Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : JURNAL PHOTON

MODEL SEBARAN SEDIMEN SUSPENSIMUARA SUNGAI SIAK RIAU Badrun, Yeeri; Ridhoni, Amin
Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1486.708 KB)

Abstract

Simulasi hidrodinamika aliran dan sedimen menggunakan modul yang terdapat dalam perangkat lunak MIKE21, yaitu Hydrodinamika Modul dan Mud Transport Modul. Model hidrodinamika tersebut merupakan model dengan metode elemen hingga dua dimensi horisontal dan rerata kedalaman. Dengan model numeris ini dapat diprediksi pola aliran, elevasi muka air dan komponen kecepatan horisontal baik pada kondisi aliran permanen (steady flow) maupun aliran tak permanen (unsteady flow) serta sedimentasi. Di dalam simulasi sebaran sedimen di muara Sungai Siak, dilakukan dalam 3 skenario input konsentrasi yaitu: skenario 1 dengan input konsentrasi 0,1 kg/ m3, skenario 2 dengan input konsentrasi 0,5 kg/ m3 dan skenario 3 dengan input konsentrasi 1 kg/ m3. Hasil simulasi pola arus disajikan dalam bentuk vektor dan kontur kecepatan serta dalam bentuk grafik. Secara visual kecepatan yang terjadi akibat terjadinya pasang surut adalah pada saat surut kecepatannya berkisar antara 0,20 m/detik sampai 0,34 m/detik dan saat pasang berkisar antara 0,01 m/detik sampai 0,02 m/detik. Pada saat pasang sebaran sedimen suspensi akan mengarah ke selatan dan pada saat surut sebaran sedimen suspensi cenderung ke arah utara. Perubahan elevasi dasar sungai akan meningkat secara signifikan dengan bertambahnya konsentrasi sedimen. Perubahan sangat terlihat jelas dari input konsentrasi 0,5 kg/ m3 ke 1 kg/m3 yaitu dari 0,036 cm/tahun menjadi 0,9 cm/tahun. Sedangkan pada dasar laut belum mengalami perubahan elevasi dasar karena konsentrasi sedimen terdifusi secara merata ke segala penjuru.
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN DISTRIBUSI NYAMUK VEKTOR PENYAKIT BERDASARKAN PELETAKKAN OVITRAP DI KELURAHAN TUAH KARYA, KECAMATAN TAMPAN, KOTA PEKANBARU Gesriantuti, Novia; Badrun, Yeeri; Yunita, Ardila
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.526 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan distribusi nyamuk vektor penyakit di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan di RW 08 pada RT 01, 02, 03, dan 04. Metode yang digunakan adalah menggunakan perangkap ovitrap. Penempatan ovitrap di dalam rumah, di luar (pekarangan rumah) dan di selokan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk menentukan Indeks Ovitrap (IO), Indeks Nilai Penting (INP) dan penyebaran dari nyamuk tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan 3 spesies nyamuk yaitu Aedes albopictus, A. aegypti, dan Culex quinquefasciatus. Spesies A. albopictus merupakan spesies yang dominan di Kelurahan Tuah Karya dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 99,92%. Penyebaran nyamuk lebih banyak di luar rumah
KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI LARVA NYAMUK Aedes PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PEKANBARU Gesriantuti, Novia; Badrun, Yeeri; Fadillah, Nurul
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.869 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan distribusi larva Aedes berdasarkan tempat perindukannya. Penelitian dilakukan bulan April sampai Mei 2017 di RW 08 Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Pengambilan larva dilakukan dengan cara mengambil larva yang ditemukan pada tempat perindukan di dalam dan di luar rumah. Larva diidentifikasi menggunakan metode single larva method dengan mengamati setiap larva berdasarkan posisi istirahat yang berbeda. Pada penelitian ini ditemukan 2 jenis nyamuk vektor penyakit demam berdarah dengue yaitu Aedes aegypti, Aedes albopictus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 rumah yang diperiksa ditemukan 24 rumah yang positif larva Aedes dan dari 188 tempat penampungan air (TPA) yang diperiksa ditemukan 31 kontainer yang positif larva Aedes. Jumlah Aedes lebih banyak ditemukan pada tempat penampungan air (TPA) di luar rumah dibandingkan di dalam rumah. Kelimpahan larva Aedes albopictus yaitu sebanyak 6,54%, sedangkan larva Aedes aegypti sebanyak 1,68%. Keberadaan larva nyamuk Aedes albopictus berpotensial menjadi vektor penyakit DBD di Kelurahan Tuah Karya. Angka Bebas Jentik (ABJ) didapatkan sebesar 40%, House Indeks (HI) = 60%, Container Indeks (CI) = 16,49%. Angka ini menunjukkan RW 08 Kelurahan Tuah Karya merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi dalam penularan penyakit demam berdarah dengue.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA LAHAN GAMBUT BEKAS KEBAKARAN DAN HUTAN LINDUNG DI DESA KASANG PADANG, KECAMATAN BONAIDARUSALAM, KABUPATEN ROKAN HULU, PROVINSI RIAU Gesriantuti, Novia; Trantiati, Retno; Badrun, Yeeri
Sistem Informasi Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.298 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan keanekaragaman serangga permukaan tanah yang ditemukan pada lahan bekas kebakaran dan lahan hutan lindung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2016. Penangkapan serangga permukaan tanah menggunakan metode pitfall trap di tiga lokasi yaitu lahan gambut bekas kebakaran pada tahun 2013 yang belum ditanami tanaman (Stasiun I), lahan gambut bekas kebakaran tahun 2013 yang telah ditanami tanaman akasia (Stasiun II) dan lahan hutan lindung, (Stasiun III). Pada masing-masing stasiun dibuat dua transek, dengan tiga plot pada masing-masing transek. Serangga yang tertangkap diidentifikasi dengan mengamati ciri morfospesiesnya. Serangga permukaan tanah yang ditemukan terdiri 16 genus. Stasiun I ditemukan 12 genus dengan Nilai Indeks Keanekaragaman yaitu 0,87 dan Nilai Indeks Dominansi yaitu 0,15, pada Stasiun II terdapat 9 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,48 dan Nilai Indeks Dominansi 0,44 sedangkan pada Stasiun III terdapat 10 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,31 dan Nilai Dominansi yaitu 0,71. Adapun Indeks Kesamaan serangga permukaan tanah adalah 58%.
KELIMPAHAN KEANEKARAGAMAN MANGROVE PANTAI INDAH, DESA TELUK LECAH, BENGKALIS badrun, yeeri
Sistem Informasi Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.02 KB)

