Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : JURNAL PHOTON

KEANEKARAGAMAN JENIS DAN DISTRIBUSI NYAMUK VEKTOR PENYAKIT BERDASARKAN PELETAKKAN OVITRAP DI KELURAHAN TUAH KARYA, KECAMATAN TAMPAN, KOTA PEKANBARU Gesriantuti, Novia; Badrun, Yeeri; Yunita, Ardila
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.526 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan distribusi nyamuk vektor penyakit di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan di RW 08 pada RT 01, 02, 03, dan 04. Metode yang digunakan adalah menggunakan perangkap ovitrap. Penempatan ovitrap di dalam rumah, di luar (pekarangan rumah) dan di selokan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk menentukan Indeks Ovitrap (IO), Indeks Nilai Penting (INP) dan penyebaran dari nyamuk tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan 3 spesies nyamuk yaitu Aedes albopictus, A. aegypti, dan Culex quinquefasciatus. Spesies A. albopictus merupakan spesies yang dominan di Kelurahan Tuah Karya dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 99,92%. Penyebaran nyamuk lebih banyak di luar rumah
UJI VIABILITAS DAN VIGOR UMBI BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN KADAR AIR DAN SUHU PENYIMPANAN YANG BERBEDA Herlina, Nofripa; Gesriantuti, Novia; Susanti, Desi
Sistem Informasi Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.455 KB)

Abstract

Kebutuhan masyarakat terhadap bawang merah mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk Agar kebutuhan dapat terpenuhi, harus diimbangi dengan jumlah produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar air dan suhu penyimpanan yang optimal serta interaksi keduanya terhadap viabilitas dan vigor umbi bibit bawang merah (Allium cepa L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2015 sampai Februari 2016. Penelitian dilakukan secara eksperimen yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor I yaitu kadar air yang hilang terdiri dari tiga taraf: 80%, 85%, dan 90%. Faktor II yaitu suhu penyimpanan terdiri dari tiga taraf: suhu ruang (27 0C-30 0C), suhu dingin (5 0C-10 0C) dan suhu beku (-5 0C sampai 0 0C), masing-masing dengan empat kali ulangan. Parameter yang diamati adalah persentase kerusakan, pertumbuhan tunas, vigor dan viabilitas umbi bibit bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air yang hilang 85% memberikan hasil yang optimal terhadap parameter vigor dan viabilitas umbi bibit bawang merah, suhu dingin (5 0C-10 0C) dan suhu beku (-5 0C sampai 0 0C) memberikan hasil yang optimal terhadap parameter vigor dan viabilitas umbi bawang merah. Interaksi antara kadar air dan suhu penyimpanan tidak berbeda nyata terhadap vigor dan viabilitas umbi bibit bawang merah.
KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI LARVA NYAMUK Aedes PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PEKANBARU Gesriantuti, Novia; Badrun, Yeeri; Fadillah, Nurul
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.869 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan distribusi larva Aedes berdasarkan tempat perindukannya. Penelitian dilakukan bulan April sampai Mei 2017 di RW 08 Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Pengambilan larva dilakukan dengan cara mengambil larva yang ditemukan pada tempat perindukan di dalam dan di luar rumah. Larva diidentifikasi menggunakan metode single larva method dengan mengamati setiap larva berdasarkan posisi istirahat yang berbeda. Pada penelitian ini ditemukan 2 jenis nyamuk vektor penyakit demam berdarah dengue yaitu Aedes aegypti, Aedes albopictus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 rumah yang diperiksa ditemukan 24 rumah yang positif larva Aedes dan dari 188 tempat penampungan air (TPA) yang diperiksa ditemukan 31 kontainer yang positif larva Aedes. Jumlah Aedes lebih banyak ditemukan pada tempat penampungan air (TPA) di luar rumah dibandingkan di dalam rumah. Kelimpahan larva Aedes albopictus yaitu sebanyak 6,54%, sedangkan larva Aedes aegypti sebanyak 1,68%. Keberadaan larva nyamuk Aedes albopictus berpotensial menjadi vektor penyakit DBD di Kelurahan Tuah Karya. Angka Bebas Jentik (ABJ) didapatkan sebesar 40%, House Indeks (HI) = 60%, Container Indeks (CI) = 16,49%. Angka ini menunjukkan RW 08 Kelurahan Tuah Karya merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi dalam penularan penyakit demam berdarah dengue.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA LAHAN GAMBUT BEKAS KEBAKARAN DAN HUTAN LINDUNG DI DESA KASANG PADANG, KECAMATAN BONAIDARUSALAM, KABUPATEN ROKAN HULU, PROVINSI RIAU Gesriantuti, Novia; Trantiati, Retno; Badrun, Yeeri
Sistem Informasi Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.298 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan keanekaragaman serangga permukaan tanah yang ditemukan pada lahan bekas kebakaran dan lahan hutan lindung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2016. Penangkapan serangga permukaan tanah menggunakan metode pitfall trap di tiga lokasi yaitu lahan gambut bekas kebakaran pada tahun 2013 yang belum ditanami tanaman (Stasiun I), lahan gambut bekas kebakaran tahun 2013 yang telah ditanami tanaman akasia (Stasiun II) dan lahan hutan lindung, (Stasiun III). Pada masing-masing stasiun dibuat dua transek, dengan tiga plot pada masing-masing transek. Serangga yang tertangkap diidentifikasi dengan mengamati ciri morfospesiesnya. Serangga permukaan tanah yang ditemukan terdiri 16 genus. Stasiun I ditemukan 12 genus dengan Nilai Indeks Keanekaragaman yaitu 0,87 dan Nilai Indeks Dominansi yaitu 0,15, pada Stasiun II terdapat 9 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,48 dan Nilai Indeks Dominansi 0,44 sedangkan pada Stasiun III terdapat 10 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,31 dan Nilai Dominansi yaitu 0,71. Adapun Indeks Kesamaan serangga permukaan tanah adalah 58%.
KOMBINASI MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK GROW QUICK LB TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK DENDROBIUM (Dendrobium sp.) PASCA AKLIMATISASI Herlina, Nofripa; Gesriantuti, Novia; Restiawati, Anis
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.076 KB)

