Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Permen Jelly Kepala Lele Dumbo dan Sari Buah Naga Tinggi Kalsium Risa Martiana; Nadiyah Nadiyah; Vitria Melani; Putri Ronitawati; Harna Harna
JURNAL NUTRISIA Vol 23 No 2 (2021): September (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v23i2.234

Abstract

Latar Belakang: Konsumsi kalsium anak usia 2-12 tahun di Indonesia sangat jauh dari kebutuhan AKG per hari, kalsium merupakan mineral yang berperan dalam pertumbuhan serta menjaga kesehatan tulang dan gigi. Tulang kepala ikan lele dumbo mempunyai potensi sebagai alternatif bahan makanan kaya akan kalsium. Pangan lokal seperti buah naga dalam 100 gram memiliki vitamin C sebanyak 9,4 mg, yang dimana vitamin C berfungsi sebagai stabilitas kolagen dan pembentukan tulang. Potensi bahan tersebut ditambahkan dalam pembuatan permen jelly untuk meningkatkan asupan kalsium. Tujuan: Mengetahui kandungan gizi, uji organoleptik, dan sifat fisik permen jelly penambahan tepung kepala lele dumbo dan sari buah naga merah. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Terdapat empat formulasi dengan penambahan sari buah naga dan tepung kepala lele yang berbeda-beda yaitu, J0 (100:0), J1 (75:25), J2 (50:50), dan J3 (25:75). Analisis yang dilakukan meliputi proksimat, kalsium, vitamin C, total gula, sifat fisik, dan organoleptik. Analisis statistik untuk melihat perbedaan nilai gizi menggunakan One Way Anova dan uji lanjut Duncan. Hasil: Kandungan kalsium tertinggi terdapat pada J3 sebesar 2712 gram, vitamin C tertinggi terdapat pada J1 sebesar 75,44 gram. Kesimpulan: Formulasi J1 sebagai formulasi terpilih memenuhi 123% kalsium, 51,44% vitamin C per 100 gram nya.
PROGRAM PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMK “X” TANGERANG RAYA Ira Marti Ayu; Nadiyah Nadiyah; Decy Situngkir; Mayumi Nitami
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2412

Abstract

Remaja merupakan suatu periode yang kritis, periode perubahan dari masa kanak-kanak ke dewasa, serta dimulainya eksplorasi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan seksual dan romantisme. Ada banyak masalah kesehatan reproduksi yang terjadi pada remaja dimana berkaitan dengan perilaku seksual. Berdasarkan hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) pada remaja tahun 2018 terlihat bahwa wanita dan pria yang tahu tentang masa subur hanya 33% dan 37%. Sebanyak 81% remaja wanita dan 84% remaja pria telah berpacaran dan sekitar 45% remaja wanita dan 44% remaja pria mulai berpacaran pada umur 15-17 tahun. Tujuan dari kegiatan yaitu agar terjadi peningkatan pengetahuan siswi berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan slide dari Power point (ppt). Hasil kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang kesehatan reproduksi pada point terjadi peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang kesehatan reproduksi pada point batasan usia remaja, alasan masa remaja penting bagi kesehatan reproduksi, penyakit yang diakibatkan berhubungan seksual di usia remaja, umur menikah perempuan, alasan hubungan seks pra nikah dan dampak seks pranikah bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan dengan media power point dapat digunakan meningkatkan pengetahuan. Melalui kegiatan ini disarankan agar pemberian informasi kesehatan reproduksi dapat dilakukan secara terus menerus kepada para siswi
Pengaruh Media Napkin Series Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu di Sekolah TK Tangerang Nadya Faradilla; Putri Ronitawati; Nadiyah Nadiyah
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 4 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.957 KB)

Abstract

Abstract: Food consumption is a major problem in our community, including children. Children are one of the groups that tend to experience nutritional problems, among the causes is low economic level, unbalanced food intake, and low knowledge. To optimize the delivery of balanced nutrition messages to the community, an appropriate and community-based KIA is needed. A way to increase knowledge about nutrition is through the napkin media. Objective: To know the influence of education through nutrition napkin media on the knowledge and attitudes of mothers in early childhood in Tangerang kindergarten. Methods: This study used a Quasy Experimental method with pre-test and post-test in the treatment and control groups, using the research design pre-test post-test control group. 86 samples were used which were divided into two groups, namely, 43 treatment groups and 43 control groups. Results: There is a significant influence on the median score (minimum-maximum) knowledge and attitudes about balanced nutrition before and after the intervention (p <0.05) which means there is an increase in the median value of knowledge and attitude about nutrition balanced. Conclusion: The Napkin Nutrition Series Media is effective in increasing the knowledge and attitude of mothers to recall the information provided.
Efektivitas Senam Jantung Sehat dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Dyah Annisa Anggraini; Nadiyah Nadiyah; Idrus Jus'at; Rachmanida Nuzrina; Nazhif Gifari
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2021.008.01.1