Abstract

Penelitian ini Juni sampai Juli 2015 berlokasi di Pantai Indah Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Penelitian untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan 3 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan pada Stasiun I terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 47 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,56; Stasiun II terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 50 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,41; Stasiun III terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 46 dan Indeks  Keanekaragaman (H’) = 1,58. Sedangkan pada Stasiun I terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 138 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,15; Stasiun II terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 119 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,92; Stasiun III terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 89 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,91.
KELIMPAHAN GASTROPODA DI PESISIR KECAMATAN RANGSANG, KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Badrun, Yeeri
Sistem Informasi Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.672 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kelimpahan Gastropoda yang ada di Vegetasi Mangrove Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei pada 4 stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Kelimpahan rata-rata Gastropoda pada Stasiun I ditemukan sebanyak 12 ind/m2, Stasiun II ditemukan sebanyak 8 ind/m2, Stasiun III ditemukan sebanyak 16 ind/m2, dan Stasiun IV ditemukan sebanyak 11 ind/m2.
EMISI UDARA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN ROKAN HILIR Badrun, Yeeri
Sistem Informasi Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.114 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan April 2009 di 3 (tiga) lokasi pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS), yang berada di Kecamatan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Analisis terhadap gas buang berupa NOx, SOx, H2s, partikel (partikulat), opassitas dan Pb yang dilakukan pada lokasi boiler dengan cara menghisap gas yang keluar dan selanjutnya dilakukan analisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKS PT Dharma Wungu Guna telah mencemari lingkungan sekitarnya dengan kandungan gas hidrogen sulfida 45,4 mg/Nm3 dan telah melewati bakumutu dibandingkan 2 PKS lainnya. Untuk partikulat dan tingkat opasitas yang dihasilkan dari ketiga PKS masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan sedangkan partikel Sulfure Diokside (SO2) dan Lead (Pb) tidak terdeteksi sehingga diperkirakan tidak akan mencemari lingkungan sekitarnya.
EMISI UDARA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN ROKAN HILIR Yeeri Badrun
Sistem Informasi Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v1i1.102