Abstract

Dendrobium orchid is one of the very popular ornamental plant because of the flower is beautiful and has a high economic value. An effort to prevent the orchid from extinetion is by means of in vitro propagation. The study aims to look at the effect of various doses of fertilizers Grow Quick LB and types of growing media and their interaction on the growth of Dendrobium sp. post acclimatization.The completely randomized design was used with two factors. The firs factor was type medium (charcoal+fern, charcoal+cocopeat), the second factor was type of Grow Quick LB fertilizer (0ml/L, 1ml/L, 2ml/L, 3ml/L). Parameters observed were, plantlet height, leaf length, leaf width, and number of leaves. The results showed that the dosing of Grow Quick LB fertilizer 1ml/L showed the highest values for the parameters width of leaves and number of leaves, whereas a dose of 2ml/L showed the highest values for the parameters plantlet height, leaf length. A combination of types of growing media charcoal+cocopeat showed a better effect than the media charcoal+fern on all parameters. The interaction of medium type and Grow Quick LB fertilizer significantly different with plantlet height and leaf length and not significantly different with parameters leaf width, and number of leaves.
JENIS - JENIS ODONATA DI KAWASAN STADION UTAMA RIAU, PEKANBARU Gesriantuti, Novia; Herlina, Nofripa; Yunita, Nurma
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.972 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Mei 2017 di Kawasan Stadion Utama Riau, Pekanbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis Odonata dan sebaran Odonata di Stadion Utama Riau. Penangkapan Odonata dilakukan dengan menggunakan metode jelajah (field by field method). Hasil penelitian ditemukan 15 Spesies yaitu Ictinogomphus decoratus, Pantala flavescens, Rhyothemis phyllis, Orthetrum sabina, Crocothemis servilia, Neurothemis fluctuans, Brachythemis contaminata, Diplacodes triviallis, Tholymis tillarga, Orthetrum testaceum, Trithemis aurora, Trithemis sp., Lestes concinnus, Ceriagrion auranticum dan Ceriagrion aeruginesum, semua spesies aktif pada pagi dan sore hari. Sebaran Odonata ditemukan lebih banyak pada Stasiun I dibandingkan Stasiun II dan Stasiun III.
KOMBINASI MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK GROW QUICK LB TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK DENDROBIUM (Dendrobium sp.) PASCA AKLIMATISASI Nofripa Herlina; Novia Gesriantuti; Anis Restiawati
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i01.535

