaat bagi individu dan masyarakat. Manfaat tersebut mencakup peningkatan kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, belajar, dan membaca.
GANGGUAN BERBAHASA DISLEKSIA PADA ANAK Khavia Fitroh Attasya; Meilan Arsanti
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i1.1828

Abstract

Disleksia adalah salah satu hambatan dalam perkembangan Bahasa pada anak, mengacu pada gangguan yang memengaruhi fungsi neurologis otak yang terlibat dalam pemrosesan bahasa dan keahlihan menulis anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan serta menguraikan variasi dalam ragam catat pada anak-anak yang mengalami disleksia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan fokus pada pengamatan tulisan. Proses pengurangan, penyampaian, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data digunakan untuk melakukan analisis data penelitian. Termasuk kesalahan seperti menulis huruf terbalik, penghilangan, penambahan, dan penggantian huruf yang tidak sesuai, gangguan bahasa tulis disebabkan oleh disleksia, menurut hasil penelitian.
FAKTOR-FAKTOR GANGGUAN BERBAHASA PADA ANAK BALITA Miftah Amala Sari; Meilan Arsanti
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i1.1829

Abstract

Bahasa digunakan untuk berkomunikasi manusia, Bahasa dapat mengungkapkan perasaan dan pikiran manusia, bahasa terdapat 4 aspek yaitu aspek berbicara, aspek membaca, aspek menyimak dan aspek menulis. Gangguan berbahasa adalah keadaan di mana seseorang mengalami kesusahanan dalam memahami, menggunakan, atau memproduksi bahasa secara efektif. Ini bisa melibatkan masalah dalam berbicara, memahami kata-kata, atau mengikuti aturan tata bahasa. Gangguan berbahasa dapat terjadi pada berbagai tingkatan dan boleh disebabkan oleh genetik, persekitaran, atau gabungan faktor keduanya. Metodelogi kualitatif digunakan dalam penyelidikan ini dengan mengumpulkan beberapa informasi yang berkaitan dengan faktor gangguan berbahasa. Terdapat beberapa gangguan seperti gangguan artikulasi, gangguan bahasa ekspresif, gangguan bahasa reseptif, dan gangguan fluensi. Beberapa faktor dalam gangguan berbahasa dan cara penanganan yang harus dilakukan apabila anak balita mengalami gangguan berbahasa.
Peningkatan Literasi Digital Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence Tali Bambuapus Giri bagi Komunitas Belajar Guru SD Islam 01 YMI Wonopringgo Kabupaten Pekalongan Evi Chamalah; Aida Azizah; Meilan Arsanti; Leli Nisfi Setiana; Oktarina Puspita Wardani; Turahmat Turahmat; Andi Maulana
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5129

Abstract

ABSTRACTImproving digital literacy is an urgent need in the modern era, especially for educators who must be ready to face technology-based learning. This community service activity aims to improve the digital literacy of teachers at SD Islam 01 YMI Wonopringgo, Pekalongan Regency, by utilizing the Tali Bambuapus Giri Artificial Intelligence (AI) platform. This program is implemented through training, mentoring, and monitoring/evaluation. Indicators of the success of this program include improving teachers' digital literacy, drafts of AI-based teaching modules that are developed, and the level of participation in the learning community. This program is expected to improve teachers' digital skills, create more interactive learning, and build a solid and sustainable learning community. Thus, teachers will not only improve their understanding of technology, but will also be able to utilize technology to support a more effective and interesting learning process for students.Keywords: digital literacy, AI, Bambuapus Giri ABSTRAKPeningkatan literasi digital adalah kebutuhan mendesak di era modern, terutama bagi pendidik yang harus siap menghadapi pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru SD Islam 01 YMI Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, dengan memanfaatkan platform Artificial Intelligence (AI) Tali Bambuapus Giri. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, dan monitoring/evaluasi. Indikator keberhasilan program ini meliputi peningkatan literasi digital guru, draf modul ajar berbasis AI yang dikembangkan, dan tingkat partisipasi dalam komunitas belajar. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan digital guru, menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, serta membangun komunitas belajar yang solid dan berkelanjutan. Dengan demikian, guru tidak hanya akan meningkatkan pemahaman teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa.Kata Kunci: literasi digital, AI, Bambuapus Giri 
INTEGRASI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X SMA Aini, Egi Nur; Leli Nisfi Setiana; Meilan Arsanti
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 1 (2025): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v20i1.256