Abstract

Hipertensi disebut sillent killer sebab merupakan penyakit mematikan serta dapat memicu terjadinya penyakit lain. Menurut Riskesdas (2018) prevalensi hipertensi di Indonesia  mencapai 34,1%. Di antara upaya pencegahan non farmakologis pada lansia hipertensi adalah senam jantung sehat. Senam jantung sehat dapat membantu dalam penurunan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas senam jantung sehat dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini merupakan pralansia dan lansia yang berjumlah 55 orang dan dibagi menjadi 2 kelompok. Sebanyak  30 orang responden dipilih sebagai kelompok intervensi dan 25 orang sisanya dipilih sebagai kelompok kontrol. Uji paired sample T test digunakan untuk melihat perbedaan dari tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini telah mendapat persetujuan dari Komisi Etik Penelitian Universitas Esa Unggul. Untuk kelompok intervensi, hasil pengukuran tekanan darah sistolik sebelum dan setelah intervensi berturut-turut adalah 159,73 ± 18,39 dan 130,00 ± 20,01 (p <0.05). Sedangkan untuk tekanan darah diastolik berturut-turut adalah 92,47 ± 10,97 dan 79,60 ± 9,94 (p <0.05). Untuk hasil pengukuran pada kelompok kontrol yaitu tekanan darah sistolik menunjukkan 150,28 ± 10,18 dan 144,40 ± 7,54 (p <0.05) secara berturut – turut. Sedangkan untuk tekanan darah diastolik menunjukkan 75,88 ± 14,03 dan 80,40 ± 2,00 (p <0.05) secara berturut – turut. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa senam jantung sehat dapat menurunkan TDD dan TDS.
PENGARUH PEMBERIAN MEDIA TAR (TENTANG ANEMIA REMAJA)TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERKAIT ANEMIA SERTA KONSUMSI TABLET BESI PADA REMAJA PUTRI Rani Lutfiani; Harna Harna; Vitria Melani; Nadiyah Nadiyah; Erry Yudha Mulyani
Ghidza Media Jurnal Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ghidza Media
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ghidzamediajurnal.v5i1.6579

Abstract

Masa remaja adalah masa pertumbuhan dan perkembangan, baik secara mental, fisik dan aktivitas sehingga, kebutuhan makanan yang memiliki kandungan zat-zatgizi menjadi cukup besar. Amemia zat besi pada anak remaja putri memiliki dampak yaitu mengurangi produktivitas kerja serta mengurangi kemampuan akademis di sekolah, anemia dapat dicegah dengan mengkonsumsi tablet tambah darah (Fe).Mengetahui pengaruh pemberian media TAR (Tentang Anemia Remaja) terhadap perubahan pengetahuan terkait anemia dan niat untuk konsumsi table Fe pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-experimental dengan menggunakan metode One- Grup-Pretest-Posttes Design, pengambilan data secara primer dengan jumlahsampel 68 responden. Uji normalitas menggunakan skewness dan Kolmogorov, analisis data mempergunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh pengetahuan remaja tentang konsumsi tablet Fe sebelum dan sesudah pemberian media TAR (p value = 0,000) dan adanya pengaruh sikap remaja tentang konsumsi tablet Fe sebelum dan sesudah pemberianmedia TAR (p value = 0,003). Terdapat pengaruh penggunaan media TAR terhadap perubahan sikap dan pengetahuan terkait anemia serta konsumsi tablet besi pada remaja putri. Kata Kunci: Media TAR 1; Anemia remaja putri 2; Pengetahuan gizi 3; Sikap gizi 4.
Pengaruh pemberian MI-Nut (Interactive Media on Nutrition) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi pada siswa di SD Negeri Sudimara Tangerang Novia Indri Saputri; Putri Ronitawati; Nadiyah Nadiyah; Rachmanida Nuzrina; Lintang Purwara Dewanti
Ilmu Gizi Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/ilgi.v7i1.353

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan dalam bidang gizi merupakan aspek yang harus diperhatikan dalam menentukan kesehatan masyarakat. Banyak masalah dan kesehatan yang bisa menyebabkan masalah gizi karena kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Cara yang dapat memperbaiki pengetahuan seseorang, yaitu memberikan pendidikan gizi sejak masa kanakkanak. Tujuan: Untuk melihat efek pemberian MI-Nut (Interactive Media on Nutrition) dalam merubah pengetahuan serta sikap gizi pada siswa di SD Negeri Sudimara Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasi-Eksperimental dengan rancangan two group pre-posttest with control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Responden berjumlah 58 siswa yang berasal dari dua sekolah yang berbeda. Sebanyak 33 siswa sebagai kelompok intervensi yang berasal dari SDN Sudimara sejumlah 11 siswa dan 25 siswa sebagai kelompok kontrol yang berasal dari SDN Sudimara 15 Tangerang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Paired T- Test, Wilcoxon Sign Rank Test, Independent T-Test, dan Mann Whitney. Hasil: Ada perbedaan pengetahuan antara kelompok intervensi dan kelompok control (p=0,000). Ada perbedaan sikap antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,020). Kesimpulan: Media MI-Nut dapat meningkatkan pengetahuan pada anak sekolah dasar sebesar 31,85% dan sikap sebesar 2,42%.