Abstract

Penelitian ini dilakukan April 2009 di 3 (tiga) lokasi pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS), yang berada di Kecamatan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Analisis terhadap gas buang berupa NOx, SOx, H2s, partikel (partikulat), opassitas dan Pb yang dilakukan pada lokasi boiler dengan cara menghisap gas yang keluar dan selanjutnya dilakukan analisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKS PT Dharma Wungu Guna telah mencemari lingkungan sekitarnya dengan kandungan gas hidrogen sulfida 45,4 mg/Nm3 dan telah melewati bakumutu dibandingkan 2 PKS lainnya. Untuk partikulat dan tingkat opasitas yang dihasilkan dari ketiga PKS masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan sedangkan partikel Sulfure Diokside (SO2) dan Lead (Pb) tidak terdeteksi sehingga diperkirakan tidak akan mencemari lingkungan sekitarnya.
MODEL SEBARAN SEDIMEN SUSPENSIMUARA SUNGAI SIAK RIAU Yeeri Badrun; Amin Ridhoni
Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v3i2.161

Abstract

Simulasi hidrodinamika aliran dan sedimen menggunakan modul yang terdapat dalam perangkat lunak MIKE21, yaitu Hydrodinamika Modul dan Mud Transport Modul. Model hidrodinamika tersebut merupakan model dengan metode elemen hingga dua dimensi horisontal dan rerata kedalaman. Dengan model numeris ini dapat diprediksi pola aliran, elevasi muka air dan komponen kecepatan horisontal baik pada kondisi aliran permanen (steady flow) maupun aliran tak permanen (unsteady flow) serta sedimentasi. Di dalam simulasi sebaran sedimen di muara Sungai Siak, dilakukan dalam 3 skenario input konsentrasi yaitu: skenario 1 dengan input konsentrasi 0,1 kg/ m3, skenario 2 dengan input konsentrasi 0,5 kg/ m3 dan skenario 3 dengan input konsentrasi 1 kg/ m3. Hasil simulasi pola arus disajikan dalam bentuk vektor dan kontur kecepatan serta dalam bentuk grafik. Secara visual kecepatan yang terjadi akibat terjadinya pasang surut adalah pada saat surut kecepatannya berkisar antara 0,20 m/detik sampai 0,34 m/detik dan saat pasang berkisar antara 0,01 m/detik sampai 0,02 m/detik. Pada saat pasang sebaran sedimen suspensi akan mengarah ke selatan dan pada saat surut sebaran sedimen suspensi cenderung ke arah utara. Perubahan elevasi dasar sungai akan meningkat secara signifikan dengan bertambahnya konsentrasi sedimen. Perubahan sangat terlihat jelas dari input konsentrasi 0,5 kg/ m3 ke 1 kg/m3 yaitu dari 0,036 cm/tahun menjadi 0,9 cm/tahun. Sedangkan pada dasar laut belum mengalami perubahan elevasi dasar karena konsentrasi sedimen terdifusi secara merata ke segala penjuru.
KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI LARVA NYAMUK Aedes PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PEKANBARU Novia Gesriantuti; Yeeri Badrun; Nurul Fadillah
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i01.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan distribusi larva Aedes berdasarkan tempat perindukannya. Penelitian dilakukan bulan April sampai Mei 2017 di RW 08 Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Pengambilan larva dilakukan dengan cara mengambil larva yang ditemukan pada tempat perindukan di dalam dan di luar rumah. Larva diidentifikasi menggunakan metode single larva method dengan mengamati setiap larva berdasarkan posisi istirahat yang berbeda. Pada penelitian ini ditemukan 2 jenis nyamuk vektor penyakit demam berdarah dengue yaitu Aedes aegypti, Aedes albopictus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 rumah yang diperiksa ditemukan 24 rumah yang positif larva Aedes dan dari 188 tempat penampungan air (TPA) yang diperiksa ditemukan 31 kontainer yang positif larva Aedes. Jumlah Aedes lebih banyak ditemukan pada tempat penampungan air (TPA) di luar rumah dibandingkan di dalam rumah. Kelimpahan larva Aedes albopictus yaitu sebanyak 6,54%, sedangkan larva Aedes aegypti sebanyak 1,68%. Keberadaan larva nyamuk Aedes albopictus berpotensial menjadi vektor penyakit DBD di Kelurahan Tuah Karya. Angka Bebas Jentik (ABJ) didapatkan sebesar 40%, House Indeks (HI) = 60%, Container Indeks (CI) = 16,49%. Angka ini menunjukkan RW 08 Kelurahan Tuah Karya merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi dalam penularan penyakit demam berdarah dengue.