Abstract

Dendrobium orchid is one of the very popular ornamental plant because of the flower is beautiful and has a high economic value. An effort to prevent the orchid from extinetion is by means of in vitro propagation. The study aims to look at the effect of various doses of fertilizers Grow Quick LB and types of growing media and their interaction on the growth of Dendrobium sp. post acclimatization.The completely randomized design was used with two factors. The firs factor was type medium (charcoal+fern, charcoal+cocopeat), the second factor was type of Grow Quick LB fertilizer (0ml/L, 1ml/L, 2ml/L, 3ml/L). Parameters observed were, plantlet height, leaf length, leaf width, and number of leaves. The results showed that the dosing of Grow Quick LB fertilizer 1ml/L showed the highest values for the parameters width of leaves and number of leaves, whereas a dose of 2ml/L showed the highest values for the parameters plantlet height, leaf length. A combination of types of growing media charcoal+cocopeat showed a better effect than the media charcoal+fern on all parameters. The interaction of medium type and Grow Quick LB fertilizer significantly different with plantlet height and leaf length and not significantly different with parameters leaf width, and number of leaves.
KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI LARVA NYAMUK Aedes PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PEKANBARU Novia Gesriantuti; Yeeri Badrun; Nurul Fadillah
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i01.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan distribusi larva Aedes berdasarkan tempat perindukannya. Penelitian dilakukan bulan April sampai Mei 2017 di RW 08 Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Pengambilan larva dilakukan dengan cara mengambil larva yang ditemukan pada tempat perindukan di dalam dan di luar rumah. Larva diidentifikasi menggunakan metode single larva method dengan mengamati setiap larva berdasarkan posisi istirahat yang berbeda. Pada penelitian ini ditemukan 2 jenis nyamuk vektor penyakit demam berdarah dengue yaitu Aedes aegypti, Aedes albopictus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 rumah yang diperiksa ditemukan 24 rumah yang positif larva Aedes dan dari 188 tempat penampungan air (TPA) yang diperiksa ditemukan 31 kontainer yang positif larva Aedes. Jumlah Aedes lebih banyak ditemukan pada tempat penampungan air (TPA) di luar rumah dibandingkan di dalam rumah. Kelimpahan larva Aedes albopictus yaitu sebanyak 6,54%, sedangkan larva Aedes aegypti sebanyak 1,68%. Keberadaan larva nyamuk Aedes albopictus berpotensial menjadi vektor penyakit DBD di Kelurahan Tuah Karya. Angka Bebas Jentik (ABJ) didapatkan sebesar 40%, House Indeks (HI) = 60%, Container Indeks (CI) = 16,49%. Angka ini menunjukkan RW 08 Kelurahan Tuah Karya merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi dalam penularan penyakit demam berdarah dengue.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA LAHAN GAMBUT BEKAS KEBAKARAN DAN HUTAN LINDUNG DI DESA KASANG PADANG, KECAMATAN BONAIDARUSALAM, KABUPATEN ROKAN HULU, PROVINSI RIAU Novia Gesriantuti; Retno Trantiati; Yeeri Badrun
Sistem Informasi Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v7i01.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan keanekaragaman serangga permukaan tanah yang ditemukan pada lahan bekas kebakaran dan lahan hutan lindung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2016. Penangkapan serangga permukaan tanah menggunakan metode pitfall trap di tiga lokasi yaitu lahan gambut bekas kebakaran pada tahun 2013 yang belum ditanami tanaman (Stasiun I), lahan gambut bekas kebakaran tahun 2013 yang telah ditanami tanaman akasia (Stasiun II) dan lahan hutan lindung, (Stasiun III). Pada masing-masing stasiun dibuat dua transek, dengan tiga plot pada masing-masing transek. Serangga yang tertangkap diidentifikasi dengan mengamati ciri morfospesiesnya. Serangga permukaan tanah yang ditemukan terdiri 16 genus. Stasiun I ditemukan 12 genus dengan Nilai Indeks Keanekaragaman yaitu 0,87 dan Nilai Indeks Dominansi yaitu 0,15, pada Stasiun II terdapat 9 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,48 dan Nilai Indeks Dominansi 0,44 sedangkan pada Stasiun III terdapat 10 genus dengan Nilai Keanekaragaman yaitu 0,31 dan Nilai Dominansi yaitu 0,71. Adapun Indeks Kesamaan serangga permukaan tanah adalah 58%.
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN DISTRIBUSI NYAMUK VEKTOR PENYAKIT BERDASARKAN PELETAKKAN OVITRAP DI KELURAHAN TUAH KARYA, KECAMATAN TAMPAN, KOTA PEKANBARU Novia Gesriantuti; Yeeri Badrun; Ardila Yunita
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i2.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan distribusi nyamuk vektor penyakit di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan di RW 08 pada RT 01, 02, 03, dan 04. Metode yang digunakan adalah menggunakan perangkap ovitrap. Penempatan ovitrap di dalam rumah, di luar (pekarangan rumah) dan di selokan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk menentukan Indeks Ovitrap (IO), Indeks Nilai Penting (INP) dan penyebaran dari nyamuk tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan 3 spesies nyamuk yaitu Aedes albopictus, A. aegypti, dan Culex quinquefasciatus. Spesies A. albopictus merupakan spesies yang dominan di Kelurahan Tuah Karya dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 99,92%. Penyebaran nyamuk lebih banyak di luar rumah