Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Integration of ITIL V3, COBIT 5, and Service Desk Standards in IT Service Desk Design Alfadina, Afni Virda; Sulistiyani, Endang; Budiarti, Rizqi Putri Nourma
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 8 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Software testing is a critical phase in the software development life cycle, consuming more than 50% of the total time and resources. One important activity within this phase is the creation of test cases, which can be problematic, particularly when done manually, due to the significant time and resources required. To address this, test case generation can be automated using two main approaches: based on program code or design models. Generating test cases at the design level using UML has been shown to be more time- and cost-efficient than generating them from code. Previous studies have focused on creating test cases using a single UML diagram or a combination of two UML diagrams, producing satisfactory results but with limitations in covering all possible execution paths of the software. To overcome these limitations, this study proposes a combination of three UML diagrams such as activity diagrams, sequence diagrams, and state diagrams using the Depth-First Search (DFS) algorithm. The proposed approach involves three major stages: preparation, execution, and evaluation. By combining these three UML diagrams, it is expected that the method will generate the maximum number of test cases, ensuring comprehensive coverage of all software paths with minimal issues.
Applying SEO Methods (On-Page and Off-Page) to Optimize the Ranking of the Top Herbal Atsiri Website Chelsy Jelita Chinta Putri Herwindo; Sulistiyani, Endang
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v12i1.3278

Abstract

Search Engine Optimization (SEO) is an important strategy for improving website rankings in search engines. The website of PT. Unggul Herbal Atsiri, which operates in the herbal health product sector, still does not appear on the first page of Google search results even though it has used relevant keywords such as "telon oil" and "essential oil". This condition indicates a problem in the implementation of SEO strategies that are not optimal, so a more effective approach is needed to improve the website's search performance. This study used On-Page and Off-Page SEO methods, both individually and in combination. The implementation was carried out based on 3 (three) different scenarios and analyzed by considering the results on 2 (two) types of devices, namely mobile and desktop. The results showed that the application of the combination of On-Page and Off-Page SEO methods provided the best results in 2 (two) main parameters, namely increased visitor traffic and website page loading speed. However, in the keyword search ranking parameter, the results were not optimal. Of the 7 (seven) keywords tested, only 1 (one) managed to enter the first page of Google. Thus, the combination SEO strategy has proven effective in certain aspects, but still needs strengthening to improve performance in keyword-based searches. This research is expected to provide more specific and relevant solutions for improving website rankings, both in mobile and desktop search engines, thereby supporting the achievement of effective digital marketing goals.
Analisis Perbandingan Kinerja Alat Pengujian Beban Perangkat Lunak: Apache JMeter, Gatling, dan K6 Sulistiyani, Endang; Rosul, Qodhi Musyafaúr
Jurnal Informatika Polinema Vol. 12 No. 2 (2026): Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v12i2.8693

Abstract

Dalam pengembangan perangkat lunak, software load testing memiliki peran sangat penting dalam meningkatnya kinerja suatu sistem. Pemilihan software testing yang tepat akan sangat mempengaruhi kualitas hasil pengujian. Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja tiga software load testing, yaitu apache jmeter, gatling, dan k6, dalam menguji performa load testing 10 website PMB universitas di surabaya. Tujuan utama penelitian adalah mengevaluasi kinerja alat pengujian berdasarkan tiga parameter. Metodologi penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan , yaitu perencanaan lingkungan pengujian, implementasi yang mencakup pembuatan skenario uji dan pelaksanaan pengujian, serta menganalisis dan mengevaluasi hasil pengujian. Hasil perbandingan kinerja tiga tools load testing, Dari segi parameter execution time, Apache Jmeter menunjukkan durasi pengujian yang paling cepat dan konsisten di semua tingkat Virtual user. Gatling memiliki durasi pengujian yang jauh lebih lama empat kali lipat dibandingkan Apache Jmeter dan K6. Sementara K6 Menunjukkan durasi pengujian yang mirip dengan Apache Jmeter pada 50 dan 75 VU, tetapi sedikit meningkat pada 100 VU. Dari segi ease of use, apache jmeter memperoleh total nilai sebesar 14. masing-masing sebesar 5 poin. Sementara itu, gatling memperoleh nilai tertinggi dengan total 15 poin yang unggul dari seluruh aspek ease of use. Sebaliknya, k6 mendapatkan nilai terendah dengan total 10 poin, dengan rata-rata nilai yang lebih rendah dibandingkan kedua tools lainnya. Segi feature, apache jmeter memperoleh skor 11, gatling memperoleh skor tertinggi dengan 12 poin, dan k6 juga mencatat total 13 poin, menjadikannya tools dengan nilai tertinggi secara keseluruhan.
Analisis Keamanan terhadap Kombinasi XSS dan Social Engineering pada Website Sulistiyani, Endang; Ananda, Rian Firgiawan Gusti
Jurnal Informatika Polinema Vol. 12 No. 2 (2026): Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v12i2.8779

Abstract

Meningkatnya intensitas kejahatan siber dari tahun ke tahun menjadikan keamanan siber sebagai aspek penting dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data serta informasi di era digital. Perkembangan sistem informasi berbasis web tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperluas potensi celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Berdasarkan laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serangan Cross-Site Scripting (XSS) dan Social Engineering merupakan dua jenis serangan yang mendominasi insiden keamanan siber di Indonesia pada periode 2020–2021. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap sistem informasi berasal dari kombinasi kelemahan teknis sistem dan faktor non-teknis yang berkaitan dengan perilaku pengguna. Sebagian besar penelitian sebelumnya membahas mengenai serangan XSS dan Social Engineering secara terpisah, sementara kajian mengenai dampak kombinasi kedua teknik tersebut masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko serangan kombinasi XSS dan Social Engineering pada sistem informasi berbasis web. Metode penelitian yang digunakan adalah penetration testing untuk mensimulasikan skenario serangan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan tabel risiko keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Reflected XSS dengan teknik Pretexting menghasilkan tingkat keparahan sebesar 6,8 dengan kategori Medium dan probabilitas 3 (Possible). Sementara itu, kombinasi Stored XSS dengan Pretexting menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi sebesar 7,6 dengan kategori High dan probabilitas 5 (Frequent). Kedua kombinasi serangan menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat keparahan dari Reflexted XSS (5,4) dan Stored XSS (7,1). Temuan ini menunjukkan bahwa serangan kombinasi memiliki tingkat risiko yang lebih signifikan dibandingkan penggunaan teknik serangan secara terpisah.