Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IDENTIFIKASI INFEKSI CACING GOLONGAN Soil Transmitted Helminths (STHs) PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA TALAWAAN ATAS KECAMATAN WORI Lalangpuling, Indra Elisabet; Ganing, Nauvila Salsabila; Katiandagho, Dismo; Suwarja, Suwarja
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2024): November 2024
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v8i1.1541

Abstract

Helminthiasis remains a public health problem in Indonesia, particularly among elementary school-aged children. This is due to geographical factors, socioeconomic conditions, and behaviors that neglect hygiene. Infection with Soil-Transmitted Helminths (STHs) can have detrimental effects on children's health and development. This study aimed to determine the prevalence of STH infections among elementary school children in Talawaan Atas Village, Wori District, North Minahasa Regency. This study employed a descriptive method. Samples were examined using both native and Kato-Katz methods. The study sample consisted of 30 elementary school students from GMIM Talawaan Atas who met the inclusion and exclusion criteria. Data was collected through fecal examination and questionnaires. The results showed that of the 30 samples examined using the native method, 3 samples (10%) were found to be infected with STHs, specifically Ascaris lumbricoides. Using the Kato-Katz method, the same 1 sample (3.3%) was found to be infected with Ascaris lumbricoides. The conclusion of this study is that there is a 10% prevalence of STH infections among elementary school children in Talawaan Atas Village, Wori District, North Minahasa Regency.
SKRINNING DAN EDUKASI (SIDAK) DIABETES MELITUS DI KELURAHAN SINDULANG 1, LINGKUNGAN 3, KECAMATAN TUMINTING, KOTA MANADO Elisabet Lalangpuling, Indra; Ali Makaminan, Muh.; P.M. Pinontoan, Sabrina; E. Sumampouw, Jonas; G. Pascoal, Kevin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.4901-4906

Abstract

Skrinning adalah suatu upaya untuk menyaring orang-orang yang terlihat sehat, tidak menderita terhadap suatu penyakit tertentu, dari suatu populasi tertentu. Penyaringan ini bertujuan untuk mengidentifikasi individu yang menderita penyakit tertentu yang tidak menunjukkan gejala dalam masyarakat atau kelompok tertentu. Pemeriksaan sederhana seperti ini dapat membantu membedakan orang yang sehat dari yang mungkin menderita. Peningkatan glukosa darah yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas atau gangguan atau resistensi insulin adalah tanda penyakit metabolik yang dikenal sebagai diabetes melitus (DM). Di Indonesia, diabetes adalah salah satu penyakit yang paling umum dan sering terjadi pada wanita. Genetika adalah salah satu dari banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Mengetahui golongan darah sebagai faktor risiko diabetes melitus dan mengetahui golongan darah yang memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan registrasi peserta sebanyak 80 orang. Pemeriksaan golongan darah sebanyak 73 peserta dan pemeriksaan glukosa, asam urat dan kolestrol sebanyak 67 peserta. Hasil: Berdasarkan hasil golongan darah terbanyak adalah golongan darah O (39 peserta), golongan darah B (20 peserta), golongan darah A (8 peserta) dan golongan darah AB (6 peserta). Berdasarkan hasil skrinning pemeriksaan glukosa, asam urat dan kolestrol didapatkan 19 peserta mempunyai kadar glukosa yang tinngi, 23 peserta mempunyai kadar asam urat yang tinggi, dan 26 peserta mempunyai kadar kolestrol yang tinggi.