Abstract

Pada era globalisasi digital, tuntutan di berbagai bidang kehidupan manusia semakin meningkat, tak terkecuali di bidang pendidikan. Tujuan pendidikan bukan sekadar pencapaian akademik saja, tetapi juga keterampilan sosial emosional peserta didik. Namun, dalam praktiknya Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) belum terintegrasi secara optimal dalam pembelajaran, khusunya pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana integrasi PSE dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Teknik analisis data dilakukan secara tematik dengan mengeksplorasi integrasi PSE dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini meliputi 1) pelajaran bahasa Indonesia sebagai wahana integrasi PSE, 2) strategi integrasi PSE, 3) contoh integrasi PSE dalam materi menganalisis puisi kelas X, dan 4) dampak integrasi PSE. Penelitian ini menunjukan bahwa pelajaran bahasa Indonesia dapat menjadi wahana integrasi PSE secara efektif melalui empat keterampilan berbahasa. Penelitian ini diharapkan memperkaya khazanah dan menjadi inspirasi guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna.
Peningkatan Literasi Digital melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence Tali Bambuapus Giri bagi Komunitas Belajar Guru SD Islam 01 YMI Wonopringgo Kabupaten Pekalongan Chamalah, Evi; Aida Azizah; Meilan Arsanti; Leli Nisfi Setiana; Oktarina Puspita Wardani; Turahmat; Andi Maulana
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Improving digital literacy is an urgent need in the modern era, especially for educators who must be ready to face technology-based learning. This community service activity aims to improve the digital literacy of teachers at SD Islam 01 YMI Wonopringgo, Pekalongan Regency, by utilizing the Tali Bambuapus Giri Artificial Intelligence (AI) platform. This program is implemented through training, mentoring, and monitoring/evaluation. Indicators of the success of this program include improving teachers' digital literacy, drafts of AI-based teaching modules that are developed, and the level of participation in the learning community. This program is expected to improve teachers' digital skills, create more interactive learning, and build a solid and sustainable learning community. Thus, teachers will not only improve their understanding of technology, but will also be able to utilize technology to support a more effective and interesting learning process for students. Keywords: digital literacy, AI, Bambuapus Giri   ABSTRAK Peningkatan literasi digital adalah kebutuhan mendesak di era modern, terutama bagi pendidik yang harus siap menghadapi pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru SD Islam 01 YMI Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, dengan memanfaatkan platform Artificial Intelligence (AI) Tali Bambuapus Giri. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, dan monitoring/evaluasi. Indikator keberhasilan program ini meliputi peningkatan literasi digital guru, draf modul ajar berbasis AI yang dikembangkan, dan tingkat partisipasi dalam komunitas belajar. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan digital guru, menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, serta membangun komunitas belajar yang solid dan berkelanjutan. Dengan demikian, guru tidak hanya akan meningkatkan pemahaman teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa. Kata Kunci: literasi digital, AI, Bambuapus Giri  
ANALISIS KESALAHAN FONOLOGIS DALAM TUTURAN BAHASA INDONESIA PADA VIDEO YOUTUBER KOREA YUNA NUNA Ma'unah, Ismatul; Meilan Arsanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan fonologi pada kanal YouTube Yuna Nuna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik menyimak. Data diambil dari video berjudul “Orang Korea Berebut Jurusan Bahasa Indonesia”. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian, dan perumusan simpulan. Hasil temuan menunjukkan tiga jenis kesalahan berupa penghilangan, perubahan, dan penambahan fonem. Kesalahan terjadi akibat interferensi bahasa Korea dan kurangnya pemahaman fonologi bahasa Indonesia. Penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan materi fonologi BIPA ke depannya serta pemanfaatan media digital dalam pembelajaran.
Penyakit Gigi Dan Gusi Sebagai Penyebab Penyakit Jantung Hartanto, Hamdan Ali; Meilan Arsanti; Muhammad Syarif Wicaksono
JURNAL TERAS KESEHATAN Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teras Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Al Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38215/jtkes.v7i2.131

Abstract

Tooth and gum disease is a condition that is widespread throughout the world. Examples of these diseases are caries and periodontitis. This condition is dangerous if left unchecked because infected tooth and gum microbes can migrate to other parts of the body, one of them is the cardiovascular organs. The aim of this research is to determine the manifestations of poor dental and gum disease conditions that influence the occurrence of heart or cardiovascular disease. The research method used was a literature review or literature study. Reference material was searched using secondary data through books, articles and national and international journals. Data collected relates to cavities, periodontal disease, and cardiovascular disease. Data search came from Google Scholar, Science Direct, PubMed according to keywords. The impacts of cardiovascular disease include bacterial endocarditis, angina pectoris, myocardial infarction, hypertension, atherosclerotic cardiovascular disease, heart failure, arterial fibrillation, peripheral arterial disease and other cardiovascular diseases.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PLATFORM SOSIAL VIDEO PENDEK DAN IMPLEMENTASINYA DALAM MATA KULIAH BAHASA INDONESIA Aida Azizah; Evi Chamalah; Meilan Arsanti
Sasando Vol 6 No 1 (2023): SASANDO VOL 6 NO 1 APRIL 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i1.216

Abstract

Sebagai pendidik harus dapat memilah strategi yang tepat agar tercapai tujuan pembelajaran sesuai sasaran dan juga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mahasiswa. Melalui penelitian ini, penulis mengimplementasikan media pembelajaran pada mata kuliah Bahasa Indonesia dengan menggunakan media yang sedang viral dan digemari oleh mahasiswa yaitu platform sosial video pendek. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran MKWU Bahasa Indonesia Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unissula menggunakan media platform sosial video pendek. Sering kita ketahui bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika identik belajar menggunakan teori dan rumus matematika. Menyikapi hal ini peneliti berupaya memberikan model pembelajaran dengan inovasi baru yang belum pernah digunakan sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian qualitative-descriptive research.