Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Desain Pembelajaran Kewirausahaan di Perguruan Tinggi Berbasis OBE (Outcome Based Education) Dalam Rangka Meningkatkan Jiwa Entrepreneur Mahasiswa Tri Harjawati; Dedek Kustiawati
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.30104

Abstract

Penelitian ini tentang pengembangan desain perkuliahan kewirausahaan dengan pendekatan OBE dalam rangka menumbuhkan jiwa Entrepreneur mahasiswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Desain Perkuliahan Kewirausahaan Berbasis OBE (Outcome Best Education), bagaimana Implementasi dari penerapan Desain tersebut, dan bagaimana evaluasi dari penerapan desain tersebut dalam rangka meningkatkan Jiwa Entrepreneur Mahasiswa. Metode yang digunakan menggunakan Model ADDIE, dimana terdiri dari lima langkah yaitu analyze, design, deveop, implementation, dan evaluation. Populasinya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan sampel penelitiannya Jurusan PGMI dan Jurusan Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan dan pengolahan data disesuaikan dengan tahapan dalam ADDIE yaitu studi literatur, studi lapangan, pengamatan dikelas, telaah ahli (judge expert), uji coba, angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desain Perkuliahan Kewirausahaan Berbasis OBE yaitu Tahap awal analisys menganalisis Deskripsi Mata Kuliah, Capaian Pembelajaran Program Studi (CPPS), menganalisis karakteristik mahasiswa berkenaan dengan pengetahuan, sikap jiwa entrepeuner, dan keterampilan dalam Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPM) Kewirausahaan, menganalisis materi, mengembangkan dan menemukan pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi. Tahap kedua merancang design, data yang diperoleh dimanifestasikan ke dalam rancangan bahan ajar. Tahap ke tiga melakukan Pengembangan, menyusun bahan materi kemudian dinilai kelayakan draft bahan ajarnya oleh JUDGE EXPERT. Tahap keempat mengimplementasikan pembelajaran selama 1 semester. Tahap kelima Evaluasi, dengan menggunakan angket terbuka. Implementasi desain pembelajarannya dilakukan dengan tahap persiapan meliputi penyusunan RPS, Persiapan Modul Ajar, Pelaksanaan Perkuliahan Kewirausahaan Berbasis OBE dengan mengikuti langkah-langkah sesuai dengan RPS, dan Evaluasi dengan melakukan UTS dengan Praktek pelaksanaan bisnis dalam berupa Pelatihan dan UAS dalam bentuk Praktek Bisnis di BAZAR. Dan Evaluasi, secara keseluruhan desain perkuliahan kewirausahaan berbasis OBE bisa meningkatkan jiwa entrepreneur mahasiswa, hal ini dibuktikan dari score angket terbuka sebesar 100% setuju dengan rincian menguasai materi sebesar 90,9%, metode mengajar yang digunakan sebesar 95,85%, Sumber belajar sebesar 70% dan teknik penggunaan evaluasi sebesar 93,4%.
PENGARUH STRATEGI REACT BERBASIS MASALAH TERBUKA DAN ADVERSITY QUOTIENT (AQ) TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS Yasmin Aulia; Abdul Muin; Dedek Kustiawati
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.21522

Abstract

Strategi pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) merupakan salah satu strategi belajar yang direkomendasikan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis serta mendukung siswa untuk menghubungkan antara konsep, prosedur, topik matematika, dan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran REACT berbasis masalah terbuka dan tipe Adversity Quotient (AQ) siswa terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan posttest-only control group design. Sampel penelitian diambil dari populasi siswa kelas X SMA Negeri di Tangerang Selatan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan koneksi matematis serta angket Adversity Response Profile (ARP). Data dianalisis menggunakan uji ANAVA dan menunjukkan bahwa: (1) strategi pembelajaran REACT berbasis masalah terbuka berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis siswa, (2) tipe Adversity Quotient (AQ) berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis siswa, dan (3) tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran REACT dengan tipe Adversity Quotient (AQ) terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengaruh Adversity Quotient (AQ) lebih besar dari pengaruh strategi pembelajaran dengan kelompok siswa tipe AQ climbers menjadi kelompok yang memiliki kemampuan koneksi matematis tertinggi.   Kata kunci: Strategi REACT, Masalah Terbuka, Kemampuan Koneksi Matematis, Adversity Quotient (AQ). Abstract: The REACT learning strategy (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) is one of the recommended approaches to enhance students' mathematical connection skills and support them in linking concepts, procedures, mathematical topics, and real-life experiences. This study aimed to examine the effect of the REACT learning strategy based on open-ended problems and students’ Adversity Quotient (AQ) types on their mathematical connection skills. This research adopts a quasi-experimental method with a posttest-only control group design. The sample was selected through cluster random sampling from 10th-grade students in public senior high schools in South Tangerang. The instruments used include a mathematical connection skills test and the Adversity Response Profile (ARP) questionnaire. Data analysis was conducted using ANOVA, revealing the following results: (1) the REACT learning strategy based on open-ended problems significantly influences students' mathematical connection skills, (2) the Adversity Quotient (AQ) type significantly affects students' mathematical connection skills, and (3) there is no interaction effect between the REACT learning strategy and Adversity Quotient (AQ) types on students' mathematical connection skills. The findings indicate that the Adversity Quotient (AQ) has a greater impact compared to the learning strategy, with students categorized as AQ climbers showing the highest mathematical connection skills. Keywords: REACT Strategy, Open Problems, Mathematical Connection Ability, Adversity Quotient (AQ).